Anda di halaman 1dari 8

Metode Pengambilan Metode Analisis

No. Tujuan Variabel Sub Variabel Data yang Diperlukan Output


Data Data
1. Mengetahui Topografi Kelerengan dan Survei Sekunder Analisis Sebagai input
karakteristik Geologi Ketinggian Kawasan - Data Deskripsi Fisik rencana umum
fisik dan sosial Fisik Dasar Hidrologi Jenis Tanah Kawasan KIMPRASWIL Dasar dan panduan
Klimatologi Iklim Mikro Kawasan - Data BAPPEDA Analisis Potensi rancangan
Curah Hujan - Monografi dan Masalah serta
Kawasan Kecamatan mewujudkan
Sejarah Perkembangan Survei Sekunder Analisis tujuan
Perkembangan kawasan - Data KIMPRASWIL Deskripsi perancangan
Sejarah Aset Pelestarian Persebaran Aset - Data BAPPEDA Sejarah kawasan
Kawasan Pelestarian - Data Dinas Perkembangan
Jumlah Aset Kebudayaan dan
Pelestarian Pariwisata
Bangunan Kunci Survei Primer
- Observasi
Sosial dan Kependudukan. Jumlah Penduduk: Survei Data Analisis
kependudukan Partisipasi - Sex Ratio Sekunder: Proyeksi
Masyarakat. - Mata Pencaharian - Monografi Penduduk.
- Usia kecamatan. Analisis
Tingkat Pertumbuhan Survei Data Primer Deskriptif
Penduduk. - Observasi. Partisipasi
Kegiatan Sosial - Behavior Mapping Masyarakat.
Penduduk Analisis Potensi
- Budaya Penduduk dan Masalah.
- Modal Sosial
Penduduk
Petak Lahan Hasil Analisa Survei Data Sekunder
- Dokumen IMB
Perpetakan Survei Data Primer
- Observasi
Lahan
- -
Metode Pengambilan Metode Analisis
No. Tujuan Variabel Sub Variabel Data yang Diperlukan Output
Data Data
Peruntukan Lahan Jenis Lahan Survei Data Sekunder Analisis
Makro. Kondisi Guna Lahan - RDTR Deskriptif Guna
Struktur Peruntukan Lahan - RTRW Lahan
Mikro - Data Analisis
Peruntukan
KIMPRASWIL Kebijakan
Lahan - Data BAPPEDA Analisis Potensi
Survei Data Primer dan Masalah
- Observasi

Keselamatan Aktivitas Pengguna Survei Data Primer Analisis Tujuan


Kebisingan Intensitas bangunan - Observasi Deskriptif perancangan
Tata Kualitas Kenyamanan Intensitas cahaya - Wawancara - Kualitas kawasan
Lingkungan Tingkat keselamatan Lingkungan
Penanda kawasan - Perabot Kota
Data Jumlah dan - Penanda
persebaran perabot kawasan
Kota Analisis
- PJU Kepuasan dan
- Tempat sampah Kepentingan
- Vegetasi Analisis Active
- Kotak surat Frontage
- Telpon umum Analisis
- Lampu Kebijakan
pemberhentian Analisis potensi
Tempat duduk dan masalah
Ruang Terbuka Persebaran RTH dan Survei Data Sekunder Analisis
Hijau RTNH - RDTR Deskriptif Sistem
Sistem Ruang Ruang Terbuka - Luas RTH dan - Data RTH dan Tata
Non Hijau RTNH KIMPRASWIL Hijau
Terbuka Hijau
Sistem RTH - Lokasi RTH dan - Data BAPPEDA Analisis Potensi
dan Tata Umum RTNH Survei Data Primer dan Masalah
Hijau Sistem RTH - Peruntukan RTH - Observasi
Pribadi dan RTNH
Sistem RTH Sistem vegetasi dan
pribadi yang Dapat Tata Hijau Eksisting
Diakses Umum
Metode Pengambilan Metode Analisis
No. Tujuan Variabel Sub Variabel Data yang Diperlukan Output
Data Data
Sistem
Perpohonan dan
Tata Hiaju
Area Jalur Hijau
KDB Luas lahan Survei Data Sekunder: Analisis Tujuan
KLB Luas Bangunan - Dokumen RDTR intensitas perancangan
Intensitas KDH Jumlah Bangunan dan PZ pemanfaatan kawasan
KTB Jumlah lantai Survei Data Primer: lahan dan
Pemanfaatan
GSMB bangunan - Observasi bangunan
Lahan Sistem insentif Luas lantai bangunan Analisis potensi
disinsetif bangunan Luas kavling dan masalah
Transfer of Luas RTH Analisis
development rate Jarak muka bangunan kebijakan
dengan as jalan dan
bangunan lain
Jarak muka bangunan
dengan pagar
Jarak samping
bangunan dengan as
jalan dan bangunan
lain
Jarak belakang
bangunan dengan as
jalan dan bangunan
lain
Fisik Bangunan Jumlah Bangunan Survei Data Sekunder Analisis
Visual Bangunan Ketinggian bangunan - Peraturan daerah Deskriptif Tata
Tata Fasade dan elevasi Survei Data Primer Bangunan
Luas Bangunan - Observasi Analisis
Bangunan
Bangunan Kunci Kebijakan
Materi dan Bahan Analisis Potensi
Bangunan dan Masalah
Kondisi dan
Penampang Muka
Bangunan
Visual 3D Bangunan
Metode Pengambilan Metode Analisis
No. Tujuan Variabel Sub Variabel Data yang Diperlukan Output
Data Data
Jaringan air bersih Karakteristik jaringan Survei Data Sekunder Analisis Tujuan
Jaringan air limbah utilitas - RI-SPAM Deskriptif perancangan
Sistem Jaringan drainase Data penduduk - Buku Putih Sanitasi Jaringan Utilitas kawasan
Jaringan Data sistem jaringan - Cell Plan Analisis
Prasarana dan
persampahan air bersih, air limbah - DED Drainase Kependudukan
Utilitas Jaringan listrik dan atau air kotor, - Masterplan Analisis
telekomunikasi drainase, persampahan Kebutuhan
Lingkungan
Jaringan jalur persampahan, listrik, Survei Data Primer Utilitas
penyelamatan atau telepon, pengamanan - - Observasi Analisis
evakuasi kebakaran, dan Kebijakan
penyelamatan atau Analisis potensi
evakuasi dan
masalah
Sistem Jaringan Geometrik Jalan Survei Sekunder Analisis
Jalan dan Hirarki Jalan - Data BAPPEDA Deskripif
Sistem Pergerakan. Jenis Perkerasan - Data - Jaringan Jalan
Sistem Sirkulasi Marka Jalan KIMPRASWIL - Sistem
Sirkulasi dan
Kendaraan Arah dan Arus - Data Dinas Pergerakan
Jalur Sistem Sirkulasi Pergerakan Perhubungan Kendaraan
Kendaraan Umum Kendaraan (pribadi Survei Primer (umum dan
Penghubung
Sistem Parkir dan umum) - Observasi pribadi)
Sistem Pedestrian Jenis Moda - Behaviour mapping - Sistem Parkir
dan Sepeda Arus pejalan kaki - Pedestrian dan
Jalur Sepeda
Dimensi pedestrian
Analisis Linkage
Jenis dan Daya
Sistem
Tampung Parkir
Analisis Tingkat
Peletakan Parkir
Walkability
Kondisi Perkerasan
Analisis Potensi
Parkir.
dan Masalah
Sudut Parkir
Kebijkan Kota Kebijakan Struktur Survei Data Sekunder Analisi Konten
Yogyakarta Peruntukan Lahan - RDTR Kebijakan
Kebijakan Kebijakan Intensitas - Peraturan Zonasi
Pemanfaatan Lahan - RTRW
Terkait
Kebijakan Perpetakan - Data KIMPRASWIL
Lahan - Data BAPEDDA
- RI-SPAM
Metode Pengambilan Metode Analisis
No. Tujuan Variabel Sub Variabel Data yang Diperlukan Output
Data Data
Kebijakan Sistem - Buku Putih Sanitasi
Sirkulasi - Cell Plan
Kebijakan Tata - DED Drainase
Bangunan - Masterplan
Kebijakan Utilitas persampahan
Kebijakan Tata - Data Kecamatan dan
Kualitas Lingkungan Kelurahan
Kebijakan Tata Ruang - Anggaran pemerintah
Hijau daerah
Peraturan daerah - Data Dinas
terkait Penataan Perhubungan
Bangunan - Peraturan Daerah
Isu-isu Strategis
2. Menyusun Peruntukan Lahan Hasil Analisa Survei Data Sekunder Analisis Sebagai input
rencana umum Makro. - RDTR Development: arahan
dan panduan Struktur Peruntukan Lahan - RTRW - Analisis IFAS- pengembangan
rancangan Mikro - Data EFAS rancangan
Kawasan Peruntukan kawasan
KIMPRASWIL
Demangan Lahan - Data BAPPEDA
Survei Data Primer
- Observasi
Keselamatan Hasil Analisa Survei Data Primer
Kebisingan - Observasi
Tata Kualitas Kenyamanan Wawancara
Lingkungan
Ruang Terbuka Hasil Analisa Survei Data Sekunder
Hijau - RDTR
Sistem Ruang Ruang Terbuka - Data
Non Hijau KIMPRASWIL
Terbuka Hijau
Sistem RTH - Data BAPPEDA
Umum Survei Data Primer
Sistem RTH - Observasi
Pribadi
Sistem RTH
pribadi yang Dapat
Diakses Umum
Metode Pengambilan Metode Analisis
No. Tujuan Variabel Sub Variabel Data yang Diperlukan Output
Data Data
Sistem
Perpohonan dan
Tata Hiaju
Area Jalur Hijau
KDB Hasil Analisa Survei Data Sekunder:
KLB - Dokumen RDTR
Intensitas KDH dan PZ
KTB Survei Data Primer:
Pemanfaatan
GSMB - Observasi
Lahan Sistem insentif
disinsetif bangunan
Transfer of
development rate
Fisik Bangunan Hasil Analisa Survei Data Sekunder
Visual Bangunan - Peraturan daerah
Tata Fasade Survei Data Primer
Bangunan Perpetakan - Observasi
lahan
Jaringan air bersih Hasil Analisa Survei Data Sekunder
Jaringan air limbah - RI-SPAM
Sistem Jaringan drainase - Buku Putih Sanitasi
Prasarana dan Jaringan - Cell Plan
persampahan - DED Drainase
Utilitas Jaringan listrik dan - Masterplan
telekomunikasi persampahan
Lingkungan
Jaringan jalur Survei Data Primer
penyelamatan atau - - Observasi
evakuasi
Sistem Jaringan Hasil Analisa Survei Sekunder
Jalan dan - Data BAPPEDA
Sistem Pergerakan. - Data
Sistem Sirkulasi KIMPRASWIL
Sirkulasi dan
Kendaraan - Data Dinas
Jalur Sistem Sirkulasi Perhubungan
Kendaraan Umum Survei Primer
Penghubung
Sistem Parkir - Observasi
Metode Pengambilan Metode Analisis
No. Tujuan Variabel Sub Variabel Data yang Diperlukan Output
Data Data
Sistem Pedestrian - Behaviour mapping
dan Sepeda
3. Menyusun Strategi Rencana Rencana umum dan Survei Sekunder Analisis Rencana
arahan Investasi panduan rancangan - Dokumen IMB Development: investasi
pengembangan Investasi Pola kerja sama Ketentuan dasar - Dokumen APBD - Analisis Kawasan
rancangan implementasi - Jenis kegiatan usaha IFAS-EFAS Demangan
kawasan rancangan
Kawasan Rencana program
Demagan bangunan dan
lingkungan
Proyeksi pendanaan
pembangunan
Anggaran pendanaan
pembangunan
pemerintah
Strategi Peran pihak swasta Rencana
Pengendalian pemrakarsa ketentuan
Ketentuan Arahan Partisipasi masyarakat pengendalian
Pengendalian rencana
Pengendalian Kawasan
Rencana Demangan
Aspek Peran pihak swasta Rencana
pengendalian pemrakarsa pedoman
Pedoman kawasan Partisipasi masyarakat pengendalian
pengelolaan pelaksanaan
Pengendalian Kawasan
kawasan
Pelaksanaan Pengendalian Demangan
pelaksanaan
kawasan
Standart
Operasional
Pembangunan
Kebijakan khusus
- Insentif
- Disinsentif
Metode Pengambilan Metode Analisis
No. Tujuan Variabel Sub Variabel Data yang Diperlukan Output
Data Data
Peran Pemerintah Peran pihak swasta Survei Sekunder Analisis Rencana
dan Pemerintah pemrakarsa - Dokumen IMB Development: pembina
Pembinaan Daerah Partisipasi masyarakat - Dokumen APBD - Analisis pelaksanaan
- Jenis kegiatan usaha IFAS-EFAS Kawasan
Pelaksanaan Demanga