Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN LINTASAN GEOLOGI

DESA MAWANGI KEC. PADANG BATUNG


KAB. HULU SUNGAI SELATAN
KALIMANTAN SELATAN

DISUSUN OLEH :

BUDIANUR

SMKN-1 DUSUN TENGAH

AMPAH

2013
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat dan
rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan laporan ini dengan tepat waktu. Adapun
laporan ini merupakan laporan hasil kegiatan dari uji kompetensi yang dilaksanakan
di Desa Mawangi, Kecamatan Padang Batung, Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan uji kompetensi ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar berkat
kerjasama dari semua pihak terkait. Selain itu, kegiatan uji kompetensi ini sangat baik
untuk pengetahuan siswa dalam hal megenai dunia Geologi dan Pertambangan.
Semoga laporan hasil kegiatan uji kopetensi ini dapat berguna bagi kita semua
dikemudian hari. Saya selaku penulis menyadari, bahwa laporan yang saya buat ini
masih jauh dari kata sempurna. Untuk itu saya mengaharapkan kritik dan saran dari
rekan-rekan yang bersifat membangun guna tersempurnakannya laporan ini.

Ampah, Maret 2013


penulis

Budianur
DAFTAR ISI

JUDUL ............................................................................................................ i
KATA PENGANTAR .................................................................................... ii
DAFTAR ISI .................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ....................................................................... 1
1.2 Maksud dan Tujuan ................................................................ 1
1.3 Lokasi dan Pencapaian Daerah .............................................. 1
1.4 Kondisi geografi dan ekonomi daerah ................................... 1
1.5 Waktu kegiatan ....................................................................... 2
1.6 Metode dan peralatan ............................................................. 2
1.7 Ucapan terimakasih ................................................................ 2
BAB II GEOLOGI
2.1 Geologi regional ..................................................................... 3
2.2 Geologi lokal .......................................................................... 3
2.3 Lintasan geologi ..................................................................... 3

BAB III DISKUSI, KESIMPULAN, DAN SARAN

3.1 Diskusi Kesimpulan ................................................................ 4


3.2 Saran ....................................................................................... 5

LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Uji kompetensi kejuruan merupakan salah satu penyelenggaraan pendidikan
yang dimana dengan adanya uji kompetensi ini, diharapkan akan meningkatnya
ilmu dan juga akan semakin mantapnya ilmu yang diperoleh.
Uji kompetensi ini juga merupakan syarat untuk mengikuti Ujian Akhir
Nasional, yang dimana nilai uji kompetensi ini akan mempengaruhi nilai ijazah.
Diharapakan dengan dilaksanakannya uji kompetensi di Desa Mawangi ini
akan member pengalaman yang berharga bagi siswa-siswi yang mengikuti uji
kompetensi, karena di Desa Mawangi ini merupakan tempat yang telah ditentukan
untuk melaksanakan uji kompetensi ini.

1.2 Maksud dan Tujuan


Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan uji kompetensi di Desa Mawangi ini,
adalah agar semua siswa-siswi dapat melihat dan mengenal secara langsung jenis
batuan serta peralatan yang diperlukan dalam pembuatan peta geologi.
Dengan kata lain, maksud dari kegiatan ini selain melaksanakan uji
kompetensi, para siswa-siswi dapat mengetahui secara langsung cara pembuatan
dan kegiatan dalam pembuatan peta geologi.

1.3 Lokasi dan Pencapaian Daerah


Secara administratif lokasi penelitian berada di Desa Mawangi, Kec. Padang
Batung, Kab. Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, yang berjarak
kurang lebih 158 km dari Ampah.
Dalam pelaksanaan ini, lokasi yang telah ditentukan untuk pelaksanaannya
adalah di Desa Mawangi, dan dalam pencapaian daerah para siswa-siswi
menggunakan sarana transportasi darat selama kurang lebih 5 jam yang ditempuh
dari Ampah menuju Desa Mawangi, Kec. Padang Batung, Kab. Hulu Sungai
Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, menggunakan bus.

1.4 Kondisi Geografi, Ekonomi Daerah


Kondisi geografi di Desa Mawangi secara umum dapat dilihat merupakan
daerah perbukitan dan banayak terdapat macam-macam batuan. Baik sedimen
maupun batuan beku, contohnya batu pasir, batu lempung, batu gamping, dan
lain-lain.
Ekonomi daerah masyarakat di Desa Mawangi rata-rata ekonomi menengah,
hal itu terlihat dari bangunan rumah masyarakat juga dari mata pencarian warga
yang berupa petani, pekebun, dan pedagang.
1.5 Waktu Kegiatan
Sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, waktu uji kompetensi bagi
siswa-siswi dimulai sejak tanggal 07 Februari-14 Februari 2013.

1.6 Metode dan Peralatan


Metode yang digunakan dalam kegiatan pembuatan peta lintasan geologi ini
yaitu metode passing kompas geologi, yaitu pengambilan track jalan dengan
menggunakan kompas geologi dari titik ikat sampai dengan titik akhir, tujuannya
untuk mengambil azimuth dan jarak antar titik.
Dalam melakukan metode ini, peralatan yang digunakan antara lain :
Kompas Geologi
GPS
Dan Palu Geologi

Fungsi GPS dalam metode ini adalah untuk mengambil titik koordinat antar
titik, sedangkan fungsi dari palu geologi adalah sebagai alat untuk mengambil
sampel batuan.

1.7 Ucapan Terimakasih


Kami siswa-siswi SMKN-1 DUSUN TENGAH Ampah mengucapkan ribuan
termakasih kepada semua pihak yang telah berperan penting dalam pelaksanaan
kegiatan uji kompetensi ini, diantaranya kepada ketua RT, Ibu/Bapak pemilik
rumah yang memberikan kami tempat tinggal, terutama kepada Bapak Prof.
Prihardjo Sanyoto dan asisten yang telah member kami pembelajaran yang sangat
berharga.
BAB II
GEOLOGI

2.1 Geologi Regional


Berdasarkan informasi dari peta lembar Amuntai yang berskala 1:250.000
diterbitkan oleh pusat penelitian dan geologi tahun 1994.
Batuan tertua di daerah penelitian adalah batuan metamorf yang diperkirakan
bermur Jurra. Kemudian batuan metamorf diintrusi batu granite yang
diperkirakan berumur kapur bawah, diikuti oleh formasi Pitap yang berhubungan
menjemari dengan formasi Haruyan berumur Miosen Kapur Atas setelah itu
diendapkan secara tidak selaras formasi Tanjung Berai yang berumur Oligosen-
Miosen diendapkan formasi Werukin berumur Miosen Atas kemudian batuan
tersebut ditutupi tidak selaras oleh batuan sedimen yang berumur Pristosen yang
disebut formasi Dahor dengan usia sekitar Pliosen-Plistosen.

2.2 Geologi Lokal


Geologi lokal daerah penelitian ada dua unit batuan yaitu formasi Haruyan,
berupa batuan gunung api dan formasi Tanjung, berupa batuan sedimen.
Haruyan, berupa breksi gunung api, dan lava.
Dari hasil peelitian kami di titik koordinat S 020 49 20,68 dan E 1150 20
33,60 yaitu formasi Tanjung dapat kami temukan jenis batuan sedimen berupa
batu pasir dan batu lempung.

2.3 Lintasan Geologi


Lintasan geologi merupakan suatu alur atau track dari suatu titik ke titik lain
yang digambarkan dalam suatu lintasan geologi.
Langkah awal dalam pembuatan lintasan geologi ini adalah dengan
menentukan titik ikat, dari hasil kegiatan kami, di titik ikat dengan azimuth 158 0,
lalu jurus dan kemiringan N2010E/480 di jembatan jalan besar terdapat dua jenis
batuan, yaitu batu pasir dan batu lempung yang merupakan batuan sedimen
dengan koordinat S 020 49 20,68 dan E 1150 20 32,60, tapi dengan batuan
yang telah mengalami pelapukan.
Kemudian di titik 1 dengan azimuth 1070, lalu jaraknya 72 langkah di
tikungan batas desa ditemukan batuan beku luar (lava) dengan koordinat S 020
49 20,44 dan E 1150 20 32,60 di tikungan jalan tambang juga ditemukan
batuan beku luar (lava).
Selanjutnya pada titik 7 dengan azimuth 910 di sungai dekat warung juga
kami temukan batuan beku luar (lava) dengan koordinat S 020 48 18,66 dan E
1150 21 52,45.
Pada akhir track yaitu pada titik 14 dengan azimuth 740 dijembatan dekat file
camp ditemukan juga batuan beku luar dengan koordinat S 020 49 20,01 dan E
1150 20 32,06. Tetapi batuan ini sulit ditentukan dengan pasti
pendiskripsiannya dikarenakan pelapukan.
BAB III
DISKUSI, KESIMPULAN, DAN SARAN

3.1 Diskusi, dan Kesimpulan


Deskripsi batuan yang ditemukan pada lintsan geologi daerah Desa Mawangi

Titik UKA 00 Titik koordinat


13 UKA 00A S 020 49 20,68
13 UKA 00B E 1150 20 33,60
Ditemukan singkapan batuan sedimen berupa persilangan antara batu pasir
dengan batu lempung, dengan jurus dan kemiringan N2010E/480.
1. Batu Pasir
Kekompakan : mudah pecah
Warna : kuning kecoklatan
Besar Butir : 0,2-2 mm
Bentuk Butir : -
Fragmen dan
Massa dasar : batuan sedimen
Hubungan butir : tertutup
Sorting : jelek
Semen :-
Porositas : baik

2. Batu Lempung
Kekompakan : keras
Warna : coklat kehitaman
Besar Butir : <0,2 mm
Bentuk Butir : -
Fragmen dan
Massa dasar : batuan sedimen
Hubungan butir : tertutup
Sorting : jelek
Semen :-
Porositas : sedang
Batu Lempung

Batu Pasir

Sketsa pandangan kotak


13 UKA 01

13 UKA 01 A Koordinat
S 020 49 20,44
E 1150 20 32,60
Ditemukan singkapan batuan beku berupa batuan beku luar (lava) dengan
batuan yang sudah mengalami pelapukan.
a. Batuan beku luar (lava)
Warna : putih kecoklatan Sulit ditentukan diskripsinya
dikarenakan pelapukan batuan
Tekstur : halus/afanitik

13 UKA 04
13 UKA 04 A Koordinat
S 020 48 18,66
1150 21 52,45.
a. Batuan Beku Luar (lava)
Warna : Gelap
Tekstur : halus/afanitik

13 UKA 14
13 UKA 14 Koordinat
S 020 49 20,01
E 1150 20 32,06
a. Batuan Beku Luar (lava)
Warna : hitam kecoklatan Sulit ditentukan diskripsinya
Dikarenakan
batuan mengalami pelapukan.
Tekstur : halus/afanitik

3.2 Saran
Dari hasil laporan yang telah kami kerjakan dan selesaikan, mungkin
terdapat kejanggalan, maka dari itu kami sangat mengharapkan saran, kritik dari
semua pihak tanpa terkecuali yang tujuannya untuk membangun atau menjadikan
laporan tentang lintasan geologi Desa Mawangi ini agar lebih baik lagi.
No Azimu lereng jarak Jurus/kemiringa litologi Ket
th n
Batu pasir
0
1 161 - 16 L/49m Batu lempung sungai

2 1460 - Batuan beku jalan

3 1310 - 20 L Batuan beku

4 1190 - 84 L Batuan beku


jalan
0
5 98 - 57L Batuan beku
jalan
0
6 85 - 35 L Batuan beku
jalan
0
7 67 - 106 L Batuan beku
jalan
0
8 38 - 87 L Batuan beku
jalan
0
9 64 - 94 L Batuan beku
jalan
0
10 105 - 34 L Batuan beku
jalan
0
11 145 - 67 L Batuan beku
jalan
0
12 130 - 72 L Batuan beku
jalan
0
13 97 - 12 L Batuan beku
jalan
0
14 83 - 67 L Batuan beku
jalan
0
15 93 - 119 L Batuan beku
jalan
16 890 - 80 L Batuan beku
jalan
17 820 - 78L Batuan beku
jalan
18 730 - 74L Batuan beku
jalan
19 780 - 30L Batuan beku
jalan
20 840 - 70L Batuan beku
21 67o - 50 L B.Beku jalan