Anda di halaman 1dari 5

GASTRITIS

(KODE ICD X : K29.7)


No Dokumen :
No.Revisi:
Tgl Terbit:
Halaman:
DisahkanOleh ;
SPO Pimpinan BLUD Puskesmas Rawat
BLUD
PEMERINTAH InapLanggam
PUSKESMAS
KABUPATEN
RAWAT INAP
PELALAWAN
LANGGAM
Dr. Hj. DAHWIANA
NIP. 19761227 1998032 005

1. Definisi Gastritis adalah proses inflamasi/peradangan pada lapisan mukosa dan


submukosa lambung sebagai mekanisme proteksi mukosa apabila
terdapat akumulasi bakteri atau bahan iritan lain. Proses inflamasi
dapat bersifat akut, kronis, difus, atau lokal.

2. Tujuan Sebagai acuan bagi tenaga medis untuk melakukan identifikasi dan
penatalaksanaan gastritis.
3. Kebijakan Sebagai pedoman bagi petugas untuk mendiagnosa dan mengobati
pasien.
4. Referensi Permenkes 2014 Tentang Panduan Praktik Klinis bagi Dokter
Umum.
5. Prosedur Alat :
E Medical Record
Senter
Tensimeter
Termometer
Stetoskop
Jam tangan/ arloji
Alat Tulis
Bahan :
Air mengalir
Sabun tangan
6. Langkah-langkah a. Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut.
b. Petugas menulis identitas pasien di buku register
c. Petugas melakukan anamnesa pada pasien apakah pasien
mengeluhkan rasa nyeri dan panas seperti terbakar pada perut
bagian atas. Keluhan mereda atau memburuk bila diikuti dengan
makan, mual, muntah dan kembung.
d. Petugas mengukur tekanan darah
e. Petugas melakukan pemeriksaan suhu badan.
f. Petugas melakukan pemeriksaan nadi
g. Petugas menghitung pernapasan
h. Petugas melakukan pemeriksaan fisik patognomosis nyeri tekan
epigastrium dan bising usus meningkat. Bila terjadi proses
inflamasi berat, dapat ditemukan pendarahan saluran cerna berupa
hematemesis dan melena. Biasanya pada pasien dengan gastritis
kronis, konjungtiva tampak anemis.
i. Petugas menegakan diagnose berdasarkan anamnesis dan hasil
pemeriksaan fisik.
j. Petugas memberikan penatalaksanaan awal yaitu:
1. Menginformasikan kepada pasien untuk menghindari pemicu
terjadinya keluhan, antara lain dengan makan tepat waktu,
makan sering dengan porsi kecil dan hindari dari makanan yang
meningkatkan asam lambung atau perut kembung seperti kopi,
the, makanan pedas dan kol.
2. Terapi diberikan per oral dengan obat, antara lain: H2 Bloker2
x/hari (Ranitidin 150 mg/kali, Famotidin 20 mg/kali, Simetidin
400-800 mg/kali), PPI 2x/hari (Omeprazole 20 mg/kali,
Lansoprazole 30 mg/kali), serta Antasida dosis 3 x 500-1000
mg/hr.
k. Petugas mengedukasi keluarga dan pasien mengenai faktor risiko
terjadinya gastritis.
l. Petugas menulis resep.
m. Petugas menyerahkan resep kepada pasien
n. Petugas menulis hasil pemeriksaan fisik, laboratorium, diagnose
dan terapi kedalam rekam medic pasien
o. Petugas menandatangani rekam medic
p. Petugas menulis diagnose kebuku register rawat jalan.
q. Bila diperlukan petugas menyiapkan surat rujukan dan
memberikan kepada pasien
r. Petugas menulis kebuku register rujukan.
7. Diagram Alir
8. Unit terkait Rawat Inap,
Poli Umum
Rekam medik
9. Dokumen Terkait Catatan Medik,
Blanko Rujukan,
Buku Register,
Blanko Resep
GASTRITIS
No Dokumen :
No Revisi :
DAFTAR Tgl Terbit :
TILIK Halaman :
BLUD
PUSKESMAS
RAWAT
INAPLANGGAM

Langkah Kegiatan Ya Tidak Tidak


No Berlaku
1 Apakah Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut?

2 Apakah Petugas menulis identitas pasien di buku register?

3 Apakah Petugas melakukan anamnesa pada pasien ada


tidaknya mengeluhkan rasa nyeri dan panas seperti
terbakar pada perut bagian atas. Keluhan mereda
atau memburuk bila diikuti dengan makan, mual,
muntah dan kembung?
4 Apakah Petugas smelakukan pemeriksaan tekanan darah ?

5 Apakah Petugas smelakukan pemeriksaan suhu?

6 Apakah Petugas melakukan pemeriksaan nadi?

7 Apakah Petugas menghitung pernapasan?

8 Apakah Petugas melakukan pemeriksaan fisik patognomosis


nyeri tekan epigastrium dan bising usus meningkat.
Bila terjadi proses inflamasi berat, dapat ditemukan
pendarahan saluran cerna berupa hematemesis dan
melena. Biasanya pada pasien dengan gastritis
kronis, konjungtiva tampak anemis
9 Apakah Petugas Petugas menegakan diagnose berdasarkan
hasil pemeriksaan fisik ?
10 Apakah Petugas penatalaksanaa sesuai prosedur ?

11 Apakah Petugas memberikan terapi sesuai kebutuhan ?

12 Apakah Petugas mengedukasi keluarga dan pasien mengenai


faktor risiko terjadinya gastritis.
13 Apakah Petugas menulis resep?

14 Apakah Petugas menyerahkan resep kepada pasien?


15 Apakah Petugas menulis hasil pemeriksaan fisik, diagnose
dan terapi kedalam rekam medic pasien?

16 Apakah Petugas menandatangani rekam medic?

17 Apakah Petugas menulis diagnose kebuku register rawat


jalan?
18 Apakah Bila diperlukan petugas menyiapkan dan
memberikan surat rujukan ?

CR :%
Langgam,
Pelaksana/ Auditor

()