Anda di halaman 1dari 2

UNSUR INTRINSIK NOVEL DAN SINOPSIS

Nama :Rizky Maulana


No :25
Kelas : XI IPA 1

IDENTITAS NOVEL

Judul : Kunci Hitam


Pengarang : Nisrina Hanifah
Penerbit : DAR! Mizan
Tahun Terbit : 2010
Tebal Novel : 156 Halaman

a). Tema : Petualangan


b). Tokoh : Nirllie, Arie, Ibu, Cindy, Eva, Ayah, Hans, Raihan, Nenek Regina,
Callista.
c). Waktu : Pagi, siang, sore, malam, masa depan.
d). Tempat : Sekolah, rumah Nirllie, taman, makam, kolam renang, dunia lain.
e). Suasana : Sedih, senang, menegangkan, menakutkan, memprihatinkan.
f). Watak Tokoh :
Nirllie : baik hati, tidak sombong, pemaaf
Arie : pantang menyerah
Ibu Nirllie : baik hati
Cindy : sombong, keras kepala
Eva : pemaaf, rendah hati
Ayah Nirllie : Jenius
Hans : Ceroboh
Raihan : penyabar
Nenek Regina : baik hati, penolong, pemaaf
Callista : keras kepala, sombong
r
g) alur :
Campuran, karena menceritakan masa kini dan masa depan, lalu kembali ke masa kini

Pengantar/ pendahuluan :
Nirllie, Eva, dan Cindy sedang berpesta bantal di rumah Nirllie
Konfilk :
Tiba-tiba adik Nirllie, Arie menghilang misterius ketika membuka jendela aneh yang berada
di Ruang Kerja Ayah Nirllie.
Klimaks:
Nirllie, Eva, dan Cindy mencari Arie dan memutuskan untuk masuk ke jendela besar yang
ada di Ruang Kerja Ayah Nirllie.Mereka pun mendarat di hamparan rumput hijau. Dan
ternyata mereka menembus waktu dan berada di masa depan (2046). Mereka sangat bingung
bagaimana mereka pulang.
Anti Klimaks :
Mereka lalu bertemu dengan Nenek Regina (yang ternyata dulu adalah teman Ayah Nirllie)
dan cucunya yang bernama Callista. Mereka pun diantar ke rumah seorang kakek yang
ternyata, kakek itu adalah Ayah Nirllie di masa depan. Kakek memberikan sebuah mesin
waktu yang ukurannya tidak begitu besar. Ketika Nirllie memencet tombolnya, sekejap saja
mereka pun telah kembali ke masa mereka sendiri.
Ending :
Mereka kembali ke maasa mereka sendiri dan hidup bahagia.
h). Sudut Pandang : orang kedua
i). Amanat : -Janganlah cepat berputus asa, tetaplah optimis!
-Tidak ada yang tidak mungkin.
- Jangan memilih-milih teman.
SINOPSIS NOVEL :

Narya Oktaviana Putri adalah tokoh utama dalam novel ini. Kalian dapat memanggilnya
Nirllie. Nirllie lahir di Depok. Dan pindah ke Bogor pada ajaran baru yang tepatnya
kenaikan kelas 7 ke kelas 8. Di kelas 8G (kelas barunya), Nirllie mendapatkan teman baru
yaitu Eva. Di dalam kelasnya ada sebuah geng yang dipimpin oleh Cindy. Nirllie yang baru
saja pindah, boleh masuk ke geng Cindy. Namun Eva tidak boleh masuk ke dalam Geng
Cindy, padahal Eva sangat ingin masuk ke geng Cindy tersebut. Eva pun menjadi sedih.
Karena ayah dan Ibu Nirllie pergi ke luar kota untuk merayakan ulang tahun pernikahan,
Nirllie berencana mengundang Eva dan Cindy untuk menginap di rumahnya. Adik Nirllie,
Arie, juga senang karena mereka dapat bermain bersama sepuasnya.
Sehari sebelum Pesta bantal, Nirllie dan Eva sedang makan siang di sekolah di dekat
lapangan basket. Tiba- tiba sebuah bola basket menghantam perut Nirllie. Dan Nirllie jatuh
dan kepalanya terbentur lantai. Nirllie di bawa ke Ruang UKS. Hans (yang tidak sengaja
melempar bola itu) langsung meminta maaf. Untung aku tidak sakit parah, jadi besok bisa
berpesta bantal, pikir Nirllie dalam hati.
Semuanya berjalan sesuai rencana. Malam yang ditunggu pun datang. Ketika makan
malam, Cindy tidak datang-datang juga ke ruang Makan. Setelah Nirllie dan Eva mencari
Cindy, mereka menemukan Cindy di ruang kerja ayah Nirllie yang sangat tidak
bolehdimasuki oleh sembarang orang. Arie mendekati jendela besar yang tertutup kain hitam
yang ada di dalam ruangan tersebut. Arie membuka kain itu dan angin mulai berhembus dan
lama kelamaan semakin kencang, Nirllie, Eva dan Cindy bersembunyi di bawah meja. Ketika
angin mulai mereda, Arie sedah tidak ada di ruangan tersebut.Nirllie, Eva, Cindy pun sangat
panik. Mereka memutuskan untuk menyusul Arie menembus jendela tersebut. Mereka
masuk ke dalam Jendela tersebut dan mereka mendarat di hamaparan rumput hijau. Dilihat
seorang nenek yang sangat baik menawarkan untuk menginap di rumahnya. Dan ternyata
nenek itu teman Ayah Nirllie yang dulu pernah ke rumah Nirllie. Ternyata mereka berada di
masa depan, yaitu pada tahun 2046. Setelah mereka menemukan Arie. Mereka ingin pulang.
Dan mereka diantarkan ke rumah seorang kakek yang ternyata itu adalah ayah Nirllie di masa
depan. Diberikannya mesin waktu. Dan setelah menekan tombolnya, mereka kembali ke
masa mereka sendiri.