Anda di halaman 1dari 4

Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa

POTENSIAL GRAVITASI, ENERGI TOTAL DAN


KECEPATAN LEPAS

DISUSUN OLEH :

Kelompok 9 :
1. Hirim Uli Simanullang 4133121015
2. Kartini Silitonga 4133121023
3. Lindang M. Pakpahan 4133121031

KELAS : FISIKA EKSTENSI 2015

FAKULTAS MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN ALAM


UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2017
POTENSIAL GRAVITASI
Energi potensial grafitasi benda bermassa m yang terletak pada jarak r dari pusat massa
benda bermassa m dapat kita nyatakan dengan persamaan :

Bila massa m terletak dititik p maka potensial grafitasi di titik p yang dialami oleh massa m
dapat ditentukan sebagai berikut :

V = potensial grafitasi pada jarak r dari massa m


m = massa benda
r = jarak tempat yang mengalami potensial grafitasi ke benda.
Potensial grafitasi merupakan besaran skalar, karena itu potensial yang disebabkan oleh
berapa benda bermassa merupakan jumlah aljabar dari potensial grafitasi masing-masing
benda bermassa itu, Jadi :
Vt = V1 + V2 + V3 + + Vn
Beda potensial antara dua titik dalam medan grafitasi didefinisikan sebagai Potensial di titik
yang satu dikurangi dengan potensial dititik yang lain.

ENERGI TOTAL SISTEM


Energi total atau biasa disebut energi mekanik merupakan jumlahenergi potensial dan energi
kinetik yang dimiliki oleh benda. Energi potensial dimiliki oleh benda karena posisi atau
ketinggiannya sedangkan energi kinetik dimiliki oleh benda karena kelajuannya.
Ketika sebuah benda bermassa bergerak dengan kecepatan tertentu dan mencapai ketinggian
tertentu di atas permukaan bumi, maka pada titik tersebut benda memiliki energi potensial
dan juga memiliki energi kinetik. Jumlah kedua energi inilah yang disebut energi total benda.
Ketika sebuah satelit bermassa m mengitari bumi pada orbit yang berjari-jari r, maka satelit
tersebut akan memilikienergi potensial sebesar:
GM . m
E p=
r
Dalam waktu yang sama, satelit yang menitari bumu dengan kecepatan v juga memiliki
energi kinetik. Energi kinetik yang dimiliki satelit tersebut adalah:
1
Ek = m. v 2
2
Karena memiliki energi potensial dan energi kinetik, maka energi total yang dimiliki oleh
satelit saat mengitari bumi adalah:
E=E p + Ek
GM . m 1
E= + m. v2
r 2
Karena M>>m, maka dianggap hanya satelit yang berputar sementara bumi diam. Karena
saat mengitari bumi gaya gravitasi sama dengan gaya sentripetal, maka berlaku:
F s=F g
2
m. v G . M . m
= 2
r r
G.M
v 2=
r
2 G.M
Karena v = , maka energi total satelit menjadi:
r
GM . m 1 2
E= + m. v
r 2
GM . m 1 G.M
E=
r
+ m.
2 ( r )
GM . m 1 G . M . m
E= +
r 2 r
GM . m
E=
2r

KECEPATAN LEPAS
Misalkan sebuah benda dengan massa m diproyeksikan secara vertikal ke atas dari
permukaan bumi dengan kecepatan awal vi seperti yang digambarkan pada Gambar 13.14.
Kita dapat menggunakan pertimbangan energi untuk menemukan nilai minimum kecepatan
awal yang diperlukan untuk memungkinkan objek untuk bergerak menjauh dari Bumi.
Persamaan 13.16 memberikan energi total sistem untuk konfigurasi apapun. Seperti obyek
yang diproyeksikan ke atas dari permukaan bumi, v = v i dan r = ri = RE. Ketika objek
mencapai ketinggian maksimum, v = vf = 0 dan r = rf = rmax. Karena energi total dari sistem
objek-Bumi terisolasi adalah konstan, mengganti kondisi ini ke Persamaan 13.20
memberikan:

mvi2 - GMEm/RE = -GMEm/rmax

Pemecahan untuk vi2 memberikan:

vi2 = 2GME (1/RE 1/rmax ) (13.21)

Untuk diberikan ketinggian maksimum h = rmax - RE, kita dapat menggunakan persamaan ini
untuk menemukan kecepatan awal yang diperlukan.
Kita sekarang dalam posisi untuk menghitung kecepatan escape speed (kecepatan lepas),
yang merupakan kecepatan minimum yang objek harus miliki saat di permukaan bumi untuk
mendekati jarak pemisah yang tak terbatas dari Bumi. Traveling dengan kecepatan minimum
ini, objek terus bergerak lebih jauh dan lebih jauh dari Bumi sebagai kecepatan asimtotik
mendekati nol. Membiarkan rmax dalam Persamaan 13.21 dan mengambil vi = vesc
memberikan:
V esc =
2G ME
RE
(13.22)

Ungkapan ini untuk vesc tidak tergantung pada massa benda. Dengan kata lain, pesawat ruang
angkasa memiliki kecepatan lepas sama seperti molekul. Selain itu, hasilnya adalah
independen dari arah kecepatan dan mengabaikan hambatan udara.

Jika objek diberi kecepatan awal sama dengan v esc energi total sistem sama dengan nol.
Perhatikan bahwa ketika r , energi kinetik benda dan energi potensial dari sistem
keduanya nol. Jika vi lebih besar dari vesc, energi total sistem lebih besar dari nol dan objek
memiliki beberapa energi kinetik residu ketika r .

Persamaan 13.21 dan 13.22 dapat diterapkan untuk benda yang diproyeksikan dari planet
manapun. Artinya, secara umum, kecepatan lepas dari permukaan planet ber massa M dan
radius R adalah:

V esc =
GM
R
(13.23)

Sumber:
Anonim, 2017,
http://softonezero.blogspot.co.id/2013/12/kecepatan-lepas-lubang-hitam
materi.html# diakses pada tanggal 15 September 2017
Anonim, 2017, http://ilmuhitung.com/energi-potensial-gravitasi/ diakses pada tanggal 15
september 2017
Ginting, E., Derlina., 2011, Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa, Fakultas Matematika dan
Ilmu Pengetahuan Alam UNIMED : MEDAN