Anda di halaman 1dari 6

a.

Definition of Spiritual Intelligence


Definisi kecerdasan spiritual

b. Characteristics/Indication of Spiritual
Intelligence
Karakteristik / indikasi kecerdasan spiritual

c. How to improve spiritual intelligence


Bagaimana cara meningkatkan kecerdasan spiritual?

d. Benefits of Spiritual Intelligence


Manfaat kecerdasan spiritual

e. Effect of Spiritual Intelligence on learners in


education
Pengaruh kecerdasan spiritual terhadap peserta didik dalam
dunia pendidikan

a. Definition of Spiritual Intelligence (SQ)


piritual intelligence is a higher dimension of
intelligence that activates the qualities and
capabilities of the authentic self, in the form of
wisdom, compassion, integrity, joy, love, creativity,
and peace.
Kecerdasan piritual adalah dimensi kecerdasan yang
mempunyai kualitas yang lebih tinggi dan kemampuan dari dalam diri
sendiri, dalam bentuk kebijaksanaan, kasih sayang, integritas,
kegembiraan, cinta, kreativitas, dan kedamaian.
Meanwhile, according to Agustian (2008),
spiritual intelligence is the ability to give meaning to
any conduct worship and activities, through the
steps and thought tauhid (integrative) as well as the
principle "only because God".

Sedangkan menurut Agustian (2008), kecerdasan spiritual adalah


kemampuan dalam melaksanakan ibadah dan aktivitas apapun,
melalui langkah-langkah dan pemikiran tauhid (integratif) serta asas
"hanya karena Tuhan".

b. Characteristics / Indication Of
Spiritual Intelligence (SQ)
Sign people who have spiritual intelligence in general
according to the Zohar and Marshall:
Tanda orang yang memiliki kecerdasan spiritual pada
umumnya menurut Zohar dan Marshall:

1. Flexibility
fleksibel
2. Self-awareness
Kesadaran diri
3. Capacity to face and use suffering
Kapasitas untuk menghadapi dan menjalani masalah
4. Capacity to face and transcend pain
Kapasitas untuk menghadapi dan mengatasi rasa sakit
5. Quality of being inspired by vision and values
Kualitas cara berfikir bisa di lihat dan dinilai
6. Reluctance to cause unnecessary harm
mengatasi bahaya yang tidak terduga
7. Tendency to see connection between diverse things
Cendrung mengamati hal hal yang terjadi
8. Tendency to ask why, what if, and to seek answers
Kecendrungan bertanya,mengapa,bagai mana,dan
berusaha mencari jawaban

c. How to improve spiritual intelligence


(SQ)
According to Zohar and Marshall, seven practical steps
to get the spiritual intelligence is a better way:
Menurut Zohar dan Marshall tujuh langkah praktis mendapatkan kecerdasan spiritual
lebih baik adalah dengan cara :

1. Realize where I am now.

Menyadari di mana saya sekarang.

2. Feels strongly that I wanted to change.

Merasakan dengan kuat bahwa saya ingin berubah.


3. Pondered whether my own center and whether my deepest motivations.

Merenungkan apakah pusat saya sendiri dan apakah motivasi saya yang
paling dalam.

4. Finding and overcoming obstacles.

Menemukan dan mengatasi rintangan.

5. Digging a lot of possibilities to move forward.

Menggali banyak kemungkinan untuk melangkah maju.

6. I set my heart on a street.

Menetapkan hati saya pada sebuah jalan.

7. Remains aware that there are many paths.

Tetap menyadari bahwa ada banyak jalan.

d. Benefits of Spiritual Intelligence


Manfaat kecerdasan spiritual
Menurut Sukidi manfaat kecerdasan spiritual ditinjau dari dua sisi:

1) Kecerdasan spiritual mengambil metode vertikal, bagaimana kecerdasan spiritual bisa


mendidik hati kita untuk menjalin hubungna atas kehadirat Tuhan. Dengan berzikir
atau berdoa menjadikan diri lebih tenang.
Kecerdasan spiritual mengambil metode horizontal, dimana kecerdasan spiritual
mendidik hati kita di dalam budi pekerti yangbaik.
f. Effect of Spiritual Intelligence on learners
in education
Pengaruh kecerdasan spiritual terhadap peserta didik dalam
dunia pendidikan

1. Students as learners are dealing with existential issues such as


when students feel worse, worry, and past problems due to
illness and grief. SQ makes students aware that students have
existential problems that make students able to overcome, or at
least students can come to terms with the problem, SQ give
students a sense in life involves struggle.
Siswa selaku peserta didik behadapan dengan masalah eksistensial seperti saat siswa
merasa terpuruk, khawatir, dan masalah masa lalu akibat penyakitdan kesedihan. SQ
menjadikan siswa sadar bahwa siswa mempunyai masalah eksistensial yang
membuat siswa mampu mengatasinya, atau setidak-tidaknya siswa dapat berdamai
dengan masalah tersebut, SQ memberikan siswa rasa yang dalam menyangkut
perjuangan hidup.

2. Students use them to be creative, students present it when it


wants to be flexible, resourceful, creative or spontaneous
manner.
Siswa menggunkannya untuk menjadi kreatif, siswa menghadirkannya ketika ingin
menjadi luwes, berwawasan luas, atau spontan secara kreatif.

3. Students use SQ to achieve the development of self fuller


because students have the potential for it.
Siswa menggunakan SQ untuk mencapai perkembangan diri yang lebih utuh karena
siswa memiliki potensi untuk itu.

4. Spiritual intelligence gives students a sense that may involve the


struggles of life.
Kecerdasan spiritual memberi siswa suatu rasa yang dapat menyangkut perjuangan
hidup.