Anda di halaman 1dari 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Sistem Tata Surya dan Kehidupan di Bumi

Kompetensi Inti : 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/ teori
Kompetensi Dasar : 4.12 Menyajikan laporan hasil pengamatan atau penelusuran informasi
tentang karakteristik komponen tata surya
Indikator Pencapaian Kompetensi
4.12.1 Menjelaskan fakta yang mendukung ketidak mungkinan berlangsungnya kehidupan di
planet Merkurius, Venus, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus
4.12.2 Menjelaskan isi dari hukum Keppler 1, 2, dan 3
4.12.3 Menjelaskan dampak radiasi sinar ultraviolet bagi kehidupan di bumi
4.12.4 Menggambarkan sketsa terjadinya gerhana matahari dan gerhana bulan
4.12.5 Menjelaskan alasan tumbuhan tidak dapat tumbuh subur di daerah kutub

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi pada bab I ini, peserta didik diharapkan dapat melakukan hal-hal
berikut.
1. Menjelaskan komponen penyusun Tata Surya

RINGKASAN MATERI

Adapun yang termasuk kelompok planet luar adalah Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan
Neptunus.
1) Merkurius, planet yang ditemukan oleh Mariner (1975), merupakan planet terkecil kedua
sekaligus planet paling dekat dengan Matahari. Jaraknya yang hanya 57.900.000 km atau 0,39
SA dari matahari membuat Merkurius memiliki suhu permukaan yang sangat tinggi, yaitu
467oC. Merkurius tidak memiliki atmosfer dan tidak memiliki satelit alami.
2) Venus memiliki ukuran, massa, komposisi, dan jarak ke matahari yang sama dengan bumi.
Namun Venus tidak memiliki lautan dan hanya ditutupi atmosfer karbondioksida (CO2) yang
tipis. Sifat gas karbondioksida sebagai pemicu efek rumah kaca mengakibatkan Venus memiliki
suhu permukaan 450oC 475oC, suhu yang mampu untuk melelehkan timbal. Selain itu, titik-
titik asam sulfat (H2SO4) yang ada pada atmosfer membuat Venus tampak sebagai planet yang
berwarna kuning. Venus dikenal dengan bintang pagi atau bintang timur atau bintang kejora.

Sumber: Feather, dkk. 2005.


Gambar 11.16 Venus

3) Bumi adalah satu-satunya planet di tata surya yang dapat dihuni. Atmosfernya terdiri atas
nitrogen (N) dan oksigen (O) mampu melindungi manusia dari bahaya radiasi sinar matahari dan
membakar meteor yang jatuh ke bumi. Bumi berjarak 149.600.000 km atau 1 SA dari matahari.
Bumi memiliki satu satelit yang bernama bulan.
4) Permukaan Mars bersuhu 125oC 35oC banyak mengandung besi oksida (FeO) membuat
Mars tampak sebagai planet merah. Atmosfer Mars terdiri atas karbondioksida (CO2), nitrogen
(N2), dan argon (Ar). Mars memiliki dua satelit kecil yang bernama Phobos dan Deimos.
Meskipun Mars dicurigai sebagai planet yang berpenghuni, namun belum ada bukti yang mampu
menjelaskan kebenaran hipotesis tersebut.
5) Yupiter sebagai planet terbesar di tata surya memiliki jarak 778.300.000 km atau 5,20 SA dari
matahari. Atmosfer Yupiter banyak mengandung hidrogen (H2) dan helium (He). Hampir setiap
waktu di permukaan Yupiter selalu terjadi badai, terutama di titik besar yang tampak berwarna
merah. Yupiter memiliki 4 satelit besar dan 63 satelit kecil. Io merupakan satelit Yupiter yang
memiliki banyak gunung berapi aktif. Ganymede merupakan satelit terbesar Yupiter yang
memiliki medan magnetiknya sendiri. Europa dan Calisto merupakan dua satelit Yupiter yang
memiliki lautan es beku.
Sumber: Feather, dkk. 2005.
Gambar 11.17 Bumi Gambar 11.18 Mars Gambar 11.19 Yupiter

6) Saturnus merupakan planet terbesar kedua di tata surya yang terkenal karena keindahan
cincin es yang melingkarinya. Cincin Saturnus tersusun atas es dan batuan yang sangat besar.
Saturnus memiliki lebih dari 47 satelit alami. Salah satu yang terbesar (lebih besar daripada
Merkurius) adalah Titan.

Sumber: Feather, dkk.


2005.
Gambar 11.24
Saturnus

7) Uranus dan Neptunus adalah dua planet gas raksasa yang ditemukan melalui teleskop.
Uranus merupakan planet gas yang berwarna biru kehijauan dengan awan tebal yang
menutupinya. Periode revolusi Uranus terhadap matahari mencapai 84 tahun. Uranus memiliki
orbital yang tidak biasa. Planet yang memiliki 27 satelit alami ini, memiliki atmosfer yang
banyak mengandung hidrogen (H), helium (He), dan metana (CH4).

Sumber: Feather, dkk.


2005.
Gambar 11.25 Uranus

8) Neptunus merupakan planet gas raksasa yang berwarna biru karena atmosfernya banyak
mengandung hidrogen (H2), helium (He), dan metana (CH4). Neptunus yang ditemukan pada
tahun 1846 ini memiliki 13 satelit alami. Neptunus merupakan planet terjauh dari matahari.
Jaraknya 4.497.000.000 km atau 30,06 SA

Sumber: Feather, dkk. 2005.


Gambar 11.26 Neptunus