Anda di halaman 1dari 2

PROTAP NOMOR DOKUMEN : PT-LAB-03

TANGGAL TERBIT : 03-09-2012


PENGAMBILAN DARAH VENA DAN
NOMOR REVISI :0
DARAH KAPILER
Puskesmas
Berbah HALAMAN : 1/2

Dibuat Oleh Disetujui Oleh Disahkan Oleh


Koord. Laboratorium Management Ka.Pusk. Berbah
Representative

Sularni dr.Hery Tri Susanto drg. Dwi Prastowo S


NIP. 19700427 199203 2 NIP. 19851107 201101 1 002 NIP. 19630326 200003 1
001 002
TUJUAN Mendapatkan sample darah yang benar
Tindakan pengambilan sample darah tersebut aman bagi pasien maupun
petugas laboratorium
RUANG LINGKUP Meliputi serangkaian kegiatan mulai dari persiapan alat pengambilan
sample, proses pengambilan sample hingga penempatan sample
KEBIJAKAN UMUM Kegiatan pengambilan sample darah dilakukan oleh seorang petugas
analis laboratorium atau
perawat kesehatan
PETUGAS Tenaga analis laboratorium atau perawat
BAHAN -
PEMERIKSAAN
BAHAN Kapas Alkohol 70%
PENUNJANG
PERALATAN Spuit
Autoclick
Tourniquet
PROSEDUR 1. Pengambilan sample darah vena
1.1 Letakkan lengan pasien lurus diatas meja dengan telapak
tangan menghadap keatas.
1.2 Area pengambilan sample pada vena yang terletak dilipat siku.
Pilih yang paling besar dan paling jelas.
1.3 Kemudian lengan diikat cukup erat dengan tourniquet.
1.4 Pasien diminta untuk mengepal dan membuka kepalannya
beberapa kali.
1.5 Dalam posisi masih mengepal, ditentukan lokasi pengambilan
sample darah.
1.6 Bersihkan area pengambilan sample dengan menggunakan
kapas alkohol dan biarkan mengering dengan sendirinya.
1.7 Pegang spuit dengan tangan kanan dan ujung telunjuk pada
pangkal jarum.
1.8 Tegangkan kulit dengan jari telunjuk dan ibu jari kiri diatas
pembuluh darah kemudian tusukan jarum dengan sisi miring
menghadap keatas membentuk sudut 250.

PROTAP NOMOR DOKUMEN : PT-LAB-03

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala Puskesmas Berbah
TANGGAL TERBIT : 03-09-2012

PENGAMBILAN DARAH VENA DAN NOMOR REVISI :0


DARAH KAPILER
Puskesmas HALAMAN : 2/2
Berbah

1.9 Jarum dimasukan sepanjang pembuluh darah kurang lebih 1


s/d 1,5 cm.
1.10 Dengan tangan kiri penghisap spuilt ditarik perlahan-lahan
darah masuk kedalam spuit.
1.11 Setelah volume darah dalam spuilt cukup untuk pemeriksaan
yang akan dilakukan kemudian kepalan tangan dibuka dan
ikatan tourniquet dilepaskan.
1.12 Letakan kapas kering pada bekas tusukan dan tarik jarum
dari penusukan.
1.13 Pasien disuruh menekan area bekas penusukan dengan
kapas tersebut selama beberapa menit dengan tangan
masih lurus.
1.14 Lepaskan jarum dari spuiltnya dan alirkan darah melalui
dinding botol sample yang telah berisi anti koagulan.
1.15 Campurkan darah dengan larutan antikoagulan dengan
memutar botol sample secara perlahan.
2. Pengambilan sample darah kapiler
2.1. Area pengambilan sample di desinfecsi menggunaan kapas
alcohol dan di biarkan mengering dengan sendirinya.
2.2. Area pengambilan sample pada ujungj jari manis atau ujung
jari tengah bagian tepi pada pasien dewasa
2.3. Area pengambilan sample ujung tumit atau ujung jari kaki
pada pasien bayi.
2.4. Area pengambilan sample bukan daerah yang terinfeksi. Bila
kulit dingin atau pucat harus dipijit atau direndam pada air
hangat terlebih dahulu sebelum dilakukan pengambilan
sample.
2.5. Pegang bagian yang akan ditusuk sambil ditekan sedikit.
2.6. Tusuk bagian tepi jari dengan Autoclick sedalam kurang
lebih 3 mm pada pasien dewasa dan sedalam tidak lebih dari
2,5 mm pada pasien bayi
2.7. Darah harus keluar dengan sendirinya tanpa harus diperas.
2.8. Tetes darah pertama dihapus dengan tissue.
2.9. Tetes darah berikutnya digunakan sebagai sample.
2.10. Setelah selesai pengambilan sample tutup kembali luka
dengan kapas alcohol.

REFERENSI Buku petunjuk pemeriksaan laboratorium diterbitkan oleh departemen


kesehatan RI pada tahun 1992 halaman 25-30

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala Puskesmas Berbah