Anda di halaman 1dari 1

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN BANDUNG

PROGRAM STUDI KEBIDANAN BOGOR


LAPORAN TUGAS AKHIR, JUNI 2016

Hilfia Alifa Nurly, P17324213025

Asuhan Kebidanan Intranatal pada Ny. E 39 Tahun dengan Preeklampsia


Berat di VK RSUD Kelas B Cianjur

V, 6 BAB, 46 halaman, 13 lampiran

ABSTRAK

Menurut data yang diperoleh PEB merupakan salah satu dari lima kasus
terbesar penyebab kematian ibu di RSUD Kelas B Cianjur. Angka kejadian PEB
pada tahun 2015 sebesar 19,98% meningkat 3% dibandingkan tahun sebelumnya
yaitu 16.9%. Preeklampsia berat yang tidak segera ditangani menyebabkan
kejang, eklampsia, sindroma HELPP, kegagalan organ multiple bahkan kematian.
Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir untuk mengaplikasikan asuhan
kebidanan intranatal pada Ny. E 39tahun inpartu dengan preeklampsia berat di VK
RSUD Kelas B Cianjur secara komprehensif. Menggunakan metode studi kasus,
pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Data diperoleh
dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan laboratorium, observasi, studi
dokumentasi dan studi literature.
Data subjektif diperoleh Ny. E 39tahun mulas sejak pukul 03.00 dan terasa
keluar air-air. Pusing sudah 2hari. Hamil ketiga dan belum pernah keguguran.
Hari pertama haid terakhir 03.06.2015, taksiran persalinan 10.03.2016. Pada
kehamilan kedua ibu mengalami hal serupa.
Hasil pemeriksaan fisik, kesadaran composmentis, tekanan darah 160/90
mmHg, nadi 88x/menit, pernapasan 20x/menit, suhu 36,7OC, TFU 31cm, DJJ
143x/menit teratur, his 4x1045 kuat, ekstremitas tidak oedema, reflex patella
positif, urine 150cc, pemeriksaan dalam portio tipis lunak, pembukaan 3cm,
ketuban negatif jernih, UUK kanan depan, Hodge II, pemeriksaan lab proteinuria
2+.
Ditegakan analisa Ny. E 39tahun G3P2A0 hamil 39minggu inpartu kala I
fase laten dengan PEB, janin tunggal hidup presentasi kepala keadaan janin baik.
Sehingga diberikan asuhan, kolaborasi dengan dokter, perawatan aktif,
pemasangan dower kateter, pemberian infuse MgSO4 10gr 40% dalam 500mL RL
20tpm, pemantauan kemajuan persalinan, induksi oksitosin 5 IU dalam RL 500mL
dengan 20tpm, pemantauan TTV, kesadaran, DJJ, his setiap 30menit, suhu 1jam
sekali, urine 4jam sekali. Pukul 17.05 bayi lahir spontan, keadaan baik, jenis
kelamin laki-laki, BB 3000gr dan PB 51cm. Ibu dipasang KB IUD pascasalin.
Kesimpulan asuhan yang dilakukan baik dan hampir sesuai teori dan
protap. Saran kepada rumasakit menyediakan ruang isolasi, kepada bidan untuk
memeprtahankan dan meningkatkan keterampilan penanganan komplikasi dan
kepada klien disarankan tidak hamil lagi.
Kata kunci : Preeklampsia berat, inpartu.
Kepustakaan : 27 (2002-2015)