Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Sindroma marfan adalah penyakit genetik autosomal dominant pada

jaringan ikat. Penyakit ini dapat mempengaruhi katup jantung, aorta, paru-paru,

mata, saccus duralis yang mengelilingi tulang belakang dan palatum durum.

Sindrom marfan dapat terjadi pada pria maupun wanita dengan presentase

yang sama. Sindrom marfan cukup sering terjadi karena diidap 1 diantara 5.000

populasi sampai 1:10.000 Menurut dr. Agus Harianto, Sp.A, penyakit kelainan

genetik yang bersifat autosomal dominan ini kejadiannya sangat langka, hanya

1:60.000 .

Pederita sindrom marfan diperkirakan sekitar 200.000 di Amerika,

sedangkan di Indonesia belum diketahui berapa banyak penderita sindrom marfan.

Penyebab terjadinya sindrom marfan adalah oleh karena adanya mutasi

gen FBN-1 pada kromosom 15 yang berperan penting dalam mengkode

glikoprotein fibrilin-1. Protein fibrilin-1 berperan penting dalam memperbaiki

pembentukan matriks ekstraseluler, yaitu untuk pertumbuhan serabut elastin.

Serabut elastin ini dapat ditemukan pada seluruh tubuh

Peneliti telah mengidentifikasi lebih dari 600 mutasi gen FBN-1 yang

menyebabkan sindrom marfan lebih dari 60% mutasi tersebut merubah satu dari

sekian banyak protein asam amino dalam pembentukan fibrilin-1. FBN-1 yang

termutasi menghasilkan abnormal fibrilin-1 yang tidak dapat menjalankan fungsi

seharusnya dan dapat mengurangi jumlah fibrilin yang dihasilkan oleh sel.

1
Akibatnya, jumlah fibrilin-1 yang tersedia tidak cukup untuk membentuk

mikrofibril dan akan menyebabkan lemahnya elastisitas dan aktivasi berlebihan

dari faktor TGF-beta.

Vitrektomi adalah operasi pengangkatan vitreous pada mata sehingga

retina dapat dioperasi dan penglihatan dapat diperbaiki. Sedangkan vitrektomi dan

tamponade silikon oil adalah prosedur bedah mata dengan cara menghapus cairan

viterous dan digantikan dengan minyak silikon bening untuk mendorong kembali

bagian retina yang terlepas.

Dari perspektif Islam, umat muslim tidak dianjurkan untuk menggunakan

atau memakai segala sesuatu secara berlebihan. Dalam hal ini adalah

mendengarkan suara melebihi ambang batas yang dapat menimbulkan penyakit,

salah satunya adalah penyakit kardiovaskular.

Agama Islam memiliki program dan rancangan untuk seluruh dimensi

kehidupan manusia, dan menyarankan keseimbangan dalam seluruh persoalan

kepada para pengikutnya.

Perbuatan berlebihan, dalam Islam berarti Israf dimana maknanya adalah

segala perbuatan dan amalan yang dilakukan oleh manusia dan keluar batas,

melanggar kelayakannya dan dilakukan secara berlebihan.

Jantung sesungguhnya berisi unsur hati, kecerdasan dan emosi.

Sebagaimana anggota tubuh lainnya, jantung juga bisa mengalami kelainan atau

sakit. Ketika hal itu terjadi, maka akan mempengaruhi anggota tubuh manusia

yang lain.

2
1.2. Permasalahan

Berdasarkan uraian diatas maka timbul beberapa permasalahan, yaitu:

1. Bagaimana perlengketan retina dapat terjadi pada pasien dengan

sindom marfan?

2. Bagaimana mekanisme vitrektomi dan tamponade silicon oil sebagai

terapi perlengketan retina?

3. Bagaimana hubungan vitrektomi dan tamponade silicon oil sebagai

terapi perlengketan retina pada sindrom marfan dalam pandangan

Islam?

1.3. Tujuan

1.3.1. Tujuan Umum

Mendapat pengetahuan tentang vitrektomi dan tamponade silikon oil

sebagai terapi perlengketan retina pada sindrom marfan ditinjau dari

kedokteran dan Islam.

1.3.2. Tujuan Khusus

1. Mengetahui bagaimana penyebab terjadinya perlengketan retina pada

pasien dengan sindom marfan

2. Mengetahui mekanisme vitrektomi dan tamponade silicon oil sebagai

terapi perlengketan retina

3
3. Mengetahui hubungan vitrektomi dan tamponade silicon oil sebagai

terapi perlengketan retina pada sindrom marfan dalam pandangan

Islam

1.4. Manfaat

1.4.1. Bagi Penulis

a. Memenuhi salah satu persyaratan kelulusan sebagai dokter muslin di

Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

b. Menambah pengetahuan mengenai adanya hubungan polusi suara

dengan insidensi penyakit jantung

c. Menambah pengetahuan mengenai hukum Islam dalam penerapannya

di bidang kedokteran sehingga mendukung terciptanya dokter muslim

yang baik.

d. Meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam menulis ilmiah

dan berpikir logis serta aplikatif dalam memecahkan masalah ilmiah

1.4.2. Bagi Universitas YARSI

Diharapkan skripsi ini dapat menjadi sumber pengetahuan tambahan bagi

civitas akademika mengenai hubungan polusi suara dengan insidensi

penyakit jantung ditinjau dari kedokteran dan Islam.

1.4.3. Bagi Masyarakat

a. Diharapkan skripsi ini dapat memberi informasi pada masyarakat

mengenai hubungan polusi suara dengan insidensi penyakit jantung

b. Diharapkan dapat menambah wawasan tentang pentingnya

pengelolaan polusi dan lingkungan sekitar