Anda di halaman 1dari 2

Untuk menghitung besarnya Kemampuan Hantar Arus (KHA) suatu kabel dengan beban

motor :
KHA (Kemampuan Hantar Arus)
Arus nominal 1 fase :
In = P / (V x I x Cos f)
Arus nominal 3 fase :
In = P / (v3 x V x I x Cos f )
Sedangkan rumus untuk mencari KHA adalah 125% arus nominal.
Keterangan :
I = Arus peralatan (Ampere)
P = Daya masukan peralatan (Watt)
V = Tegangan (Volt)
Cos f = Faktor daya
KHA= 125% x I nominal

Keterangan :
KHA : besarnya kemampuan hantar arus suatu kabel.
I nominal : arus yang mengalir pada kabel : I = P/(Vcos pi)

Pertanyaan :
suatu instalasi listrik industri memiliki kapasitas motor sebsesar 450 watt, cos pi
sebesar 0,8. Sedangkan tegangannya memakai system 220 volt. Tentukan besarnya KHA
untuk menentukan kabel yang dipakai?

Jawab :
I= P/(V cospi )
Dari persamaan diatas maka diperoleh I sebesar 2,56 ampere.
Sehingga, besarnya KHA adalah : 2,56 x 125% = 3,2 ampere. Sehingga kabel yang harus
digunakan adalah yang dapat menghantarkan arus sebesar 3,2 tanpa ada gangguan dari
internal kabel tersebut.

===========================================================================

Untuk menghitung besarnya Kemampuan Hantar Arus (KHA) pada suatu percabangan suatu
kabel dengan beban motor :

KHA = KHA terbesar + I nominal motor yang lain.


Pertanyaan :
suatu instalasi listrik industri memiliki sebuah cabang dengan 3 buah beban motor.
Motor 1 memiliki arus nominal sebesar 42A, motor 2 sebesar 54A, dan motor 3 sebesar
68 A. Tentukan besarnya KHA pada percabganan tersebut?

Jawab :
KHA terbesar =125% x Inominal terbesar
Dari persamaan diatas maka diperoleh KHA terbesar sebesar 85 ampere. Sehingga, KHA
pada sirkit cabang adalah : 85A + 42A + 54A = 181 A.

==========================================================================

umus perhitungan gawai proteksi sirkit akhir :


Sirkit A = 250% x I nominal motor.
Sirkit B = 200% x I nominal motor.
Sirkit C = 125% x I nominal motor.

Keterangan :
Sirkit A : beban motor jenis rotor sangkar.
Sirkit B : beban motor jenis motor sinkron dengan auto trafo.
Sirkit C : beban motor jenis motor rotor cincin.
Pertanyaan :
Tentukan gawai proteksi akhir dari 3 buah motor dengan spesifikasi motor 1 rotor
sangkar memiliki Inominal sebesar 42 A, motor 2 motor sinkron dengan auto trafo
memiliki I nominal sebesar 54 A, dan motor 3 rotor cincin memiliki I nominal 68 A.
Jawab :
Sirkit 1 = 250% x 42 = 105 A.
Sirkit 2 = 200% x 54 A = 108A.
Sirkit 3 = 150% x 68 A = 102 A.

Rumus menghitung gawai proteksi pada cabang :


Gawai Proteksi cabang = gawai proteksi sirkit motor terbesar + jumlah arus nominal
motor yang lainnya.
Pertanyaan :
Tentukanlah besarnya gawai proteksi pada cabang dengan megnacu pada soal rumus
perhitungan gawai proteksi sirkit akhir.

Jawab :
Gawai Proteksi cabang = 108+42+68 = 218 A.

==========================================================================