Anda di halaman 1dari 2

Pengertian

Stock split adalah pemecahan jumlah lembar saham menjadi jumlah lembar yang lebih banyak dengan menggunakan
nilai nominal yang lebih rendah per lembar sahamnya secara proporsional. Misalkan sebuah perusahaan melakukan
stock split 1:5 ( 1 split jadi 5 atau stock split dengan rasio 1 banding 5 ).

Penjelasan singkat
Misalkan saham PT.A sebanyak 10 lembar seharga $100/lembar saham namun dipasar saham rata-rata harga per saham
$60 dolar. Untuk mengoptimalkan harga saham PT. A dilakukan stock split 2:1. Maksudnya ialah 1 lembar saham dipecah
menjadi 2 lembar sehingga jumlah saham yang beredar menjadi 2x lipat dari seluruh saham yang dimiliki oleh PT.A
termasuk treasury stock dan saham yang belum issued dan nilai per lembar saham $100 : 2 = $50/lembar saham.

Jadi, setelah dilaukan stock split, maka jumlah saham PT. A menjadi 20 lembar dengan nilai per lembar $50.

Dampak Bagi Perusahaan


Dengan dilakukannya stock split ini, pada balance sheet tidak terjadi perubahan apapun. Satu-satunya hal yg
terjadi ialah jumlah lembar saham yang beredar maupun yang belum diterbitkan serta treasury stock.

Contoh Soal

PT.PUTUT FAT adalah perusahaan yang bergerak di bidang otomotif dimana sahamnya dijual di
bursa efek Indonesia dengan harga per lembar saham Rp. 50.000 dan jumlah saham yang
beredar adalah 1.000.000. Menurut manajemen harga saham per lembar tersebut telah
melebihi batas maksimal harga saham yang diperkirakan perusahaan agar tetap laku di
pasaran. Sehingga perusahaan memutuskan untuk melakukan stock split 2:1. Tentukan harga
saham, jumalh saham yang beredar serta komponen apa saja yang berubah dalam balance
sheet!

Share Capital, Preference

Share dividend
Stock reverse adalah pemampatan jumlah lembar saham menjadi jumlah lembar yang lebih sedikit dengan
menggunakan nilai nominal yang lebih tinggi per lembar sahamnya secara proporsional. Misalkan sebuah perusahaan
melakukan stock reverse 5: 1 ( 5 reverse jadi 1 atau stock reverse dengan rasio 5 banding 1 ).

PENJELASAN SINGKAT

Jadi, reverse share ialah kebalikan dari share split. Jika share split memecah saham menjadi beberapa saham, sedangkan
reverse share ini menggabungkan beberapa saham menjadi satu lembar saham. Sehingga umumnya revershare ini
dilakukan pada saat harga dari saham terlalu rendah.

Pt. a menjual ordinary share dengan par Rp. 10.000,-, seharga Rp 110.000,- per lembar. Telah diterbitkan dan beredar
sebanyak 4 juta lembar saham. Perusahaan lalu memutuskan untuk melakukan,

1. Membagikan 20% share dividen


2. 2 for 1 split

Pertama perusahaan membagikan deviden 20% jadi banyaknya saham yang diterbitkan untuk dijadikan deviden adalah
20% dari 4 juta atau sebesar 800 ribu lembar. Saham tersebut diterbitkan pada par value, bukan fair value. Jadi jurnalnya
adalah.

Pada saat pengumuman, laba ditahan pada Rp. 8.000.000.000

ordinary Share deviden distributable Rp. 8.000.000.000