Anda di halaman 1dari 2

KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK MENDORONG

KETERLIBATAN PASIEN DAN KELUARGA


NOMOR NOMOR REVISI HALAMAN
DOKUMEN

RUMAH SAKIT
MITRA MULIA 00 1/2
HUSADA TANGGAL DITETAPKAN,
TERBIT Bandar Jaya, 2016

SPO dr. Iluh Sri Wahyuni


DIREKTUR
PENGERTIAN Sebuah proses penyampaian pikiran atau informasi dari seseorang
kepada orang lain melalui suatu cara tertentu sehingga orang lain
tersebut mengerti.
TUJUAN 1. Sebagai acuan dalam melakukan komunikasi kepada pasien dan
keluarga pasien, agar pasien dan keluarga berpartisipasi dalam
keputusan perawatan dan proses perawatan.
KEBIJAKAN 1. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009
Tentang Rumah Sakit
2. Undang-Undang No 29 tahun 2004 tentang Praktik
Kedokteran
PROSEDUR 1. Staf dengan sikap santai dan alamiah, gaya terbuka, kontak
mata, ekspresi wajah cerah, senyum
2. Staf mengucapkan salam. komunikasi menggunakan bahasa
indonesia baik dan benar (sesuai dengan kondisi lawan bicara)
dengan suara yang berintonasi baik dan jelas
3. Staf memperkenalkan diri ke pasien dan keluarga
4. Komunikasi dilanjutkkan sesuai dengan situasi
a. Pasien dan keluarga
1. Ada yang bisa saya bantu Bapak/Ibu?
2. Komunikasi selanjutnya sesuai dengan kebutuhan
b. Komunikasi di ruangan dengan pasien (visite,
konsultasi gizi, laboratorium, pengambilan sampel,
dll)
1. Maaf bapak/ibu (lakukan identifikasi pasien) izin
untuk melakukan pemeriksaan......
2. Maaf bapak/ibu (lakukan identifikasi pasien) izin
untuk melakukan pemeriksaan laboratorium.....
(Dll)
5. Cara menyampaikan informasi :
a. Informasi penting sebaiknya dikomunikasikan secara
langsung
b. Persiapan meliputi:
1. materi yang akan disampaikan (bila diagnosis,
tindakan medis, prognosis sudah disepakati oleh
tim);
2. ruangan yang nyaman, memperhatikan privasi, tidak
terganggu orang lalu lalang, suara gaduh dari
tv/radio, telepon;
3. waktu yang cukup
c. mengetahui orang yang hadir (sebaiknya pasien ditemani
oleh keluarga/orang yang ditunjuk)
d. Jajaki sejauh mana pengertian pasien/keluarga tentang hal
yang akan dibicarakan.
e. Tanyakan kepada pasien/keluarga, sejauh mana informasi
yang diinginkan dan amati kesiapan pasien/keluarga
menerima informasi yang akan diberikan.
f. Melibatkan pasien dalam rencana tindakan medis
selanjutnya atau pengambilan keputusan.
6. Akhiri komunikasi dengan pasien dengan mengucapkan
terima kasih dan semoga lekas sembuh
UNIT TERKAIT 1. Direktur
2. DPJP
3. Keperawatan, Kebidanan, Rawat Inap, UGD