Anda di halaman 1dari 1

FTIR spektroskopi merupakan suatu teknik yang digunakan untuk menentukan kualitas dan kuantitas

dari molekul sample organik maupun inorganik dalam fase cair, padat, maupun gas. It is rapid dan
relatively inexpensive methode for the analysis of padat dalam bentuk kristal, mikrokristal, amorf,
atau films. Sample dianalisis dalam ukuran mikron sampai kilometer dan cara lain adalah engan
preparasi sample jika dibutuhkan. Keuntungan lain dari teknik IR adalah bahwa dapat membuktikan
adanya unsur ringan (contoh H dan C) pada senyawa inorganik.

Laboratorium FTIR spektroskopi digunakan oleh ahli geokimia untu menentukan struktur mineral
(e.g., Farmer 1974, van der Marel & . Beutelspacher 1976), to quantify konsentrasi senyawa voltil,
substitussi isotopik, dan perubahan struktur pada mineral alam dan sintetis, glasses dan melts (e.g.,
Farmer 1974, Rossman 1988a, McMillan & Wolf 1995, King et al. 2004), untuk examie keaslian sifat
dan warna dari mineral (e.g., Rossman 1988b, Clark 2004), to examine sifat termodinamik dn
transport dari material gelogic (e.g., Hofmeister 2004), untuk menentukan material geologic in situ
selama pemanasan, pressurisasi dan atau deformasi (e.g., McMilla & Wolf 1995, Hofmeister 2004),
dan to examine permukaan geologic seperti proses kimia dan biolgi yang terjadi di dalam tanah
(e.g.,Hirschmugl 2002a, b). Remote sensing researchers also menggunakan labratorium FTIR untuk
mengkalibrasi sinyal yang dihasilkan dari campuran mineral (e.g.,web sites listed in Swayze 2004) so
that remote sensing data can be ground truthed. Data yang dihasilkan dalam juga digunakan untk
menbuat spektrum dan atau algoritma yng kemudian dapat diaplikasikan to remote sensing or
portable IR data. (e.g., Crowley 2004, Rivard et al.2004, Swayze 2004).

Pemilihan sumber IR yang cocok, metode deteksi dan aksesorisnya perlu dilakukan untuk
menentukan spektrum IR yang optimum. Pertama, menentukan range dari spektrum IR, di mana
sample akan dianalisis. Daerah ini ditentukan dengan menggunakan panjang gelombang dalam
mikron atau bilangan gelombang dalam pendekatan centimeter. Dimana lamda...

The fundamental bands (Hirschmugl 2004) of relatively heavy metal ions, torsional modes, dan other
low-frequency eksitasi are typically locatedin the far-IR