Anda di halaman 1dari 4

NOTA TEORI DAN AMALAN KAUNSELING KELUARGA

PBK3143

BAB 2 Terdapat pelbagai punca kepada kes perceraian dan antara

TOPIK 1:PENGENALAN KEPADA BIMBINGAN DAN yang paling ketara ialah:


KAUNSELING KELUARGA Tiada kesefahaman
tidak bertanggungjawab
TRENDA DAN ISU KELUARGA
Curang
Keluarga merupakan unit asas dalam masyarakat Campur tangan keluarga mentua
Setiap ahli keluarga saling berinteraksi dan bergantung sesama faktor kahwin muda dan enggan dimadukan suami
sendiri dan dengan ahli masyarakat yang lain. Faktor-faktor mendorong masalah dalam keluarga
Keluarga Asas (Nuclear Family) merupakan unit keluarga yang
paling kecil dan asas. Keluarga asas terdiri daripada suami, Tingkah laku dan sikap yang tidak sesuai dengan alam
isteri dan anak. perkahwinan
Duvall (1977) mengemukakan bahwa keluarga adalah Tahap kefahaman agama berhubung dengan kehidupan
sekumpulan orang yang dihubungkan oleh ikatan perkahwinan, suami isteri kurang
adopsi dan kelahiran, yang bertujuan menciptakan dan Pengurusan ekonomi rumahtangga tidak ikut lunas yang
mempertahankan budaya yang umum, meningkatkan betul
perkembangan fizik, mental, emosi, dan sosial setiap anggota. Pengurusan cara hidup keluar dari kawalan sosial dan
Menurut Bailon dan Maglaya (1978) mengemukakan bahwa syariat Islam spt minum arak, judi, berzina dan lain-lain
keluarga adalah sebagai dua atau lebih individu yang Kecurangan
berhubungan berdasarkan hubungan darah, ikatan perkawinan, Gagal mengimbangi tumpuan perhatian serta masa kpd
atau adopsi, hidup dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu pasangan dan rumah tangga, lebih mementingkan kerja dan
sama lain dalam persekitarannya, menciptakan dan kegiatan luar rumah
mempertahankan suatu budaya (dalam Supartini, 2004). Masalah poligami
Isu pengabaian nafkah kepada isteri dan anak-anak. Isu sumbang mahran.
NOTA TEORI DAN AMALAN KAUNSELING KELUARGA
PBK3143

Isu seterusnya ialah isu anak tidak sah taraf atau anak luar Bagi masyarakat primitif yang mata pencahariaannya adalah
nikah . berburu dan bertani, keluarga sudah merupakan struktur yang
cukup memadai untuk menangani produksi dan konsumsi.
Goldenberg & Goldenberg (2002) mengatakan bahawa
kaunseling keluarga adalah satu teknik psiko terapeutik untuk Keluarga merupakan kumpulan sosial dasar dari mana semua
kumpulan lainnya berkembang
meneroka dan cuba mengubah masalah emosi masa kini yang
saling berkait dalam sesebuah keluarga. Ayah sebagai suami dari isteri dan ayah dari anak-anaknya,
berperanan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan
Boleh ditakrifkan sebagai satu perjumpaan bersemuka antara
pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga.
seorang kaunselor keluarga dengan ahli-ahli keluarga dalam
satu-satu sesi tertentu Ibu sebagai isteri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai
peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan
TOPIK 2:SISTEM KELUARGA pendidik anak-anaknya, pelindung. Tugas keluarga

PERKEMBANGAN KELUARGA Pemeliharaan fizikal keluarga dan para anggotanya.


KELUARGA DARI PERSPEKTIF SISTEMATIK
Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam
keluarga.
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas
kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan Pembahagian tugas masing-masing anggotanya sesuai
tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan dengan kedudukannya masing-masing.
saling ketergantungan.
Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga Sosialisasi antara anggota keluarga.
terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung Pengaturan jumlah anggota keluarga.
kerana hubungan darah, hubungan perkawinan atau
pengangkatan, Keluarga. Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga.

Inti atau disebut juga dengan keluarga batih ialah yang terdiri Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat
atas ayah, ibu, dan anak. Keluarga inti merupakan bagian dari yang lebih luas.
lembaga sosial yang ada pada masyarakat. Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya
NOTA TEORI DAN AMALAN KAUNSELING KELUARGA
PBK3143

Fungsi yang dijalankan keluarga adalah Subsistem sosial- Tiga jenis subsistem dalam keluarga:

Fungsi Pendidikan - bagaimana keluarga mendidik dan yakni sub-sistem suami-isteri- Subsistem suami-istri terdiri
menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dari seorang laki-laki dan perempuan yang hidup bersama
dan masa depan anak. dengan tujuan eksplisit dalam membangun keluarga.

Fungsi Sosialisasi anak- bagaimana keluarga sub-sistem orang tua-anak- Sub-sistem orang tua-anak
mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang terbentuk sejak kelahiran seorang anak dalam keluarga,
baik. subsistem ini meliputi transfer nilai dan pengetahuan dan
pengenalan akan tanggungjawab berkaitan dengan
Fungsi Perlindungan - bagaimana keluarga melindungi hubungan orang tua dan anak
anak sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan
merasa aman. sub-sistem adik-beradik (kakak-adik).

Fungsi Perasaan - bagaimana keluarga secara instuitif Keluarga Sejahtera


merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang
lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antara sesama Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat terdiri atas
anggota keluarga. suami-isteri atau suami-isteri dan anaknya, atau ayah dan
anaknya atau ibu dan anaknya.
Fungsi Agama - bagaimana keluarga memperkenalkan
dan mengajak anak dan anggota keluarga lain melalui Keluarga sejahtera adalah dibentuk berdasarkan
kepala keluarga menanamkan keyakinan yang mengatur perkahwinan yang sah mampu memenuhi keperluan hidup
kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia. spiritual dan material yang layak, bertaqwa kepada Tuhan
yang Maha Esa,memiliki hubungan yang sama, selaras,
Fungsi Ekonomi - bagaimana kepala keluarga mencari seimbang antara anggota keluarga dengan masyarakat dan
penghasilan, mengatur penghasilan sedemikian rupa lingkungan.
sehingga dapat memenuhi keperluan keluarga.
Pembinaan Keluarga Sejahtera
Fungsi Rekreatif - bagaimana menciptakan suasana yang
menyenangkan dalam keluarga. Aspek agama- agama memiliki peran penting dalam
membina keluarga sejahtera.
Fungsi Biologi - bagaimana keluarga meneruskan keturunan
sebagai generasi selanjutnya.
NOTA TEORI DAN AMALAN KAUNSELING KELUARGA
PBK3143

Sebuah keluarga haruslah memiliki dan berpegang pada norma sosialisasi yang berlaku dalam masyarakat agar
suatu agama yang diyakininya agar pembinaan keluarga anak dapat hidup selaras dengan persekitarannya.
sejahtera dapat terwujud sejalan dengan apa yang
diajarkan oleh agama Dengan kata lain, pola asuh juga meliputi pola interaksi
Aspek pendidikan orang tua dengan anak dalam rangka pendidikan tingkah
laku anak
Etika yang benar harus diajarkan kepada anak semenjak
kecil, sehingga seorang anak menjadi dewasa,

Jikalau kecil seorang anak diajarkan dengan baik dan


benar maka keluarga tersebut akan harmonis.

Seandainya setiap keluarga mengajarkan nilai-nilai etika


yang benar maka semua manusia akan hidup aman dan
damai. Keluarga merupakan wahana pertama dan utama
dalam pendidikan tingkah laku anak.

Kegagalan keluarga dalam membentuk kelakuan anak


akan memberi kesan kepada masyarakat yang tidak
bermoral.

Setiap keluarga harus memilki kesedaran bahwa kelakuan


bangsa sangat tergantung pada pendidikan tingkah laku
anak dirumah.

Keberhasilan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai murni


pada anak sangat tergantung pada jenis pola asuh yang
diterapkan orang tua pada anaknya.

Pola asuh dapat didefinisikan sebagai pola interaksi antara


anak dan orang tua yang meliputi memenuhi keperluan
fisiologi asas (seperti makan, minum, dll) dan keperluan
psikologi(seperti rasa aman, kasih sayang, dll), serta norma-