Anda di halaman 1dari 10

PETROGRAF!

DAN MINERAGRAFI 2(
DUA ) CONTO BATUAN JAMBI
DBJ

05;
DBJ 07

7
SAYATAN TIPIS DAN 3
SAYATAN POLES
(JAMBI
a3|EV-JAM lzALLl 29A7811208L311 ST,3 Sp)
Rusman Rinawan
18 SEPTEMBER 2OL3
PT. ANEKA TAMBANG Tbk Unit
GEOMTN

JAKARTA
20L3
DAFTAR CONTO BATUAN JAMBr 23IEV-JAM l24A.l29O7t3lt2O8L3lLST,3 Sp)
No Sampel Batuan Komposisi Keterangan
DBJ 06 MINERAL

BIJIH Fragmen L
SULFIDA

18
SEPTEMBER 2OL3
2 ( DUA
) CONTO BATUAN JAMBT

I batuan terubah (
<L0%1, pirit
( 25%1, arsenopirit ( 5%l enargit
Epithermal hish sulphidotion
2

(
5A%), luzo nit
LOYo,

kovelit (I%)
DBJ 07 BATUAN
TERUBAH 2 SILNIFIKASI
(dominan), kuarsa (L0%), epidote (trace) , DIPENETRASI MII{ERAL
SULFIDA
Mikrogranular silika L,
. Epithermol hish sulphidation?
RR

pirit ( LO%\, arsenopirit (L%1,


,ehargit (trace), kovelit trace, sylvanite ( trace
)
i)ll: l:. r :.' .
i
,',,:,':,-
.
'i.'
PETROGRAFI DAN MINERAGRAFI
2 ( DUA
) CONTO BATUAN JAMB!
SAYATAN TIPIS DBJ 07
SAYATAN POLES
PETROGRAFI DAN MINERAGRAFI

Sampel Koordinat: :

-
DBJ

05
2 ( DUA
)
CONTO BATUAN JAMBT

lokasi
:-

Batuan :
MINERAL BUIH SULFIDA.SULFOSAIT
Kedalaman: -
Komposisi
: Fragmen Deskripsi batuan Megaskopis
terubahl<7O%),pirit(25%1, (
a) sayatan poles

;
arsenopirit (5%) enargit (50%), luzonit 10%, kovelit (1%) b
)
fotomikro stereobinokuler sayatan poles
: MINERAL BIJIH SULFIDA,
putih-kekuningan -kelabu-hitam,sangat halus-halus sedang, < 2 mm, kristalin, masif, komposisi dominan mineral bijih
sulfida pirit warna putih kekuningan dan mineral sulfide/sulfosalt sulida/sulfosalt sebagian sebagai fragmen dalam
pirit; fragmen batuan terubah sebagian warna hitam. ; fragmental dalam sulfide warna hitam.
mineral
Deskripsi Sayatan Tipis: (fotomikro sayatan tipis : a, b, c, d
):
--xxxxxxxx--
Deskripsi Sayatan Poles: Pirit, sangat halus-halus (
-sedang
fotomikro 2
sayatan poles :
a, b, c, d, e,
f! dengan mineral enargit, anisotropy mm, , massif, struktur microfractured, refleksi dalam merah dan luzonit ,
anisotropy colloform, chevron, lamellar, ;
ossocioted intergrowth sebagian luzonit dan enargit penetrated- fragmental dalam
<
pirit; terdapat sangat halus kovelit Alterasi/Mineralisasi: fragmen batuan terubah argilik silisifikasi inklusi ;

/
dalam enargit dominan sulfide pirit-arsenopirit -enargit-luzonit trace kovelit lnterpretasi Paragenesa
: Fragmen batuan terubah argilik silisifikasi diinterpretasika
n
hidrotermal 2, mineralisasi sulfide
pirit- arsenooirit : hidrotermal 3. dicirika trasi enareit da
bergenerasi prilr; nrorolermar 5, hidrotermal 1
; n penerrasr enargrr oan luzonit tuzontt ternaoap terhada p pirit-arsen
prnt-a
rse no irit
n Komposisi Hidrotermal -1
Hidrotermal
2 Hidrotermal
3 Pelapukan Batuan terubah Pirit
Arsenopirit
E
na
rgit
Luzo n

it Kovelit Catatan: enargit-luzonit, indikasi mineralisasi epitermal high sulphidation.


a) | l-nikol
PETROGRAFI DAN MINERAGRAFI

Sampel :
DBJ 07
2 CONTO BATUAN PAPANDAYAN JAWA BARAT
Lokasi : - Koordinat Batuan : : -
BATUAN Kedalaman: - Komposisi
: Mikrogranular BATUAN TERUBAH SILISIFIKASI pirit-arsenopirit, enargit, sylvanit
generasi awal hidrotermal 1 ; hidrotermal
mineral sulfide oirit
TERUBAH SlLlSlFlKASl silika 1,
2 (dominan), kuarsa ( 10%), epidote (trace)
,
pirit ( 10%), arsenopirit (1%),
,enargit
(trace),
kovelit trace, sylvanite ( trace
) Deskripsi Megaskopis : (fotomikro BATUAN TERUBAH SlLlSlFlKASl

,
stereobinokuter
: a) sayatan tipis;
b) sayatan poles
)
dominan pirit;
putih-kelabu-abu-abu mikrogranular silika ( kuarsa) dan sulfide
pirit,, terdapat pula retakan diisi sulfide pirit dan urat kusam, ,sangat halus-halus kuarsa mempunyai berasosiasi
sedikit pirit. rongga ;
sedang, < 2 mm, kristalin, masif, komposisi halus < 1 mm, diisi silika kuarsa dan sulfide ; kontak dengan
mikrogranular silika sangat halus < 0,5 mm, berassosiasi dengan sangat sedikit pirit sangat halus < 0,20 mm, sub
disemenasi, irregular- micro layering
;
lapukan wo (Jresh)- Deskripsi Sayatan Tipis: (fotomikro BATUAN TERUBAH ( 2
)
dan mineral opak/sulfide
SILISIFIKASI
pirit,
,
sayatan tipis
: a, b, c, d
) sangat halus-halus sedang, < 2 mm, kristalin, masif, komposisi, sangat halus-halus < 1 mm, tersebar tidak merata,
sebagian dominan mikrogranular silika sebagai agregat dan mengisi rongga. ;
kontak dengan mikrogranular silika (1) berasosiasi dengan mineral opak sulfide pirit sedikit sangat halus <
0,20 mm. Deskripsi Sayatan Poles: (fotomikro Pirit, sangat halus-halus < 2,0
sayatan poles
: e,
f) mm, anhedral-subhedral, mengisi retakan ; terdapat trace
enargit
;< 100 ; tersebar tidak merata, subdisemenasi,
mikron , kelabu anisitrop,
;simple locking , pirit-arsenopirit inklusi
kovelit dalam enargit.,; trace sylvanite simple locking/penetration pirit.
sebagian agregat dan ; terdapat trace
Alterasi/Mineralisasi: silisicification total alteration / mineralisasi sulfida pirit-arsenopirit, -enargit, sylvanit, kovelit-
lnterpretasi Paragenesa:

2
penetrasi mikrogranular silika asosiasi mineral ; hidrotermal 3, dicirikan
adanya urat kuarsa sangat halus
- quartz veinlet. asosiasi dengan
, Komposisi Hidrotermal
1 Hidrotermal
2 Hidrotermal
3 Pelapukan Mikrogranular silika
1 M krogranular 2 Kuarsa

Epidote Pirit Arsenopirit Enargit Sylvanite kovelit Catatan:- Analisis EM, mineral enargit, unsur dan
mineral sylvanit unsur Au,
Tg.
f) ( a, b, c, d, e, mikrogranular BATUAN TERUBAH slllslFtKAst silika (si), kuarsa (ku), trace , , kristal
halus-sedang, epidot (ep) dan < 2 mm,kristalin, mineral opak
,
masif komposisi dominan (op), sangat halus-hitam mengisi antar butir sebagai agregat ;terdapat rongga-rongga (ro)
sebagian diisi minera! opak dan silika kuarsa ;
FOTOMIKRO SAYATAN POLES
DBJ 07
,,.,^. rti
'{
(a) //-nikol (bl l/-nikol
:i.''' ! cx{rf*;

ffi
i,i;' "
o"
x
**"* ** er' l * ,fr' (e)
uP'|, & *"r; '",#{

frtffi'n,'n.. #m:r'T
1;
t#r
Era''-"'gf-1 (c) l/-nikol r;il

ll
-nikol

(f)
//-nikol ( a, b, c, d, e, f)
BATUAN TERUBAH SILISIFIKASI enargit (en)
; sylvanite (sv) ; dan kovelit (ko)
,

berkomposisi mineril tosa, pirit (pi)


;

arsenopirit (as)
;