Anda di halaman 1dari 4

ALKUNA

Alkuna adalah hidrokarbon tak jenuh yang memiliki ikatan rangkap tiga. Secara umum, rumus
kimianya CnH2n-2. Salah satunya adalah etuna yang disebut juga sebagai asetilen dalam perdagangan atau
sebagai pengelasan.Alkuna sering juga disebut asetilena,tapi bukan nama IUPAC.

sifat fisika alkuna secara umum mirip dengan alkana dan alkena, seperti:.

1.Tidak larut dalam air2.

2.Alkuna dengan jumlah atom C sedikit berwujud gas, dengan jumlah atom C sedang berwujud cair, dan
dengan jumlah atom C banyak berwujud padat.3.

3.Berupa gas tak berwarna dan baunya khas4.

4,mudah teroksidasi atau mudah meledak.

Nama Rumus Titik lebur Titik didih Kerapatan


Etuna C2H2 -81 -84 0,625
(Asetilena)
Propuna C2H4 -102 -23 0,706
1-Butuna C4H6 -126 8 0,678
1-Pentuna C5H8 -90 56 0,712
1-Heksuna C6H10 -132 71 0,716
1-Heptuna C7H12 -81 100 0,733
1-oktuna C8H14 -79 125 0,746

Alkuna sebagai hidrokakbon tak jenuh, memiliki sifat menyerupai alkena tetapi lebih
reaktif.Reaktiftas alkuna disebabkan karena terbongkarnya ikatan rangkap tiga dan membentuk
senyawabaru. Atas dasar ini maka reaksi alkuna umumnya reaksi adisi. Contoh reaksi adisi alkunadengan
gas halogen, seperti gas bromine (Br2), klorine (Cl2) dan iodine (I2). Ikatan rangkap tigaterlepas dan
senyawa halogen masuk pada kedua atom karbon. Reaksi terus berlangsungsehingga seluruh ikatan
rangkapnya terlepas, dan membentuk senyawa haloalkana.
Titik Leleh dan Titik Didih Alkuna
Titik leleh dan titik didih alkuna semakin meningkat seiring dengan kenaikan massa
molekul.Selain itu, titik leleh dan titik didih alkuna dipengaruhi oleh percabangan, seperti
halnya alkana dan alkena. Contoh titik leleh alkuna adalah:

Senyawa Titik Leleh (C)


Etuna -83
Propuna -27
1-butuna 8
2-butuna 29
1-pentuna 48
2-pentuna 55
Sifat fisis alkuna, yakni titik didih mirip dengan alkana dan alkena. Semakin tinggi suku alkena,titik didih
semakin besar. Pada suhu kamar, tiga suku pertama berwujud gas, suku berikutnya berwujud cair
sedangkan pada suku yang tinggi berwujud padat.Beberapa sifat alkuna.

Tata Nama Alkuna

Tata nama alkuna mengikuti penamaan alkane dengan mengganti akhiran ana dengan
una.Penomoran atom C dimulai dari atom C yang paling dekat dengan ikatan rangkap.Penamaan rntai
utama diwali dengan menyebutkan letak iktan rangkap tiga.

H3C C C CH3

2-butuna

Sifat-Sifat Alkuna

Pada suhu kamar (25oC) dan tekanan 1 atm,alkuna berantai pendek berwujud gas,sedangkan alkuna
berukuran panjang berwujud cair dan padat.Alkuna memiliki kerapatan kecil dan tidak larut dalam air.Titik
didih,titik leleh,dan massa jenis alkuna lebih besar dripada alkena dengan jumlah atom yang sama.semakin
besar massa molekul relatifnya,titik didih dan titik leleh semakin besar.Alkuna dapat mengalami reaksi
pemutusan rantai rangkap tiga menjadi ikatan rangkap dua,lalu menjadi ikatan tunggal.Senyawa
hidrokarbon sangat banyak karena strukturnya membentuk isomer.Isomer adalah senyawa dengan rumus
molekul sama,tetapi rumus strukturny berbeda.Isomer dibedakan menjadi isomer struktur dan isomer
geometri.Isomer struktur dibedakan menjadi isomer kerangka,isomer posisi an isomer gugus fungsi.

Isomer kerangka
Isomer kerangka adalah senyawa-senyawa yang mempunyai struktur sama,trtapi struktur
rantai C yang berbeda

Isomer posisi
Isomer posisi adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul sama tetapi letak
ikatan rangkap berbeda.
CH2 = CH CH2 CH3 1-butena
CH3 CH = CH CH3 2-butena

Isomer Geomatri
Isomer geometri adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul sama tetapi
Gugusnya terletak dalam ruang berbeda.

Reaksi Pada Alkuna

Alkuna yang paling sederahana adalah etuna,yang lebih dikenal dengan asetilena (C2H2).Asetilena
berupa gas tidak berwarna yang dibuat melalui reaksi antara kalsium karbida dan air

CaC2(s) + 2H2O(l ) C2H2(g) + Ca(OH)2(aq)

Asetilena mempunai banyak kegunaan penting dalam industry ,karena kalor pembakaran yang tinggi

2C2H2(g) + 5O2(g) 4CO2(g) + 2H2O(l) H


o
= -2599,2 kj

Asetlena yang dibakar dalam obor oksiasetelinamemberikan nyala api yang sangat panas sekitar
3000oC.Karena itu obor ini digunakan untuk mengelas logam logam.Dengan adanya katalis yang sesuai
atau bila gas berada dibawah tekanan,reaksi ini dapat tejadi dengan ledakan yang hebat.

Asetilena mengalami reaksi adisi ini dengan hydrogen halide dan halogrn

C2H2(g) HX(g) ) CH2 = CHX(g)

C2H2(g) + X2(g) X2(g ) CHX = CHX(g)


C2H2(g) +2 X2(g) CHX2 CHX2(g)

Beberapa Hidrokarbon Lainnya

Siklo-Alkana

Sikloalkana ( naftena) adalah sebuah tipe alkana yang mempunyai satu atau lebih
cincin atom karbon pada struktur kimia molekulnya. Alkana sendiri merupakan senyawa
organik hidrokarbon yang hanya mempunyai ikatan kimiatunggal pada struktur kimianya.
Sikloalkana sendiri hanya terdiri dari atom karbon (C) dan hidrogen (H) dan merupakan senyawa
jenuh karena tak ada ikatan C-C rangkap untuk bisa ditambahkan hidrogen. Rumus kimia umum
untuk sikloalkana adalah CnH2(n+1-g) di mana n = jumlah atom C dan g = jumlah cincin dalam
molekul. Sikloalkanadengan cincin tunggal dinamai sama sesuai
urutan alkana mereka : siklopropana, siklobutana, siklopentana, sikloheksana.

Alkadiena dan Siklo-alkena


Alkadiena adalah senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh dengan dua ikatan
rangkap.Alkadiena mempunyai rumus umum CnH2n-2 yang merupakan isomer gugus fungsi dengan
senyawa alkuna,sikloalkena dan dua siklis.
Contoh:CH2 = CH CH = CH2 1,4-pentadiena

Benzena
Benzena, juga dikenal dengan rumus kimia C6H6, PhH, dan benzol, adalah senyawa
kimia organik yang merupakan cairan tak berwarna dan mudah terbakar serta mempunyai bau
yang manis. Benzena terdiri dari 6 atom karbon yang membentuk cincin, dengan 1
atom hidrogen berikatan pada setiap 1 atom karbon. Benzena merupakan salah satu
jenis hidrokarbon aromatik siklik dengan ikatan pi yang tetap. Benzena adalah salah satu
komponen dalam minyak bumi, dan merupakan salah satu bahan petrokimia yang paling dasar
serta pelarut yang penting dalam dunia industri. Karena memiliki bilangan oktan yang tinggi, maka
benzena juga salah satu campuran penting pada bensin. Benzena juga bahan dasar dalam
produksi obat-obatan, plastik, bensin, karet buatan, dan pewarna. Selain itu, benzena adalah
kandungan alami dalam minyak bumi, namun biasanya diperoleh dari senyawa lainnya yang
terdapat dalam minyak bumi. Karena bersifat karsinogenik, maka pemakaiannya selain bidang non-
industri menjadi sangat terbatas.