Anda di halaman 1dari 3

NAMA : SRI WAHYUNI

NO. ABSEN : 29

RPL KONSELING PERORANGAN

A. Spesifikasi Kegiatan
1. Sasaran Layanan : IJ
2. Bidang Bimbingan : Belajar pribadi
3. Fungsi Layanan : Pencegahan dan pengentasan
4. Tujuan Layanan : Mengentaskan masalah
5. Proses kedatangan : Klien datang sendiri
6. Proses pelaksaan layanan: Langsung

B. Pelaksanaan layanan
1. Hari/tanggal : 23 Mei 2014
2. Waktu : Pukul 10.00 WIB
3. Tempat : Ruang BK
4. Fasilitas : skala perasaan
5. Instrumen pendukung : data pribadi siswa, hasil analisis IMS, hasil analisis sosiometri,
nilai raport
6. Penyelenggara layanan : Guru BK
7. Pendekatan yang digunakan : Gestal Therapy
8. Deskripsi umum Prosedur dan Langkah Pelaksanaan :
Sesi I (Tahap Awal)
a. Membangun hubungan konseling yang melibatkan klien
Adanya keterbukaan konselor dimana konselor tidak pura-pura, jujur,
memahami dan menghargai serta menyebutkan klien dengan hangat
dan ramah sehingga klien menjadi percaya dan nyaman.
Konselor menjelaskan tujuan konseling
Mendoromg keterbukaan klien agar klien secara sukarela jujur
mengungkapkan pikiran, perasaan, harapannya yang berkaitan dengan
permasalahannya
Konselor melibatkan klien secara terus menerus dalam proses konseling

b. Memperjelas dan mendefinisikan masalah


Klien mengemukakan hal-hal yang ingin dikemukakan dengan konselor
baik yang berkaitan dengan sejumlah pikiran dan perasaan yang
berkaitan dengan permasalahan

Konsselor menerima uraian kklien sebagaimana adanya dan
memantulkan pikiran, perasaan yang terungkap melalui refleksi maupun
klarifikasi.
c. Membuat penafsiran dan penjajagan
Konselor berusaha menafsirkan dan menjajagi kemungkinan latar
belakang masalah (analisis kasus) dan merancang bantuan yang
mungkin dilakukan sesuai dengan pendekatan konseling yang dipilih
Konselor terus mendorong klien untuk lebih jauh mengungkapkan
pikiran dan operasaannya serta membangkitkan seluruh potensi klien
dalam menentukan berbagai alternatif yang sesuai dengan
permasalahan

d. Menegosiasikan kontrak
Kontrak waktu yaitu berapa lama waktu konseling yang diinginkan klien
dan disepakati konselor
Kontrak tugas artinya apa yang menjadi tugas konselor apa yang
menjadi tugas klien
Kontrak kerja dalam proses konseling

Sesi II (Tahap Inti/Tahap Kerja

a. Menilai kembali masalah klien untuk membantu klien memperoleh prresfektif


dan alternatif baru yang mungkin berbeda dengan sebelumnya dalam rangka
mengambil keputusan dan tindakan
Menjelajahi dan mengeksplorasi masalah, isu dan kepeduliaan konseli
Konselor menyalurkan arus pemikiran konseli sesuai dengan pendekatan
konseling behavior yang dipilih
Adanya dinamika pada diri klien menuju pada perubahan

Sesi III

a. Memutuskan perubahan sikap dan perilaku yang memadai


Konseli menyatakan kematangan atas keputusan yang akan diambilnya
b. Terjadinya transfer of learning pada diri konseli
Konseli belajar memaknai hidupnya, bersyukur bisa sekolah di SMP
c. Melaksanakan perubahan perilaku
Konseli berusaha melaksanakan perubahan dirinya
d. Mengakhiri hubungan konseling
Memberikan kesimpulan jalannya proses konseling
Mengevaluasi jalannya proses konseling
Menegaskan kembali ketentuan /keputusan yang diambil
Memberikan motivasi atau semangat
Membuat perjanjian berikutnya
Menutup proses konseling
9. Rencana evaluasi
a. Bagaimana antusias klien dalam menuntaskan masalah klien dalam
menuntaskan masalah yang sedang dihadapinya
b. Bagaimana partisipasi konseli dalam mengungkap latar belakang terjadinya
masalah
c. Hambatan apa saja yang mengganggu proses konseling
d. Bagaiomana tanggapan konseli setelah mendapat layanan konseling
e. Kemajuan apa saja yang dicapai setelah konseli melakukan konseling,
bagaimana pengaruhnya terhadap pembelajaran klien di sekolah dan di
rumah

10. Tindak lanjut


Setelah dilakukan layanan konseling ini dilanjutkan dengan konseling lanjutan dan
layanan konsultasi dengan orangtua dan kesepakatan konseli

11. Catatan khusus


a. Setelah dilaksanakan kegiatan konseling perorangan ini perlu dilakukan komunikasi
efektif dengan orangtua dan walikelas untuk membantu konseli dalam
mengaktualisasikan dirinya sehingga membantu konseli lebih efektif untuk
melakukan perubahan tingkahlaku serta mencapai target kurikulum yang diharapkan
baik prestasi belajar maupun kehadiran di sekolah
b. Laporan pelaksanaan dan hasil konseling perorangan ini dimasukkan dalam
himpunan data konseli

Depok, 23 Mei 2014


Mengetahui
Kepala sekolah Pelaksana

Drs. Gunawan M.M.Pd Sri Wahyuni

Anda mungkin juga menyukai