Anda di halaman 1dari 18

Tugas Perencanaan Pengajaran Kimia

(AKPC 3606)

RPP K13 Reaksi Oksidasi dan Reduksi

Dosen pembimbing

Yudha Irhasyuarna, M.Pd

Disusun oleh :

Rizka Ramadhanty

A1C315056

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

BANJARMASIN

MEI 2017
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Nama Sekolah : SMA Negeri 2 Banjarmasin


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/ Semester : X/ I
Materi Pokok : Reaksi Oksidasi dan Reduksi
Alokasi Waktu : 2 x 3JP

A. KOMPETENSI INTI
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, serta bertindak secara efektif dan kreatif dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR


1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud
kebesaran Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi
sebagai hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur,
objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti,
bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif ) dalam
merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam
sikap sehari-hari.
2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama santun, toleran, cinta damai dan peduli
lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan pro- aktif serta bijaksana sebagai wujud
kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan
3.9 Menganalisis perkembangan konsep reaksi oksidasi-reduksi serta menentukan
bilangan oksidasi atom dalam molekul atau ion.
Indikator :
3.9.1. Mengidentifikasi reaksi reduksi dan oksidasi berdasarkan pengamatan
ciri ciri perubahan kimia (reaksi kimia) pada zat atau benda tertentu
(apel,pisang,kentang,besi berkarat).
3.9.2. Menjelaskan konsep oksidasi-reduksi ditinjau dari penggabungan dan
pelepasan oksigen, pelepasan dan peneriman elektron, serta
peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.
3.9.3. Membedakan konsep oksidasi-reduksi ditinjau dari penggabungan dan
pelepasan oksigen, pelepasan dan peneriman elektron, serta
peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi.
3.9.4. Menjelaskan pengertian bilangan oksidasi
3.9.5. Menentukan bilangan oksidasi atom unsur dalam senyawa atau ion
dengan menerapkan aturan bilangan oksidasi (biloks).
3.9.6. Menentukan oksidator dan reduktor dalam reaksi redoks
3.9.7. Menganalis dan menentukan reaksi yang termasuk reaksi Autoredoks
(disproporsionasi)
4.9 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan
reaksi oksidasi-reduksi.
Indikator :
4.9.1 Merancang percobaan untuk menyelidiki ciri ciri reaksi oksidasi dan
reduksi.
4.9.2 Melakukan percobaan reaksi reduksi dan oksidasi.
4.9.3 Mengamati dan mencatat data hasil percobaan reaksi reduksi dan
oksidasi.
4.9.4 Menganalisis data hasil percobaan reaksi oksidasi dan reduksi
4.9.5 Menyimpulkan ciri-ciri reaksi oksidasi dan reduksi
4.9.6 Mengkomunikasikan hasil percobaan reaksi oksidasi dan reduksi.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik dapat mengidentifikasi konsep reaksi redoks yang terjadi
dalam kehidupan sehari-hari melalui mengamati buah (apel, kentang atau
pisang) yang dibelah dan dibiarkan di udara terbuka dan mengamati karat
besi dengan teliti.
2. Peserta didik dapat menjelaskan perkembangan konsep reaksi oksidasi-
reduksi melalui penjelasan guru dan diskusi kelompok dengan benar.
3. Peserta didik dapat membedakan konsep reaksi redoks berdasarkan
pelepasan dan pengikatan oksigen, konsep transfer elektron, peningkatan
dan penurunan bilangan oksidasi melalui penejelasan guru dan diskusi
kelompok dengan benar .
4. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian bilangan oksidasi kemudian
dapat menentukan bilangan oksidasi (biloks) atom unsur dalam senyawa
atau ion melalui diskusi kelompok dengan benar.
5. Peserta didik dapat menentukan oksidator dan reduktor dalam suatu reaksi
oksidasi-reduksi melalui contoh dan latihan soal yang diberikan guru
dengan tekun.
6. Peserta didik dapat merancang percobaan untuk menyelidiki reaksi oksidasi
dan reduksi melalui mengkaji berbagai literatur dan diskusi kelompok
dengan tepat.
7. Peserta didik dapat melakukan percobaan oksidasi dan reduksi dengan teliti.
8. Peserta didik dapat menganalisis data hasil percobaan oksidasi dan reduksi
melalui diskusi kelompok dengan akurat.
9. Peserta didik dapat menyimpulkan dan menyajikan data hasil percobaan
reaksi oksidasi-reduksi melalui diskusi kelompok dengan benar.

D. Materi Pembelajaran
1. Materi Fakta
Banyak peristiwa di sekitar kita yang melibatkan reaksi oksidasi dan
reduksi atau disebut juga reaksi redoks. Sebagai contoh buah (apel,kentang
atau pisang) yang dibelah dan dibiarkan diudara terbuka, perkaratan besi,
reaksi kimia dalam baterai, dan pembakaran bahan bakar hydrogen pada
pesawat ruang angkasa.
2. Materi Konsep
1. Konsep reaksi redoks berdasarkan pengikatan suatu zat dengan oksigen.
Reduksi adalah pelepasan atau pengeluaran oksigen dari suatu zat
Contoh : 2CuO 2Cu + O2
Oksidasi adalah penggabungan suatu unsur dengan oksigen.
Contoh : C + O2 CO2
2. Konsep reaksi redoks berdasarkan serah terima elektron
Reduksi adalah penerimaan elektron
Contoh : Cl + e Cl-
Oksidasi adalah pelepasan elektron
Contoh : Na Na+ + e
3. Konsep reaksi redoks berdasarkan perubahan bilangan oksidasi
Reduksi adalah reaksi yang mengalami penurunan biloks
Oksidasi adalah reaksi yang mengalami kenaikan biloks
Contoh : Ca + S Ca2+ + S2-
0 0 +2 -2
Oksidasi
Reduksi
3. Materi prinsip
Aturan penentuan biloks sebagai berikut :
a. Unsur bebas memiliki biloks = 0
contoh : H2,O2, Na, K
b. Oksigen
Dalam senyawa oksigen mempunyai biloks = -2 kecuali :
- Dalam peroksida (H2O2) biloks O = -1
- Dalam superoksida (H2O4) biloks O = -1/2
- Dalam OF2 biloks O = +2
c. Hidrogen
- Dalam senyawa hidrogen mempunyai biloks H = +1 (contoh: H2O)
- Dalam senyawa hidrida mempunyai biloks H = -1 (contoh : NaH)
d. Unsur golongan utama
- Golonga IA mempunyai biloks +1 (contoh: Na, K)
- Golongan IIA mempunyai biloks +2 (contoh : Ba.Mg, Ca)
- Golongan IIIA mempunyai biloks +3 (contoh : Al)
e. Jumlah biloks molekul senyawa = 0 (contoh : H2O, NaOH)
f. Jumlah biloks ion = muatan ionnya
contoh : Al3+ = +3
SO42- = +2
g. Unsur halogen
F biloksnya = 0, -1
Cl biloksnya = 0, -1, +1, +3, +5, +7
Br biloksnya = 0, -1, +1, +5, +7
I biloksnya = 0, -1, +1, +5, +7
Berdasarkan pengertian biloks dan aturan penentuan biloks konsep reaksi
redoks dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Reaksi oksidasi adalah reaksi yang mengalami kenaikan biloks.
Zat yang mengalami oksidasi merupakan reduktor
Contoh : Fe (s) Fe2+ (aq) + 2e-
0 +2
Reduktor
b. Reaksi reduksi adalah reaksi yang mengalami penurunan bilangan
oksidasi
Zat yang mengalami reduksi merupakan oksidator
Contoh : I2 (g) + 2e 2I- (aq)
0 -1
Oksidator
4. Materi Prosedur
Berdasarkan prinsip yang telah dipaparkan diatas maka untuk menentukan
reaksi oksidasi-reduksi tersebut dapat digunakan dengan konsep atau prinsip
yang ada dalam materi.
1) Konsep reaksi oksidasi dan reduksi berdasarkan penggabungan dan
pelepasan oksigen
2) Konsep reaksi oksidasi dan reduksi berdasarkan pelepasan dan penerimaan
elektron
3) Konsep reaksi oksidasi dan reduksi berdasarkan perubahan bilangan
oksidasi

E. METODE PEMBELAJARAN
a. Pendekatan : Ilmiah (scientific)
b. Model Pembelajaran : Inkuiri
c. Metode Pembelajaran: ceramah, diskusi, kerja kelompok, dan tugas.

F. MEDIA, ALAT DAN SUMBER PEMBELAJARAN


1. Media.
- Bahan Tayang/gambar - gambar
- LKPD
2. Alat/Bahan
Korek api, gelas kimia, kaca arloji, buah apel, air, HCl, Zn, Padatan K,
Al, iod.
3. Sumber Belajar
Sudarmo,Unggul.Kimia untuk SMA Kelas X ,
Erlangga ,Surakarta,2004
Sutresna,Nana.Cerdas Belajar Kimia,Grafindo Media Pratama,
Jakarta,2008
Internet

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Waktu
1. Guru mengucapkan salam, mengecek
kehadiran peserta didik dan mengajak
berdoa sebelum memulai pembelajaran.
A. Pendahuluan
2. Peserta didik merespon salam, menjawab 10 menit
pertanyaan dari guru berhubungan dengan
kondisi absensi, dan berdoa.
3. Guru melakukan apersepsi yakni dengan
mengajukan pertanyaan yang
berhubungan dengan reaksi oksidasi-
reduksi
4. Guru memotivasi peserta didik dengan
memperlihatkan berbagai macam
peristiwa kimia seperti besi
berkarat,pembakaran.
5. Peserta didik menerima informasi
kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan
langkah pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
6. Guru menagih secara lisan tugas baca
dan mencari artikel tentang peristiwa
reaksi reduksi dan oksidasi dan membagi
peserta didik menjadi beberapa
kelompok.
7. Menyepakati kegiatan yang akan
dilakukan
Mengamati (Observing)
1. Peserta didik mengamati ciri-ciri
perubahan kimia (reaksi kimia), yaitu
buah apel yang dibelah dan dibiarkan
diudara terbuka, dan mengamati karat
besi.
2. Peserta didik menyimak penjelasan guru
tentang perkembangan konsep reaksi
oksidasi-reduksi dan bilangan oksidasi
unsur dalam senyawa atau ion.
Menanya (Questioning)
3. Peserta didik mengajukan pertanyaan
mengapa buah apel yang dibelah tadinya
115 menit
B. Kegiatan Inti dagingnya berwarna putih setelah
dibiarkan diudara terbuka menjadi
berwarna coklat?
Mengapa besi bisa berkarat?
4. Peserta didik bertanya tentang
perkembangan konsep oksidasi-reduksi
dan bagaimana menentukan bilangan
oksidasi unsur dalam senyawa atau ion.
Pengumpulan Data
5. Peserta didik menganalisis hubungan dari
peristiwa kimia yang disajikan dengan
reaksi oksidasi-reduksi.
6. Peserta didik berdiskusi bersama
kelompoknya mengenai perkembangan
konsep reaksi oksidasi-reduksi dan
bagaimana menentukan bilangan oksidasi
unsur dalam senyawa atau ion
berdasarkan pengamatan dan literatur
yang diberikan guru.
7. Peserta didik bersama kelompoknya
berdiskusi bagaimana mengidentifikasi
zat yang mengalami reduksi dan
oksidasi, yang merupakan oksidator dan
reduktor, dari reaksi Oksidasi-Reduksi
berdasarkan:
Pengikatan dan pelepasan oksigen.
Pengikatan dan pelepasan elektron.
Perubahan (kenaikan dan penurunan)
bilangan oksidasi.
Mengasosiasi
8. Setiap kelompok memaknai, membuat
pembahasan dan mengerjakan LKPD
tentang perkembangan konsep reduksi-
oksidasi.
9. Setiap kelompok menganalisis,
menyimpulkan dan mengerjakan LKPD
bagaimana menentukan bilangan oksidasi
unsur dalam senyawa atau ion.
Mengkomunikasikan
10. Menuliskan laporan kerja kelompok
tentang perkembangan konsep reaksi
oksidasi-reduksi dan bagaimana
menentukan bilangan oksidasi unsur
senyawa atau ion.
11. Membacakan hasil kerja kelompok di
depan kelas, peserta didik lain
memberikan tanggapan.
1. Guru memberi kesempatan kepada
peserta didik untuk menayakan materi
yang masih belum dimengerti.
2. Guru membimbing peserta didik untuk
menyimpulkan materi yang sudah
dipelajari.
C. Penutup
3. Peserta didik diberi tugas mandiri 10 menit
4. Guru menyampaikan bahwa pada
pertemuan berikutnya akan ada kegiatan
lanjutan yakni melaksanakan praktikum
tentang reaksi oksidasi-reduksi
5. Salah seorang peserta didik memimpin
berdoa.
6. Guru mengucapkan salam penutup.

Pertemuan 2
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Waktu
1. Guru mengucapkan salam, mengecek
kehadiran peserta didik dan mengajak
berdoa sebelum memulai pembelajaran.
2. Peserta didik merespon salam, menjawab
pertanyaan dari guru berhubungan dengan
kondisi absensi, dan berdoa.
3. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa
ingin tahu dan berpikir kritis, guru
mengajukan pertanyaan yang berhubungan
A. Pendahuluan
dengan kegiatan praktikum tentang 15 menit
peristiwa reaksi reduksi oksidasi
misalnya sebutkan 3 contoh reaksi reduksi
- oksidasi dalam kehidupan sehari hari.
4. Peserta didik menerima informasi
kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan
langkah pembelajaran yang akan
dilaksanakan
5. Menyepakati kegiatan yang akan
dilakukan
Mengamati (Observing)
1. Peserta didik mengkaji literatur tentang
praktikum yang akan dilaksanakan.
Menanya (Questioning)
2. Peserta didik bertanya bagaimana prosedur
yang akan dilaksanakan dalam praktikum
tentang reaksi oksidasi-reduksi
Pengumpulan Data
3. Peserta didik mendiskusikan dengan
kelompoknya hasil kajian literatur untuk 110 menit
B. Kegiatan Inti
menjawab pertanyaan bagaimana prosedur
yang akan dilaksanakan dalam praktikum
tentang reaksi oksidasi-reduksi
4. Peserta didik dengan kelompoknya
merancang percobaan reaksi pembakaran
dan serah terima elektron.
5. Peserta didik dengan kelompoknya
melakukan percobaan reaksi pembakaran
dan serah terima elektron.
6. Peserta didik dengan kelompoknya
mengamati dan mencatat hasil percobaan
reaksi pembakaran dan serah terima
elektron.
Mengasosiasi
7. Setiap kelompok berdiskusi untuk
menganalisis data untuk menyimpulkan
reaksi pembakaran dan serah terima
elektron.
8. Setiap kelompok berdiskusi untuk
menuliskan reaksi pembakaran hasil
percobaan.
9. Setiap kelompok berdiskusi untuk
menuliskan reaksi serah terima elektron
hasil percobaan.
Mengkomunikasikan
10. Peserta didik menuliskan laporan kerja
kelompok tentang hasil percobaan reaksi
pembakaran dan serah terima elektron.
11. Membacakan hasil kerja kelompok di
depan kelas, peserta didik lain memberikan
tanggapan.
1. Guru memberi kesempatan kepada peserta
didik untuk menayakan materi yang masih
belum dimengerti.
2. Peserta didik dengan dibantu guru
membuat kesimpulan tentang hasil
percobaan reaksi pembakaran dan serah
terima elektron.
3. Peserta didik mencatat informasi tentang
C. Penutup
tugas mandiri 10 menit
4. Guru menyampaikan bahwa pada
pertemuan berikutnya akan ada kegiatan
lanjutan yaitu tentang penerapan aturan
IUPAC untuk penamaan senyawa
anorganik dan organik.
5. Salah seorang peserta didik memimpin
berdoa
6. Guru mengucapkan salam penutup.
H. PENILAIAN
Mekanisme dan
No Aspek Instrumen Keterangan
Prosedur
1. Sikap - Observasi - Lembar Terlampir
Kerja Observasi
Kelompok
2. Pengetahuan - Penugasan - Soal Terlampir
- Tes Tertulis Penugasan
- Soal Objektif
3. Keterampilan - Kinerja - Kinerja terlampir
Presentasi Presentasi
- Laporan - Rubrik
Praktikum Penilaian

Banjarmasin, Mei 2017


Kepala SMA Negeri 1 Banjarmasin Guru Mata Pelajaran KIMIA

Lulut Widiyanto Putro,S.Pd.,MM Rizka Ramadhanty,S.Pd


NIP.19680706 199512 1 004 NIP. 19980110 201701 1025

Catatan Kepala Sekolah


....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
...................................................................................................................................
Lembar Pengamatan Perkembangan Sikap

Mata pelajaran : Kimia


Kelas/semester : X/ I
Tahun ajaran : 2016-2017
Waktu pengamatan :
Indikator perkembangan sikap tanggung jawab dan responsif.
1. BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh
dalam melaksanakan tugas.
2. MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten.
3. MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten.
4. MK (membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh
dalam menyelesaikan tugas secara terus menerus dan ajeg/konsisten.

Bubuhkan tanda V pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

No. Nama Peserta Tanggung jawab Responsif

didik MK BT MT MB MK BT MT MB

1.

2.

3.

4.

5.

...
Lembar Observasi dan kinerja presentasi mengenai sikap ilmiah saat
diskusi dan presentasi

LEMBAR PENGAMATAN OBSERVASI DAN KINERJA PRESENTASI


Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas/Program: X/M-IPA
Kompetensi :
Observasi Kinerja Presentasi

Nama Tanggung

Presentasi
Disiplin

No

jumlah

jumlah
Jawab

Kerja
sama
Siswa

Isi
1. Abdus 4 4 3 11 4 3 7
Shamad
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
Keterangan pengisian skor
4. Sangat tinggi
3. Tinggi
2. Cukup tinggi
1. Kurang

Presentasi Kelompok
Aspek:
1. Penguasaan Isi
2. Teknik Bertanya/ Menjawab
3. Metode Penyajian
Lampiran 1.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Nama Kelompok :

a. .............................................

b. ..............................................

c. ...............................................

d. ..................................................

A. Petunjuk Pengerjaan
Diskusikan dengan kelompok anda dan lakukan penelusuran literatur sebagai bahan
pengumpulan data untuk menjawab pertanyaan berikut ini!

1. Jelaskan konsep oksidasi dan reduksi ditinjau dari :


- penggabungan dan pelepasan oksigen
- pelepasan dan penerimaan elektron
- peningkatan dan penurunan bilangan oksidasi
Jawab:
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________

2. Apa yang dimaksud dengan pengoksidasi dan pereduksi?


Jawab:
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
3. Tentukan bilangan oksidasi unsur yang bergaris bawah!
a. Na2Cr2O7 c. KMnO4 e. Mg3(PO4)2
b. S2O3 d. K2O
Jawab:
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________

4. Diketahui reaksi Cu +Zn 2+ Cu2+ + Zn


Tentukanlah zat yang teroksidasi dan tereduksi dari zat yang bertindak sebagai
oksidator dan reduktor!
Jawab:
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
_____________________________________________________________

5. Dari reaksi 2Fe + 3H2SO4 Fe2(SO4)3 + 3H2


Tentukanlah : oksidasi, reduksi, oksidator dan reduktor
Apakah reaksi tersebut bisa disebut reaksi readoks, jelaskan!
Jawab:
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
______________________________________________________________
Lampiran 2.
SOAL TES OBJEKTIF
Berilah tanda silang pada jawaban yang paling benar!

1 Reaksi berikut yang termasuk reaksi oksidasi adalah ....


A. 2Na2O 4 Na + O2
B. 6CO2 + 6H2O C6H12O6 + 6O2
C. 2K + O2 2K2O
D. Cu2O + H2 2Cu + H2O
E. 2Na2O2 2Na2O +O2
2. Reaksi berikut yang termasuk reduksi adalah ....
A. Zn Zn2+ + 2e-
B. Na Na+ + e-
C. H2 2H+ + 2e-
D. Cu2+ + 2e- Cu
E. Fe2+ Fe3+ + e-
3. Reaksi berikut yang menyebabkan peningkatan biloks adalah ....
A. Cu2+ + 2e- Cu
B. I2 + 2e- 2I-
C. Cu2O + C 2Cu + CO
D. Fe2+ Fe3+ + e-
E. O2 + O O3
4. Pada reaksi redoks:
KMnO4 + KI + H2SO4 MnSO4 + I2 + K2SO4 + H2O
bilangan oksidasi Mn berubah dari ... .
A. +14 menjadi +8 D. 1 menjadi +2
B. +7 menjadi +2 E. 2 menjadi +2
C. +7 menjadi 4
5. Salah satu senyawa asam dari unsur karbon adalah H2C2O4. Bilok C dalam
senyawa tersebut adalah ....
A. +1 B. +2 C. +3 D. +4 E. +5
6. Pada persamaan reaksi :
KMnO4 + H2C2O4 + H2SO4 K2SO4 +MnSO4 +CO2 + H2O
Zat yang berperan sebagai pereduksi adalah ....
A. KMnO4
B. H2C2O4
C. H2SO4
D. MnSO4
E. H2O
7. Nitrogen mempunyai bilangan oksidasi +1 pada senyawa....
A. HNO3 D. N2O
B. N2O4 E. NH3
C. NO
8. Reaksi berikut yang termasuk reaksi autoredoks adalah ....
A. Zn + HCl ZnCl2 +H2O

B. CH4 +2O2 CO2 + 2H2O

C. Na2S2O3 + I2 2NaI + Na2S4O6

D. SO2 + 2H2S 3S + H2O

E. CaCO3 CaO +CO2

9. Elektrolit dalam baterai mengandung ion NH4+. Biloks N dalam ion tersebut
adalah...
A. -1 B. -2 C. -3 D. +2 E.+3

10. Senyawa KIO3 ditambahkan dalam pembuatan garam untuk memperkaya unsur
Iodin(Iodium). Biloks iodin dalam senyawa tersebut adalah ....
A. +1 B. +3 C. -7 D. +5 E. 0

Kunci jawaban tes objektif


No Soal Jawaban
1. C
2. D
3. D
4. B
5. C
6. B
7. D
8. D
9. C
10. D