Anda di halaman 1dari 2

TUGAS ERGONOMI

PRODUKTIFITAS PEKERJAAN PADA INDUSTRI


BONEKA

Industri ini bergerak pada produksi pembuatan boneka, boneka merupakan


mainan lucu yang hadir dalam berbagai bentuk ini sudah familiar dikalangan kita.
Sedangkan untuk proses pembuatnnya sendiri, ternyata mengalami beberapa tahap
sebelum akhirnya jadi dalam bentuk boneka siap jual.

1. Material
Material dalam pada pembuatan boneka
Silicon
Dacron
Material luar pada pembuatan boneka
Kain : flanel velboa, rasfur, nylex dan satin
Aksesoris : kancing, manik manik, dll

2. Proses pembuatan boneka


Pembauatan pola
Pengerjaan pembuatan pola ini dilakukan diatas sebuah kertas dengan
perlengkapan seperti penggaris, pensil, pemghapus dan pulpen.
Pembentukan prototype
Prototype adalah contoh produk yang akan dipasarkan namun di sini bentuk
dan desain produk belum tetap (fix).
Pembentukan MAL (Moulding)
MAL adalah cetakan yakni contoh produk yang telah jadi dan siap
diproduksi secara masal. Ukuran dan bentuk dalam hal ini tidak boleh
berubah - ubah lagi. (menggunkan bahan baku seefisien mungkin dan
semaksimal mungkin)
Proses penjahitan pola
MAL berupa potong potongan boneka akan disatukan dan siap untuk
dijahit.
Pengisian dacron
Penambahan aksesoris boneka
Finishing dan Quality Control
Packing
pendistribusian

SKEMA PROSES PRODUKSI PADA INDUSTRI BONEKA

MASUKAN PROSES KELUARAN

(INPUT) (THOROUHG- (OUTPUT)


PUT)

Bahan baku / material Kegiatan produktif Produk


Bahan baku seperti pada Pembuatan pola Berupa produk boneka
penjelasan diatas. Pembentukan yang bermacam macam
Tenaga kerja protoype sesuai dengan kebutuhan
Memerlukan tenaga Pembetukan MAL dan pessanan
kerja sekitar 50 orang. (Moulding) Limbah
Waktu Proses penjahitan Limbah yang dihasilkan
Waktu yang dibutuhkan pola berupa potongan kain, dan
untuk produksi boneka Pengisian Dacron sisa - sisa material
dalam sehari Penambahan
mmerlukan 8 kerja. aksesoris boneka
Energi Finishing dan
Sumber energi yang quality control
dibutuhkan untuk proses Packing
produksi adalah energi Pendistribusian
listrik sebagai sumber
power dari mesin Kegiatan non-produktif
mesin. Dalam segi
Mesin material handling
Dalam prosesnya mengusahakan
perusahaan ini agar pada
membutuhkan mesin penggunaan
sebagai alat untuk materialnya
mempermudah dilakukan secara
pekerjaan para pekerja. efisien