Anda di halaman 1dari 28

PEDOMAN PENULISAN TUGAS AKHIR/SKRIPSI

PROGRAM SARJANA (Strata 1) TEKNIK SIPIL

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MERCU BUANA
2015

1
Diterbitkan sebagai acuan untuk dipergunakan oleh
Mahasiswa Strata 1 Program Studi Teknik Sipil
Universitas Mercu Buana

2
KATA PENGANTAR

Tujuan disusunnya buku Pedoman Penulisan Tugas


Akhir/Skripsi ini agar mahasiswa Program Studi Teknik Sipil
memiliki pedoman dalam penyusunan Proposal dan Penulisan
Skripsi. Dengan demikian diharapkan produk tugas akhir/skripsi
yang dihasilkan memiliki format dan teknis penulisan yang sama
dan seragam.
Untuk tercapainya hasil skripsi yang diharapkan di Program
Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana,
mahasiswa dan dosen pembimbing hendaknya selalu mengacu
pada buku Pedoman Penulisan Skripsi ini.
Semoga buku ini bermanfaat demi kelancaran proses penyusunan
proposal dan penulisan skripsi.

Jakarta, 31 Juli 2015


Ketua Program Studi Teknik Sipil
Fakultas Teknik
Universitas Mercu Buana

Ir. Mawardi Amin, MT

3
Daftar Isi

BAB 1. UMUM ........................................................................................ 5


BAB 2. PROSEDUR TUGAS AKHIR ........................................................ 8
BAB 3. PROPOSAL PENELITIAN ............................................................. 15
BAB 4. FORMAT PENULISAN ................................................................ 19

4
BAB 1. UMUM

1.1. Skripsi/Tugas Akhir


Skripsi Adalah karya tulis ilmiah akademis yang harus disusun
oleh mahasiswa strata 1 melalui/tanpa melalui proses
penelitian untuk menyelesaikan studi jenjang S1 (Sarjana) di
[erguruan tinggi yang memiliki ijin penyelenggaraan S1 dan
harus dipertanggungjawabkan secara ilmiah di depan penguji.

1.2. Sifat Skripsi


Skripsi harus bersifat ilmiah akademik. Hal ini dimaksudkan
agar:
- Dapat mengikuti sistematika berfikir logis dan rasional,
- Bersifat objectif dengan bukti-bukti ilmiah yang bersifat
fakta atau empiris.
- Dapat dipertanggungjawabkan dalam arti dapat
dibuktikan secara ilmiah,
- Dapat dideskripsikan dengan mengikuti prosedur,
berdasarkan cara berfikir sisteatik (bersistim), maupun
pentahapan penelitian yang tertib.

1.3. Persyaratan Umum


- Dibimbing oleh seorang pembimbing yang disiplin ilmunya
relevan dengan disiplin ilmu yang dibahas dalam skripsi
tersebut.
- Masalah yang dibahas sesuai dengan disiplin ilmu atau
program studi.

5
1.4. Persyaratan Khusus
Ada beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi secara
bertahap dan berurutan untuk dapat memenuhi ujian sidang
skripsi/tugas akhir:
a. Kegiatan Perkuliahan
Telah mengikuti perkuliahan S1 Teknik SIpil dan minimal
telah menempuh 140 sks mata kuliah tatap muka.
b. Mengajukan Judul atau Topik Skripsi/Tugas Akhir
Mahasiswa mengajukan Judul atau Topik Skripsi/Tugas
Akhir 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya semester. Jika
mahasiswa akan menyusun skripsi pada semester ke-n,
maka mahasiswa mengajukan Judul atau Topik
Skripsi/Tugas Akhir 1 (satu) bulan sebelum berakhirnya
semester ke (n-1), atau mahasiswa menghubungi calon
dosen pembimbing untuk menanyakan topik penelitian
yang sedang dan akan dikerjakan oleh calon pembimbing
tersebut.
c. Menyusun Proposal Skripsi/Tugas Akhir + Seminar
Mahasiswa menyusun proposal skripsi/Tugas Akhir
dengan bimbingan dari calon pembimbing minimal 3 (tiga)
kali dan proposal yang sudah mendapat persetujuan dari
calon pembimbing, akan diuji pada ujian seminar untuk
melihat kelayakan dan keberbobotan proposal
skripsi/Tugas Akhir. Apabila mahasiswa gagal dalam ujian
seminar, akan diberi kesempatan untuk mengulang ujian
seminar sekali lagi.
d. Bimbingan
Mahasiswa yang lulus ujian seminar dapat melanjutkan
bimbingan skripsi/tugas akhirnya. Dalam proses

6
bimbingan skripsi/tugas akhir, mahasiswa menggunakan
buku rekaman kegiatan asistensi/bimbingan minimal 8
(delapan) kali bimbingan.
e. Ujian Sidang Skripsi/Tugas Akhir
Jika masa bimbingan telah selesai, dibuktikan dengan
persetujuan tertulis dari pembimbing tugas akhir,
mahasiswa dapat menyampaikan permintaan kepada
ketua program studi untuk diselenggarakan ujian sidang
skripsi/tugas akhir dengan mengikuti prosedur yang
berlaku di Universitas Mercu Buana.

7
BAB 2. PROSEDUR TUGAS AKHIR

2.1. Pengajuan Judul TA


a. Judul tugas akhir yang dimaksud adalah kalimat yang
mewakili penelitian/perancangan/analisis yang akan
dibahas dalam naskah tugas akhir
b. Judul tugas akhir merupakan bagian dari bidang-
bidang khusus yang ada di teknik sipil yaitu struktur,
transportasi, manajemen konstruksi, geoteknik dan
hidroteknik
c. Mahasiswa dapat meminta pertimbangan dosen-
dosen KBK yang sesuai, tetapi tidak dapat menunjuk
calon pembimbing
d. Jadwal pengajuan judul adalah 1 (satu) bulan
sebelum berakhir UAS pada semester berjalan,
sebelum mahasiswa memprogram TA pada KRS.
e. Pengajuan judul pada Koordinator TA dilakukan
dengan mengisi form pengajuan judul, yang bisa
didapat di TU Sipil.
f. Persetujuan judul dan calon pembimbing ditentukan
dalam rapat dosen atau rapat bidang khusus.
Perubahan judul sebelum seminar harus melalui
persetujuan Ko. TA.
g. Judul yang merupakan penelitian dosen dan
diharapkan berkelanjutan, dapat disampaikan kepada
KKBK atau pada saat rapat dosen oleh dosen yang
bersangkutan.

8
h. Judul yang terlambat, pembimbing akan ditentukan
oleh Koordinator TA dan akan diumumkan lewat
website dan atau papan pengumuman fakultas.
i. Masa berlaku judul tugas akhir adalah satu semester

2.2. Seminar Proposal


a. Seminar proposal dijadwalkan selambat-lambatnya
minggu ke 4 setelah awal perkuliahan.
b. Pendaftaran proposal dan pengumuman kelengkapan
persyaratan menyesuaikan dengan pengumuman Ko.
TA pada awal tahun ajaran (awal semester ganjil).
c. Peserta seminar adalah mahasiswa yang telah
memenuhi persyaratan sesuai form pendaftaran
seminar
Kartu rencana studi dan biaya sidang proposal
Transkrip akademis dengan perolehan minimum
130 SKS dan telah menyelesaikan seluruh mata
kuliah wajib, yang disyahkan pembimbing
akademik
Dua exp. copy proposal yang telah di setujui oleh
dosen pembimbing
Bukti laporan KP
d. Persyaratan minimum asistensi sebelum seminar
adalah 3 kali.
e. Isi proposal merupakan naskah TA yang terdiri atas
Bab I s/d Bab III, dan ditulis sesuai panduan yang
ditetapkan.

9
f. Seminar proposal dihadiri oleh minimum 2 penguji
untuk TA yang dikerjakan perorangan atau 3 penguji
untuk TA yang dikerjakan berkelompok (2 orang).
g. Nilai seminar mempunyai bobot 30% terhadap nilai
akhir TA.
h. Penilaian seminar meliputi:
Kemutakhiran judul dan referensi
Metodologi
Ruang lingkup
Konsep dasar
i. Judul dan materi yang syah adalah hasil seminar TA.
j. Revisi dilakukan sesuai catatan penguji dan waktu
yang ditentukan pada surat keterangan revisi,
Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan
menyebabkan ulang seminar (dikenakan biaya
seminar) atau penggantian judul.
k. Pengumpulan proposal hasil revisi terdiri 2 hasil
revisi dan satu sebelum revisi.

2.3. Pembimbingan
a. Pembimbingan/asistensi dilakukan untuk melihat
kemajuan tugas akhir mahasiswa, ditunjukkan
dengan catatan pada kartu asistensi dan di back up
oleh Pembimbing Tugas Akhir dalam Sistem Informasi
Akademik UMB
b. Asistensi dapat dilakukan secara langsung (tatap
muka) atau lewat email, tergantung kepada
kesepakatan pembimbing dan mahasiswa. Jumlah

10
bimbingan minimum adalah 4 kali sebelum Seminar
Proposal dan 8 kali sebelum Sidang Tugas Akhir.
Bimbingan Tugas Akhir dibuktikan dengan kartu
asistensi yang telah diisi oleh Pembimbing TA.
c. Pembimbing Tugas Akhir akan mengentry hasil
review tugas akhir tersebut ke dalam system
informasi akademik tiap terjadi proses
pembimbingan.
d. Asistensi melalui e-mail harus disertai dengan
hardcopy dikirim via pos atau diletakan di locker
dosen pembimbing.
e. Untuk memastikan semua memenuhi jadwal, maka
dilakukan Kontrol 3 tahap, yaitu:
Tahap I, dilakukan pada pertemuan ke 4,
minimum bimbingan 4 kali, sesuai jadwal yang
diumumkan di awal tahun akademik. Sanksi
terhadap ketentuan ini adalah pembatalan judul.
Tahap II, dilakukan pada pertemuan ke 8,
minimum bimbingan 8 kali, dan Koordinator
Tugas akhir akan memonitor progress tugas akhir
pada Sistem Informasi Akademik pada minggu
tersebut.
Tahap III, dilakukan pada pertemuan ke 12,
dilakukan pada saat pengajuan sidang akhir.
Sanksi terhadap ketentuan ini adalah penundaan
sidang.
f. Waktu bimbingan adalah satu semester sesuai
dengan SK tugas akhir yang dikeluarkan Dekan FT.
Perpanjangan dapat dilakukan (1 kali = 3 bulan)
dengan persetujuan pembimbing dan Kordinator TA.

11
g. Perpanjangan diizinkan bila materi sudah memenuhi
75% (Akhir bab analisis, bukan olah data).
h. Perpanjangan TA dikenai pembayaran sesuai dengan
ketentuan UMB
i. Nilai Bimbingan mempunyai bobot 30% terhadap
nilai TA dengan komponen keaktifan, pemahaman
materi dan batas waktu.

2.4. Sidang Akhir Dan Yudisium


a. Sebagai persiapan sidang akhir, peserta diwajibkan
untuk melakukan seminar hasil atau pameran poster
berukuran 80 x 150 cm hasil TA, sesuai jadwal yang
ditentukan.
b. Seminar hasil bersifat terbuka untuk peserta TA
maupun mahasiswa sipil yang lain.
c. Isi Poster harus dikonsultasikan dengan pembimbing,
dan harus mencantumkan judul TA, nama mahasiswa
dan pembimbing.
d. Pendaftaran sidang dilakukan sesuai jadwal yang
ditentukan di awal tahun akademik
e. Sidang hanya dapat dilakukan bila peserta TA telah
memenuhi persyaratan pada form pendaftaran
sidang, dan memenuhi ketentuan bimbingan yang
telah dijelaskan diatas serta telah memenuhi
standart materi yang ditentukan pembimbing (Acc TA
pada kartu asistensi).

12
f. Sidang dihadiri minimum oleh tiga penguji
(pembimbing juga bertindak sebagai penguji). Dan
Nilai sidang mempunyai bobot 40% terhadap nilai TA.
g. Komponen penilaian sidang adalah : Kemutakhiran
Materi Tugas Akhir, Sistematika Penulisan,
Penguasaan materi tugas, Penguasaan materi dasar,
dan Teknik presentasi.
h. Peserta sidang berpakaian rapi dengan jas yang
sesuai, dan tidak dibenarkan untuk memakai pakaian
dinas instansi lain.
i. Hasil sidang yang diumumkan langsung adalah
Kelulusan peserta, sedangkan nilai akan diumumkan
sesuai tanggal yudisium setiap bulan, bagi yang telah
memenuhi semua ketentuan penggandaan dan
penyerahan TA.

2.5. Sidang Ulang


a. Sidang ulang dilakukan atas persetujuan Dewan
penguji atau Koordinator TA sesuai waktu yang
ditentukan bersama.
b. Peserta dikenakan biaya sidang ulang.
c. Hal-hal yang dapat menyebabkan sidang ulang
adalah:
Tidak hadir sesuai jadwal sidang
Tidak memenuhi nilai minimum kelulusan dari
hasil sidang akhir.
Tidak melakukan revisi sesuai ketentuan pada
surat keterangan revisi, maksimum 7 hari setelah
batas akhir penyerahan revisi.
13
Tidak menyerahkan Hard cover dan soft copy
sesuai waktu yang ditentukan
d. Peserta yang berkewajiban sidang ulang tetapi tidak
memenuhi jadwal yang ditentukan dianggap gagal TA
dan harus memprogram ulang dengan judul yang
berbeda.

2.6. Ketentuan Penggandaan


a. Tugas akhir digandakan berupa Hard copy 1 set
(untuk mahasiswa) dan soft copy minimum 3 set
(untuk perpustakaan prodi, perpustakaan universitas,
dosen pembimbing) atau sesuai keperluan.
b. Tugas akhir bersampul HARD COVER, berlapis mika,
dan berwarna ABU-ABU.
c. Pada sampul/COVER seluruh tulisan menggunakan
warna tinta emas.
d. Tiap bab diberi pembatas berupa kertas berwarna
biru muda yang mempunyai logo Universitas Mercu
Buana pada tengah kertas.
e. Soft copy ke prodi dan pembimbing ditulis dengan
MS Word, sedangkan ke perpustakaan universitas
sesuai dengan ketentuan perpustakaan UMB.
f. Penyerahan TA dianggap selesai bila telah
mengumpulkan TA sesuai ketentuan diatas dan
disyahkan oleh Ko.TA. (dilampirkan bukti dari
perpustakaan univ. dan pembimbing) serta satu
judul buku untuk perpustakaan program studi sesuai
dengan KBK.

14
BAB 3. PROPOSAL PENELITIAN

3.1. Komponen Proposal Penelitian


Proposal peneltian adalah usulan untuk melakukan suatu
kegiatan penelitian dan ada pihak-pihak yang berwenang
didalamnya baik dari segi akademik, keilmuan, maupun
admnistrasi termasuk jadwal pelaksanaan dan dukungan
dana.

Komponen Proposal Penelitian terdiri dari:


a. Judul
b. Bab 1. Pendahuluan
Latar belakang masalah
Identifikasi masalah
Perumusan masalah
Maksud dan tujuan penelitian
Manfaat penelitian
Pembatasan dan ruang lingkup masalah
Sistematika penulisan
c. Bab 2. Tinjauan Pustaka dan Kerangka Berfikir
Tinjauan teori terkait dengan variable penelitian
satu persatu secara singkat
Kerangka berfikir
Hipotesa penelitian (jika ada)
d. Bab 3. Metode Penelitian
Metode penelitian
Tempat dan waktu penelitian

15
Populasi dan instrument penelitian
Jadwal penelitian
e. Daftar Pustaka

3.2. Masalah dan Judul Penelitian


a. Masalah Penelitian
Masalah penelitian adalah sesuatu yang akan
diungkapkan bagaimana kondisinya, hubungan,
dan perbedaannya dengan pengaruhnya
terhadap sesuatu yang lain
Penelitian selalu diawali dengan adanya masalah
dan diuraikan dalam bab 1 Pendahuluan
Dalam penelitian ada 2 masalah, yaitu:
o Masalah dimana kondisi objektif penelitian
tidak seperti yang diharapkan dan kadang-
kadang terdapat kesenjangan antara harapan
dan kenyataan.
o Masalah dimana sesuatu yang belum
diketahui kondisinya akan diungkapkan.
Walaupun tidak ada suatu kesenjangan,
namun untuk pengembangan ilmu perlu:
Mengungkapkan apa adanya (variable
1).
Mengungkapkan apa sebab adanya
(variable 2)
Mengungkapkan hubungan antara
kedua variable tersebut.

16
Mengunghkapkan pengaruh antara
kedua variable tersebut.
Mengungkapkan perbedaan antara
kedua variable tersebut.

b. Judul Penelitian
Judul penelitian adalah rumusan singkat tentang
sesuatu yang akan diungkapkan melalui
penelitian, yang ada dalam pikiran peneliti, serta
ditulis secara kompak dan padat (didalamnya
terdapat variable penelitian)
Judul penelitian selalu dicantumkan di bagian
paling depan dari setiap penelitian, tetapi tidak
berarti penelitian dilakukan berangkat dari
judul, namun dibuat bertitik tolak dari
masalah.
Urutan dan pola pikir membuat judul sebagai
berikut:

Judul Penelitian

Latar Belakang Masalah

Rumusan Masalah

Batasan Masalah

17
Judul penelitian dengan pola di atas sudah
spesifik karena berangkat dari batasan masalah.
Jadi variable-variabel penelitian yang telah
dibatasi itulah yang diangkat menjadi judul
penelitian dan harus netral yang didasarkan
pada bentuk-bentuk permasalahan.

18
BAB 4. FORMAT PENULISAN

4.1. Ketentuan Umum


a. Perangkat lunak yang digunakan adalah Microsoft
Word. Sedangkan bahan tulisan yang berbentuk lain,
maka disarankan untuk diimpor ke dalam Microsoft
Word.
b. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia.
Istilah asing yang belum ada padan katanya dalam
bahasa Indonesia, dicetak miring.
c. Huruf yang digunakan adalah jenis times new roman
ukuran 12 point dengan warna hitam.
d. Penggunaan assesories lain (warna huruf, border,
shading, dll) harus memperhatikan pengaruhnya
terhadap hasil penggandaan karya tulis.
e. Pengaturan kertas dan halaman
Ukuran kertas A4, vertikal (portrait)
Bila memerlukan tabel atau gambar yang
berorientasi horisontal, sisi atas tabel atau
gambar harus diletakkan pada sisi kiri vertikal.
Dengan demikian keseluruhan halaman yang
bersangkutan masih berorientasi vertikal.
Ketentuan batas kertas :
- Tepi atas : 1 = 2.54 cm
- Tepi bawah : 1 = 2,54 cm
- Tepi kiri : 1.38 = 3,50 cm
- Tepi kanan : 0.98 = 2.50 cm
- Header : 0.79 = 2.00 cm
- Footer : 0.79 = 2.00 cm
Pengetikan Header, Footer dan penomoran
halaman
19
- Pada Header, dituliskan nomor bab dan
judulnya yang ditulis menerus dengan garis
bawah. Posisi rata kanan dan miring dengan
huruf Times New Roman ukuran 10 point.
- Setiap halaman harus diberi nomor halaman
pada footer. Penomoran halaman dituliskan
mulai halaman 1 tiap bab (tiap bab di awali
dengan halaman 1)dengan menggunakan
huruf Times New Roman ukuran 12 point,
tegak, ketebalan biasa, letak pada footer
posisi outside. Contoh : I-1, I-2, II-1, II-2,
III-1, III-2, dst.
- Pada halaman pertama TIAP BAB, nomor
halaman ditempatkan pada posisi BOTTOM
CENTER (pada footer dan rata tengah).

4.2. Ketentuan Mengenai Paragraf dan BAB


a. Pengaturan paragraf, sbb :
Antar kalimat atau row menggunakan 2 spasi,
rata kanan dan kiri.
Antar paragraf menggunakan 2,5 spasi.
Awal paragraf rata kanan dan kiri.
DIHINDARI adanya CATATAN KAKI.
b. Pengaturan mengenai bab, sbb :
Nomor bab menggunakan angka Romawi ( I, II,
III,) ukuran 12 point dan ditebalkan.
Judul bab (di bawah nomor bab) menggunakan
huruf ukuran 12 point, ditebalkan dan
menggunakan huruf besar semua (ALL CAPS)
Nomor dan judul bab dalam posisi rata tengah
(center)

20
c. Ketentuan mengenai sub bab:
Nomor sub bab menggunakan angka Arab 2 digit
dan maksimal 3 digit (contoh : 1.1 sub bab atau
1.1.2 sub bab 2).
Judul sub bab mengikuti nomor sub bab
menggunakan ukuran 12 point, ditebalkan dan
kaidah umum (huruf kecil, kecuali awal kalimat).
Jarak antar sub bab adalah 2,5 spasi.

4.3. Sistematika Penulisan (Urutan Isi) Tugas Akhir


Naskah tugas akhir mengandung komponen-komponen
di bawah ini dengan urutan penulisan sebagai berikut :
a. Judul
Penulisan judul menggunakan ukuran 14 point,
ditebalkan, rata tengah (center) dan huruf besar
semua (all caps)
b. Lembar pengesahan
c. Lembar pernyataan keaslian karya
d. Lembar Persembahan (jika ada).
e. Abstrak.
f. Kata Pengantar.
g. Daftar Isi.
h. Daftar notasi, tabel, gambar dan lampiran.

i. BAB I PENDAHULUAN
Meliputi latar belakang yang dengan singkat
mengulas mengapa penelitian dilakukan dan
manfaat/hasil yang diharapkan, maksud dan
tujuan, ruang lingkup dan batasan masalah, dan
sistematika penulisan

21
Bab ini seyogyanya membimbing pembaca secara
halus, tetapi tepat lewat pemikiran logis yang
berakhir dengan pernyataan mengenai apa yang
diteliti dan harapannya. Sehingga memberikan
kesan bahwa penelitian yang dilakukan memberi
manfaat terhadap ilmu pengetahuan dan
pembangunan.

j. BAB II TINJAUAN PUSTAKA


Yang dimaksud dengan tinjauan pustaka adalah
semua rujukan yang termuat dalam tugas akhir
dan berisikan teori, peraturan, dan batasan-
batasan yang menimbulkan gagasan dan
mendasari penelitian. Dan seyogyanya tidak
hanya dikutip tetapi juga mengulasnya.
Tinjauan pustaka sebaiknya mengacu kepada
literature/penelitian sejenis yang terbaru dalam
lima tahun terakhir.
Penelitian yang merupakan lanjutan dari
penelitian sebelumnya, maka perlu
dijelaskan(review) dalam sub bab tersendiri.
Penulisan rujukan dari pustaka(buku,majalah
ilmiah, jurnal, bulletin, prosiding, website) hanya
nama akhir/nama keluarga/marga penulis (sesuai
penulisan oleh pengarang itu sendiri) dan tahun
terbit. Contoh : Penulis (2009) mengemukakan
bahwa . . . . atau penulis dkk atau et al.(2009).
Penulisan dengan cetak tebal hanya sebagai
contoh saja, yang nantinya dalam tugas akhir
ditulis dalam format yang normal.

22
k. BAB III METODE PENELITIAN / METODA
PERANCANGAN/ METODA ANALISIS
Tugas akhir yang merupakan penelitian, bab ini
berisi diagram alir penelitian atau kerangka kerja
yang akan dilakukan beserta uraian-uraian dari
kerangka kerja tersebut..
Tugas akhir perancangan, bab ini berisi diagram
alir(tahapan/proses perhitungan) serta uraian
pendukung dari perancangan tersebut. Jika
dipergunakan bantuan program komputer
tertentu, maka diagram alir dapat berupa
langkah-langkah perhitungan yang ada di dalam
program tersebut, sehingga didapat data-data
akhir dari suatu perancangan.
Tugas akhir studi literatur, berisi diagram alir
masing-masing metoda yang digunakan serta
uraian pendukung tentang nilai-nilai perencanaan
akhir yang akan dibandingkan.

l. BAB IV HASIL DAN ANALISIS


Berisikan hasil pengolahan data/pembahasan/
perancangan dan analisisnya. Bab-bab
pembahasan dapat ditambah sesuai kebutuhan
dan disajikan secara bersistem.
Analisis yang dilakukan harus sesuai dengan
metoda/kerangka kerja pada Bab III

m. BAB V PENUTUP
Berisi simpulan pokok dari keseluruhan penelitian
dan saran yang diberikan guna penelitian atau
pengembangan lebih lanjut.
Daftar Pustaka
Lampiran-lampiran
23
Lembar asistensi

4.4. Ketentuan Penulisan Abstrak


a. Abstrak merupakan uraian singkat yang menjelaskan
seluruh isi tugas akhir. Dengan demikian tanpa
mengulang kata dalam judul, harus dituliskan
masalah pokok dan alasan penelitian serta sasaran
yang ingin dicapai. Selain itu juga pendekatan dan
metode serta bahan yang dipakai, serta hasil dan
simpulan penelitian, sepanjang lebih kurang 500-800
kata, dalam satu halaman.
b. Abstrak ditulis dengan ukuran 12 point dengan jarak
antar row/baris adalah 1 spasi dan 1,5 spasi antar
paragraf.
c. Abstrak sebagai judul, dituliskan di atas teks
badan/isi abstrak. Di bawah badan/isi abstrak
dituliskan kata-kata kunci yang terdapat dalam
badan/isi abstrak (keywords) dengan jarak 2 spasi
dari baris terakhir badan abstrak.
d. Kata kunci dipelukan untuk mempermudah
penelusuran artikel dan dipilih tidak lebih dari lima
kata atau istilah yang menyebabkan artikel/naskah
mudah ditelusur.
e. Di bawah judul (kata abstrak) dengan jarak 2 spasi,
dituliskan secara deret judul TA, penulis, NIM,
pembimbing, tahun lulus

4.5. Ketentuan Penulisan Persamaan, Tabel dan Gambar


a. Gambar yang dimaksud mencakup gambar, ilustrasi,
grafik, diagram, denah, peta, bagan, monogram,
diagram alir dan potret. Gambar yang tidak

24
dibenarkan adalah gambar yang dibuat di kertas
grafik atau kertas lain kemuadian ditempel pada
naskah TA
b. Persamaan, tabel dan gambar ditempatkan diantara
teks sesuai dengan pembahasan tabel dan gambar
tersebut.
c. Penomoran persamaan, tabel dan gambar
menggunakan angka Arab.
d. Tabel dan gambar yang merupakan kutipan, harus
disebutkan sumbernya. Sumber dituliskan pada
sudut kiri bawah tabel dengan Times New Roman
ukuran 10 point. Sedangkan pada gambar dapat
menerus mengikuti judul.
e. Tabel diberi nomor tabel dan judul tabel yang
dituliskan secara seri. Judul tabel dituliskan di atas
tabel dengan jarak 1 spasi. Satuan bagi angka-angka
yang ditulis dalam tabel harus dicantumkan.
f. Gambar diberi nomor gambar dan judul gambar yang
dituliskan secara menerus dengan 1 spasi. Judul
gambar dituliskan di bawah gambar. Gambar harus
dibuat dengan jelas, digambar dengan perangkat
lunak atau ditulis dengan tinta.
g. Persamaan diberi nomor, dengan menggunakan
huruf Times New Roman ukuran 12 point dan rata
tengah (center). Nomor persamaan diposisi rata
kanan dan terdiri dari 2 digit (digit pertama
menunjukkan nomor bab dan digit kedua merupakan
nomor urut persamaan)
Contoh penulisan rumus :
Rumus .(1.2)
Berarti rumus tersebut terdapat pada bab I dan
merupakan penulisan rumus ke dua.

25
Contoh penulisan Gambar :

Grafik Diagram
4.00 Cartesius
3.80
3.60
3.40
3.20
3.00
KEPUASAN
2.80
2.60
2.40
2.20
2.00
2.002.202.402.602.803.003.203.403.603.80

KINERJA

Gambar 4.1. Angka 4 menunjukkan bab dan 1 untuk


menunjukkan urutan no. Gambar
(sumber:....)

Contoh Penulisan Tabel :

Tabel 2.1. Angka 2 menunjukkan bab dan 1


menunjukkan nomer urut tabel

Sumber : judul(tahun terbit)

26
4.6. Ketentuan Penulisan Daftar Pustaka
a. Daftar pustaka hanya berisi pustaka-pustaka yang
memang disebut dalam tugas akhir (khususnya pada
Bab Tinjauan Pustaka).
b. Penulisan daftar pustaka dilakukan berurutan
menurut abjad nama akhir penulis (ascending), sbb :
c. Nama akhir penulis, Inisial/nama depan. (tahun
penerbitan): judul buku, Nomor edisi, Penerbit, Kota
Penerbit.
d. Nama akhir penulis, Inisial/nama depan. (tahun
penerbitan): judul artikel, Nama Majalah-Edisi Nomor
Bulan Tahun, Penerbit, Kota Penerbit.
e. Nama akhir penulis, Inisial/nama depan. (tahun
penerbitan): judul artikel, Nama Seminar/simposium
Tempat Tanggal, Penyelenggara, Kota.
f. Nama akhir penulis, Inisial/nama depan. (tahun
penerbitan): judul artikel, Nama jurnal volume
(nomor) : halaman.(Tipe media). ketersediaan.
[Tanggal, bulan dan tahun akses].
g. Jika terdapat lebih dari satu orang penulis, maka
urutan penulisan sama dengan diatas. Antara penulis
1, 2 dst ditandai dengan koma atau titik koma (lihat
contoh).
h. Untuk nama orang Indonesia yang tidak selalu
terdapat nama Keluarga, maka penulisan sesuai yang
dikehendaki oleh pemilik nama seperti ditulisnya
sendiri pada waktu menulis makalah atau bukunya.
i. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal
elektronik diacu seperti halnya mengacu dari jurnal
ilmiah dengan menuliskan situs webnya.
j. Penulisan satu judul literatur berjarak 1(satu) spasi
dan antar judul 2 spasi

27
4.7. Ketentuan Lampiran
a. Lampiran didahului oleh satu halaman yang hanya
memuat kata LAMPIRAN dan ditempatkan ditengah-
tengah halaman.
b. Lampiran bisa memuat tabel-tabel, gambar-gambar
dan hal-hal lain yang dianggap perlu oleh penulis.
c. Pembuatan lampiran harus mengikuti ketentuan-
ketentuan mengenai perangkat lunak, bahasa,
pengaturan halaman, header serta penulisan tabel
dan gambar.
d. Posisi penomoran halaman mengikuti ketentuan
sebelumnya, namun untuk penomoran dilakukan
tersendiri, dimulai dengan nama dan nomor seperti
LAMPIRAN-1, LAMPIRAN-2 , PUSTAKA-1, PUSTAKA-2
dst.
e. Dalam hal lampiran yang ada cukup kompleks, maka
hendaknya dikelompokkan dengan judul utama.
Sebagai contoh :
f. LAMPIRAN A ( DATA KARAKTERISTIK JARINGAN)
Lampiran A1. Perhitungan kecepatan arus bebas . . .
. . . . . . . . . . LA-1

28