Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS DATA PERCOBAAN

Tekanan hidrostatis merupakan tekanan yang diberikan oleh cairan pada


kesetimbangan karena pengaruh gaya gravitasi. Pada praktikum kali ini, kami mengukur
tekanan hidrostatik dengan menggunakan air sebagai fluida. Adapun peralatan yang
dibutuhkan antara lain, alat ukur tekanan hidrostatik, mistar/meteran, dan air sebagai bahan
praktikum. Pada alat ukur tekanan hidrostatik, terdapat empat buah pipa yang berdiameter =
0.92 cm, demgam jari-jari 0.46 cm, setiap pipa memiliki panjang yang berbeda-beda, serta
terdapat manometer yang terisi air raksa untuk mengukur tekanan (P) fluida sebelum dan
sesudah diisi air.

Percobaan yanag dilakukan yaitu, mempersiapkan terlebih dahulu alat percobaan dan
bahan. Karena alat pengukur tekanan hidrostatik sudah terpasang menjadi sebuah rangkaian,
kami langsung bisa melaukuan percobaan tanpa merangkainya terlebih dahulu. Kemudian,
menuangkan air kedalam alat pengukur hidrostatis hingga batas 13 liter. Pastikan kran
tertutup sebelum mengisi alat pengukur dengan hidrostatis. Sebelum kran pipa A dibuka
amati tekanan (P) pada manometer yang berisi raksa sebelum diisi air. Lalu buka kran A,
amati dan ukur perubahan volune air pada kran A, kemudian ukur tinggi (h) air pada pipa A
dengan mistar, dan amati pula tekanan (P) setelah diisi air, berdasarkan Hukum Boyle. Ulangi
percobaan tersebut sebanyak empat kali pada tiap pipa (Kran A, B, C, dan D). Bila percobaan
1
telah dilakukan, buatlah grafik P terhadap v untuk pipa A, B, C, dan D.

Berdasarkan prosedur kerja di atas, maka diadapatkan tekanan secara praktikum pada
masing-masing pipa, yaitu :

1. Tekanan pada Pipa A


a) Percobaan 1 : 797,36 Pa
b) Percobaan 2 : 131,57 Pa
c) Percobaan 3 : 131,57 Pa
d) Percobaan 4 : 131,57 Pa

2. Tekanan pada Pipa B


a) Percobaan 1 : 131,57 Pa
b) Percobaan 2 : 1052,6 Pa
c) Percobaan 3 : 131,57 Pa
d) Percobaan 4 : 131,57 Pa

3. Tekanan pada Pipa C


a) Percobaan 1 : 921,05 Pa
b) Percobaan 2 : 394,47 Pa
c) Percobaan 3 : 789,47 Pa
d) Percobaan 4 : 526,31 Pa

4. Tekanan pada Pipa D


a) Percobaan 1 : 657,8 Pa
b) Percobaan 2 : 921,052 Pa
c) Percobaan 3 : 131,57 Pa
d) Percobaan 4 : 394,7 Pa

Dari percobaan yang telah dilakukan, maka dapat diketahui faktor yang
mempengaruhi tekanan hidrostatis pada fluida, yaitu :

1. Massa jenis benda


2. Ketinggian fluida

Secara perhitungan(teori), kami menghitung tekanan hidrostatisnya pada seluruh


bagian pipa dengan tinggi h = 0,50 m dan P0 = 1,01 x 105 Pa, serta V1 = 13 x 10-3 m3. Adapun
tekanan yang didapat secara teori yaitu :

1. Tekanan oleh Pipa A


a) Percobaan 1 : 52000 x 104 Pa
b) Percobaan 2 : 25926,6 x 104 Pa
c) Percobaan 3 : 18853,46 x 104 Pa
d) Percobaan 4 : 14814,01 x 104 Pa

2. Tekanan oleh Pipa B


a) Percobaan 1 : 3092,3 x 104 Pa
b) Percobaan 2 : 16202,23 x 104 Pa
c) Percobaan 3 : 11031,943 x 104 Pa
d) Percobaan 4 : 8133,15 x 104 Pa
3. Tekanan oleh Pipa C
a) Percobaan 1 : 21632,65 x 104 Pa
b) Percobaan 2 : 2554,21 x 104 Pa
c) Percobaan 3 : 7685,4 x 104 Pa
d) Percobaan 4 : 5811,89 x 104 Pa

4. Tekanan oleh Pipa D


a) Percobaan 1 : 15954,61 x 104 Pa
b) Percobaan 2 : 8295,7 x 104 Pa
c) Percobaan 3 : 5530,58 x 104 Pa
d) Percobaan 4 : 4320,83 x 104 Pa
KESIMPULAN

Berdasarkan praktikum tekanan hidrostatis, dapat disimpulkan bahwa :

1. Tekanan hidrostatis merupakan tekanan yang diberikan oleh cairan pada


kesetimbangan karena pengaruh gaya gravitasi.
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya tekanan hidrostatis, yaitu massa jenis
fluida, tinggi fluida, dan volume.
3. Tekanan yang didapatkan secara praktikum, yaitu :
a) Tekanan pada Pipa A
1) Percobaan 1 : 797,36 Pa
2) Percobaan 2 : 131,57 Pa
3) Percobaan 3 : 131,57 Pa
4) Percobaan 4 : 131,57 Pa

b) Tekanan pada Pipa B


1) Percobaan 1 : 131,57 Pa
2) Percobaan 2 : 1052,6 Pa
3) Percobaan 3 : 131,57 Pa
4) Percobaan 4 : 131,57 Pa

c) Tekanan pada Pipa C


1) Percobaan 1 : 921,05 Pa
2) Percobaan 2 : 394,47 Pa
3) Percobaan 3 : 789,47 Pa
4) Percobaan 4 : 526,31 Pa

d) Tekanan pada Pipa D


1) Percobaan 1 : 657,8 Pa
2) Percobaan 2 : 921,052 Pa
3) Percobaan 3 : 131,57 Pa
4) Percobaan 4 : 394,7 Pa
4. Tekanan yang didapatkan secara teori, yaitu :
a. Tekanan oleh Pipa A
1) Percobaan 1 : 52000 x 104 Pa
2) Percobaan 2 : 25926,6 x 104 Pa
3) Percobaan 3 : 18853,46 x 104 Pa
4) Percobaan 4 : 14814,01 x 104 Pa

b. Tekanan oleh Pipa B


1) Percobaan 1 : 3092,3 x 104 Pa
2) Percobaan 2 : 16202,23 x 104 Pa
3) Percobaan 3 : 11031,943 x 104 Pa
4) Percobaan 4 : 8133,15 x 104 Pa

c. Tekanan oleh Pipa C


1) Percobaan 1 : 21632,65 x 104 Pa
2) Percobaan 2 : 2554,21 x 104 Pa
3) Percobaan 3 : 7685,4 x 104 Pa
4) Percobaan 4 : 5811,89 x 104 Pa

d. Tekanan oleh Pipa D


1) Percobaan 1 : 15954,61 x 104 Pa
2) Percobaan 2 : 8295,7 x 104 Pa
3) Percobaan 3 : 5530,58 x 104 Pa
4) Percobaan 4 : 4320,83 x 104 Pa