Anda di halaman 1dari 16

3/19/2015

PHOSPHATE

Common constituent other than


Nitrogen

FOSFAT
P is very reactive, does not exist in pure elemental form
In contact with air, it forms phosphate PO43-. In water,
phosphates are prorogated to form HPO42-, H2PO4- and
H3PO4.
PO43- orthophosphate, the most simple molecular form of
phosphate, aqueous form under very basic or alkaline
conditions
HPO42- : aqueous form under basic or alkaline conditions
H2PO4- : aqueous form under neutral conditions
H3PO4 : aqueous form under very acidic conditions

1
3/19/2015

DI ALAM
Bentuk Fosfor:
Fosfat Organik (pada tumbuhan dan hewan)

Diuraikan oleh mikroorganisme

Fosfat Anorganik ( pada air dan tanah)

Jika terlarut karena terkikis akan mengendap


di sedimen laut

2
3/19/2015

3
3/19/2015

Phosphor sinks
uptake of orthophosphate by plants through the
roots,
incorporation into plant tissue and heterotroph
tissues,
decomposition returns P to water and soils via
microbial mineralization;
eventually it is washed out to the oceans, sinks
to the floor (becomes limestone) and is not
recycled for millions of years.

SUMBER
Air alam mengandung phosphat karena adanya kontak
alami dengan mineral atau adanya polusi dari buangan
industri atau saluran air buangan lainnya

Banyak terkandung di dalam air buangan domestik.

Detergen sintetis (50% polyphosphat) memberikan


kontribusi kandungan inorganik phospor 2-3 mg/l dan
organiknya 0.5 1.0 mg/l. dalam air buangan
domestik

Inorganik phosphor banyak dihasilkan dari buangan


manusia sebagai hasil dari metabolisme pemecahan
protein dan eliminasi phosphate dalam urine.

4
3/19/2015

Sumber Fosfat
Limbah domestik mengandung fosfat tinggi
Sumber : penggunan detergen:
mengandung inorganik fosfor 2 3 mg/l
Organik forfor 0.5 1 mg/l
Penggunaan detergen saat ini : mengandung 50%
polyphosphate : 2 3 kali dari sebelumnya
Sumber : human waste inorganic fosfor
pemecahan protein dalam pencernaan Jumlah
fosfor yg di sekresikan = jumalh protein yang
masuk. Di USA : rerata per org = 1.5 gr/hari

Kepentingan dalam Badan Air


Sumber nutrisi bersama dengan
nitrogen Eutrofikasi Algae blooming
Level kritis untuk kehadiran fosfat pada
kondisi musim panas : 0.005 mg/l

5
3/19/2015

Kepentingan dalam Lumpur


hasil IPAL
Mengandung Nitrogen dan fosfor dalam
jumlah yang signifikan
Bisa digunakan untuk tujuan penyubur
tanaman
Kandungan fosfat dalam lumpur
Dari digested sludge : 1%
Dari heat-dried activated sludge : 1,5%

Bentuk Senyawa
Sebagian besar dalam bentuk asam phosphor,
phosphate banyak di temukan di alam dalam batu
phosphate atau yang disebut apatite, tri-kalsium fosfat.
(Merupakan sumber penting dari fosfor)

Komponen Inorganik yang ada dalam tulang dan gigi


(PO43-)

Senyawa inorganik dari phosphor yaitu dalam bentuk


Polyphosphate dan Orthophosphate

Bentuk yang lainnya yaitu Organik Phosphate

6
3/19/2015

Bentuk Phosphat
Fosfor dalam badan air maupun dalam air
limbah terdapat dalam bentuk:
Orthophosphat (H3PO4, H2PO4-, HPO4-2, PO4-3, dan
senyawa kompleks dari PO4-3 dan HPO4-2)
Polyphosphat (H2P2O7, H3P3O10-2)
Megaphosphat (HP3O9-2)
Organik phosphat
Total Phospor
Poliphosphat dan fosfat organik akan berubah
menjadi orthophosphat jika direaksikan dengan
asam

7
3/19/2015

Senyawa Phosphate
Senyawa phosphate dalam air biasanya berbentuk :

1. Orthophosphate
Trisodium phosphate (Na3PO4), Disodium phosphate
(Na2HPO4), Monosodium phosphate (NaH2PO4), dan
Diammonium phosphate ((NH4)2HPO4)

2. Polyphospate
Sodium hexametaphosphate (Na3(PO3)6), Sodium
tripoluphosphate (Na5P3O10)
Tetrasodium pyrophosphate (Na4P2O7), jika
terhidrolisis akan membentuk orthophosphat

Orthophosphate
Seluruh polyphosphate secara bertahap terhidrolisis
dalam larutan menjadi orthophosphate seperti pada
reaksi berikut ini :

Na4P2O7 + H2O 2Na2HPO4

Dimana sangat tergantung pada:


1. Temperatur, semakin tinggi temperaturnya, maka
reaksi yang terjadi akan meningkat pula.
2. pH, semakin rendah pH semakin baik reaksi yang
terjadi
3. Enzim bakteri, dimana semakin banyak enzim, maka
akan semakin cepat reaksi. Kecepatan reaksi tinggi
dalam air limbah daripada air murni / bersih

8
3/19/2015

KEGUNAAN
Phosphorus is an essential nutrient for plants
and animals in the form of ions PO43- and HPO42-
It is found in DNA-molecules (it binds
deoxyribose sugars together forming the
backbone of the DNA molecule), ATP and ADP,
and lipid cell membranes (phospholipids).
P is also a fundamental to tissues such as bones
and teeth.

Kegunaan
Manusia membutuhkannya untuk pertumbuhan tulang
dan gigi. Kebutuhan manusia terhadap fosfor =
kebutuhan terhadap kalsium
Diproduksi besar-besaran untuk membuat peralatan
gelas, keramik cina, baking powder, dan detergen.
Polyphosphat digunakan untuk mencegah dan
mengontrol korosi
Digunakan untuk menstabilisasi kalsium karbonat untuk
kebutuhan rekarbonisasi
Nitrogen dan phosphor merupakan kandungan zat yang
esensial untuk pertumbuhan algae dan cyanobacteria.

9
3/19/2015

Kegunaan
Digunakan dalam SPAM untuk mengontrol
korosi
Digunakan dalam proses water softening
untuk menstabilkan CaCO3 dalam rangka
menghilangkan proses rekarbonisasi

Kerugian
Jika kehadiran phosphor dalam air cukup
tinggi maka akan dapat menimbulkan
ledakan pertumbuhan algae

10
3/19/2015

Phosphate Analysis

Importance essential element for plant and


animal nutrition
Fertilizer used worldwide on food crops
Commonly applied (in rock form) to acidic soils
releases otherwise poor [ ]s of phosphorus
nutrients for plant growth
Globally, [PO4-3]=0.7M in fresh water
[PO4-3]<0.2M in warm surface
High levels of phosphate can lead to increased
eutrophication in lakes and rivers

STANDART
Kehadiran inorganik phosphor untuk menghindar
pertumbuhan algae adalah 0,005 mg/l

The European Community : 0,400 mg/l dan maximum 5


mg/l dalam bentuk P2O5

The USEPA 1976 untuk kebutuhan air laut dan estuaria :


0,10 mikrogram/l.

New Jersey : 50 mikrogram/l sebagai total P dalam air


minum

11
3/19/2015

METODE PENGUKURAN
Kandungan phosphat dalam air lebih
mudah diukur dalam bentuk
orthophosphate dikarenakan dia lebih
stabil pada kondisi pH, waktu dan
temperatur yang digunakan pada saat
test. Maka baik pengukuran poly ataupun
organik phosphat sebaiknya dikonversikan
ke dalam orthophosphate.

Metoda Pengukuran Orthophosphate

Phosphat dalam bentuk Orthophosphate (H3PO4,


H2PO4-, HPO42-, PO43-) dapat diukur secara kuantitatif
dengan metode
1. Gravimetri
jika terdapat kandungan phophor dalam jumlah yang
besar
2. Volumetri
jika konsentrasi phosphat > 50mg/l, memakan waktu
yang banyak. Langkah yang dilakukan presipitasi,
filtrasi, pembersihan presipitasi dan titrasi.
3. Colorimetri
kurang akurat.

12
3/19/2015

Metoda Pengukuran Polyphosphate


Harus dikonversikan dahulu ke dalam bentuk
orthophosphate dengan cara :
1. Mendidihkan sample yang telah di beri asam H2SO4
dalam waktu 90 menit.
2. Hidrolisis dengan menggunakan autoclave pada
tekanan 20 psi
3. Netralisasi asam sulfat dengan menambahkan larutan
ammonium molybdate
4. Lakukan pengukuran orthophosphate
5. Perhitungan :
Total inorganik phosphate - orthophosphate =
polyphosphate

Metode Pengukuran Organik Phosphat

Biasanya dilakukan pada sludge

Analisis dilakukan dengan menghilangkan dahulu materi


organik yang ada sehingga phosphor yang ada dilihat
sebagai ion phosphate

Penghilangan materi organik dapat dilakukan dengan


wet oxidation atau digestion procedure

Perhitungan :
Total Phosphorus inorganic phosphorus = org.P

13
3/19/2015

Aplikasi Data Phosphate


Mengontrol dosis phosphat yang ada
untuk pencegahan korosi dan
pengontrolan kerak pada boiler

Pengontrolan pertumbuhan algae

Merupakan nutrien yang dibutuhkan dalam


proses pengolahan biologi dalam
pengolahan air buangan

TREATMENT
Senyawa phosphor terlarut akan
dikonversikan menjadi bentuk partikulat
presipitasi , kemudian disisihkan dengan
cara sedimentasi

Fe3+ + PO43- FePO4(s)

14
3/19/2015

Mengapa effluent dari proses pengolahan biologi dari


limbah domestik banyak mengandung fosfat?
Mengapa dari buangan industri sebaliknya?
Mengapa kecepatan reaksi atas perubahan polifosfat
menjadi ortofostat lamban pada air bersih dibandingkan
pada air limbah?
Jelaskan metode kolorimetri yang digunakan dalam
pengukuran orthophosphate

15
3/19/2015

Metode kolorimetri
Prinsip yang sama berbeda agen
pembentuk warna
Reaksi :

Large phosphate concentration


Yellow precipitates to be filtered and
measured with volumetric methode
Low phosphate concentration

16