Anda di halaman 1dari 4

Pengertian Destilasi Vakum

Destilasi Vakum adalah digunakan untuk cairan yang terurai dekat titik didihnya
sehingga untuk memisahkan dari komponennya tidak dapat dilakukan dengan destilasi
sederhana. Dalam destilasi vakum, destilasi tidak dilakukan pada tekanan barometer biasa
sehingga cairan tersebut dapat mendidih jauh dibawah titik didihnya yang selanjutnya proses
pemisahan seperti biasa (Khoiri, 2008).

Destilasi vakum adalah destilasi yang tekanan operasinya 0,4 atm (300 mmHg
absolut). Destilasi yang di alkukan dalam tekanan operasinya ini biasanya karena beberapa
alasan yaitu:
a) Sifat penguapan relatif antara komponen besarnya meningkat seiring dengan
menurunnya buliong temperature
b) Destilasi pada temperatur rendah di lakukan ketika mengolah produk yang sensitive
terhadap variable temperatur.
c) Proses pemisahan dapat di lakukan terhadap komponen dangan tekanan uap yang sangat
rendah
d) Reboiler dengan temperatur yang rendah yang menggunakan sumber energi.
Memisahkan dua komponen yang titik didihnya sangat tinggi, metode yang digunakan
adalah dengan menurunkan tekanan permukaan lebih rendah dari 1atm sehingga titik
didihnya juga menjadi rendah, dalam prosesnya suhu yang digunakan untuk mendestilasinya
tidak terlalu tinggi. Destilasi ini digunakan untuk zat yang tak tahan suhu tinggi atau bisa
rusak pada pemanasan yang tinggi. Sehingga dengan menurunkan tekanan maka titik didih
juga akan menurun, maka destilasi yang tadinya harus dilakukan pada suhu tinggi tetap dapat
dilakukan pada suhu rendah dengan menurunkan tekanan.

Kegunaan Destilasi Vakum

1. Untuk menurunkan titik didih pada minyak berat atau long residu sehingga
meghasilkan produk-produknya.
2. Destilasi vakum dapat menghasilkan produk antara lain :
Top kolom berupa produk Light Vacum Sloop ( LVS ), produk ini merupakan
produk yang jelek, yang biasa nya di tampung sebagai minyak sloop.

Dibawah Light Vacum Sloop ( LVS ) adalah produk Light Vacum Gas Oil
( LVGO ), digunakan untuk komponen blending solar.
Selanjutnya produk Parafine Oil Distillate ( POD ), produk ini adalah bahan
baku bagi proses pembuatan lilin atau Wax di unit proses Wax Plant. Produk
ini merupakan produk yang khusus, jadi tidak semua HVU mempunyai produk
ini.

Produk selanjutnya adalah produk Hight Vacum Gas Oil ( HVGO ). Produk ini
digunakan untuk bahan baku proses cracking ( Hydro Cracking Unit / HCU ).
Produk POD bila tidak di olah di wax plant di gabungkan dengan produk
HVGO untuk umpan di HCU.

Produk bottom kolom HVU berupa Short Residue yang digunakan untuk Fuel
Oil di dapur atau digunakan untuk asphal jalan.

Produk-produk tersebut keluar dari kolom kemudian diambil panasnya di


preheater atau heat exchanger dan didinginkan dengan fin fan dan selanjutnya
di kirim ke tanki produksi atau ke proses selanjutnya.

Prinsip Kerja Destilasi Vakum


Long Residue hasil dari proses distilasi atmosfer dipanaskan pada preheater dan dapur sampai
temperatur 345 OC, kamudian dimasukkan dalam kolom distilasi vacum yang tekanannya
13 mmH2O. Dalam kolom ini terdapat tray-tray seperti halnya di kolom distilasi
atmosferik. Untuk memperluas kontak uap dan cairan biasanya kolomnya dibuat lebih lebar.
Untuk mendapatkan tekanan dibawah atmosfer digunakan peralatan yang disebut ejector dan
kondensor.

Dari kolom ini akan keluar produk masing-masing :

- Top kolom berupa produk Light Vacum Sloop ( LVS ), produk ini merupakan produk
yang jelek, yang biasa nya di tampung sebagai minyak sloop.

- Dibawah Light Vacum Sloop ( LVS ) adalah produk Light Vacum Gas Oil ( LVGO ),
digunakan untuk komponen blending solar.

- Selanjutnya produk Parafine Oil Distillate ( POD ), produk ini adalah bahan baku bagi
proses pembuatan lilin atau Wax di unit proses Wax Plant. Produk ini merupakan
produk yang khusus, jadi tidak semua HVU mempunyai produk ini.

- Produk selanjutnya adalah produk Hight Vacum Gas Oil ( HVGO ). Produk ini
digunakan untuk bahan baku proses cracking ( Hydro Cracking Unit / HCU ). Produk
POD bila tidak di olah di wax plant di gabungkan dengan produk HVGO untuk
umpan di HCU.

- Produk bottom kolom HVU berupa Short Residue yang digunakan untuk Fuel Oil di
dapur atau digunakan untuk asphal jalan.

- Produk-produk tersebut keluar dari kolom kemudian diambil panasnya di preheater


atau heat exchanger dan didinginkan dengan fin fan dan selanjutnya di kirim ke tanki
produksi atau ke proses selanjutnya.

Aplikasi Destilasi Vakum

a. Dalam skala laboratorium


Skala laboratorium penyulingan vakum adalah ketika cairan untuk disuling memiliki
titik didih atmosfer tinggi atau perubahan kimia pada suhu mendekati titik didih
atmosfer mereka. Suhu bahan sensitif (seperti beta karoten) juga memerlukan distilasi
vakum untuk menghapus pelarut dari campuran tanpa merusak produk. Alasan lain
penyulingan vakum digunakan adalah bahwa dibandingkan dengan penyulingan uap
ada tingkat yang lebih rendah residu membangun. Hal ini penting dalam aplikasi
komersial dimana transfer suhu diproduksi menggunakan penukar panas.
b. Dalam skala industri
Vakum skala industri penyulingan memiliki beberapa keunggulan. Tutup mendidih
campuran mungkin memerlukan banyak tahap kesetimbangan untuk memisahkan
komponen-komponen. Satu alat untuk mengurangi jumlah tahapan yang diperlukan
adalah dengan memanfaatkan penyulingan vakum. Vacuum kolom distilasi biasanya
digunakan dalam penyulingan minyak telah diameter berkisar sampai sekitar 14 meter
(46 kaki), tinggi badan berkisar sampai sekitar 50 meter (164 kaki), dan harga berkisar
sampai sekitar 25.400 meter kubik per hari (160.000 barel per hari). Distilasi vakum
biasanya digunakan kalau senyawa yang ingin didistilasi tidak stabil, dengan
pengertian dapat terdekomposisi sebelum ataupun mendekati titik didihnya ataupun
campuran yang memiliki titik didih di atas 150 C. Metode distilasi indonesia tidak
dapat digunakan di pelarut dengan titik didih yang rendah jika kondensornya
menggunakan air dingin, sebab komponen yang menguap gak dapat dikondensasi
oleh air. Untuk mengurangi tekanan dipakai pompa vakum atau aspirator. Aspirator
berfungsi sebagai penurun tekanan pada sistem distilasi ini.