Anda di halaman 1dari 74

ZAKKI MUBAROK

TEKNIK ELEKTRO - ARUS KUAT

Implementasi Sistem Informasi ERP


MM070 Material, Quality Management (QM)
PT PLN (PERSERO)
AREA KOTAMOBAGU
and Service Master
Master Data di Material Management

Master data menyimpan dan mengorganisasi data di dalam sistem untuk


meningkatkan efisiensi dan menghindari pemasukan data untuk pemakaian
berulang. Master data merupakan sumber informasi yang dapat digunakan oleh
semua modul terintegrasi di SAP di dalam melakukan aktivitas masing-masing.
Mengorganisasi data sedemikian rupa
sehingga sistem selalu dapat mengakses
data perusahaan yang terbaru dan paling
akurat.
Menyimpan informasi secara terpusat,
menghindari data yang berlebihan dan
dapat digunakan oleh berbagai fungsi
bisnis.
MM Master Data umumnya terdiri atas:
.Material Master
.Service Master
.Vendor Master
.Quality Master
Material Master

Material Master mengandung informasi tentang material yang dapat digunakan dalam
aktivitas pembelian, produksi, atau penjualan.

Informasi Material
yang berlaku di
seluruh PLN

Informasi Material
yang berlaku pada
plant tertentu, misal
Wilayah Lampung

Informasi Material
yang berlaku pada
storage location
tertentu

Catatan:
Basic Data akan dikelola oleh kataloger material yang terpusat untuk seluruh PLN, dengan
tujuan menghindari duplikasi
Plant dan Storage Location data akan dikelola oleh kataloger material di masing-masing unit
Hirarki Material Master

General data
C liientt Material number
Beberapa data material valid untuk D
Deessccrriippttiioonn
semua level organisasi, akan tetapi ada Units of measure
Technical data
beberapa data material yang hanya valid
pada level organisasi tertentu. P
Pllaanntt-- ssppeecciiffiicc ddaattaa

Material master memiliki struktur hirarki Plant MRP data


Work scheduling data
yang menggambarkan struktur Purchasing data

perusahaan. Hal ini memungkinkan


pengelolaan data material secara Storage location data
Storage
terpusat tanpa harus menyimpan data location Stock quantities
yang berulang

Material master memiliki level hirarki Warehouse


Stock placement

yang mencakup level organisasi Client, Management Removal placement


Plant, Storage Location dan Warehouse
Management
Material
Material Master Views

Material Master terorganisasi dalam beberapa views dan bertindak sebagai


pusat data utama untuk semua informasi Materials Management.

X
X

Catatan:
X = tidak digunakan dalam konfigurasi PLN
Basic Data 1 View

Nomor external

Field utama di Basic Data 1:


A. Material Number
A B
B. Deskripsi Material
C. Base unit of measure
C D
D. Material Group
Classification View

Field utama di classification :


A A. Tipe Kelas
B. Kelas Material
B
C. Characteristic Material

C
Purchasing View

Field utama di Purchasing:


A. Purchasing group
B. Purchasing value key
A
C. GR processing time

C
Additional Data View

Field utama di Additional data :


A. Material long text

A
Material Requirement Planning (MRP) 1 View

Field utama di MRP 1 :


A. MRP type
B. Lot size
C. MRP controller
A D. Minimum lot size (tergantung lot
C
size yang dipilih)
E. Fixed lot size (tergantung lot size
B yang dipilih)
F. Maximum lot size (tergantung lot
D,E,F, dan G size yang dipilih)
G. Maximum stock level
(tergantung lot size yang dipilih)
Material Requirement Planning (MRP) 2 View

Field utama di MRP 2 :


A. Procurement Type
B. Plnd delivery time
A
C. Scheduling Margin key
D. Safety stock
E. Service level %

D E
Material Requirement Planning (MRP) 3 View

Field utama di MRP 3 :


A. Availability check

A
Forecasting View

Field utama di Forecasting :


A. Forecast model
B. Period indicator
A B C. Hist. periods
D. Forecast periods

C D
Warehouse Management 1 View (untuk
gudang dengan WM)

Field utama di warehouse


management :
A. Stock removal
B. Stock placement

A B
Quality Management View (1

Field utama di Quality


Management :
A. Inspection setup
A
B. QM proc. active
C. QM control key

B
C
Quality Management View (2

Untuk detail inspection set up,


inspection types yang harus
dimaintain adalah :
Klik
01 GR for PO
0101 Model specification
05 Inspection for other GR
08 STO inspection
Accounting 1 View

Field utama di Accounting 1 :


A. Valuation category
B. Valuation class
C. Price control , moving price,
A total stock

C
Penomoran material (1)

Material Number dapat dibuat secara internal ataupun eksternal.

Material

Data base
Material number:
Max. 18 characters

Penomoran internal berarti nomor material akan ditentukan oleh sistem.


Penomoran external berarti nomor material akan ditentukan oleh cataloger yang membuat material
master.
PLN menganut prinsip PENOMORAN EXTERNAL dengan suatu pola tertentu dengan 10 karakter
(Untuk Material Stok di PLN Distribusi, Wilayah dan P3B).
Penomoran Material (2

Struktur penomoran material PLN adalah sebagai berikut :


1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
RUNNING NUMBER :
Running number dari setiap
group dan sub group

SUB GROUP (misal untuk trafo) :


01 Transformer Generator
02 Transformer Power
GROUP : 03 Transformer Distribution
01 Transformer 04 Transformer Reactor
02 Switch Gear 05 Transformer Auto
03 Network 06 Transformer Accessories
04 Common Facility
05 Tele Information Data
06 Information Technology
07 Tools
08 Fuel & Lube
09 Non Stock

TIPE MATERIAL :
00 Stock Material (external)
10 Cadang Material (external)
20 - Bill of Material (RESERVED)
30 - Non-Stock Material (RESERVED)
Penomoran Material (29

Tipe material yang digunakan di PLN, antara lain:

No. Tipe Deskripsi Nomor Material (Interval)


1. ZST1 PLN Stock Materials 0001010000 0099999999 (Eksternal)
2. ZCAD PLN Cadang Materials 1001010000 1099999999 (Eksternal)
3. ZBOM PLN Bill of Materials 2000000000 2099999999 (RESERVED)
4. ZNS1 PLN Non-Stock Materials 3000000000 3099999999 (RESERVED)
5. ZNS2 PLN Generation Stock Materials 001001000000000 009999999999999
6. ZCA2 PLN Generation Cadang Materials 101001000000000 - 109999999999999
Deskripsi Material (Material Description)

Semua Material Master records memiliki Deskripsi Material yang berupa penjelasan
pendek mengenai material tersebut. Deskripsi ini mengikuti format yang konsisten dan
seragam untuk semua material.

Panjang max. 40 karakter


Format huruf besar
Penamaan untuk setiap kode material mengikuti aturan yang berbeda dan sudah
dirancang pada saat pilot unit. Contohnya :
ISOLATOR : Item Name;Jenis;Bahan;Teg;Type;Kekuatan Tarik (e.g.
ISOLATOR;;PORC;380V;STEUN RM3;;)
METER : ITEM NAME;JENIS;KLGKPN;PHASA;TEG;RATING
ARUS;CLASS;TARIF;JML KWT (e.g. MTR;kWH M;;1P;230V;10-60A;2;;2W)
Unit of Measure

Terdapat 3 tipe Unit of Measure yang dijadikan satuan untuk material di ERP:

Base Unit of Measure Satuan yang dipakai sebagai dasar satuan stok

Purchase Unit of Measure Satuan yang digunakan untuk proses


pembelian. Jika unit ini tidak dispesifikasikan di Material Master, sistem akan secara
default menentukan unit ini sama dengan base unit of measure

Issue Unit of Measure Satuan yang digunakan untuk proses Pengeluaran


Barang (Goods Issue) Jika unit ini tidak dispesifikasikan di Material Master, sistem
akan secara default menentukan unit ini sama dengan Base unit of measure.
Grup Material (Material Group)

Material dapat digolongkan berdasarkan kriteria tertentu, untuk reporting atau tujuan
lain. Material atau jasa dengan fitur/karakteristik yang sama dapat digolongkan dalam
satu grup material.

Grup material digunakan untuk:


Membatasi lingkup analisis dan reporting (terutama untuk Procurement dan Inventory
Management).
Mencari material secara spesifik pada Material Master Record
Mencari material/jasa tertentu, atau untuk membuat analisis pembelian

Contoh material group di PLN :


Material Group Deskripsi Material Group
ZM0101 TRANSF GENERATOR
ZM0102 TRANSF POWER
ZM0103 TRANSF DISTRIBUTION
ZS0101 JS BRG KONSTRUKSI
ZS0102 JS BRG NON KONSTRUKSI
ZS0103 JS BRG MEKANIK/ELEC
Klasifikasi (Classification)

? ?
Sistem klasifikasi diSAP bermanfaat untuk
Where on earth... memberikan informasi yang lengkap
????
mengenai detil dari material yang akan
dibuat.

Sistem klasifikasi memiliki fungsi-fungsi


berikut ini:
Pemeliharaan kelas Pemeliharaan
karakteristik Memberikan fungsi
pencarian material
berdasarkan klasifikasi yang telah diinput
Terminologi Klasifikasi

Object adalah unit yang dapat diklasifikasikan


Object
(contoh: material, vendor, batch...).

Kelas adalah grup obyek yang memiliki properti/


Class sifat yang mirip/sama

Karakteristik mendeskripsikan properti dari obyek


Characteristic
(contoh: panjang, berat, material dasar).

Characteristic Nilai di-assign ke setiap karakteristik


value (contoh, 4 inci, 8 - 14 kg, tembaga).
Allocation Klasifikasi di Material Master

Setiap material master yang dibuat harus diassign suatu kelas material.
Kelas material mengandung beberapa karakteristik yang harus diisi
nilainya.
C
Cllaassssiiffiiccaattiioonn ===A
Classification Allllooccaattiioonn +++ A
Allocation Assssiiggnneedd vvvalues
Assigned aalluueess

Bolt Allocation Kelas Material


HEX_01
Length:
Manufacturer:
Thread type:
1 Released

A
Assssiiggnnm
Values complete and
classif cat on released
Classification

meenntt
2 Locked
Values complete and Assigned values
classif cat on ocked
Length: 10 cm
ncomplete Manufacturer:Meyer
3 Thread type: Metric
Values ncomp l ete and
classif cat on ocked
Input dan Output dari MRP run

Input dari MRP run terdiri dari hasil forecasting, data pemesanan, parameter MRP
yang dipelihara di dalam Material Master dan level stok saat ini.
Output dari MRP adalah usulan pembelian stok.
MRP Run

Forecasting
1 Menentukan MRP
Material master
(Ramalan) Parameter

Konsumsi
2 Menentukan Kriteria Tipe MRP
Hasil Ramalan Pemilihan Material Rencana Pengiriman
Ukuran Lot
3 Penjadwalan u/
Reservation Update Parameter MRP
(Pemesanan)
4 Melakukan MRP Run
Stok Level
Project System Saat ini
Plant Maintenance

Pembelian
Stok
Data MRP pada Material Master

Parameter MRP di dalam MRP view pada material master harus dipelihara terlebih
dahulu apabila material tersebut ingin dimasukkan ke dalam MRP run.
General Data

Material
Description
Unit of measure

MRP Data Procurement Data Accounting Data

MRP type
Planned delivery time / Valuation class
Purchasing group
inhouse production time Valuation procedure
Lot-size indicator Goods receipt
processing time Valuation price
MRP controller
Scheduling margin key

Storage Location Forecast Data


D
Daattaa
MRP indicator for storage
location
Consumption data
Special procurement type
storage location
Parameter MRP (1)

Nilai parameter MRP secara langsung mempengaruhi hasil dari MRP run.

Agar MRP bisa berjalan dengan baik, kita MRP Type (Tipe Tipe MRP menentukan strategi
MRP) yang digunakan di dalam proses
perlu menyediakan parameter benar dan perencanaan material.
relevan ke SAP. Parameter ini akan
Reorder Point Titik ini menunjukkan bahwa
mempengaruhi hasil MRP. (Titik jumlah suatu stok sedang minim
Pemesanan dan perlu ditambah.
Ulang)
Reservation Pemesanan dibuat sebelum
Reservation (Project & Maintenance) (Pemesanan) barang dikeluarkan dari gudang
untuk keperluan proyek atau
STOCK pemeliharaan.
Replenishment Waktu antara pemesanan
Ordering Lot Lead Time sampai dengan pengiriman
Reorder Size
(Rentang Waktu barang yang di pesan.
Point Safety Pengiriman)
Stock
Replenishment TIME
Lead Time

38
Parameter MRP (2)

Nilai parameter MRP secara langsung mempengaruhi hasil dari MRP run.

Agar MRP bisa berjalan dengan baik, kita Safety Stock Safety stock hanya diset untuk
(Stok Aman) material yang permintaannya
perlu menyediakan parameter benar dan tidak menentu
relevan ke SAP. Parameter ini akan Safety stock menunjukkan
jumlah minimum stok untuk
mempengaruhi hasil MRP. suatu material yang harus
disimpan di dalam inventori
Ordering Lot Ukuran/jumlah stok yang akan
Size (Ukuran dipesan untuk suatu material
Reservation (Project & Maintenance) Lot Pemesanan)
STOCK
Maximum Menentukan stok level target
Ordering Lot Stock Level untuk material dengan aturan
Size (Level Stok ukuran pesanan penambahan
Reorder
Point Safety Maksimum) ke maksimum (replenish to
Stock maximum lot size rule)
Replenishment TIME Planned Waktu yang dibutuhkan vendor
Lead Time Delivery Time eksternal untuk mengirimkan
(Rencana pesanan barang
Waktu
Pengiriman) 39
Reorder Point

The Reorder Point (ROP) merupakan titik dimana ketersediaan stok untuk suatu
material berada di bawah jumlah tertentu dan suatu entri secara otomatis diset di
dalam file MRP untuk membuat Usulan Pembelian untuk menambah stok tersebut.
ROP harus meliputi jumlah permintaan material rata-
rata yang diperkirakan selama rentang waktu Reservation (Project & Maintenance)

pengiriman.
STOC
K

Stok Aman harus meliputi konsumsi material yang


berlebihan selama rentang waktu pengiriman dan Ordering Lot
Size

semua kebutuhan tambahan yang mungkin terjadi Reorder


Point
disebabkan keterlambatan pengiriman. Karenanya, Safety
Stock
Stok Aman dimasukkan ke dalam level Reorder.
TIM
Replenishment E
Hal-hal berikut ini penting diperhatikan dalam Lead Time

menentukan ROP: :
Stok Aman (Safety stock)
Konsumsi rata-rata (Average Consumption)
Rentang Waktu Pengiriman (Replenishment lead time)
40
Ordering Lot Size

Ada beberapa prosedur yang dapat digunakan untuk menentukan ukuran


pemesanan (Ordering Lot Size).

LOTSIZINGPROCEDURES
Fixed Lot Size (ukuran pemesanan tetap) Sistem akan menggunakan jumlah pemesanan tetap yang
tercatat di Material Master untuk perhitungan ukuran pesanan.
Maximum Stock Level (level stok maksimum) semua kebutuhan harus terpenuhi, dan selanjutnya tidak
boleh melebihi level stok maksimum yang diset sebelumnya.
Lot for Lot (pesanan untuk pesanan) Sistem menggunakan jumlah yang kurang sebagai jumlah
pesanan dalam hal kekurangan material. Sistem mengelompokkan jumlah kebutuhan untuk hari yang sama
di dalam satu proposal pengadaan (procurement).

41
Forecasting

Material 1
Plant 1000

Material

MRP data Forecastdata Consumption values


MRP type Forecast model 12.97 1253
Period indicator 11.97 1178
10.97 1182

Customizing
MRPtype
Forecast +

Supaya dapat melakukan forecast material, parameter forecast harus


didefinisikan terlebih dahulu untuk suatu material pada material master
record
Forecast dapat dilakukan jika nilai historical consumption (konsumsi di masa
lampau) untuk suatu material tersedia. Jika data historical tidak ada untuk
suatu material yang dapat diakses oleh sistem saat forecast, Anda dapat
melakukan forecast dengan referensi ke material yang lain.
42
Quality Management

Quality management view di material master mengatur pembuatan


inspection lot pada saat terjadi pergerakan material. Di dalam material
master diatur pergerakan material yang akan menimbulkan inspection
lot. Beberapa setting standard yang diimplementasikan di PLN adalah :
1. Insp. Type : 01 Good receipt insp. for purchase order
2. Insp. Type : 0101 Model inspection at GR for purchase order
3. Insp. Type : 05 Inspection for other good receipt
4. Insp. Type : 08 Stock transfer inspection

43
Material Valuation Valuation Area

Valuasi material dikelola di Material Master Accounting View


Valuation area adalah level organisasi dimana material dinilai.
Dua valuation area di sistem ERP:
Plant Level : harga yang berbeda dapat diset di plant yang berbeda
(direkomendasikan SAP)
Company Code Level : harga yang sama untuk semua plant di dalam company code
yang sama

PLN memakai tipe valuasi di PLANT LEVEL

44
Price Control

Price Control yang dipakai untuk Material bisa berupa S (Standard) ataupun V
(Moving Average Price).

M
Maatteerriiaall valuation

Men-set Price Control


di Material Master

"S" "V"
S
Sttaannddaarrdd pprriiccee M
Moovviinngg aavveerraaggee pprriiccee

Jika material diolah dengan Standard Price, Jika material diolah dengan Moving Average Price,
maka harga dari material tersebut adalah maka:
Harga dari material tersebut ketika di-receipt
tetap. Valuasi tipe ini TIDAK DIPAKAI di
adalah harga yang tertera pada Purchase
PLN Order, dan
Harga ketika di-issue adalah harga yang
ditentukan pada Moving average price.
Di PLN, Moving Average Price dipakai untuk
material yang di-procure (dibeli) dari luar
Setting Price Control

Display Material Master: Accounting View

Valuation
Valuation Class
Class field
field
SS == Standard
Standard price
price
VV == Moving
Moving average
average price
price

Total
Totalvalue
stockdari stokfor
value untuk material
items with price
dengan price control V dikalkulasi dengan
mengalikan moving price dengan Total
Stock
control (S) is calculated by multiplying

Jika price control di-set untuk moving average price (V), maka isi dari field Mov.avg.price adalah
harga rata-rata (hasil kalkulasi dari pembagian Total Value dengan Total stock)
Valuasi Nilai yang Berbeda Untuk
Material yang Sama

Display Material Master: Accounting View

Menentukan bahwa dalam satu


material, bisa dikategorikan lagi
menjadi beberapa jenis tipe
seperti Normal, rusak, retrofit, dll
dimana masing masing tipe
memiliki nilai moving average
price yang berbeda.
Transaksi di Material Valuation

Transaksi di Inventory Management yang mempengaruhi Accounting antara lain


adalah: Penerimaan Barang (goods receipt), Pengeluaran Barang (goods issue)
dan transfer posting dan stock transfer antar plant.
Transaksi ini dapat mengubah harga valuation dari material, tergantung pada
tipe pengendalian harga (price control). Posting dalam Verifikasi Tagihan
(Invoice Verification) juga dapat mempengaruhi Material Valuation jika terdapat
perbedaan harga di PO dan tagihan.
Gambaran Proses Bisnis Terintegrasi
ManajemenMaterialSAPdanE-Procurement
Secara garis besar, proses bisnis yang terjadi di area manajemen material di dalam SAP (berikut integrasinya
ke fungsi lelang sistem e-Procurement) terdiri dari proses inti perencanaan material (MRP), pengadaan
material (Procurement), manajemen persediaan (inventory) dan manajemen kualitas, serta tak ketinggalan
integrasinya ke bagian keuangan.
Y p A q

Service Vendor Quality Master MRP


Material Master
(Material Requirement Reservation p
Data Master Data Master Data Data Planning)

FAT not required

Source Inspection Receiving


Purchase Goods Receive
Financial Budget RFQ & Quotation Purchase Order (FAT) Inspection
Requisition (Block Stock)
for Goods Only (TUG4)

SAP

X q B Contract service Service Entry &


(KHS) Acceptance

Goods Receive
Inventory (TUG3)
Payment Logistic Invoice OR
Goods Return
(If rejected)

Modul
X Registrasi Vendor

Bid LEGEND:

Rencana Vendor Pemenang &


Alokasi Anggaran
Pengadaan Quotation
MM Material Planning
B
MM - Procurement
E-Proc Auction

Quality Management
Modul Katalog &
Service MM Inventory Management

E-Proc Bid Management Process

SAP & e-Proc Integration


Y
SAP Processes Link
Quality Management

Pengembalian OK
barang ke Gudang Vendor

OK

Quality Inspection Good Receipt


Inspection Lot Block Stock
Stock
Control
OK

Make Usage Decision
OK OK

B
Blocked Stock
B Persediaan siap pakai
B B C B B C
A
(unrestricted stock)
A
Quality Master Data

Sebelum dilakukannya inspeksi kualitas (quality inspection), perlu dilakukan


perencanaan kualitas (quality planning). Perencanaan yang dilakukan untuk
kualitas meliputi pembuatan dan pemeliharaan master data yang diperlukan
untuk merencanakan dan melakukan inspeksi.

QM master data yang tersedia di SAP dan akan dipergunakan di PLN:


Master inspection characteristic
Prosedur dan skema sampling
Rencana inspeksi
Spesifikasi Material
Basic Data - Inspection Characteristic

Inspection Characteristic menjelaskan kriteria inspeksi yang akan dibutuhkan


sebagai komponen dalam merencanakan inspeksi.
Master Inspection Characteristic (MIC) merupakan karakteristik yang ditujukan
untuk penggunaan berulang kali pada task list atau untuk tujuan evaluasi pada
berbagai perencanaan inspeksi. MIC memperbaiki dan menjadi standardisasi
dalam perencanaan inspeksi.
Contoh:
Dimensi
Kelengkapan
Uji tegangan
Uji karakteristik beban
Basic Data - Sampling Procedure

Inspection
lot

Sampling procedure Dynamic modification


Quality level
- Fixed rule
- 100%
- Based on sampling scheme

SSaam
mppllee

Sampling procedure adalah metode untuk menentukan ukuran sample dan tipe
penilaian (valuation) untuk suatu pencatatan hasil (result recording).
Pada prosedur sampling didefinisikan tipe dari sampling (100%, fixed,
percentage atau menggunakan skema sampling).
Prosedur sampling biasa dipergunakan pada level karakteristik dari suatu
rencana inspeksi (inspection plan dan material specification).
Basic Data - Sampling Schema

Sampling Schema adalah kumpulan dari rencana sampling yang terkait dengan
ukuran sample untuk ukuran lot tertentu dan penentuan batas
penerimaan/penolakan suatu lot.

Contoh:
Pengambilan sample pada inspeksi KWH meter (dengan skema sampling)

No Jumlah Satuan kWh meter Jumlah satuan kWh Jumlah max. satuan kWh
dalam Lot yang diinspeksi meter dalam contoh meter cacat yang dapat
(N) (n) diterima (Ac)
1 50 s/d 100 15 0
2 101 s/d 500 30 0
3 501 s/d 1000 40 0
4 k * 1000 k * 40 0
Inspection Planning

Setelah data-data dasar (basic data) untuk Quality Management telah dibuat,
langkah selanjutnya adalah memulai pembuatan rencana inspeksi.

Pada rencana inspeksi, didefinisikan kriteria untuk inspeksi (ex: material yang
akan diinspeksi, kapan inspeksi dilakukan, karakteristik yang diinspeksi, dsb).

Sistem SAP R/3 memiliki beberapa pilihan rencana inspeksi:


Inspection Plan/Task List > diatur pada Plant Level (Unit)
Material Specification > diatur pada Client Level (PLN)
Inspection Planning Inspection Plan

Inspection Plan
Definisi: Sebuah rencana inspeksi menjelaskan proses inspeksi dari sebuah
material di sebuah plant.
Mengandung semua karakteristik yang perlu diuji untuk material
Terdiri dari prosedur sampling dan peraturan yang menentukan sampling
dinamis yang dilaksanakan
Mendefinisikan kapan inspeksi akan dilakukan

Contoh:
Inspection plan untuk Material 1001055 Electro-Mechanic KWH Meter di Plant5500,
dilakukan pada saat penerimaanbarang. Karakteristik yang perlu diperiksa:
Pemeriksaan Visual Inspection
Pemeriksaan Dimensi characteristic
Inspection Planning Material Specification

Rencana inspeksi dapat dilakukan dengan menggunakan material


specifications yang berlaku di seluruh perusahaan.
Material specification :
- Prosedur rencana inspeksi yang sederhana (pada level client)
- Lebih mudah pemeliharaannya
- Dapat menggantikan atau sebagai suplemen untuk a plant-specific
inspection plan

Contoh:
Material Specification untuk material 1001055 Electro-mechanic KWH meter:
1. Visual
2. Putaran tanpa beban
3. Arus mula Inspection
characteristic
4. Karakteristik beban
5. Pemeriksaan mekanis
Material Master Maintenance Form (1)

Formulir Material Master Maintenance diisi oleh user yang mengajukan


Request / permintaan untuk maintenance / pengelolaan suatu material.
Material Master Maintenance Form (2)
Enterprise Resource Planning PLN

I I I I I I I I I I I I I I I I I I I
_lMRP 2 _JRencana WaktuPengiriman:
Odiry Time
1 1- (da/,ynh<Yd + + + + + + + +
1
1
-I I I I I I I I I I I I I I I r-----1
StokAman:
I
lMRP 3
tJYy <><k

PemeriksaanKetersediaan: r Rl Kebutuhan sehari-harif d#au!r l nKebutuhanindividu


II
D Tidak ada pemeriksaan r I I I I I
I L:!.! Y ellA I I IL .l L I I .l + + + + + + + t
OLQR ( QuidRt#!Pf"JN'_/. dapat diakses pada http:l/10.1.8.27:88881 II I I I I I I I I I I
') Hanya berlakuuntuk gudang yang mengimplementasikan modulWarehouse Management
+ + + + H + + + + f-- + + + + +

QUALITY IVIGIVIT
- QMProcurement Aktif : UvEs UNo t + + + + +
t t t t t f- f- f- f- t + + + +
t t t t f- f- f- f- t t + + + + +
-
Inspection Setup : D01-lnspeksiPenerimaan Vendor D0101- Factory Acceptance Test D08 -lnspeksiPenerimaan untuk Stok Transfer D05 - lnksiPenerimaanLain-2 -
-
r- r- r-- - -r r r1 r
I\/AREHOUSE IVIGM-J'"1 Warehouse(3) :
I
r 1 I I 1 --V..!t>do#.Y ..!od<' W.Yi'hou.<t>al' a r r I r I I r I rI r rI
-'Soirage Type_(3) :
I I I I :- ..!t>do#<Y
":J
..!od<'Sf&aQ> r. al' aQRdanuntu..! h..!a..<ir1-'jar,
_ lndikator Pengambilan Stok (3)>'1
<><k R<:m<>rw lrdk < t
I I I I f/i'lfflg ..!,do#.Y..!od<'Sf&afl' r. al"a!QRdanunt&h..!a..<inrorM <ael"'
_jlndikator Penempatan Stok (3):
<><A P/><c=( lrdk < t
I I I I (/1'/fflg ..!" do#,y..!od<' Sf&agt> l:itP" q_l'aQRdan untu..! h..!a..<inroI M .<a;a.l'"

J Kapasitas MaksimumBin: Cl I I 1 cl (K a..wa..<m d<Yi!Nnal'r.?d_!

_jLE Qty,SUT & Satuan: I I I I I I I I ol ol 11 I I I I (K a..wa..<m d.Yi!Nnal'rad_l


+ + + + +

ACCOUNTING
-r :mm.-<m O>le<j<Ny
KategoriValuasi:
-- u
II
(lia<.C<IIjl..!an untu..! matt'fJaiFIJt'!dan Tubt>_l

II II
-- II III
--+--

r-T IT T
+ + + + +

I Tipe Valuasi:
1 1:.-lm.-<mT
I

I
H NORMAL
Tl i l
DBUP-Ar-DHAPUSI DRUSAK DREOVIT
i l f il TT i l II HPRrMYr
I I I I I
Kelas Valuasi(HAR) (4): I I I I I Kelas Valuasi (POP) (4): I I I I I (Mt>I'IQ ""d.;#,y,!od<' Mat,,a :M!at!OOaa.."'<aQ
l. Rr I
+ + + +
LJ:_:mm.-<m Ctvuf<N lf. R
- I 1:.-lm.-<m CtvuI<N POP I rr"J
r- -- - - r- r-
I I I I I
Quality Master Maintenance Form (1
Karakteristik lnspeksi Enterprise Resource Planning PLN

I-
FORMULIR PERMOHONAN PEMELIHARAAN QUALITY MASTER
-
KARAKTERISTIK INSPEKSI
-
J IJ II
PT PLN {PERSERO) l l 1 1 t1 l1ttt +

Pilih salah satu: BUAT (CREATE)


I-
UBAH(CHANGE)
.__I
D HAPUS (DELETE)

_j l 1l o l o l ol _t1 l-t ---+ J- t t t t .... O{ajib diisi_J ---L L


Plant
L
Vaild From
-- I I Ll I lj (tangpaJ n.."Pff'(KIIJdtarmerJ.mc.mulait>et/ u.l

ControlData Ti e Karakteristik OQuantijative Characteristic alijative Characteristic ."a/a!t."afllj

Data kuantitatif Yang harus diperik.sa untuk Pemerik.saan Kuantitif: (t>etitandapada dara.ang dipPI/uK at?I

I
CoN'il;T""' I I I I I

t --
Cek Batas Bawah
Cek Batas Atas
t + + ttt - tt
Result Confirmation
-- Osummarized Recording
-+-
-+- Single Vaul e (piJih."a/a!t."af/.1/
--
GeneraIl nformation Short Text
r I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I J=i=
--
--
Kata Pencarian 0 I I I I I I 1I I I I I I
!.
--+--
I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I I Il I I I --+-
--+-
Sample Prosedur Sampling 100% lnspeksi
-- ::t
-- 0Prosentase : % I
0Fixed: I

Oskema Sampling: (%a."lerna."amp/.i!Jg hlllmadapada_-i_<:(fYTI. maharu..<: dii..<i: pada taN/ diAwa!t.l

Jmlsatuan material Jmlsatuan material Jmlmaksimum satuan


dalam lot 11ang dalam contoh material cacat 'lg dpt
diinspeksi (sample) diterima
j
I
I I
I I
I I I I I
I 6t>
Quality Master Maintenance Form (2
Spesifikasi Material Enterprise Resource Planning PLN

I _l_ _l_


FORMULIR PERMOHONAN PEMELIHARAAN QUALITY MASTER
-
-
SPESIFIKASIMATERIAL
-
- I I I I
1- PT PLH {PERSERO)
i

Pilih salah satu:


--'D-' BUAT (CREATE)
_l_l_l_l,
D UBAH(CHANGE)
l_l_l_l,
D HAPUS (DELETE)
t + +
I I

J l j_ I I
ii si
'w'ajib di
Material I I IJ I I I

Karakteristk
i yangharus diperiksa: (/Mama.!:t.-r l ll ictn CharaM.-risric.N>lum adapada. maRaRaru..c:dit>uar denqanmenQL<:ifcl!mlll_"Pff'(i=CharaM.-ri.c:tkl
- - . ,- r-- ----.:

r-+ - I
+ .I T

No. Nomor Insp.Char.


I
I I I -
Yersi I I
Deskr psi
I I I I I
Sam
j_plng" Batas Atas"" Batas Bawah"" NilaiTarget""
-t- H---+-i --+--

I
I I I - I I
I I I I I - -t- I I -t-

Tt t I
+ +
t t t t t -L-
t I T +

I
I I I
- I I

I I I I --+--

- -
I I I
I I
I 11 -t-

I I I I I I _,L.
I I I I I I I I I I I

I
j_
I
I I I I I
H -t-

I
I I I - I I
I -I-
4 --+--

I I --+j
- -
......J
I
I I l
I I --+--

L_ -'--- I - -f--l -t------.:


") Diisidenganprosedur sameling ang akan diergunakan
I_) Diisi jika karakteristik yang bersangkutanmerupakankarakteristik kuantitatif
Quality Master Maintenance Form (3
r-
t t t t t
- -r---[ - -r r H- t-r---.1- .1- - - - 1- -1- 1-
+
- 1- --
Pengelolaan Material Master (1)

Pengelolaan Material Master ini bagian dari proses Material Planning.

SUB PROSES AKTIVITAS

Membuat Material Master Membuat Material Master di SAP,


dan sinkronisasinya ke e-Proc
Mengubah Material Master Mengubah Material Master yang
ada di SAP, dan sinkronisasinya
kembali ke e-Proc
Flag material master tertentu untuk
Penandaan untuk Menghapus
dihapus di SAP, dengan harapan
Material Master
tidak digunakan lagi di kemudian
hari
Pengelolaan Material Master (2)

SUB PROSES AKTIVITAS

Membuat/memperbaharui Bill of Membuat master Bill of Material


Material Memperbaharui Bill of Material jika
ada perubahan data
Alur Proses
Membuat Material Master

Material tidak tersedia di dalam sistem SAP

User Master Catalogue User Master Catalogue


Admin (Unit) Admin (Central)

Kebutuhan Memeriksa Mengirimkan Form


Mengisi Form
membuat Kode keberadaan Pembuatan
Pembuatan
Material Master material di dalam Material Master ke
Material Master
baru sistem Pusat

Master Catalogue Master Catalogue


Admin (Central) Admin (Unit)

Extend Material
Membuat Basic
Master Data ke
Data untuk material
Plant yang
master
memerlukan
Alur Proses
Memperbaharui (Update) Material Master

Master Catalogue Master Catalogue


User Admin (Unit) Admin

Kebutuhan Memeriksa Melakukan


membuat Kode keberadaan perubahan pada
Material Master material di dalam Kode Material
baru sistem terkait

Material tersedia di dalam sistem SAP


Alur Proses
Penandaan untuk Menghapus Material Master

Master Catalogue Master Catalogue


User Admin (Unit) Admin (Central)

Kebutuhan untuk
Persetujuan oleh Penghapusan
menghapus Kode
Material Katalog Material di Sistem
Material Master di
Pusat SAP
dalam Sistem
Alur Proses
Membuat/Memperbaharui Bill of Material

Master Catalogue
User Admin (Unit)

Kebutuhan untuk
Pembuatan Bill of
membuat Bill of
Material
Material di Sistem
Perubahan Proses

Proses yang berubah dengan adanya Pengelolaan Material Master sebagai


berikut:

As Is To Be
Informasi umum yang berlaku di Informasi umum yang berlaku di
seluruh perusahaan tersedia pada perusahaan juga tersedia di SAP, yang
sistem e-Proc, ICS, dan Ellipse. menangani semua bagian proses bisnis
Sistem e-Proc hanya menangani (pengadaan, pengelolaan inventori,
bagian pengadaan. perencanaan kebutuhan, pemeliharaan
plant, dll)
PLN memiliki divisi yang khusus
menangani fungsi katalog Adanya Admin Katalog, baik pusat
maupun lokal. Admin Katalog Pusat
bertanggung jawab untuk informasi
spesifik klien, sedangkan Admin Katalog
Unit/Lokal akan bertanggung jawab
untuk informasi spesifik plant.
Penjabaran Proses ke dalam Transaksi di SAP

Transaksi SAP yang digunakan dalam proses Pengelolaan Material Master ini
adalah:
1. Material Master:
Menu Path: Logistics > Materials Management > Material Master
MM01 Create Material Master
MM02 Change Material Master
MM06 Flag for Deletion
MM01 Extend Material View(s)
MM60 Materials List
MMBE Stock Overview
Penjabaran Proses ke dalam Transaksi di SAP

Transaksi SAP yang digunakan dalam proses Pengelolaan Material Master ini
adalah:
2. Purchasing:
Menu Path: Logistics > Materials Management > Purchasing
ME2M List Displays By Material
ME5A List Displays General
ME3M List Displays By Material
ME4M List Displays By Material
Pengenalan Service Master

Service Master adalah lokasi pusat dari informasi untuk pengadaan jasa.
Service Master digunakan sebagai katalog dari jasa-jasa yang umum
digunakan oleh seluruh bagian perusahaan.

Service Master Record


berisi informasi
mengenai deskripsi
(kerja) jasa.
Hanya jasa yang
digunakan secara
reguler dan berulang
kali yang disimpan di
dalam Service Master.
Service Master Record
ini akan dipelihara
secara terpusat dan
berbagai pertimbangan
akan dilakukan untuk
memperbaharui
Service Master.
Prinsip Perancangan Service Master

Service Master adalah katalog dari jasa umum yang dibuat secara terpusat dan
dipelihara untuk setiap divisi bisnis utama Generation, Transmission dan
Distribution.

Service Master record mengandung informasi berikut ini untuk deskripsi unik
dari setiap jasa: Base unit of measure
Nomor jasa
Kategori jasa Material group
Teks deskriptif
Valuation class

Service Master didefinisikan di level client. Semua informasi di Service Master


valid jika digunakan oleh perusahaan atau plant.

Service Master akan dibuat untuk semua schedule rate services. Service
Master record tidak dibutuhkan untuk one-off purchase services atau non-
schedule rate services.
Deskripsi Jasa (Service Description)

Semua Service Master Record memiliki deskripsi jasa yang berupa teks
deskripsi pendek. Deskripsi ini mengikuti format yang seragam dan konsisten.

Deskripsi jasa memberikan penjelasan mengenai jasa ke pengguna dan


vendor.

Deskripsi ini memiliki fitur-fitur berikut ini:


Dapat digunakan untuk memilih jasa dari kontrak yang sudah ada
Panjang max. 40 karakter
Menggunakan abreviasi standar dan simbol jika sesuai. Pada umumnya, tidak semua nilai
karakteristik dapat diikutkan dalam deskripsi, karena itu dapat digunakan abreviasi dan
simbol, mis.: kg, mm, PC.

Contoh deskripsi teks pendek untuk jasa di Service Master sebagai berikut :
Penggalian Pasir Sungai sedalam 75mm.
PC Maintenance for ERP.
Penggalian 1100mm x 600mm utk 3 kabel
Kategori Service Master

Jasa dengan atribut dasar yang sama digolongkan bersama dan di-assign ke
kategori jasa.
Kategori jasa menentukan atribut tertentu dari jasa dan menentukan :
Interval nomor untuk nomor jasa
Nilai default untuk valuation classes.
PLN hanya mempunyai satu kategori jasa yaitu : ZJSP : PLN pengadaan jasa,
dengan penomoran internal dari : 50010000 - 59999999

Di dalam service master juga perlu ditambahkan informasi mengenai valuation


class yang akan membantu user untuk menentukan kode akun pada saat
pembuatan SPK/PO.
Permintaan Pembuatan dan Pengubahan
Service Master
Sebuah form akan digunakan untuk pemohon pembuatan Service Master baru.
`Form ini juga digunakan jika ada permintaan untuk mengubah Service Master
yang sudah ada.

Pemohon (Requestor) bertanggung jawab untuk memberikan latar belakang /


alasan atas perlu dibuatnya Service Master yang baru atau perlu diubahnya
Service Master yang sudah ada di sistem.

Service Master Controller harus mereview form dan kebutuhan bisnis sebelum
membuat Service Master baru atau mengubah Service Master yang sudah ada.
Service Master Maintenance Form

Service Master Maintenance Form merupakan form yang digunakan untuk


meminta pembuatan atau pengubahan Service Master.
Pengenalan Model Service Specification

Model Service Specifications menyimpan deskripsi jasa yang sering digunakan.


Model ini digunakan sebagai template acuan ketika jasa dibutuhkan.
Model Service Specifications dapat menyimpan kumpulan spesifikasi yang akan
sering digunakan.

Model Service Specifications dapat digunakan dalam pembuatan manual


Purchase Requisition, Plant Maintenance Work Order, Project Network dan
Project Work Breakdown Structure.

Model ini menyimpan koleksi jasa standar, deskripsi yang berhubungan, serta
data mengenai harga dan jumlah

Ini akan mempercepat proses pembuatan, karena spesifikasi jasa dapat


diadopsi ke dokumen.
Pengenalan Model Service Specification

Semua Surat Pesanan Jasa (Service Purchase Order) akan menggunakan deskripsi
standar.
Pengelolaan Service Master

Pengelolaan Service Master adalah bagian dari proses Procurement


(pengadaan barang)

SUB PROSES AKTIVITAS

Membuat dan mengubah


(memelihara) Service Master Admin Katalog Jasa-Pusat
membuat atau mengubah Service
Master sesuai kebutuhan pemohon
Memelihara Model Jasa (Service
Memberitahu pengguna mengenai
Model)
prosedur yang benar untuk
menambah informasi model jasa
pada sebuah service master dan
checkpoint yang diperlukan
Alur Proses
Memelihara Service Master

Rekuestor Rekuestor Service Catalogue


Rekuestor
Admin (Central)

Kebutuhan Memeriksa
Mengisi Form Pembuatan Service
membuat Kode keberadaan Service
Pembuatan Service Master di dalam
Service Master Master di dalam
Master Sistem SAP
baru sistem
Perubahan Proses

Proses yang berubah dengan adanya Pengelolaan Service Master sebagai berikut:

As Is To Be
Tidak diterapkan katalog service Diterapkannya penggunaan katalog
master service master

Tidak ada admin katalog jasa pusat Adanya fungsi baru, yaitu Admin Katalog
Jasa Pusat, yang mengendalikan
katalog master yang terpusat
Penjabaran Proses ke dalam Transaksi di SAP

Transaksi SAP yang digunakan dalam proses Pengelolaan Service Master ini
adalah:
1. Service Master:
Menu Path: Logistics > Materials Management > Service Master
AC03 Service Master
AC06 Service List

Anda mungkin juga menyukai