Anda di halaman 1dari 20

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Secara spesifik dan wilayah filosofis, perang merupakan turunan sifat

dasar manusia yang tetap sampai sekarang memelihara dominasi dan persaingan

sebagai sarana memperkuat eksistensi diri dengan cara menundukkan kehendak

pihak yang dimusuhi. Dengan mulai secara psikologis dan fisik, dengan

melibatkan diri sendiri dan orang lain, baik secara kelompok atau bukan. Perang

dapat mengakibatkan kesedihan dan kemiskinan yang berkepanjangan, dan juga

dapat menimbulkan banyak pengaruh terhadap kelompok yang dimusuhi atau

kelompok yang berada disekitarnya. Pengaruh tersebut dapat berbentuk pengaruh

positif bahkan pengaruh negatif, tergantung pada sudut pandang orang yang

melihatnya. Perstiwa Perang yang berpengaruh besar terhadap banyak manusia,

terjadi pada masa lalu, dan hanya terjadi satu kali saja dapat disebut sebagai

sejarah.

Sebagai contoh Perang Dunia II, perang dunia II merupakan sebuah perang

global yang berlangsung mulai tahun 1939 sampai 1945. Perang ini

melibatkan banyak sekali negara di dunia termasuk semuakekuatan besar yang

pada akhirnya membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan

yaitu Sekutu dan Poros. Perang ini merupakan perang terluas dalam sejarah yang

melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai pasukan militer. Dalam keadaan

"perang total", negara-negara besar memaksimalkan seluruh kemampuan

Makalah Perang Dunia II Page 1


ekonomi, industri, dan ilmiahnya untuk keperluan perang, sehingga menghapus

perbedaan antara sumber daya sipil dan militer.

Ditandai oleh sejumlah peristiwa penting yang melibatkan kematian

massal warga sipil, termasuk Holocaust dan pemakaian senjata nuklir dalam

peperangan, perang ini memakan korban jiwa sebanyak 50 juta sampai 70 juta

jiwa. Jumlah kematian ini menjadikan Perang Dunia IIkonflik paling

mematikan sepanjang sejarah umat manusia. Pada umumnya negara-negara yang

terlibat perang mengalami kehancuran ekonomi. Untuk itu mereka berusaha

bangkit dengan cara yang diktator dan mengembangkan paham ultranasionalisme.

Dari paham ultranasionalisme tersebut lahir negara-negara fasis. Negara-negara

fasis yang muncul yaitu Jerman, Italia, dan Jepang.

Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka penulis membuat penelitian

dan penulisan sejarah yang berjudul PERANG DUNIA II (1939-1945)

B. Rumusan Masalah

1) Bagaimana kondisi politik dan ekonomi dunia sebelum terjadinya Perang

Dunia II?

2) Apa yang menjadi sebab terjadinya Perang Dunia II?

3) Bagaimana proses terjadinya Perang Dunia II?

4) Bagaimana akibat dari Perang Dunia II?

5) Bagaimana akibat dari Perang Dunia II bagi Indonesia?

Makalah Perang Dunia II Page 2


C. Tujuan Penelitian

1) Untuk mengetahui kondisi politik dan ekonomi dunia sebelum terjadinya

Perang Dunia II

2) Untuk mengetahui latar belakang terjadinya Perang Dunia II.

3) Untuk mengetahui proses terjadinya Perang Dunia II

4) Untuk mengetahui akibat dari Perang Dunia II

5) Untuk mengetahui akibat dari Perang Dunia II bagi Indonesia

Makalah Perang Dunia II Page 3


BAB II

PEMBAHASAN

A. KONDISI POLITIK DAN EKONOMI DUNIA PRA PERANG DUNIA II

Keadaan politik internasional menjelang Perang Dunia II menyerupai

keadaan tahun 1906-1914 sebelum Perang Dunia I. Ada yang menyatakan bahwa

Perang Dunia II merupakan lanjutan Perang Dunia I. Perang Dunia I merupakan

balas dendam Perancis terhadap Jerman karena dipermalukan dalam kekalahannya

ketika kalah perang tahun 1870-1871. Selain itu dalam masalah industri, Jerman

juga bersaing dengan Inggris. Dengan persaingan-persaingan itu maka

terbentuklah persekutuan militer (aliansi). Ada dua persekutuan, yakni Triple

Alliantie yang kemudian dikenal dengan Blok Sentral yang terdiri atas Jerman,

Austria dan Italia. SedangkanTriple Entente yang kemudian disebut Blok

Sekutu yang terdiri atas Perancis, Inggris, Rusia dan lain-lain. Pada tanggal 1

Agustus 1914 Jerman mengumumkan perang kepada Rusia dan disusul Perancis

mengumumkan perang kepada Jerman tanggal 3 Agustus 1914. Kemudian tanggal

4 Agustus, Inggris mengumumkan perang kepada Jerman.

Selanjutnya berkecamuklah perang yang hampir melibatkan seluruh dunia

dikenal dengan Perang Dunia I. Perang ini berakhir dengan kekalahan Jerman

yang menyerah pada tanggal 11 November 1918. Sebagai pihak yang kalah,

Jerman harus membayar ganti rugi kepada Sekutu dengan dikuatkan

dalam Perjanjian Versailles pada tahun 1919. Kekalahan Jerman dengan telak ini

memberi kesempatan kepada Adolf Hitler membangkitkan bangsanya untuk

Makalah Perang Dunia II Page 4


melakukan balas dendam kepada Perancis. Adolf Hitler mengembangkan fasisme

dan kemudian memulai Perang Dunia II dengan menyerbu Polandia di kota

Danzig pada tanggal 1 September 1939. Peristiwa itulah yang menjadi sebab

langsung terjadinya Perang Dunia II.

B. FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERANG DUNIA II

Perang Dunia II terjadi pada tahun 1939-1945, sebagai lanjutan dari Perang

Dunia I. Perang ini jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan Perang Dunia I.

Perang Dunia II wilayahnya jauh lebih luas, hampir semua negara terlibat dalam

perang besar ini. Meletusnya Perang Dunia II dilatarbelakangi oleh beberapa hal

yang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu sebab-sebab umum dan sebab-sebab

khusus.

a) Sebab-sebab Terjadinya Perang Dunia II mencari keuntungan. LBB tidak

dapat berbuat apa-apa ketika negara-negara besar berbuat semaunya,

misalnya pada tahun 1935 Italia melakukan serangan terhadap Ethiopia.

b) Negara - negara maju saling berlomba memperkuat militer dan

persenjataannya.Dengan kegagalan LBB tersebut, dunia Barat terutama

Jerman dan Italiamencurigai komunisme Rusia, tetapi kemudian Rusia

mencurigai fasisme Italia dan nasional-sosialis Jerman. Oleh karena saling

mencurigai akhirnya Negara-negara tersebut memperkuat militer dan

pesenjataannya.

c) Adanya politik aliansi (mencari kawan persekutuan).Kekhawatiran akan

adanya perang besar, maka negara-negara mencari kawandan muncullah dua

Makalah Perang Dunia II Page 5


blok besar yakni:1. Blok Fasis terdiri atas Jerman, Italia, dan Jepang2. Blok

Sekutu terdiri atas: a) Blok demokrasi yaitu Perancis, Inggris, Amerika

Serikat, dan Belanda. b) Blok komunisyaitu Rusia,Polandia, Hongaria,

Bulgaria, Yugoslavia,Rumania, dan Cekoslovakia.

d) Adanya pertentangan-pertentangan akibat ekspensi. Jerman mengumumkan

Lebensraumnya (Jerman Raya) yang meliputi Eropa Tengah dan Italia

menginginkan Italia Irredenta (Italia Raya) yang meliputi seluruh laut Tengah

dan Abbesinea, serta Jepang mengumumkan Kemakmuran Bersama di Asia

Timur Raya. Ini berarti merupakan tanntangan terhadap imperialisme Inggris,

Perancis, dan Amerika Serikat

e) Adanya pertentangan faham demokrasi, fasisme dan komunisme Adanya

politik balas dendam Revanche Idea Jerman merasa dihina terbagi menjadi

dua yaitu sebab umum dan sebab khusus. Penyebab umum terjadinya Perang

Dunia II sebagai berikut :

f) Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dalam menciptakan perdamaian

dunia.LBB bukan lagi alat untuk mencapai tujuan, tetapi menjadi alat politik

Negara-negara besar untuk

g) dengan Perjanjian Versailles.

Sedangkan sebab khusus terjadinya Perang Dunia II adalah serbuan Jerman ke

Kota Danzig, Polandia pada tanggal 1 September 1939. Polandia merupakan

negara di bawah pengawasan Liga Bangsa-Bangsa. Hitler menuntut Danzig

karena penduduknya adalah bangsa Jerman, tetapi Polandia menolak tuntutan itu.

Pada tanggal 3 September 1939 negara-negara pendukung LBB terutama Inggris

Makalah Perang Dunia II Page 6


dan Perancis mengumumkan perang kepada Jerman, kemudian diikuti sekutu-

sekutunya ketika di Pearl Harbour, Hawai (7 Desember 1941).

C. PROSES TERJADINYA PERANG DUNIA II

Berdasarkan wilayahnya Perang Dunia II terbagi dalam tiga medan tempur

yaitu medan Eropa, medan Afrika Utara, dan medan Asia pasifik dimana pada

tahap awal hampir di setiap medan tempur Jerman memperoleh kemenangan.

Adapun pihak-pihak yang berperang di beberapa medan peperangan dalam Perang

Dunia II adalah sebagai berikut

Medan Eropa

Pada awal perang dunia kedua Jerman dengan melancarkan serangan kilat

(Blitzkrieg) berhasil memenangkan pertempuran di semua medan tempur

eropa,medan tempur tersebut antara lain :

Penyerbuan Jerman ke Polandia dan Finlandia : Jerman menyerbu

Polandia pada tanggal 1 September 1939. Dalam tempo singkat, sebagian

besar daerah Polandia berhasil dikuasai.

Penyerbuan Jerman ke Norwegia dan Denmark : Pada tanggal 9 April

1940, Jerman melancarkan serangan laut dan udara ke wilayah Norwegia.

Dalam waktu singkat, pasukan Jerman telah berhasil menduduki Oslo,

Bergen, Trondheim, Stavagar, dan Narvik. Pasukan Norwegia yang dibantu

Inggris dan Perancis sempat memberikan perlawanan yang sengit. Akan

tetapi pada tanggal 30 April 1940, Norwegia terpaksa menyerah kepada

Makalah Perang Dunia II Page 7


Jerman Sementara itu, dalam waktu yang sama, pasukan Jerman juga

menyerbu Denmark. Dengan mudah Jerman menaklukkan Denmark.

Jatuhnya Belanda, Belgia, dan Prancis : Tanpa pengumuman apa pun,

pasukan Jerman melancarkan serangan kilat (Blitzkrieg) ke Belanda, Belgia,

dan Luxemburg pada tanggal 10 Mei 1940. Ratu Wilhelminadari Belanda

melarikan diri ke London. Sedangkan Raja Leopold III memerintahkan

Belgia menyerah kepada Jerman pada tanggal 26 Mei 1940. Pada awal Juni

1940, pasukan Jerman yang telah menduduki Luxemburg bersiap-siap

menyerbu Prancis melalui kota Sedan. Setelah terjadi pertempuran sengit di

kota Verdum pada tanggal 15 Juni 1940, kemerdekaan Perancis tidak dapat

dipertahankan lagi. ( Kemudian, Jenderal Petain membentuk pemerintahan

Prancis yang tunduk kepada Jerman di Kota Vichy. Pasukan Perancis yang

tetap setia kepada Perancis, di bawah pimpinan Jenderal Charles de Gaulle,

melakukan perlawanan dengan mendirikan pemerintahan pengasingan di

London.)

Pertempuran JermanInggris : Jatuhnya Perancis menyebabkan perhatian

Jerman dialihkan ke Inggris. Dengan mengerahkan angkatan laut dan

angkatan udaranya, Jerman menyerang Inggris.Hal ini membuat Inggris

menandatangai kerjasama pertahanan dengan Amerika Serikat tanggal 2

September 1940. Dengan bantuan Amerika Serikat ini, pasukan Inggris

bangkit melawan dan dapat mengimbangi kekuatan tempur Jerman. Hal ini

membuat frustrasi angkatan udara Hitler. Oleh sebab itu, Jerman menjalin

kerja sama yang melibatkan poros Roma - Berlin - Tokyo dengan

Makalah Perang Dunia II Page 8


ditandatanganinya kerja sama militer antara Jerman, Italia, dan Jepang pada

tanggal 27 September 1940. Tetapi dengan mengalirnya uang, senjata, dan

bahan makanan; bahkan kesepakatan untuk menstandardisasi persenjataan

mereka, Inggris dapat bertahan dari serangan Jerman yang siang malam terus

menerus menggempurnya.

Perang JermanRusia : Tanpa menghiraukan perjanjian nonagresi, Jerman

menyerbu Rusia pada tanggal 22 Juni 1941. Dalam serangan kilat ini, Jerman

dapat memukul pasukan Rusia sehingga mundur jauh ke timur. Rusia yang

mundur ke timur kemudian meminta bantuan dari Inggris dan Amerika

Serikat. Sehingga pada tanggal 1 Oktober 1941, Rusia, Inggris, dan Amerika

Serikat menandatanganiProtokol Moskow. ( Isi perjanjian itu adalah bahwa

Inggris dan Amerika Serikat akan memberi bantuan kebutuhan- kebutuhan

pokok kepada Rusia selama 9 bulan. Selain itu, Amerika akan memberikan

kredit dalam rangka Lend and Lease Bill sebesar $ 1 Miliar.) Dengan

bantuan Sekutu dan taktik bumi hangus, Rusia berhasil menahan laju pasukan

Jerman.

Perang di Afrika (1940 1943)

Peperangan di Afrika dan Laut Tengah pecah sejak Italia

menyatakan perang terhadap Perancis dan Inggris pada tanggal 10 Juni 1940.

Italia tidak hanya menyerang Perancis Selatan. Italia juga menghantam

pasukan Perancis dan Inggris di Afrika Utara dan Afrika Timur. Akan tetapi,

pasukan Italia dapat dipukul oleh pasukan Perancis dan Inggris yang dipimpin

Makalah Perang Dunia II Page 9


Jenderal de Gaulle dan Jenderal Montgomery. Peristiwa itu terjadi di Bardia

pada tanggal 5 Januari 1941. Melihat pasukan Italia yang tidak berdaya itu,

Jenderal Erwin Rommel dari Jerman segera turun tangan memimpin

pasukannya menyerbu Libya. Jenderal Rommel dengan mudah mengalahkan

pasukan Inggris di Bardia dan Sollum. Montgomery terpaksa mundur sampai

ke perbatasan Mesir di kota Tobruk pada tanggal 20 April 1941. Bahkan pada

bulan Juni 1941, pasukan Rommel telah merebut kota El Alamein yang

terletak 70 mil jauhnya dari Alexandria. Dengan demikian, medan perang

Afrika Utara sepenuhnya telah ia kuasai

Pertempuran di Asia-Pasifik

Jepang membuka Perang Pasifik dengan melancarkan serangan

mendadak ke Pearl Harbour pada tanggal 7 Desember 1941. Pearl Harbour

adalah Pangkalan Armada Amerika Serikat di Pasifik. Serangan ini

menyebabkan Amerika Serikat tidak lagi mempertahankan sikap netralnya

dalam Perang Dunia II. Beberapa jam setelah kejadian itu, pada tanggal 8

Desember 1941, Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jepang.

Peristiwa ini memicu pecahnya perang di Asia Pasifik. Sama dengan medan

tempur lainnya pada tahap awal perang, pihak blok sentral memperoleh

kemenangan, pada medan perang Asia Pasifik dalam tempo kurang dari 5

bulan, Jepang dapat mengalahkan sekutu dan berhasil menguasai seluruh Asia

Tenggara.

Makalah Perang Dunia II Page 10


D. PENGARUH PERANG DUNIA II BAGI INDONESIA

Keterlibatan Indonesia dalam Perang Dunia II diawali dengan pendudukan

Jepang pada tahun 1942. Sebagian wilayah Indonesia sebagai medan perang

antara militer Jepang dan militer Sekutu. Secara langsung maupun tak langsung

Indonesia merasakan dampak dari terjadinya Perang Dunia II. Dampak secara

langsung yaitu terjadinya kerusakan yang serius pada daerah yang dijadikan

medan perang. Rakyat Indonesia mengalami banyak kerugian jiwa dan harta

benda, serta mengalami trauma akibat terjadinya perang. Dukungan terhadap

kemerdekaan Indonesia. Secara tidak langsung semangat nasionalisme Jepang

mengilhami perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pengaruh perang juga dapat

diperinci menjadi pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh positif antara

lain:

Pertama, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Kalahnya Jepang terhadap

militer sekutu membawa dampak wilayah Indonesia sebagai wilayah tak bertuan

(Vacum Of Power atau kekosongan kekuasaan). Hal ini karena militer Jepang

yang ada di Indonesia tak mempunyai otoritas lagi, sedangkan militer sekutu yang

akan menggantikan militer Jepang belum mengambil alih posisi Jepang. Kondisi

Vacuum of Power dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pendiri negara untuk

memproklamasikan kemerdekaan Indonesia lewat dibentuknya PPKI. Bahkan

Laksamana Maeda menyediakan rumahnya untuk merancang dan

penandatanganan naskah proklmasi kemerdekaan Indonesia. Walaupun

kemerdekaan Indonesia bukan merupakan pemberian pemerintah Jepang, tapi

hasil perjuangan seluruh rakyat Indonesia.

Makalah Perang Dunia II Page 11


Kedua, pelatihan militer untuk pemuda-pemuda Indonesia. Pada tanggal 3

Oktober 1943 pemerintah pendudukan Jepang mendirikan Giyugun atau PETA

(Pembela Tanah Air), sebelumnya telah dibentuk Heiho. Anggota PETA banyak

dikirim ke medan perang di Pasifik untuk menghadapi militer Amerika Serikat.

Pada pertengahan tahun 1945 jumlah anggota PETA sebanyak 120.000 orang.

Organisasi PETA yang didirikan oleh Jepanng merupakan cikal bakal dari Tentara

Nasional Indonesia (TNI). Banyak pendiri TNI yang berasal dari didikan PETA,

antara lain Jenderal Sudirman dan Jenderal Suharto (Presiden RI ke-2). Ketiga,

Peninggalan peralatan militer dan infrastruktur perang yang digunakan oleh

Jepang dapat digunakan sebagai modal untuk mempertahankan kemrdekaan.

Setelah Jepang menyerah terhadap sekutu, banyak tangsi-tangsi dan peralatan

militer Jepang yang dikuasai oleh pejuang Indonesia.

Disamping dampak positif Perang Dunia II juga menimbulkan luka yang

teramat dalam pada rakyat Indonesia. Pertama, Romusha pengerahan tenaga kerja

secara paksa dengan kondisi yang sangat menyedihkan untuk membangun

infrastruktur perang Jepang. Kebanyakan Romusha berasal dari Pulau Jawa dan

dikirim ke Birma. Karena kondisinya yang sangat buruk banyak diantara romusha

yang meninggal dunia dan tidak dapat kembali ke kampung halamannya. Kedua,

banyak militer Jepang yang mengambil secara paksa makanan, pakaian, dan

perbekalan lainnya dari rakyat Indonesia secara paksa dan tanpa kompensasi.

Padahal dalam kondisi perang saat itu, Indonesia banyak yang kelaparan dan

menderita. Ketiga, terjadinya perbudakan wanita (Yugun Ianfu). Banyak wanita

Makalah Perang Dunia II Page 12


muda Indonesia yang digunakan sebagai wanita penghibur bagi militer Jepang.

Keempat, eksploitasi sumber daya alam untuk keperluan perang Jepang.

E. DAMPAK PERANG DUNIA II BAGI DUNIA

Perang Dunia II telah menyebabkan kerugian besar baik bagi negara yang

terlibat perang maupun tidak. Kerugian terbesar adalah membuat jutaan rakyat

meninggal karena keganasan perang, ekonomipun menjadi berantakan dan

mengalami banyak kerugian sehingga kelaparan dan kemiskinan tidak dapat lagi

dihindarkan.

Perang Dunia yang berlangsung antara tahun 1939 - 1945 menimbulkan akibat

yang besar di bidang Politik, Ekonomi, Sosial dan Kerohanian bagi Negara -

Negara di Dunia.

1. Bidang Politik

Akibat yang muncul di bidang Politik setelah Perang Dunia ke 2 berakhir seperti

berikut :

o Amerika Serikat ( U.S.A ) dan Rusia ( Uni Soviet ) sebagai pemenang

dalam Perang Dunia ke 2, tumbuh menjadi Negara Raksasa ( Adikuasa ).

o Terjadinya perebutan pengaruh antara Amerika Serikat (Blok Barat) dan

UniSoviet (Blok Timur) yang menimbulkan Perang Dingin.Jika keduanya

berimbang terjadi keseimbangan kekuatan ( Balance of Power Policy ),

walaupun perdamaian diliputi ketakutan.

o Nasionalisme di Asia berkobar dan timbul negara merdeka seperti

Indonesia ( 17 Agustus 1945 ), Filipina ( 4 July 1946 ), India dan Pakistan

Makalah Perang Dunia II Page 13


Dominion ( 15 Agustus 1947 ) dan India merdeka Penuh ( 26 Januari 1950

), Burma ( 4 Januari 1948 )dan Ceylon Dominion ( 4 Februari 1948 ).

o Munculnya Politik mencari kawan atau aliansi yang di bentuk berdasarkan

kepentingan keamanan bersama, misalnya NATO ( North Atlantic Trinity

Organization ), SEATO ( South East Asia Treaty Organization ), dan

METO.

o Munculnya Politik memecah belah Negara, misalnya :

Jerman dibagi menjadi dua Negara yaitu, Jerman Barat ( Di kuasai

Amerika Serikat dan Sekutunya ) dan Jerman Timur ( di kuasai oleh

Uni Soviet ).

Korea di bagi menjadi dua Negara, yaitu Korea Selatan dan Korea

Utara.

Indo - Cina di bagi menjadi tiga negara yaitu, Laos, Kamboja, dan

Indo-Cina

India di bagi menjadi dua Negara yaitu, India dan Pakistan.

2. Bidang Ekonomi

Perang Dunia 2 menghancurkan perekonomian negara - negara di dunia

kecuali Amerika Serikat. Amerika Serikat menjadi pusat kekayaan dan kreditur

dari seluruh Dunia. Dalam bidang ekonomi terjadi depresi yang sangat luas.

Pengangguran terjadi di mana-mana. Negara yang kalah perang kekurangan

modal untuk membangun kembali negaranya. Amerika Serikat menawarkan

berbagai bantuan program pembangunan (penanaman modal dan pinjaman

modal). Berikut ini berbagai bentuk bantuan ekonomi dari Amerika Serikat.

Makalah Perang Dunia II Page 14


Truman Doctrine yang diarahkan untuk membantu Turki dan Yunani.

Marshall Plan diprogramkan untuk membangun kembali Eropa

Point Four Truman diarahkan untuk bantuan bagi negara-negara yang masih

terbelakang, terutama di Asia.

Colombo Plan yang disponsori Inggris ingin membentuk kerja sama ekonomi

dan kebudayaan.

3. Bidang Sosial

Untuk membantu penduduk yang menderita akibat korban dari Perang Dunia ke 2

PBB membentuk URRA ( United Nations Rehabilitation Administration ). Tugas

URRA di antaranya sebagai berikut :

o Memberi makan kepada orang - orang yang terlantar .

o Mendirikan Rumah Sakit.

o Mengurus pengungsi dan menyatukan dengan keluarganya.

o Mengerjakan kembali tanah yang rusak.

4. Bidang Kerohanian

Penderitaan yang ditimbulkan akibat dari Perang Dunia ke 2 menyadarkan

manusia akan akibat buruk nya Perang. Penduduk Dunia menyadari perlunya

lembaga yang dapat menjaga perdamaian Dunia setelah Liga Bangsa - Bangsa (

LBB ) dibubarkan. Pada tanggal 24 Oktober 1945 didirikan Perserikatan Bangsa -

Bangsa ( PBB ) atau United Nations Organization ( UNO ). Lembaga ini

diharapkan dapat menjaga Perdamaian Dunia.

Makalah Perang Dunia II Page 15


BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Perang Dunia II berlangsung selama tahun 1936-1945 dan merupakan

perang terbesar sepanjang sejarah kehidupan manusia. Perang ini

melibatkan banyak sekali negara di dunia, Perang ini merupakan perang terluas

dalam sejarah yang melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai

pasukan militer. Peristiwa perang dunia II terjadi karena adanya kecenderungan

atau suatu paham fasisme yang berkembang di Eropa, keadaan politik

internasional menjelang Perang Dunia II menyerupai keadaan tahun 1906-1914

sebelum Perang Dunia I. Perang Dunia II telah menyebabkan kerugian besar baik

bagi negara yang terlibat perang maupun tidak. Kerugian terbesar adalah Perang

ini memakan korban jiwa sebanyak 50 juta sampai 70 juta jiwa. Jumlah kematian

ini menjadikan Perang Dunia II konflik paling mematikan sepanjang sejarah umat

manusia, ekonomipun menjadi berantakan dan mengalami banyak kerugian

sehingga kelaparan dan kemiskinan tidak dapat lagi dihindarkan. Namun

demikian, Perang Dunia II ini juga berpengaruh terhadap ekonomi, sosial, maupun

politik. Pengaruh yang dibawa oleh PD II ini ada yang bersifat positif dan juga

negatif. Dampak positifnya yaitu, Perang Dunia II juga berpengaruh terhadap

Negara Indonesia yaitu berakhirnya imperialisme Belanda dan Jepang di

Indonesia, karena pada saat itu Negara Indonesia mengalami Vacuum of Power

sehingga Para tokoh Indonesia dapat segera memproklamasikan Negara Indonesia

pada tanggal 17 Agustus 1945.

Makalah Perang Dunia II Page 16


B. Saran

Perang Dunia II telah menelan jutaan korban jiwa dan telah mengubah dunia,

baik pada bidang ekonomi, sosial, maupun politik. Lebih baik jika kita mengambil

hikmah dari peristiwa ini dan selalu menjaga kedamaian antar sesama agar

peristiwa ini tidak terulang kembali.

Makalah Perang Dunia II Page 17


DAFTAR PUSTAKA

http://rizkinursadiyah.blogspot.co.id/2015/05/makalah-perang-dunia-ii.htm

Makalah Perang Dunia II Page 18


KATA PENGANTAR

Pertama-tama Saya ingin mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan

Yang Maha Esa yang telah memberkati Saya sehingga makalah ini dapat

diselesaikan. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang

telah membantu Saya dalam pembuatan makalah ini dan berbagai sumber yang

telah Saya pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini.

Saya mengakui bahwa Saya adalah manusia yang mempunyai keterbatasan

dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan

kemampuan yang Saya miliki. Dimana Saya juga memiliki keterbatasan

kemampuan. Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa Saya memiliki

keterbatasan dan juga kekurangan, Saya bersedia menerima kritik dan saran dari

pembaca yang budiman. Saya akan menerima semua kritik dan saran tersebut

sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya tulis Saya di masa datang.

Sehingga semoga makalah berikutnya dan makalah lain dapat diselesaikan dengan

hasil yang lebih baik.

Dengan menyelesaikan makalah ini Saya mengharapkan banyak manfaat

yang dapat dipetik dan diambil dari karya ini.

Timika, Agusus 2017

Penyusun

Makalah Perang Dunia II Page 19


DAFTAR ISI

Kata Pengantar ............................................................................................................... i

Daftar isi ......................................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ................................................................................................... 1

B. Rumusan Masalah .............................................................................................. 2

C. Tujuan ................................................................................................................ 2

BAB II PEMBAHASAN

A. Kondisi politik dan ekonomi dunia pra perang dunia II .................................... 4

B. Factor penyebab terjadinya perang dunia II ....................................................... 5

C. Proses terjadinya perang dunia II ....................................................................... 7

D. Pengaruh perang dunia II bagi Indonesia ........................................................... 11

E. Dampak perang dunia II bagi dunia ................................................................... 13

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan ........................................................................................................ 16

B. Saran ................................................................................................................... 17

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................... 18

Makalah Perang Dunia II Page 20