Anda di halaman 1dari 29

Aliran - Aliran dalam Pendidikan i

i
ii Pengantar Pendidikan

PENGANTAR PENDIDIKAN
viii, 186 hlm, Tab, 16 cm

Katalog Dalam Terbitan (KDT)

Hak Cipta @ Husamah, Arina Restian, Rohmad Widodo


Hak Terbit pada UMM Press

Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang


Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang 65144
Telpon (0341) 464318 Psw. 140,
Fax (0341) 460435
E-mail: ummpress@gmail.com
http://ummpress.umm.ac.id

Cetakan Pertama September, 2015

ISBN : 978-979-796-360-6

Setting, Layout & Cover : Andi Firmansah

Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang


memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan
cara apapun, termasuk fotokopi, tanpa izin tertulis dari
penerbit. Pengutipan harap menyebutkan sumbernya.
Aliran - Aliran dalam Pendidikan iii

Sanksi Pelanggaran pasal 72: Undang-undang No. 19 Tahun 2002, Tentang Hak Cipta:

1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan
pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/ atau denda paling
sedikit Rp. 1.000.000,00 (Satu Juta Rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh)
tahun dan/ atau denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (Lima miliar rupiah)

2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual


kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima)
tahun dan/ atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
iv Pengantar Pendidikan
Aliran - Aliran dalam Pendidikan v

Kata Pengantar

Segala puja dan puji hanya untuk Allah SWT, karena atas
perkenanNya jualah sehingga penulisan buku ajar Pengantar Pendidikan
terselesaikan. Ya Allah ya Rabb, izinkanlah kami, para hamba-Mu yang
lemah ini memanjatkan rasa terima kasih karena Engkau selalu
menuntun jalanku untuk terus memahami, memaknai, belajar, berkarya
dan berbagi kepada sesama.
Buku Pengantar Pendidikan disusun untuk kepentingan sebagai
buku pegangan yang diikhtiarkan untuk membantu para mahasiswa
yang menempuh mata kuliah Belajar dan Pembelajaran yang ditempuh
pada semester pertama oleh seluruh mahasiswa program studi di
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Khususnya di Universitas
Muhammadiyah Malang.
Secara tradisi, di Indonesia, mata kuliah Belajar dan Pembelajaran
yang diberlakukan di fakultas pendidikan atau LPTK disajikan pada
semester awal untuk mengawali sekaligus membekali para mahasiswa
yang akan akan mempelajari dan mendalami tentang dunia pendidikan.
Karena itu, buku Pengantar Pendidikan disusun dan mengacu
berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester yang terumuskan dalam
Lokakarya Kurikulum KKNI di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang.
Buku ini terdiri dari 6 (enam) Bab, yaitu: Bab I membahas tentang
hakikat manusia dan pengembangannya; Bab II membicarakan
mengenai pengertian dan konsep dasar pendidikan, unsur-unsur
pendidikan dan pendidikan sebagai sistem; Bab III menguraikan tentang
peran dan kedudukan tripusat pendidikan; Bab IV memaparkan tentang
landasan, asas-asas pendidikan dan penerapannya; Bab V menjelaskan
tentang aliran-aliran dalam pendidikan; bahasan diakhiri pada Bab VI
yang menggambarkan masalah yang berkaitan sistem pendidikan
nasional, pembaharuan pendidikan dan inovasi pendidikan di
Indonesia. Penajaman bahasan dalam buku ini diperkaya dengan

v
vi Pengantar Pendidikan

tugas yang diberikan kepada mahasiswa dengan melakukan analisis


artikel ilmiah terkini serta diskusi. Hal itu dimaksudkan agar bisa
menambah statistik pemahaman dan pengetahuan mahasiswa.
Pada akhirnya, buku ini dapat terselesaikan atas berbagai saran dan
dukungan banyak pihak. Dalam hal ini penulis menghaturkan ucapan
terima kasih kepada sejumlah pihak. Khususnya kepada pimpinan
universitas yang selama ini menaburkan benih semangat dan inspirasi
kepada penulis. Selain itu, pimpinan di tingkat fakultas yang
memberikan kesempatan untuk belajar dan mengabdi di kampus putih.
Selain itu, disampaikan juga ucapan terima kasih kepada guru penulis
dari sekolah dasar, SMP dan SMA serta para dosen yang memiliki
memiliki kesabaran untuk membimbing penulis dalam membuka mata
dunia melalui ilmu pengetahuan. Semoga Allah SWT memberikan
pahala berlimpah atas ilmu dan kebaikan yang telah ditebarkan. Ucapan
cinta yang tulus penuh hormat, doa khusyuk dan bakti yang ikhlas kami
haturkan kepada para orang tua kami. Terima kasih atas doa, nasihat,
pembelajaran, cinta, dukungan dan nilai-nilai yang diwariskan. Khusus
kepada istri, suami, dan anak-anak kami terima kasih atas kekuatan dan
support yang telah diberikan oleh keluarga besar kami.
Secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada penerbit
UMM Press, direktur, editor, dan staf serta distributor yang telah
bersedia menerbitkan dan mengedarkan buku-buku kami sehingga
sampai ke tangan pembaca/pengguna, khususnya para mahasiswa.
Penulis menyadari bahwa buku yang tengah dibaca pembaca masih
jauh dari sempurna dan masih dihiasi sejumlah kekurangan. Karena itu,
penulis membuka ruang selebar mungkin kepada pembaca dalam
memberikan saran dan kritik kepada penulis agar bisa meningkatkan isi
buku kemudian hari. Semoga buku ini memberi manfaat bagi para
mahasiswa atau pengguna dan sekaligus memperkaya khasanah
keilmuan serta dunia pendidikan Indonesia.

Malang, Agustus 2015


Tim Penyusun,

Husamah
Arina Restian
Rohmad Widodo
Aliran - Aliran dalam Pendidikan vii

Daftar Isi

BAB I Hakikat Manusia Dan Pengembangannya...................................1


A. Hakikat Manusia........................................................................1
B. Wujud Sifat Hakikat Manusia..................................................9
C. Manusia Sebagai Makhluk Monoprularis dan Monodualis
11
D. Dimensi Hakikat Mausi ...................................................
E. Pengembangan Potensi dan Hakikat Manusia....................13
F. Konsep Manusia Seutuhnya...................................................25

BAB II Pengertian dan Konsep Dasar Pendidikan, Unsur Pendidikan


dan Pendidikan Sebagai Sistem..................................................29
A. Pengertian dan Konsep Dasar Pendidikan...........................29
B. Unsur-Unsur Pendidikan........................................................41
C. Pendidikan Sebagai Sebuah Sistem.......................................45

BAB III Peran dan Kedudukan Tripusat Pendidikan.............................53


A. Pendahuluan.............................................................................53
B. Pengertian dan Fungsi Lingkungan Pendidikan.................54
C. Definisi Tripusat Pendidikan..................................................54
D. Pendidikan Informal Formal dan Nonformal......................56
E. Peran Keluarga, Masyarakat dan Sekolah............................57
F. Fungsi dan Jenis Lingkungan Sekolah..................................61

BAB IV Landasan, Asas Pendidikan dan Penerapannya........................69


A. Landasan Pendidikan..............................................................69
B. Asas-Asas Pendidikan.............................................................78
C. Penerapan Asas-Asas Pendidikan.........................................80
D. Masalah Peningkatan Mutu Pendidikan..............................83

vii
viii Pengantar Pendidikan

BAB V Aliran Pendidikan.............................................................................85


A. Aliran Klasik Pendidikan........................................................85
B. Gerakan Baru dalam Pendidikan...........................................94
C. "Aliran " Pokok Pendidikan Indonesia...............................106

BAB VI Sistem Pendidikan Nasional, Pembaharuan dan


Inovasi Pendidikan di Indonesia...............................................127
A. Sistem Pendidikan Indonesia...............................................127
B. Permasalahan Pendidikan dan Tantangan
Pembangunan Pendidikan Nasional...................................148
C. Inovasi dan Pembaharuan Pendidikan Indonesia.............155

Daftar Pustaka...............................................................................................159
Glosarium......................................................................................................167
Indeks.............................................................................................................171
Profil Singkat Penulis..................................................................................175
Hakekat Manusia dan Pengembangannya 1

BAB I
HAKIKAT MANUSIA DAN
PENGEMBANGANNYA

A. Hakikat Manusia
Secara faktual, kegiatan pendidikan merupakan kegiatan antar
manusia, oleh manusia dan untuk manusia. Itulah mengapa pembicaraan
tentang pendidikan tidak dapat dilepaskan dari pembicaraan tentang
manusia. Para ahli telah mengemukakan berbagai pendapat tentang
pendidikan, pada umumya mereka sepakat bahwa pendidikan itu diberikan
atau diselenggarakan dalam rangka mengembangkan seluruh potensi
kemanusiaan ke arah yang positif (Dardiri, 2010). Kegiatan pendidikan
merupakan kegiatan yang melibatkan manusia secara penuh, dilakukan oleh
manusia, antar manusia, dan untuk manusia. Dengan demikian berbicara
tentang pendidikan tidak dapat dilepaskan dari pembicaraan tentang
manusia. (Khasina, 2013).
Manusia adalah keyword yang harus dipahami terlebih dahulu bila
ingin memahami pendidikan (Sardiman, 2007). Socrates mengatakan
bahwa belajar yang sebenarnya adalah belajar tentang manusia.
Berdasarkan fakta adanya pertautan yang sangat intim antara
pendidikan dan manusia, maka sangat masuk akan apabila kajian dalam
mata kuliah pengantar pendidikan ini diawali dengan diskusi atau
bahasan menyangkut hakikat manusia itu sendiri.

1
Daftar Pustaka 159

Daftar Pustaka

Ahmadi, A. & Uhbiyati, N. 1991. Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.


Ahmadi, A. 2001. Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Ali, R. M. 2005. Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Yogyakarta: LKIS.
Ali, Mohamad (Eds) (2007). Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung:
IMTIMA.
Anshari, M. H. 1983. Pengantar Ilmu Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
Assegaf, A. R. 2005. Studi Islam Kontekstual. Yokyakarta: Gama Media.
Asyarie, M. 1992. Manusia Pembentuk Kebudayaan dalam Al-Quran.
Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat Islam (LESFI).
Asyarie, M. 2001. Filsafat Islam Sunnah Nabi dalam Berpikir. Yogyakarta:
Lembaga Studi Filsafat Islam (LESFI).
Azani. 2012. Gambaran Psychological Well-being Mantan Narapidana.
EMPATHY, 1(1): 1-18.
Baharuddin, H. 2013. Pembaruan Pendidikan Islam Azyumardi Azra:
Melacak Latar Belakang Argumentasinya. Lentera Pendidikan, 16(2):
196-204.
Baihaqi, M. I. F. 2007. Ensiklopedi Tokoh Pendidikan: dari Abendanon Hingga
KH. Imam Zarkasyi. Bandung: Nuansa.
Barnadib, S. I. 1983. Sejarah Pendidikan. Yogyakarta: Andi Offset.
Basyir, A. A. 1984. Falsafah Ibadah Dalam Islam. Yogyakarta: UII.
Baswedan, A. 2014. Gawat Darurat Pendidikan Indonesia. Paparan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan dalam Silaturahmi Kementerian
dengan Kepala Dinas Jakarta, 1 Desember.
Bertens, K. 1990. Filsafat Barat Abad XX Inggri-Jerman. Jakarta: PT
Gramedia.

159
160 Pengantar Pendidikan

Blake, R. H. & Haroldsen, E. O. 2003. Taksonomi Konsep Komunikasi.


Cetakan Ke-1. Terj. Hasan Bahanan. Surabaya: Papyrus.
Burhani, A. N. 2004. Muhammadiyah Jawa. Jakarta: Al-Wasat.
Combs, A.W. 1982. Affective Education or None at All. Educational
Leadership, 39(7): 494-497.
Darajat, Z. 2004. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Jakarta: Bumi
Aksara.
Dardiri, A. 2010. Urgensi Memahami Hakekat Manusia. Makalah. Yogyakarta:
FIP UNY.
Dardiri, A. 2011. Manusia dan Pendidikan: Sebuah Tinjauan Filosofis. Makalah.
Yogyakarta: FIP UNY.
Depdiknas. 2005. Rencana strategis Departemen Pendidikan Nasional 2005-
2009. Jakarta: Pusat Informasi dan Humas Depdiknas.
DITNAGA-DIKTI. 2010. Kerangka Acuan Pendidikan Karakter Tahun 2010.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Dewantara, B. S. 1989. Ki Hadjar Dewantara Ayahku. Jakarta: Pustaka Sinar
Harapan.
Djumhur, I. & Danasuparta. 1976. Sejarah Pendidikan. Bandung: CV. Ilmu.
Djumransjah. 2004. Pengantar Filsafat Pendidikan. Malang: Bayumedia
Publishing.
Effendy, O. C. 2006. Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Fakhruddin, A. R. 2005. Mengenal dan Menjadi Muhammadiyah. Malang:
UMM Press.
Febriansyah, M. R., Budiman, A. C., Passandre, Y. R., Nashiruddin, M. A.,
Widiyastuti, & Nasri, I. 2013. Muhammadiyah 100 Tahun Menyinari
Negeri. Yogyakarta: Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat
Muhammadiyah.
Fhadilla, A. 2014. Ruang Pendidik SMA INS Kayutanam Tahun 1967-2010.
Skripsi tidak diterbitkan. Padang: Fakultas Ilmu Budaya Universitas
Andalas.
Fathoni, M. 2012. Hakikat Manusia dan Pengetahuan. Makalah. OKU Timur:
Pondok Pesantren Nurul Huda.
Hadikusumo, K. 1996. Pengantar Pendidikan. Semarang: IKIP Semarang
Press.
Halimah, A. 2012.Sistem Pendidikan Muhammad Syafei (Tokoh Pendidikan
dari Sumatera Barat). Artikel Jurnal Volume 1 Nomor 1 2012.
Makassar: Fakutas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.
Daftar Pustaka 161

Hambali, H. 2006. Ideologi dan Strategi Muhammadiyah. Yogyakarta: Suara


Muhammadiyah.
Hardiyanti, Y. 2011. Komponen-Komponen Pendidikan. Makalah Filsafat
Pendidikan. Makassar: Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin
Hasan, A. B. P. 2006. Psikologi Perkembangan Islam. Jakarta: PT Raja
Grafindo Persada.
Hasan, M. T. 2004. Dinamika Kehidupan Religius. Jakarta: Listafariska Putra.
Hassan, F. 2005. Ensiklopedi Umum untuk Pelajar. Jilid 10. Jakarta: Ichtiar
Baru van Hoeve. Idris, R. 2013. Pendidikan Sebagai Agen Perubahan
Menuju Masyarakat Indonesia Seutuhnya. Lentera Pendidikan, 16(1):
62-72.
Husamah. 2013. Pembelajaran Luar Kelas; Outdoor Learning.Jakarta: Prestasi
Pustaka Raya.
Ihsan, F. 2008. Dasar Dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Ihsan, F. 2010. Dasar-Dasar Kependidikan: Komponen MDK. Jakarta: Rineka
Cipta.
Ilyas, A. 1997. Prinsip-prinsip Pendidikan Anak dalam Islam. Bandung: Al
Bayan.
Jalaluddin. 2003. Teologi Pendidikan, Jakarta: Raja GrafindoPersada.
Jurdi, S. 2010. 1 ABAD Muhammadiyah - Gagasan Pembaharuan Sosial
Keagamaan. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara.
Kemendiknas. 2010. Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Pendidikan
Nasional tahun 20102014. Jakarta: Kementerian Pendidikan
Nasional RI.
Khasinah, S. 2013. Hakikat Manusia Menurut Pandangan Islam dan Barat.
Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA, 13(2): 296-317.
Khobir, A. 2010. Hakikat Manusia dan Implikasinya dalam Proses
Pendidikan (Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam). Forum Tarbiyah,
8(1): 1-15.
Kosasih, A. 2012. Konsep Insan Kamil Menurut al-Jili. (Online).( http://
www.file.upi.edu, diakses 30 Juli 2015].
Langgulung, H. 2008. Azas-Azas Pendidikan Islam, Jakarta: Pustaka, Al-
Husna.
Maunah, B. 2009. Landasan Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Teras.
Marzuki. 2012. Politik Pendidikan Nasional dalam Bingkai Undang-
Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jurnal Penelitian Humaniora,
17(2): 16-38.
162 Pengantar Pendidikan

Moerdiyanto. 2011. Tren Pengembangan Pendidikan IPS di Sekolah Dasar


dan Menengah. Makalah. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan
Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta
Mujidin. 2005. Garis Besar Psikologi Transpersonal: Pandangan Tentang
Manusia dan Metode Penggalian Transpersonal serta Aplikasinya
dalam Dunia Pendidikan. Humanitas: Indonesian Psychological Journal,
2(1): 54- 64.
Mudyahardjo. R., Wasyidin, W.& Soegiyanto, S. 1992. Materi Pokok Dasar-
Dasar Kependidikan. Modul 1-6. Jakarta: P2TK-PT Depdikbud.
Mudyahardjo, R. 2002. Pengantar Pendidikan: Sebuah Study Awal Tentang
Dasar-Dasar Pendidikan Pada Umum dan Pendidikan di Indonesia.
Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Nadirah, S. 2013. Anak Didik Perspektif Nativisme, Empirisme, dan
Konvergensi. Lentera Pendidikan, 16(2): 188-195.
Nanuru, R. F. 2013. Progresivisme Pendidikan dan Relevansinya di
Indonesia. Jurnal UNIERA, 2(2): 133-143.
Nashori, F. & Diana, R. 2002. Mengembangkan Kreativitas Dalam Perspektif
Psikologi Islam. Yogyakarta: Menara Kudus.
Nata, A. 2002. Filsalat Pendidikan Islam I. Jakarta: Logos Wacana Ilmu..
Nugroho, E. C. 2012. Menghargai Modus-Modus Esensial Manusia Sebagai
Upaya Mengatasi Problem Dehumanisasi di Indonesia. Makalah Filsafat
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro.
Oesman, O. & Alfian. 1992. Pancasila Sebagai Ideologi, Dalam Berbagai bidang
Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa Dan Bernegara. Jakarta: BP-7 Pusat.
Padil, M. & Supriyatno, T. 2010. Sosiologi Pendidikan. Malang : UIN-Maliki Press.
Pasha, M. K. & Darban, A. A. 2000. Muhamadiyah sebagai Gerakan Islam
(dalam Perspektif Historis dan Idiologis). Yogyakarta: LPPI.
Pelly, U. & Menanti, A. 1994. Teori-Teori Sosial Budaya. Jakarta: Dirjen
Dikti Depdiknas.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 Tentang
Standar Nasional Pendidikan
Pidarta, M. 2007. Landasan Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Piedade, J. I. 1986. Problematika Manusia dalam Antropologi Filsafat.
Basis, XXXV-10.
Poerbakawatja, S. 1970. Pendidikan Dalam Alam Indonesia. Jakarta: Gunung
Agung.
Pramudia, J. R. 2006. Orientasi Baru Pendidikan: Perlunya Reorientasi Posisi
Pendidik Dan Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 3(1): 29-38.
Daftar Pustaka 163

Prayitno. 2009. Dasar Teori dan Praksis Pendidikan. Jakarta: Grasindo.


Prayitno & Amti, E. 2004. Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta:
Rineka Cipta.
Pulungan, S. M. 1984. Manusia Dalam al-Quran. Surabaya: Bina Ilmu.
Purwanto, M. N. 2004. Psikologi Pendidikan. Cet. XX; Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya.
Raharja, S. 2008. Penyelenggaraan Pendidikan Indonesia Nederlandche
School (INS) Kayu Tanam dalam Perspektif Pendidikan Humanis-
Religius. Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(4): 9-19.
Rakhmat, J. 1998. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rakhmat, J. 2011. Filsafat Pendidikan Islam: Telaah Sejarah dan Pemikirannya.
Jakarta: Kalam Mulia.
Rokhim. 2014. Peran Organisasi Muhammadiyah dalam Bidang
Pendidikan di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Jurnal Ilmiah
Pendidikan Sejarah IKIP Veteran Semarang, 2(1): 23-31.
Sabri, M. A. 1996. Psikologi Pendidikan. Jakarta : Pedoman Ilmu Jaya.
Sagala, S. 2010. Konsep dan Makna Pembelajaran untuk Membantu Memecahkan
Problematika Belajar dan Mengajar. Cet. VIII; Bandung: Alfabeta.
Salam, Y. 1968. Riwayat Hidup KH. Ahmad Dahlan. Yogyakarta: TB Yogya.
Salim, M. 2002. Konsep Kekuasaan Politik Dalam AlQuran. Cet. III. Jakarta :
Raja Grafindo Persada.
Samad, M. Y. 2013. Pendidikan Islam dalam Perspektif Aliran Kalam:
Qadariyah, Jabariyah, dan Asyariyah. Lentera Pendidikan, 16(1): 73-
82.
Santyasa, I.W. 2008. Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pembelajaran
Kooperatif. Disajikan dalam Pelatihan tentang Pembelajaran dan
Asesmen Inovatif bagi Guru-guru Sekolah Menengah Kecamatan
Nusa Penida tanggal 22-24 Agustus.
Sardiman. 2007. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Rajawali Press.
Sastrapratedja. M. 1992. Karakter Manusia dalam Pembangunan. Yogyakarta:
UGM.
Sauri, S. 2009. Masalah-masalah Pokok Pendidikan di Indonesia dalam
Perspektif Filosofis, Teoretik dan Empirik. Makalah Disajikan pada
Seminar Nasional bagi guru-guru di Kabupaten Subang, 8 Agustus.
Seha, S. 2010. Manusia Dalam Al-Quran Menurut Persfektif Filsafat
Manusia. Al-Fikr, 14(3): 399-410.
Setianingsih, D. 2008. Pemikiran Pendidikan Islam Muhammad Tholhah Hasan.
Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Fakultas Tarbiyah UIN Malang.
164 Pengantar Pendidikan

Setiono, T. H., Wartoyo, F. X. & Widjijanto. 2013. Ki Hadjar Dewantara


Perannya dalam Memperjuangkan Pendidikan Nasional Tahun 1922-1959.
Naskah Jurnal. Sidoarjo: STKIP PGRI Sidoarjo.
Shihab, M. Q. 1996. Wawasan al-Quran. Bandung: Mizan.
Sneijders, A. 2004. Antropologi Filsafat Manusia: Paradoks dan Seruan.
Yogyakarta: Kanisius.
Soedijarto. 2008. Landasan dan Arah Pendidikan Nasional Kita. Jakarta: PT
Kompas Media Nusantara.
Soedijarto. 2008.Tercapainya Tujuan Pendidikan Nasional Sebagai
Ukuran bagi Pendidikan yang Bermutu dan Implikasinya. Jurnal
Pendidikan Penabur, 11(7): 37-41.
Soelaeman, M. I. 1988. Suatu Telaah tentang Manusia-Religi-Pendidikan.
Jakarta: Depdikbud.
Soemarto. 2002. Faktor-Faktor Lingkungan Stratejik dalam Pengembangan
Perguruan Tinggi Swasta: Studi tentang Faktor-Faktor Lingkungan
Perguruan Tinggi Swasta yang Terakreditasi di Jawa Barat. Disertasi
tidak dipublikasikan. Bandung: PPS-UPI.
Suardi, E. 2010. Sistem dan Tujuan Pendidikan. Bandung: Angkasa.
Sulistya, A. V. 2002. Buku Panduan Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.
Yogyakarta: Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata
Deputi Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya.
Suhartono, S. 2007. Filsafat Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Suparlan, P. 1984. Kebudayaan Kemiskinan, dalam Kemiskinan di Perkotaan.
Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Sinar Harapan.
Suprayoko, K. 2006. Taman Siswa dan Konsepnya. Dipresentasi dalam
Seminar Nasional Kontribusi Tamansiswa dan INS Kayutanam dalam
membangun Karakter bangsa Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan
yang diselenggarakan oleh Depdiknas,, Hotel Sahid, Ballroom Lantai
2, Jakarta, 24 Agustus.
Suryabrata, S. 2002. Psikologi Pendidikan, Cet. XI. Jakarta: PT. Raja
Grafindo Persada.
Suyanto. 2007. Tantangan Profesionalisme Guru di Era Global. Pidato Dies
Natalis ke-43 Universitas Negeri Yogyakarta, 21 Mei.
Suyitno, Y. 2010. Modul 1 Manusia dan Pendidikan. Bandung: Fakultas
Pendidikan UPI.
Suyitno, Y. 2009. Landasan Filosofis Pendidikan. Bandung: Fakultas
Pendidikan UPI.
Syah, M. 2002. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Cet. V Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Daftar Pustaka 165

Syam, M. N. 1986. Filsafat Kependidikan dan Dasar Filsafat Kependidikan


Pancasila. Surabaya: Usaha Nasional.
Tatang, S. 2010. Landasan Filosofis Pendidikan. BBM 2. (Online). (http://
file.upi.edu/Direktori/DUAL-MODES/LANDASAN-PENDIDIKAN/
BBM_2. pdf, Diakses 4 Agustus 2015).
Thoib, I. 2008. Wacana Baru Pendidikan.Yogyakarta: Genta Press.
Tim Paradigma Pendidikan BSNP. 2010. Paradigma Pendidikan Nasional
Abad XXI. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.
Tirtarahardja, U. & Sulo, S. L. L. 2005. Pengantar Pendidikan. Edisi Revisi.
Jakarta: Rineka Cipta.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang
Sistem Pendidikan Nasional.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang
Guru dan Dosen.
Usman, M. I. 2012. Model Mengajar Dalam Pembelajaran: Alam Sekitar,
Sekolah Kerja, Individual, dan Klasikal. Lentera Pendidikan, 15(2):
251-266.
van der Wij, P. A. 1991. Filsuf-filsuf Besar tentang Manusia. Jakarta:
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.
Wahab, Z. 2007. Menegakkan Sistem Pendidikan Nasional Berdasarkan
Pancasila. Makalah diprsentasikan dalam Sarasehan dalam rangka
memperingati Hari lahir Pancasila drai Klaster Pendidikan dengan
tema Sistem Pendidikan Nasional untuk Membangun Peradaban
Indonesia yang dijiwai oleh Nilai-nilai Pancasila di Balai Senat
UGM Bulaksumur Yogyakarta, 30 April - 1 Mei.
World Economic Forum. 2010. The Global Competitiveness Report 2008-2009.
Yusuf, A. M. 1996. Pengantar Ilmu Pendidikan. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Yusuf, M. T. 2012. Anomali Reformasi Penyelenggaraan Pembelajaran di
Indonesia. Lentera Pendidikan, 15(1): 85-91.
Zed, M. 2012. Engku Mohammad Sjafei dan INS Kayutanam: Jejak
Pemikiran Pendidikannya. TINGKAP, 8(2): 173-188.
Zubir, G. 2001. Peranan Masyarakat Dalam Pembangunan Sumber Daya
Manusia di Ranah Minang. Makalah Seminar Nasional Industri
Pendidikan. Jakarta.
166 Pengantar Pendidikan
Glosarium 167

Glosarium

Dimensi: segi yang menjadi pusat tinjauan ilmiah.

Hakikat: kata benda yang berarti kebenaran atau yang benar-benar ada.
Kata ini berasal dari kata pokok hak (al-Haq), yang berarti milik (ke-
punyaan) atau benar (kebenaran).

Gender: kesamaan peluang dan kesempatan dalam bidang sosial, politik


dan ekonomi antara laki-laki dan perempuan, kaya miskin, orang
cacat dan tidak, desa kota, atau sifat-sifat yang dilekatkan pada laki-
laki atau perempuan yang dibangun oleh sosial dan budaya.

Hak: segala sesuatu yang harus di dapatkan oleh setiap orang yang telah
ada sejak lahir bahkan sebelum lahir.

Hegemoni: dominasi satu kelompok terhadap kelompok lainnya dengan


atau tanpa ancaman kekerasan, sehingga ide-ide yang disampaikan
oleh kelompok dominan terhadap kelompok yang didominasi
diterima sebagai sesuatu yang wajar.

Inovasi: suatu ide, barang, kejadian, metode, yang dirasakan atau


diamati sebagai suatu hal yang baru bagi seseorang atau
sekelompok orang (masyarakat), baik itu berupa hasil invensi
maupun diskoveri. Inovasi diadakan untuk mencapai tujuan
tertentu atau untuk memecahkan suatu masalah tertentu.

167
168 Pengantar Pendidikan

Kata hati: kemampuan membuat keputusan tentang yang baik dan yang
buruk bagi manusia sebagai manusia.

Kebahagiaan dalam kehidupan suatu masyarakat: tercerminan dalam


bentuk kehidupan bermasyarakat yang nyaman, mulai dari
lingkungan rumah tangga sampai ke lingkungan antara bangsa
dengan saling dihormati dan menghormati.

Kesejahteraan material atau hidup berkecukupan: kehidupan yang


terbebas dari kemiskinan, walaupun tidak harus berupa
kemewahan.

Landasan: dasar tempat berpijak atau tempat di mulainya suatu


perbuatan. Dalam bahasa Inggris, landasan disebut dengan istilah
foundation, yang dalam bahasa Indonesia menjadi fondasi. Fondasi
merupakan bagian terpenting untuk mengawali sesuatu.

Ordonansi: peraturan atau ketetapan pemerintah; surat pemerintah;


peraturan kerajaan.

Paradigma: world view, suatu pers-pektif umum, cara pemilahan


kompleksitas dunia nyata. Selaku demikian, tindakan kita di dunia,
termasuk perbuatan yang dilakukan seseorang atau kelompok
selaku ilmuwan, peneliti, ahli pendidikan, politisi, tidak bisa terjadi
tanpa mengacu kepada paradigma yang dianutnya. Paradigma
menginstruksikan kita tentang apa yang dianggap penting,
legitimate dan masuk akal dalam hidup.

Perguruan: Lembaga pendidikan dimana guru dan para murid hidup


bersama di padepokan, dan para murid berguru kepada para cerdik
cendekia (guru).

Polarisasi: pembagian atas dua bagian (kelompok orang yang


berkepentingan dan sebagainya) yang berlawanan/berbeda.
Perguruan ini lambat laun dikenal sebagai pesantren yaitu tempat para santri
(catrik) berguru.
Glosarium 169

Sistem Among: cara pendidikan yang dipakai dalam sistem Taman Siswa
dengan maksud mewajibkan pada guru supaya mengingati dan
mementingkan kodrati adatnya pada siswa dengan tidak melupakan
segala keadaan yang mengelilinginya.

Stratifikasi Sosial: pembedaan anggota masyarakat berdasarkan status


yang dimilikinya.

Tata Nilai: Pandangan hidup dan kesepakatan atas norma dalam


mengelola organisasi

Wajib belajar: program pendidikan minimal yang harus diikuti oleh


warga negara Indonesia atas tanggung jawab Pemerintah dan
pemerintah daerah.

Yuridis: menurut hukum; secara hukum.


170 Pengantar Pendidikan
Indeks 171

Indeks

A C
Abd Allah, 8 categorical imperative, 16
activity centered, 70 Centre dinternet, 96
al-Basyar, 71 child centered, 70
al-Insan, 71 community oriented project, 118
al-Nas, 7 comperative adventage, 152
al-Quran, 6, competitive advantage, 152
amar maruf nahi mungkar, 17
animal educabili, 3 D
animal educandum, 3 animal das Es, 4
educator, 3 animal ridens, 3 das Ich, 4
animal rational, 3 animal das Uber Ich, 4
symbolicum, 3 deterministis, 5
anthropological constants, 18
aspek spasial, 3 auditif, 44 E
empirisme, 86
environmental input,
46 entrepreneurship,
B 118 etnis, 5
Bani Adam, 8
Bani Hasyr, 8 F
budinurani, 4 fenomenologi, 5
free will, 13

171
172 Pengantar Pendidikan

H K

hayawan nathiq, 2 kawasan bawah sadar, 5


hewan yang berpikir, 2 Kayutanam, 107
Hidayat al-Aqliyat, 20 kerajaan hewan, 3
Hidayat al-Diniyyat, 21 khalifah, 6
Hidayat al-Ghariziyyat, 21 kreativitas tangan, 3
Hidayat al-Hasiyyat, 21 kodrat, 2
homo economicus, 20 konsentris, 47
homo faber, 2 konvergensi, 86
homo loquen, 2
homo religious, 21 L
homo sapiens, 2 libido-seksualis, 4
homo socius, 2 life long learning, 83
horizontal, 18 lust principle, 4
M

I makhluk biologis, 7
I-it, 15 makhluk ekonomi, 2
I-thou, 15 makhluk evolutif, 22
idealisme, 31 makhluk kultural, 7
imitative, 3 makhluk reaktif, 9
innate potentials, 19 makhluk sosial, 2
innate tendencies, 19 memayu hayuning bawana, 16
inovasi, 35 metode global, 95
insan kamil, 37 monisme, 12
instructional materials, 43 monodualis, 11
instrumental input, 46 monopluralis, 11
interaksi edukatif, 41 Muhammadiyah, 9
interpersonal, 49
intrapsikis, 9 N
nativisme, 86
J naturalism, 86
jiwa-jiwa nasional, 5
Indeks 173

O T
orde en vrede, 79 teologis, 4
Teori Domein, 110
P the Id, 4
paham individualism, 72 tool-making animal, 2
paham integralistik, 72 tripusat, 47
paham kolektivisme, 72 tujuan institusional, 37
pendidikan seks, 34 tujuan instrukisonal, 37
pengembangan patologis, 24 tujuan kurikuler, 37
pluralisme, 12 Tut Wuri Handayani, 78
pour soi, 9
pragmatisme, 69 W
primary community, 57 warisan ras, 6
problem solving method, 71 weltanschauung, 5
Project Based Learning, 98 Wisna Priya, 65
psikoanalisis, 4 Wisnu Rini, 65
psikofisik, 27
psiko-humanistik, 26 Z
zelfbegrotings-system, 112
R zelf besschikkingsrecht, 112
rasa kebebasan, 9 zoon politicon, 2
rasio praktis, 16
raw input, 46
realisme, 69

S
sakral, 6
salah didik, 24
sekolah kejuruan, 101
sistem among, 65
struktur jiwa, 4
sui generis, 4
superego, 4
174 Pengantar Pendidikan
Profil Singkat Penulis 175

Profil Singkat Penulis

Husamah dilahirkan pada tanggal 18 Oktober 1985 di


sebuah pulau terpencil nan indah, yaitu Pulau Pagerungan Kecil,
Sapeken, Sumenep. Ia menamatkan studi di SDN Pagerungan Kecil III,
SMP Negeri 2 Sapeken, dan SMA Negeri 1 Banyuwangi. Gelar sarjana
pendidikan (S.Pd.) ia peroleh dari Prodi Pendidikan Biologi FKIP
Universitas Muhammadiyah Malang (2008) dan

magister pendidikan (M.Pd.) dari Prodi Pendidikan Biologi Universitas


Negeri Malang (2014).
Suami dari Yanur Setyaningrum, S.Pd., M.Pd. dan ayah dari Cyra
Azalia Aufaa serta Ibrahim Azka Alfatih adalah Dosen Tetap di Prodi
Pendidikan Biologi FKIP UMM. Ia aktif menulis, mengajar, dan meneliti,
serta diamanahi untuk mengepalai Pusat Studi Lingkungan dan
Kependudukan UMM.
Hobi menulisnya dimulai sejak menjadi mahasiswa. Ia merupakan
Juara I Mahasiswa Berprestasi UMM dan Kopertis VII Jawa Timur tahun
2008; beberapa kali menjuarai lomba penulisan ilmiah tingkat lokal,
regional, dan nasional; beberapa kali memperoleh pendanaan Program
Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan menjadi finalis PIMNAS. Sampai saat
ini, artikel ilmiah dan opininya telah dimuat di jurnal ilmiah nasional
dan internasional, prosiding seminar nasional dan internasional, serta
media massa lokal dan nasional.
Ia telah berhasil menerbitkan beberapa buku yang ia sebut sebagai
karya kecil untuk menginspirasi Indonesia seperti Cerdas Menjadi Juara
Karya Ilmiah (Tim, Pinus Group, 2010), Teacherpreneur, Cara Cerdas Menjadi
Guru Banyak Penghasilan (Pinus Group, 2011), Panduan Penulisan Skripsi
(Tim, Penerbitan Biologi UMM, 2009), KIR Itu Selezat Ice Cream (Tim, Pinus
Group, 2011), Kamus Penyakit Pada Manusia (Andi, 2012) Guru Profesional
Perspektif Siswa Indonesia (Editor; Aditya Media, 2012), Kamus

175
176 Pengantar Pendidikan

Praktis Biologi (Tim, Penerbitan Biologi UMM, 2012); Outdoor Learning:


Pembelajaran Luar Kelas (Prestasi Pustaka Raya, 2013), Pembelajaran
Berbasis Pencapaian Kompetensi: Panduan dalam Merancang
Pembelajaran untuk Mendukung Implementasi Kurikulum 2013 (Tim,
Prestasi Pustaka Raya, 2013; Cet. II 2015), Science for Grade 1 (Tim, Aditya
Media, 2013); Kamus Super Biologi (Tim, Prestasi Pustaka Raya, 2014),
Pembelajaran Bauran: Blended Learning (Prestasi Pustaka Raya, 2014),
Kamus A to Z Kamus Psikologi Super Lengkap (Andi, 2015), Pencerahan
Pendidikan Masa Depan (Tim, UMM Press & FKIP UMM), Belajar dan
Pembelajaran (Tim, Proses terbit di UMM Press) dan buku Pengantar
Pendidikan yang ada di tangan Anda ini.
Untuk diskusi dan koresponsdensi dengan penulis dapat
mengirimkan pesan ke e-mail/facebook: usya_bio@yahoo.com; atau
Instagram: @papanya_cyra_n_abym.

Arina Restian S,Pd M.Pd adalah Dosen


Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP
UMM. Ia terlahir di Blitar pada 14 juni 1988.
Menyelesaikan Pendidikan di SD Negeri Karang
Tengah 1V Tahun 1994, SLTPN 6 Blitar Tahun 2000
, SMA N 1 Kademangan Blitar tahun lulus tahun
2006, Menyelesaikan S-I Pendidikan Seni Tari
Universitas Negeri Malang (UM) Tahun 2010, dan
Mendapat beasiswa Unggulan Program Dikti ,Pada
tahun 2012 menyelesaikan Program S-2 Pascasarjana Pendidikan Seni
Budaya (UNESA) .
Berbagai tulisan dan kegiatan dibidang pendidikan antara lain: 1)
Menulis di JP2SD di Universitas Muhammadiyah Malang tentang
pendidikan PAIKEM GEMBROT"Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif,
Menyenangkan, Gembira Dan Berbobot"Bidang Seni, 2) Narasumber
Kemendikbud Nasional K13 Mapel Seni Budaya 2014, Wilayah JATIM,
3) Narasumber Nasional Pelatihan Diklat Kepala Dinas Dan Kepala
Sekolah Mapel Seni Budaya 2014, 4) Narasumber Prakarya Kurikulum
2013 Dinas Provinsi Jawa Timur Th 2014 SMP Muhamadiyah Jawa
Timur, 5) Panitia Seminar Internasional Membangun Peradapan Bangsa
Melalui Politik Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Internasional Dan
Bahasa Ilmu Pengetahuan, Dome UMM, 6) Juri Lomba Kreativitas
Profil Singkat Penulis 177

Desain Batik Mahasiswa UMM, 7) Seminar Internasional On Special


Education For Southeast Asia Region (Ukm Malasya, Upi, Unesa, Seameo
Sen) 2015 Presenter (Implementasi Sistem Evaluasi Penilaian Anak Autis
Pada Pendidikan Iklusi Di Sekolah Dasar), 8) Seminar Nasional Pgsd 2015 "
Mewujudkan Mutu Pendidikan Yang Unggul Dan Berjatidiri Melalui
Publikasi Ilmiah Untuk Jurnal Nasional Dan International Bereputasi,
Pemakalah (Pendidikan Karakter Masa Kini), 9) Seminar International 2015
UNY 2nd International Kenference on current isues in education (1CCIE
2015) 10). Konferensi Nasional ASWGI (Asosiasi Pusat Studi Wanita/ Gender
Dan Anak Seluruh Indonesia) 2015.

Drs. Rohmad Widodo, M.Si lahir di


Trenggalek, 07 April 1967. Ia adalah DPK Kopertis
VII, dan mengajar di Program Studi Civic Hukum
(PPKn). Di Prodi itu pula ia selama beberapa
periode diamani menjadi Ketua Prodi. Ia
menyelesaikan pendidikan S1 di jurusan PMP-Kn
IKIP Malang (sekarang menjadi Universitas Negeri
Malang atau U) tahun 1991. Sementara itu
pendidikan S-2 ai selesaikan pada tahun 2008 di
jurusan Sosiologi Program Pascasarjana
Universitas Muhammadiyah Malang.
Saat ini ia aktif mengajar, menulis dan melakukan penelitian
(melalui dana DIKTI dan dana internal UMM). Beberapa artikelnya telah
dipublikasikan dalam jurnal ilmiah atau dipresentasikan dalam seminar
nasional/internasional. Ia menulis secara mandiri atau berkelompok/ tim.
Buku ini adalah beberapa diantara karya yang ia tulis dan secara khusus
didedikasikan untuk pengembangan pendidikan di Indonesia.
178 Pengantar Pendidikan

Anda mungkin juga menyukai