Anda di halaman 1dari 20

RPP KD 3.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 2 Makassar


Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Kelas/Semester : XI/1
Alokasi Waktu : 10 Jam Pelajaran (5x pertemuan)
Pokok Bahasan : Induksi Matematika
A. Kompetensi Inti (KI)
KI3: Memahami,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator
Kompetensi Dasar Indikator
3.1 Menjelaskan metode 3.1.1 Membandingkan penalaran induktif dan deduktif.
pembuktian Pernyataan 3.1.2 Menjelaskan prinsip induksi matematika
matematis berupa barisan, 3.1.3 Menggunakan prinsip induksi matematika dan
ketidaksamaan, menerapkannya dalam rumus jumlah deret persegi dan
kubik.
keterbagiaan dengan
3.1.4 Menggunakan prinsip induksi matematika kuat dan
induksi matematika
menerapkannya dalam rumus jumlah deret persegi dan
kubik.
3.1.5 Mengidentifikasi masalah induktif dan deduktif.
4.1 Menggunakan metode 4.1.1 Mencontohkan prinsip induksi matematika.
pembuktian induksi 4.1.2 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan
matematika untuk menguji dengan induksi matematika dalam pembuktian rumus
pernyataan matematis jumlah deret persegi dan kubik.
barisan, 4.1.3 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan
berupa
dengan induksi matematika kuat dalam pembuktian rumus
ketidaksamaan,
jumlah deret persegi dan kubik.
keterbagiaan

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari induksi matematika, peserta didik dapat:
3.1.1 Membandingkan penalaran induktif dan deduktif.
3.1.2 Menjelaskan prinsip induksi matematika
3.1.3 Menggunakan prinsip induksi matematika dan menerapkannya dalam rumus jumlah deret persegi dan
kubik.
3.1.4 Menggunakan prinsip induksi matematika kuat dan menerapkannya dalam rumus jumlah deret persegi
dan kubik.
3.1.5 Mengidentifikasi masalah induktif dan deduktif.
4.1.1 Mencontohkan prinsip induksi matematika.
4.1.2 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi matematika dalam
pembuktian rumus jumlah deret persegi dan kubik.
4.1.3 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi matematika kuat dalam
pembuktian rumus jumlah deret persegi dan kubik.

D. Materi Pembelajaran
Apakah Induksi Matematika itu ?
Induktif khusus ke umum
Induksi matematika : suatu cara untuk membuktikan bahwa suatu fungsi persamaan bernilai benar untuk
himpunan bilangan bulat positif (yg jmlnya tak berhingga) dalam sejumlah langkah terbatas.

Contoh 1 :
Buktikan bahwa persamaan berikut adalah BENAR.
P(n) = 1 + 2 + 3 ++ n = n . (n+1)/2.
Untuk n = 1, 2, 3,.
Jawab :
Sebagai contoh p(5) adalah jml bil bulat positif dari 1 s/d 5 yaitu 5.(5+1)/2.
Memang, 1+2+3+4+5 = 15 = 5. 6/2 . Sayangnya, ini belum dapat membuktikan bahwa p(n) adalah
TAUTOLOGI. Kebenaran yang ditunjukkan hanya pada n = 5 yaitu untuk himpunan p(5).
Harus diingat bahwa bil bulat positif jumlahnya tak hingga. Jadi kita tidak dapat menggunakan pendekatan
ini untuk membuktikan rumus tsb.
Analogi :
Induksi matematiak sering berguna unt menyelesaikan masalah seperti di atas. Pembuktian dengan induksi
matematika dapat dianalogikan dgn usaha merobohkan sederetan kartu domino yg didirikan berdekatan.

Yang perlu dilakukan adalah mendorong kartu pertama kearah deretan. Kartu domino yg terdorong akan
mendorong kartu domino yg berikutnya.
Untuk meyakinkan bhw semua kartu roboh harus dilakukan pengecekan semua pasangan kartu yg
berdekatan dan membuktikan bhw jika kartu ke-n roboh maka kartu ke-(n+1) juga akan roboh.
Dilihat secara khusus kartu ke-99 dan 100. untuk membuktikan p(99) p(100), digunakan (99) sebagai
premis.
P(100) : 1 + 2 + 3 + + 99 + 100 = 99 (99+1)/2 + 100
= 99. 100/2 + 2 . 100/2
= 100 (101)/2
= 100 (100+1)/2
p(n) p(n+1) untuk semua n 1 ?
p(n+1) : 1 + 2 + 3 + + n + (n+1) = (1 + 2 + 3 + + n ) + (n+1)
= n (n+1)/2 + 2 (n +1) /2
= (n+1) (n+2)/2
= ( (n+1) ) ( (n+1) + 1)/2. TERBUKTI.

Contoh 2 :
Untuk semua n 1, buktikan dengan Iduksi bahwa n3 + 2n adalah kelipatan 3.
Jawab :
1. Langkah dasar.
n = 1 ; 13 + 2.1 = 3, benar bahwa persamaan ini merupakan kelipatan 3.
2. Langkah induksi.
Diasumsikan bahwa n 1, n3 + 2n adalah kelipatan 3 merupakan pernyataan bernilai benar.
Ingin dibuktikan bhw p(n+1) : (n+1)3 + 2(n+1) = (n3 + 3n2+3n+1) + (2n + 2)
= (n3 + 2n ) + 3n2 + 3n + 3
= (n3 + 2n ) + 3 (n2 + n + 1)
3
Benar, (n+1) + 2(n+1) adalah kelipatan 3 karena merupakan penjumlahan dari dua kelipatan 3.

Prinsip Induksi matematika secara umum.


Untuk k = {k0, k0 +1, k0+2,} dengan k0 = sembarang bil bulat maka p(n) adalah TAUTOLOGI jika :
1. p(k0) benar
2. untuk semua k k0, p(k) p(k+1).
Langkah-langkah pembuktian dengan Induksi Matematika :
1. Langkah dasar
- Buktikan bahwa p(k0) benar.
2. Langkah Induksi
- Asumsikan bahwa p(k) benar untuk sejumlah bil bulat.
- Buktikan bahwa asumsi tersebut berimplikasi p(k+1) benar.

Contoh 3 :
n
Buktikan jumlah bilangan bulat ganjil adalah n2, atau P(n) : 2i 1 n
i 1
2

Jawab :
1. Langkah dasar
P(1) : 2.1 1 = 12 benar (fakta aritmetika).
2. Langkah Induksi P(n) P(n+1) benar ?
n
Asumsi : P(n) : 2i 1 n
i 1
2
benar.
n 1 n
P(n+1) : 2i 1 ( 2i 1) 2(n 1) 1
i 1 i 1
(merupakan definisi )

= n2 + 2(n+1) -1 (hipotesis)
= n2 + 2n+2 -1
= n2 + 2n+1
= (n+1)2 BENAR.
Contoh 4 :
Buktikan P(n) : n 2 untuk n = 1, 2, 3,
n

Jawab :
1. Langkah dasar.
P(1) : 1 < 21 benar (fakta aritmetika)
2. Langkah Induksi P(n) P(n+1) benar ?
Asumsi P(n) : n 2 adalah benar.
n

Bagaimana dengan P(n+1) ?


Perhatikan 2n+1 = 2n x 2 (definisi pangkat)
> n x 2 (hipotesis)

n + n (aritmetika)
n+1
2 > (n+1). Terbukti.
Atau P(n) : (n+1) < 2(n+1) bena

E. Model dan Pendekatan/metode Pembelajaran : Kooperatif, tanya jawab, penugasan dan diskusi

F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama:
Indikator:
3.1.1 Membandingkan penalaran induktif dan deduktif.
3.1.2 Menjelaskan prinsip induksi matematika
3.1.3 Menggunakan prinsip induksi matematika dan menerapkannya dalam rumus jumlah deret persegi dan
kubik.

a. Kegiatan Pendahuluan
Jenis kegiatan Kegiatan Guru
Fase 1 Mengucap salam dan berdoa.
Menyampaikan Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah
tujuan dan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
memotivasi Guru mengingatkan kembali tentang materi barisan dan deret aritmetika.
Guru memberikan motivasi tentang pengertian penalaran induktif dan penalaran
peserta didik
deduktif dalam kehidupan nyata.

b. Kegiatan Inti
Jenis Kegiatan Kegiatan Guru

Fase 2 Meminta peserta didik mencari/ mengumpulkan informasi tentang induksi


Mendemonstrasikan matematika, yaitu : Jumlah n pertama bilangan asli adalah
keterampilan atau
mempresentasikan
informasi Bertanya kepada peserta didik mengenai informasi induksi matematika yang
telah diberikan
Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya atau
mengemukakan pendapatnya mengenai informasi yang diberikan
Fase 3 Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 5 6 orang.
Mengorganisasikan
peserta didik ke
dalam kelompok
Fase 4 Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk mengamati, berpikir, dan
Membimbing bertanya berkaitan dengan materi yang diberikan
kelompok bekerja Setiap kelompok membahas contoh dan menuliskan hasil diskusinya pada buku
dan belajar tulis masing masing peserta didik.
Peserta didik secara berkelompok membahas pertanyaan pertanyaan yang
ada di buku peserta didik
Perwakilan kelompok diminta melakukan presentasi untuk mengkomunikasikan
hasil kerjanya secara klasikal.
Peserta didik diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab berkaitan
dengan presentasi tersebut.
Fase 5 membahas semua pertanyaan dengan cara menunjuk salah satu kelompok
Evaluasi untuk menyampaikan jawaban yang telah mereka jawab
Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengajukan pertanyaan.
Membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pelajaran dari hasil
diskusi
Fase 6 Kelompok pemenang diberikan penghargaan.
Memberikan
penghargaan

c. Penutup
Jenis kegiatan Kegiatan Guru
Refleksi dan tindak Mengingatkan peserta didik agar mempelajari materi yang akan dipelajari pada
lanjut pertemuan berikutnya
(pemberian tugas) Guru melakukan umpan balik untuk mengetahui sejauh mana pembelajaran
terjadi pada peserta didik
Memberikan tugas rumah.
Mengakhiri dengan mengucapkan salam
Pertemuan Kedua (2x45 menit)
Indikator:
3.1.4 Menggunakan prinsip induksi matematika kuat dan menerapkannya dalam rumus jumlah deret persegi
dan kubik.
3.1.5 Mengidentifikasi masalah induktif dan deduktif.
4.1.1 Mencontohkan prinsip induksi matematika.
a. Kegiatan Pendahuluan
Jenis kegiatan Kegiatan Guru
Fase 1 Guru Mengucap salam dan berdoa
Menyampaikan Apersepsi : Mengingatkan kembali materi pembelajaran pada pertemuan
tujuan dan sebelumnya.
memotivasi peserta
didik
b. Kegiatan Inti
Jenis Kegiatan Kegiatan Guru
Fase 2 Guru dan peserta didik mempersiapkan sumber belajar, yaitu buku pegangan
Mendemonstrasikan peserta didik kelas XI mata pelajaran matematika.
keterampilan atau Guru memberikan contoh dari buku yaitu : Buktikan bahwa untuk semua
mempresentasikan bilangan asli n, jumlah n bilangan ganjil berurutan pertama sama dengan n2.
informasi Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya atau mengemukakan
pendapatnya mengenai informasi yang diberikan
Fase 3 Peserta didik duduk berkelompok sesuai dengan kelompoknya pada kegiatan
Mengorganisasikan terdahulu.
peserta didik ke
dalam kelompok
Fase 4 Peserta didik dalam kelompoknya, saling bertanya berkaitan dengan materi yang
Membimbing telah ditayangkan dan diamatinya dari buku peserta didik
kelompok bekerja Peserta didik diberi kesempatan menggali informasi melalui kegiatan mencoba
dan belajar mengerjakan soal yang diberikan guru
Peserta didik mengasosiasikan secara berkelompok melalui jawaban soal yang
diberikan guru dan telah diselesaikan, dan menuliskannya pada buku tulis masing
masing.
Perwakilan kelompok diminta melakukan presentasi untuk mengkomunikasikan
hasil kerjanya secara klasikal.
Fase 5 Membahas semua pertanyaan dengan cara menunjuk salah satu kelompok
Evaluasi untuk menyampaikan jawaban yang telah mereka jawab
Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengajukan pertanyaan.
Membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pelajaran dari hasil
diskusi

Fase 6 Kelompok pemenang diberikan penghargaan.


Memberikan
penghargaan

c. Kegiatan Penutup
Jenis kegiatan Kegiatan Guru
Refleksi dan tindak Peserta didik diminta menyimpulkan tentang penerapan induksi matematika
lanjut Guru melakukan umpan balik untuk mengetahui sejauh mana pembelajaran
(pemberian tugas) terjadi pada peserta didik
Guru memberikan tugas PR beberapa soal tentang induksi matematika.

Pertemuan Ketiga-kelima
Indikator:
4.1.2 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi matematika dalam pembuktian
rumus jumlah deret persegi dan kubik.
4.1.3 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi matematika kuat dalam
pembuktian rumus jumlah deret persegi dan kubik.
a. Kegiatan Pendahuluan
Jenis kegiatan Kegiatan Guru
Fase 1 Guru Mengucap salam dan berdoa
Menyampaikan Apersepsi : Mengingatkan kembali materi pembelajaran pada pertemuan
tujuan dan sebelumnya.
memotivasi peserta
didik
b. Kegiatan Inti
Jenis Kegiatan Kegiatan Guru
Fase 2 Guru dan peserta didik mempersiapkan sumber belajar, yaitu buku pegangan
Mendemonstrasikan peserta didik kelas XI mata pelajaran matematika.
keterampilan atau Guru memberikan contoh dari buku guru yaitu : Perhatikan barisan bilangan xn
mempresentasikan yang didefinisikan dengan x1 = 1, x2 = 2, xn = (xn+1 + xn) untuk semua bilangan
informasi asli n. Akan dituliskan 1 xn 2 untuk semua bilangan asli n.
Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya atau mengemukakan
pendapatnya mengenai informasi yang diberikan
Fase 3 Peserta didik duduk berkelompok sesuai dengan kelompoknya pada kegiatan
Mengorganisasikan terdahulu.
peserta didik ke
dalam kelompok
Fase 4 Peserta didik dalam kelompoknya, saling bertanya berkaitan dengan materi yang
Membimbing telah ditayangkan dan diamatinya dari buku peserta didik
kelompok bekerja Peserta didik diberi kesempatan menggali informasi melalui kegiatan mencoba
dan belajar mengerjakan soal yang diberikan guru
Peserta didik mengasosiasikan secara berkelompok melalui jawaban soal yang
diberikan guru dan telah diselesaikan, dan menuliskannya pada buku tulis masing
masing.
Perwakilan kelompok diminta melakukan presentasi untuk mengkomunikasikan
hasil kerjanya secara klasikal.
Fase 5 Membahas semua pertanyaan dengan cara menunjuk salah satu kelompok
Evaluasi untuk menyampaikan jawaban yang telah mereka jawab
Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengajukan pertanyaan.
Membimbing peserta didik untuk menyimpulkan materi pelajaran dari hasil
diskusi

Fase 6 Kelompok pemenang diberikan penghargaan.


Memberikan
penghargaan
c. Kegiatan Penutup
Jenis kegiatan Kegiatan Guru
Refleksi dan tindak Peserta didik diminta menyimpulkan tentang penerapan induksi matematika
lanjut kuat.
(pemberian tugas) Guru melakukan umpan balik untuk mengetahui sejauh mana pembelajaran
terjadi pada peserta didik
Guru memberikan tugas PR beberapa soal tentang induksi matematika.
Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan memberikan pesan untuk
tetap belajar dan mengucap salam
B. Teknik penilaian
1. Teknik Penilaian:
a) Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b) Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
c) Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/ Praktik dan Proyek
2. Bentuk Penilaian :
1. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
2. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja
3. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi
3. Instrumen Penilaian (terlampir)
4. Remedial
- Pembelajaran remedial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya belum tuntas
- Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching (klasikal), atau tutor
sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.
- Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali terus remedial belum mencapai
ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis kembali. (ini hanya
contoh perlakuan)
5. Pengayaan
- Bagi siswa yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran pengayaan sebagai
berikut:
Siwa yang mencapai nilai n(ketuntasan) n n(maksimum) diberikan materi masih
dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan
Siwa yang mencapai nilai n n(maksimum) diberikan materi melebihi cakupan KD
dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.
C. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar
1. Media/alat : Notebook, Projector
2. Bahan : Slide presentasi PPT, LKPD
3. Sumber Belajar : - Matematika SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI, Kemdikbud 2017
INSTRUMEN TES TERTULIS

Satuan Pendidikan : SMAN 2 Makassar


Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Kelas/ Semester : XI/ 1
Kompetensi Dasar : 3.1 Menjelaskan metode pembuktian Pernyataan matematis berupa
barisan, ketidaksamaan, keterbagiaan dengan induksi
matematika

IPK :
3.1.1 Membandingkan penalaran induktif dan deduktif.
3.1.2 Menjelaskan prinsip induksi matematika
3.1.3 Menggunakan prinsip induksi matematika dan menerapkannya dalam rumus jumlah deret
persegi dan kubik.
3.1.4 Menggunakan prinsip induksi matematika kuat dan menerapkannya dalam rumus jumlah deret
persegi dan kubik.
3.1.5 Mengidentifikasi masalah induktif dan deduktif.

Materi Pokok : persamaan, keterbagian dan ketaksamaan pada Induksi matematika


KISI-KISI PENULISAN SOAL TES TERTULIS
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Satuan Pendidikan : SMAN 2 Makassar


Jumlah Soal :5
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Penyusun : Dra. Mesrawaty & Azlan Andaru, S.Pd.
No. Kompetensi Dasar Materi Kelas/ Indikator Soal No.
Urut Smt Soal
1. 3.1 Menjelaskan persamaan, XI/1 Disajikan sebuah pola 1
metode keterbagian bilangan ganjil, peserta
pembuktian dan didik dapat membuktikan
Pernyataan ketaksamaan dengan persamaan induksi
pada Induksi matematika
matematis
matematika
berupa
Disajikan sebuah pola
barisan, bilangan, peserta didik
ketidaksama dapat membuktikan 2,3
an, dengan persamaan induksi
keterbagiaa matematika
n dengan
induksi Disajikan sebuah
matematika persamaan keterbagian
yang habis dibagi 5,
peserta didik dapat 4
membuktikan dengan
pembagian induksi
matematika

Disajikan sebuah
ketaksamaan, peserta didik
dapat membuktikan
persamaan tersebut 5
kelipatan 3 dengan induksi
matematika
Lembar Instrumen:

1. Tunjukan: 1 + 3 + 5 + . . . + (2n 1) = n2, untuk n bilangan positif.

2. Buktikan bahwa untuk setiap bilangan bulat


positif n,
3. Buktikan bahwa

untuk semua bilangan bulat positif n.

4. Buktikan bahwa pernyataan berikut bernilai benar.


Semua bilangan yang berbentuk 7n - 2n dapat dibagi oleh 5 untuk setiap n bilangan
asli
5. Buktikan Untuk n 1, n3 + 2n adalah kelipatan 3
Pedoman Penskoran
No. Kunci Jawaban Skor
1 Akan ditunjukkan bahwa 1 + 3 + 5 + . . . + (2n 1) = n2, untuk n bilangan positif
Basis Induksi
Untuk n = 1
(2n 1) = n2
(2.(1) 1) = (1)2
21 =1
1 = 1
Ini benar karena jumlah satu buah bilangan ganjil positif pertama adalah 1.
Langkah induksi:
Andaikan p(n = k) benar, yaitu pernyataan
1 + 3 + 5 + + (2k 1) = k2 20
adalah benar (hipotesis induksi)
Akan diperlihatkan bahwa p(k +1) juga benar, yaitu
1 + 3 + 5 + + (2k 1) + (2k + 1) = (k + 1)2
juga benar. Hal ini dapat kita tunjukkan sebagai berikut:
1 + 3 + 5 + + (2k 1) + (2k + 1) = [1 + 3 + 5 + + (2k 1)] + (2k + 1)
= k2 + (2k + 1)
1 + 3 + 5 + + (2k 1) + (2k + 1) = k2 + 2k + 1
1 + 3 + 5 + + (2k 1) + (2k + 1) = (k + 1) ( k + 1)
1 + 3 + 5 + + (2k 1) + (2k + 1) = (k + 1)2
Karena langkah basis dan langkah induksi keduanya telah diperlihatkan benar, maka
jumlah n buah bilangan ganjil positif pertama adalah n2
2. Misalkan P(n) adalah pernyataan 1 + 2 + 3 + + n = n(n + 1)/2. Kita akan menunjukkan
bahwa P(n) bernilai benar untuk semua bilangan bulat positif n.
1. Kita harus menunjukkan bahwa P(1) benar. Dari rumus di atas, pernyataan P(1)
menyatakan

dan pernyataan ini dengan jelas bernilai benar.


2. Anggap bahwa P(k) benar. Sehingga hipotesis induksi kita adalah 20

Kita akan gunakan hipotesis tersebut untuk menunjukkan bahwa P(k + 1) benar, yaitu

Sehingga, kita mulai dengan ruas kiri dan menggunakan hipotesis induksi untuk
memperoleh bentuk pada ruas kanan.
Sehingga kebenaran P(k + 1) mengikuti kebenaran P(k), dan kita telah melakukan
langkah induksi.
[(+ 1)( + 2)]
3 Misalkan P(n) adalah pernyataan 1 2 + 2 3 + 3 4 + + n(n + 1) = 3
1. Kita akan tunjukkan bahwa P(1) bernilai benar. Berdasarkan rumus di atas, P(1)
menyatakan

yang bernilai benar.


2. Anggap bahwa P(k) benar dan kita memperoleh hipotesis induksi sebagai berikut.

Hipotesis ini akan kita gunakan untuk membuktikan bahwa P(k + 1) benar.
PernyataanP(k + 1) menyatakan

20
Kita mulai dari bentuk yang berada di ruas kiri, kemudian kita gunakan hipotesis induksi
untuk mendapatkan bentuk pada ruas kanan

Sehingga kita telah menunjukkan bahwa P(k + 1) mengikuti P(k). Sehingga kita telah
membuktikan langkah induksi.
Berdasarkan Langkah 1 dan 2, kita dapat menyimpulkan dengan menggunakan induksi
matematika bahwa P(n) benar untuk semua bilangan bulat positif n.
4 Akan dibuktikan bahwa : Semua bilangan yang berbentuk 7n - 2n dapat dibagi
oleh 5 untuk setiap n bilangan asli
Basis Induksi
Untuk n = 1
71 - 21 = 7 2
=5
Selanjutnya, kita asumsikan bahwa P (n)adalah benar
Langkah induksi:
Andaikan p(n = k) benar, yaitu pernyataan
7k 2k dapat dibagi oleh 5 untuk setiap k bilangan asli 20
adalah benar (hipotesis induksi)
Akan diperlihatkan bahwa C juga benar, yaitu
7 k + 1 2k + 1 = 7 . 7k - 7.2k + 7.2k 2 . 2k
= 7 (7k 2k) + 5 . 2k
= 7 (5m) + 5 . 2k , (asumsi P (n) benar)
= 5 (7m + 2 ) k

Karena (7m + 2k) bilangan asli maka dari persamaan terakhir dapat kita simpulkan
bahwa 7 k + 1 2k + 1 habis dibagi 5. Dengan kata lain untuk P(k+1) juga benar.
Dapat disimpulkan bahwa Semua bilangan yang berbentuk 7n - 2n dapat dibagi oleh 5
untuk setiap n bilangan asli
5 Untuk , akan ditunjukkan bahwa n3 + 2n adalah kelipatan 3
Basis Induksi
Untuk n = 1
13+ 2.1 = 1 + 2 = 3 adalah kelipatan 3 (benar).
Langkah Induksi:
Andaikan benar bahwa n3 + 2n adalah kelipatan 3.
Akan dibuktikan:
Untuk p(k+1): (k+1)3 + 2(k+1) adalah kelipatan 3 20
Bukti:
(k+1)3+ 2(k+1) = (k3 + 3k2+ 3k + 1) + (2k + 2)
= (k3 + 2k) + (3k2 + 3k + 3)
= (k3+ 2k) + 3 (k2 + k + 1)
Karena (k3 + 2k) adalah kelipatan 3 (hipotesa Induksi) dan 3 (k2 + k + 1) adalah juga
merupakan kelipatan 3, maka (k3+ 2k) + 3 (k2 + k + 1) adalah kelipatan 3.
Terbukti.
Untuk , n3 + 2n adalah kelipatan 3
Jumlah Skor 100
INSTRUMEN TES PRAKTEK
Satuan Pendidikan : SMAN 2 Makassar
Mata Pelajaran : Matematika - Wajib
Kelas/ Semester : XI/ 1
Kompetensi dasar : 4.1 Menggunakan metode pembuktian induksi matematika untuk
menguji pernyataan matematis berupa barisan, ketidaksamaan,
keterbagiaan

IPK :
4.1.1 Mencontohkan prinsip induksi matematika.
4.1.2 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi matematika dalam
pembuktian rumus jumlah deret persegi dan kubik.
4.1.3 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan induksi matematika kuat
dalam pembuktian rumus jumlah deret persegi dan kubik.

Materi Pokok : persamaan, keterbagian dan ketaksamaan pada Induksi matematika


KISI-KISI PENULISAN SOAL TES PRAKTEK
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Satuan Pendidikan : SMAN 2 Makassar


Jumlah Soal :5
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Penyusun : Dra. Mesrawaty & Azlan Andaru, S.Pd.
No. Kompetensi Dasar Materi Kelas/ Indikator Soal No.
Urut Smt Soal
1. 4.1 Menggunakan persamaan, XI/ 1 Disajikan sebuah pola 1,5
metode keterbagian bilangan, peserta didik
pembuktian dan dapat membuktikan pola
induksi ketaksamaan bilangan itu dengan induksi
matematika untuk pada Induksi matematika
matematika
menguji
Disajikan sebuah
pernyataan persamaan, peserta didik
matematis berupa membuktikan dengan 2
barisan, induksi matematika bahwa
ketidaksamaan, persamaan itu faktor dari 3
keterbagiaan
Disajikan sebuah
persamaan kuadrat, peserta
didik membuktikan dengan 3
induksi matematika bahwa
persamaan kuadrat itu
merupakan bilangan ganjil
untuk setiap bilangan

Disajikan sebuah
persamaan keterbagian
yang habis dibagi 4, peserta
didik dapat membuktikan
3 dengan pembagian induksi 4
matematika
Instrumen Penilaian :

1. Buktikan bahwa untuk setiap bilangan bulat positif n,


2. Buktikan bahwa 3 adalah faktor 4n 1 untuk semua bilangan bulat positif n.
3. Buktikan bahwa n n + 41 merupakan bilangan ganjil untuk semua bilangan
bulat positif n.
4. Gunakan induksi matematika untuk menunjukkan bahwa 5n 1 habis dibagi 4
untuk semua bilangan bulat positif n.
(+1) 2
5. 13 + 23 + 33 + + 3 = [ ]
2
Rubrik Penilaian

Nama siswa/kelompok :
Kelas : .

No Kategori Skor Alasan


1. 3. Apakah terdapat uraian tentang prosedur
penyelesaian yang dikerjakan?
2. Apakah langkah penyelesaian dibuat
dengan tepat dan sesuai dengan konsep?
3. Apakah bahasa yang digunakan untuk
menginterpretasikan lugas, sederhana,
runtut dan sesuai dengan kaidah EYD?
4. Apakah penyelesaian yang dikerjakan
sesuai dengan konsep yang telah
dipelajari?
5. Apakah dibuat kesimpulan?
Jumlah

SkorPerolehan
Nilai Perolehan = 100
skor maksimal
KISI-KISI PENULISAN SOAL HOTS
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Satuan Pendidikan : SMAN Makassar


Jumlah Soal :2
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Penyusun : Dra. Mesrwaty & Azlan Andaru, S.Pd.

No. Kompetensi Dasar Materi Kelas/ Indikator Soal No.


Urut Smt Soal
1. 3.1 Menjelaskan Persamaan, XI/ 1 Disajikan sebuah pola 1
metode keterbagian, bilangan, peserta didik
pembuktian ketaksamaan dapat membuktikan
Pernyataan pada induksi pola bilangan tersebut
matematika dengan induksi
matematis
matematika
berupa
2.
barisan, Disajikan sebuah
ketidaksamaan ketaksamaan, peserta
, keterbagiaan didik dapat
dengan induksi membuktikan
matematika ketaksamaan tersebut 2
4.1 Menggunakan dengan induksi
metode matematika
pembuktian
induksi
matematika
untuk menguji
pernyataan
matematis
berupa
barisan,
ketidaksamaan
, keterbagiaan
KARTU SOAL HOTS

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Semester : XI/1
Kurikulum : KURIKULUM 2013

Kompetensi Dasar : Menggunakan metode pembuktian induksi matematika untuk


menguji pernyataan matematis berupa barisan, ketidaksamaan,
keterbagiaan
Materi : Persamaan, keterbagian, ketaksamaan pada induksi matematika
Indikator Soal : Soal 1 - Disajikan sebuah fpola bilangan, peserta didik dapat membuktikan
pola bilangan tersebut dengan induksi matematika
Soal 2 Disajikan sebuah ketaksamaan, peserta didik dapat membuktikan
ketaksamaan tersebut dengan induksi matematika

Level Kognitif : Penerapan (C3) dan Analisis (C4)

1 1 1 1 (+3)
1. Dengan induksi matematika buktikan 1.2.3 + 2.3.4 + 3.4.5 + + (+1)(+2) = 4(+1)(+2)
2. Dengan induksi matematika buktikan 2n + 1 2n, untuk n = 3,4,

Makassar, 17 Juli 2017


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Dra. Hj. Masita, M.Si Dra. Mesrawaty


NIP. 19620830 198411 2 001 NIP. 19590524 198601 2 001