Anda di halaman 1dari 2

Pengertian

Otitis media akut adalah keadaan terdapatnya cairan di dalam telinga tengah dengan
tanda dan gejala infeksi telinga (penonjolan gendang telinga yang biasanya disertai dengan
nyeri, atau perforasi gendeng telinga, sering dengan drainase purulen).

Penyebab Otitis Media


Penyebab otitis menia akut dapat merupakan virus maupun bakteri. Bakteri yang paling
sering ditemukan adalah streptococcus pneumaniae, streptococcus grup A, dan staphylococcus
aureus. Virus yang sering sebagai penyebab OMA adalah respiratory syncytial virus.

Gambaran klinis
1. Nyeri di telinga, atau rewel dan menari narik telinga pada anak yang belum dapat
berbicara.
2. Demam antara 37,7 0C sampai 400C
3. Amoreksia, muntah, dan diare.
4. Tuli konduktif sementara yang berakhir minimal 2 samapi 4 minggu setelah infeksi akut.

Anak Lebih Mudah Terserang OMA


Anak lebih mudah terserang otitis media dibanding orang dewasa karena beberapa hal
1. Sistem kekebalan tubuh anak masih dalam perkembangan.
2. Saluran Eustachius pada anak lebih lurus secara horizontal dan lebih pendek sehingga
ISPA lebih mudah menyebar ke telinga tengah.
3. Adenoid (adenoid: salah satu organ di tenggorokan bagian atas yang berperan dalam
kekebalan tubuh) pada anak relatif lebih besar dibanding orang dewasa. Posisi adenoid
berdekatan dengan muara saluran Eustachius sehingga adenoid yang besar dapat
mengganggu terbukanya saluran Eustachius. Selain itu adenoid sendiri dapat terinfeksi
di mana infeksi tersebut kemudian menyebar ke telinga tengah lewat saluran
Eustachius.
4. Anak anak yang terpajan asap rokok pasif memiliki angka otitis media yang lebih tinggi
secara signifikan
5. Bayi yang diberi susu botol, khususnya sambal berbaring, lebih banyak mengalmai
infeksi telinga dari pada bayi yang diberi ASI.

Penatalaksanaan
Tujuan penatalaksanaan OMA adalah mengurangi gejala dan rekurensi. Pada fase inisial
penatalaksanaan ditunjukan pada penyumbnagan gejla yang berhubungan dengan nyeri
dan demam dan mencegah komplikasi supuratif.
1. Obati dan ajarkan keluarga untuk mengobati anak dengan analgesic dan/atau antipiretik
sesuai kebutuhan untuk gejala.
2. Berikan cairan sedikit tetapi sering dengan gelas atau sendok jika anak itu menolak
menyusu dari ibunya atau dari botol karena mengisap dapat menambah nyeri telinga
pada anak yang lebih kecil.
3. Beri tambhan bahwa minum banyak air merupakan hal sangat penting untuk anak yang
menderita demam atau penyakit dalam mencegah dehidrasi dan meningkatkan
penyembuhan
4. Jarkan kepda keluarga tentang cara cara pemberian antibiotik yang aman dan efektif
5. Pantau dan ajarkan kepada keluarga untuk mengobservasi (dan melaporkan) alergi
yang sering terjadi atau reaksi yang tidak diharapkan terhadap terapi antibiotic (mis.
Diare, mual, muntah, ruam kulit). Reaksi dermatologi, hematologi. Renalm hepatic,
neurologis, endrokrin, atau kardiorespirasi jarang terjadi.

Pencegahan
Beberapa hal yang tampaknya dapat mengurangi risiko OMA adalah:
1. Pencegahan ISPA pada bayi dan anak-anak,
2. Pemberian ASI minimal selama 6 bulan,
3. Penghindaran pemberian susu di botol saat anak berbaring,
4. Penghindaran pajanan terhadap asap rokok.
5. Berenang kemungkinan besar tidak meningkatkan risiko OMA