Anda di halaman 1dari 5

Teori Produksi

Bab 8
Teori Produksi

I. Pengertian Produksi

Produksi : Suatu kegiatan memproses input (faktor produksi) menjadi suatu


Output.

Produsen dalam melakukan kegiatan produksi, mempunyai landasan teknis, yang


di dalam teori ekonomi disebut fungsi produksi.

Fungsi Produksi : suatu persamaan yang menunjukan hubungan ketergantungan


(fungsional) antara tingkat input yang di gunakan dalam proses produksi dengan
tingkat output yang di hasilkan.

- Produksi Rata Rata : Total produksi di bagi dengan jumlah factor


produksi yang di gunakan untuk menghasilakan produksi tersebut. Jadi
produksi rata rata adalah perbandingan out put factor produksi (out put
input ration) untuk setiap tingkat out put dan faktor produksi yang
bersangkutan.
- Produksi Marjinal : tambahnya total produksi yang di sebabkan oleh
tambahnya suatu unit faktor produksi variabel ke dalam proses
produksi.dimana faktor produksi tetap tidak berubah jumlahnya.

II. FUNGSI PRODUKSI


Merupakan hubungan antara faktor-faktor produksi (tenaga kerja, tanah,
modal dan keahlian keusahawanan) dan tingkat produksi yang diciptakan.

Q = f (K, L, R, T)

Q : jumlah output (Hasil Produksi)


K : jumlah modal
L : jumlah tenaga kerja (Labor)
R : kekayaan alam
T : teknologi yang digunakan

Modul Pengantar Teori Ekonomi Mikro 46


Teori Produksi

1. TEORI PRODUKSI DENGAN SATU INPUT VARIABEL


Teori produksi sederhana yang menggambarkan tentang hubungan antara
tingkat produksi suatu barang dengan jumlah tenaga kerja yang digunakan
untuk menghasilkan tingkat produksi barang. (Faktor produksi lain : tetap) .
Proses produksi pada umumnya membutuhkan berbagai macam jenis faktor
produksi. Faktor produksi tersebut dapat di klasifikasikan menjadi faktor
produksi tenaga kerja modal dan bahan mentah,dalam setiap proses produksi
ketiga faktor tersebut di kombinasikan dalam jumlah dan kualitas yang
tertentu. Untuk memudahkan analisis. Masalah yang pokok yaitu mengenai
prinsip prinsip produksi itu sendiri.
Faktor produksi yang bersifat variabel ini umumnya disebut tenaga kerja
kita juga menganggap bahwa faktor produksi bersifat variabel yang di
kombinasikan dalam proporsi yang berbeda beda dalam satu faktor produksi
yang bersifat tetap (fixed input) dan factor produksi tetap tersebut di sebut
tanah. Proses produksi yang di gunakan sebagai contoh adalah dalam sektor
pertanian. Dalam menpelajari prinsip prinsip produksi tiga anggapan yang di
gunakan (a)proses produksi hanya ada satu faktor produksi variabel (b) dalam
proses produksi hanya satu faktor produksi tetap (c) faktor produksi dapat di
kombinasikan bebagai macam proporsi untuk menghasilkan barang tertentu.

2. Faktor Produksi Tetap dan Variabel, Proses Produksi Jangka Pendek


dan Jangka Panjang
untuk menganalisis proses produksi baik secara fisik maupun dalam
hubunganya dengan ongkos produksi lebih mudah bila faktor produksi di
klasifikasikan menjadi dua macam, yaitu faktor produksi tetap dan faktor
produksi variabel, faktor produksi tetap adalah faktor produksi yang
digunakan dalam proses produksi tidak dapat diubah secara cepat bila keadaan
pasar perubahan jumlah output dalam kenyataan tidak ada satu pun jumlah
faktor produksi yang sifatnya tetap secara mutlak. Sedangkan faktor produksi
variabel adalah faktor produksi di mana jumlahnya dapat di ubah ubah
dalam waktu yang relatif singakat sesuai hasil output yang di hasilkan. Kurun
waktu produksi, Kurun waktu produksi di bagi menjadi 2 macam yaitu jangka
pendek (short run) dan jangka panjang (long run). Kurun waktu jangka

Modul Pengantar Teori Ekonomi Mikro 47


Teori Produksi

pendek adalah menunjukkan kurun waktu di mana salah satu faktor produksi
atau bersifat tetap. Sedangkan jangka panjang adalah kurun waktu di mana
semua faktor produksi adalah bersifat variabel.

3. Proporsi tetap atau proporsi yang berubah ubah


Prinsip prinsip dasar proporsi yang berubah ubah yaitu (1) proporsi
yang berubah ubah mengandung maksud bahwa output dapat diubah
jumlahnya dalam jangka pendek dengan mengubah jumlah faktor produksi
variabel yang di gunakan dengan yang di gunakan dengan sejumlah faktor
produksi tetap. (2) bila produksi dapat dihasilkan dengan proporsi faktor
produksi yang berubah ubah maka hasil output yang sama mungkin dapat di
produksi dengan berbagai tingkatan, kombinisi faktor produksi. Produksi
proporsi tetap adalah produksi dimana hanya ada satu perbandingan faktor
produksi yang dapat di gunakan untuk menghasilkan output.

4. Tiga Tahapan Produksi (Three Stages of Production)


Dengan demikian pada hakekatnya huku hasil lebih semakin berkurang
menyatkan bahwa hubungan diantara tingakat produksi dan jumlah tenaga kerja
yang digunakan dapat dibedakan dalam tiga tahap,yaitu :
Tahapan Pertama : Produksi total mengalami pertambahan yang semakin
cepat
Tahap Kedua : Produksi total pertambahan semakin lambat
Tahap Ketiga : Produksi total semakin lama semakin berkurang

III. Hukum Hasil Lebih yang Semakin Berkurang


(The Law of Diminshing Return)
Menyatakan bahwa: apabila faktor produksi yang dapat diubah jumlahnya
(tenaga kerja) terus menerus ditambah sebanyak satu unit, pada mulanya
produksi total akan semakin banyak pertambahannya, tetapi sesudah mencapai
suatu tingkat tertentu produksi tambahan akan semakin berkurang dan akhirnya
mencapai nilai negatif dan ini menyebabkan pertambahan produksi total semakin
lambat dan akhirnya mencapai tingkat yang maksimum kemudian menurun.

Modul Pengantar Teori Ekonomi Mikro 48


Teori Produksi

PRODUKSI TOTAL, PRODUKSI RATA-RATA DAN PRODUKSI MARGINAL


Produksi Marginal

Tambahan produksi yang diakibatkan oleh pertambahan satu tenaga kerja yang
digunakan.
TP
MP
L

MP : produksi marginal
TP : pertambahan produksi total
L : pertambahan tenaga kerja

Gambar 10. Kurva Total Produksi, Rata-rata Produksi dan


Marginal Produksi

Produksi Rata-rata

Produksi yang secara rata-rata dihasilkan oleh setiap pekerja.

TP
AP
L
Modul Pengantar Teori Ekonomi Mikro 49
Teori Produksi

AP : produksi rata-rata
TP : produksi total
L : tenaga kerja

TUTORIAL

TEORI PRODUKSI

1. Yang dimaksud dengan the law of diminishing return?

2. Faktor produksi atau input dapat dibagi menjadi factor produksi tetap (fixed
input) dan input variable (variable input). Jelaskan kedua istilah input diatas?

3. Lengkapilah table berikut:

Jml input Jml input Jml output MPL APL


tetap variabel (TPL)
4 0 0
4 1 36
4 2 81
4 3 129
4 4 174
4 5 215
4 6 236
4 7 226
4 8 199

Lengkapilah table diatas?

4. Jelaskan batas-batas tahap produksi I, II, dan III dengan grafik?

5. Produksi total akan mencapai maksimum pada saat ?

Modul Pengantar Teori Ekonomi Mikro 50