Anda di halaman 1dari 3

Notulen Pertemuan Lok-Min Kecamatan Sepatan Timur

Tanggal: 23 Maret 2017 Tempat: Aula


Pukul : 09.00 s/d selesai Kecamatan Sepatan Timur

Susunan Acara - Pembukaan


- Penyajian Materi
- Tanya Jawab
- Penutup

Notulen -
Sebelumnya

Pembahasan 1. Pembukaan oleh Bapak Kasi Kesos Kecamatan Bapak


Suyadi.
Membahas tentang lokmin triwulan yang membahas program
atau hasil pencapaian program yang ada di Puskesmas
Kedaung Barat.
2. Sambutan oleh Kepala Puskesmas Ibu Hj. R. Tati
Haryati,SKM,M.Si.
Membahas tentang :
a. Dana PMT yang jatuh di Desa karena setiap posyandu
harus ada PMT namanya dana alokasi desa.
b. Pos Gizi sekarang ada di desa.
c. Penjaringan anak sekolah
d. Promosi kesehatan
- Pemberdayaan desa siaga berupa penyuluhan, STBM
dan pos gizi
- Desa yang dibina : Kedaung Barat, Jati Mulya, Tanah
Merah, Kampung Kelor, Pondok Kelor, Gempol Sari,
Lebak Wangi, Sangiang
- Kegiatan berlangsung di bulan Januari sampai dengan
sekarang
- Pencapaian cakupan strata posyandu mandiri baru 2
posyandu dari 67 posyandu yang ada
e. Kesehatan Lingkungan
PAM STBM bentuk kegiatan :
- Rehabilitasi bibir sumur pada desa Lebang wangi 8
titik, Jatimulya 10 titik, Pondok kelor 10 titik,
Kampung kelor 10 titik.
- Tujuan untuk meningkatkan akses pengguna air
bersih diwilayah kecamatan Sepatan Timur
- Harapan dukungan aparat dan masyarakat desa sangat
diharapkan.
f. Kesehatan ibu
Cakupan kegiatan K4 target 95%
Tahun 2014 80,95%
Tahun 2015 91,37%
Tahun 2016 100,06%
g. Drop out K1-K4
Tahun 2014 85,95%
Tahun 2015 91,37%
Tahun 2016 92,1%
h. Persalinan oleh tenaga kesehatan
Tahun 2014 92,1%
Tahun 2015 94,7%
Tahun 2016 92,1%
i. Penanganan nifas lengkap sesuai standar
Tahun 2014 92,3%
Tahun 2015 90%
Tahun 2016 91,8%
j. UKS
Pencapaian sekolah sehat 4 dari target 25 sekolah
Cakupan dokcil 160 siswa dari target 732 siswa
k. Remaja
Belum adanya klinik remaja di puskesmas Kedaung Barat
3. Tanya Jawab
a. Mengapa di wilayah kecamatan Sepatan Timur banyak
penderita Kusta?
Jawab : Karena letak geografis Puskesmas Kedaung Barat
dekat dengan Rumah Sakit Kusta, sehingga
penyebarannya cepat melalui udara.
b. Apreasi masyarakat merasakan pelayanan puskesmas
Kedaung Barat sudah lebih baik.
c. Apakah pasien yang tidak mempunyai jaminan kesehatan
masih bisa melahirkan di Puskesmas Kedaung Barat?
Jawab : Pasien bisa melahirkan di Puskesmas dengan
Jaminan Persalinan
d. Berlaku untuk siapa saja Jaminan Persalinan?
Jawab : Berlaku untuk semua masyarakat se Kecamatan
Sepatan Timur yang tidak mempunyai jaminan.
e. Bagaimana dengan warga yang tidak mempunyai WC ?
Jawab : Bisa kredit jamban melalui KSM yang terbentuk.

Kesimpulan Semua peserta telah mengetahui tentang kegiatan Puskesmas


Kedaung Barat.

Rekomendasi Kesepakatan bersama

Pimpinan Pertemuan Notulen

Hj.R.Tati Haryati,SKM.M.Si Devi Damayanti


NIP 197107281991032002