Anda di halaman 1dari 8

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR

Nomor : 316/SK/RS XXXX/VIII/2014

Tentang

REVISI STRUKTUR ORGANISASI


TIM ICRA (Infection Control Risk Assessment)
RENOVASI DAN KONSTRUKSI BANGUNAN
RS XXXX

Direktur Rumah Sakit Xxxx :


Menimbang : 1. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan RSXxxx, maka diperlukan
penyelenggaraan pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang bermutu
tinggi;
2. Bahwa agar pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di RSXxxx dapat
terlaksana dengan baik, perlu adanya StrukturOrganisasi TIM ICRA (Infection
Control Risk Assessment)Renovasi dan Konstruksi BangunanRS. Xxxx, sebagai
landasan bagi penyelenggaraan Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi
di RSXxxx;
3. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud item 1 dan 2, perlu
ditetapkan dandisahkandengan Surat Keputusan Direktur RSXxxx.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
2. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
382/MENKES/SK/III/2007 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1691/MENKES/PER/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit;
4. Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta Nomor
210/KEP/III.0/D/2013 tentang Pengangkatan Direktur Rumah Sakit Xxxx.

MEMUSTUSKAN

Menetapkan : RevisiStrukturOrganisasi TIM ICRA (Infection Control Risk Assessment)Renovasi


dan Konstruksi BangunanRS. Xxxx.

Kesatu : Mencabut Surat KeputusanDirekturNomor : 405/SK/RS.PKU/X/2013


tentangStrukturOrganisasiTim Icra (Infection Control Risk Assessment)Renovasi
Dan Konstruksi BangunanRSXxxxdanmengesahkan Surat KeputusanDirekturNomor
: 316/SK/RS.PKU/VIII/2014 tentangRevisiStrukturOrganisasiTim Icra (Infection
Control Risk Assessment)Renovasi dan Konstruksi BangunanRSXxxx.

Kedua : Menetapkandanmengesahkannama namadanuraiantugas yang


tercantumpadalampiran Surat Keputusaninisebagai Tim Icra (Infection Control Risk
Assessment)Renovasi dan Konstruksi BangunanRSXxxx
Ketiga Pembinaan dan Pengawasan Pelaksanaan ICRA KonstruksidanRenovasiBangunan di
RumahSakitXxxxdilaksanakan oleh Komite Pencegahan dan Pengedalian Infeksi
Rumah Sakit Xxxx;

Keempat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila dikemudian hari ternyata
terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana
mestinya.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 25Agustus 2014 M
30 Syawal 1435 H

Direktur,

dr. ..
NBM :

Tembusan :
1. Majelis
2. Ketua SPI
3. Wakil DirekturUmum
4. Ybs
5. Arsip
Lampiran I : Surat Keputusan Nomor: 316/SK/RS XXXX/VIII/2014
RevisiStrukturOrganisasi Tim ICRA (Infection Control Risk Assessment)
Renovasi dan Konstruksi BangunanRS Xxxx

REVISI STRUKTUR ORGANISASI


TIM ICRA(Infection Control Risk Assessment)
RENOVASI DAN KONSTRUKSI BANGUNAN
RS XXXX

Pelindung : Direktur RS XXXX Muhammadiyah Surakarta


Ketua Tim : dr. Ricka Lesmana, M.Sc., Sp.An
Sekretaris : FaridlotulMarifah, AMK
Anggota : 1. dr. H. Suryo Aribowo Taroeno, M.Kes., Sp.PD
2. H. DwiHandoyo, S.Kep. NS
3. WiwikAmbarwati, AMK
4. Heri Sulasiono, AMD. KL
4. Wiwit Hadi Prabowo, ST
5. M. AnisSumadji, S. Ag
6. AndhiLesmana
7. WiyatiDwiHandayani, SKM
8. Wagino

Ditetapkan di :Surakarta
Pada tanggal : 25Agustus2014 M
30 Syawal1435 H

Direktur,

dr. .
NBM ..
LampiranII : Surat Keputusan Nomor: 316/SK/RS XXXX/VIII/2014
RevisiStrukturOrganisasi Tim ICRA (Infection Control Risk Assessment)
Renovasi dan Konstruksi BangunanRS Xxxx

URAIAN TUGAS
TIM ICRA (Infection Control Risk Assesment)
KONSTRUKSI DAN RENOVASI BANGUNAN
RS PKU MUHAMMADIYAH SUKOHARJO 2016

Adapun Uraian Tugas Tim Infection Control Risk Assesment (ICRA) sebagai berikut:
1. Menetapkan risiko potensial dari transmisi udara yang bervariasi dan kontaminasi melalui
air kotor dalam fasilitas konstruksi, renovasi, dan kegiatan maintanance;
2. Mengevaluasi jenis/macam kegiatan konstruksi dan kelompok risiko untuk klasifikasi
penetapan tingkat;
3. Meminimalisasi risiko infeksi Rumah Sakit (HAIs) pada pasien yang mungkin bisa terjadi
ketika ada penyebaran jamur atau bakteri di udara dan debu atau aerosol atau air selama
konstruksi dan renovasi di RS;
4. Mengontrol penyebaran debu dari proses pemeliharaan di area terdekat;
5. Mengontrol penyebaran debu dari komponen bangunan selama renovasi di RS.

Ditetapkan di :Surakarta
Pada tanggal : 25Agustus2014 M
30 Syawal1435 H

Direktur,

dr. H. Mardiatmo, Sp.Rad


NBM : 1086.487
SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR
Nomor : 405/SK/RS XXXX/X/2013

Tentang

STRUKTUR ORGANISASI
TIM ICRA (Infection Control Risk Assessment)RENOVASI DAN KONSTRUKSI
BANGUNAN
RS PKU MUHAMMADIYAH SUKOHARJO

Direktur Rumah Sakit PKU :

Menimbang : 1. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit PKU
Muhammadiyah Sukoharjo, maka diperlukan penyelenggaraan pelayanan
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang bermutu tinggi;
2. Bahwa agar pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah
Sakit Xxxx dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya Kebijakan Direktur
Rumah Sakit Xxxx sebagai landasan bagi penyelenggaraan Pelayanan
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit Xxxx;
3. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud item 1 dan 2,
perlu ditetapkan Kebijakan Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi dengan Keputusan Direktur Rumah Sakit Xxxx.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah


Sakit;
2. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
382/MENKES/SK/III/2007 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1691/MENKES/PER/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit;
4. Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta Nomor
210/KEP/III.0/D/2013 tentang Pengangkatan Direktur Rumah Sakit Xxxx.

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
Kesatu : Keputusan Direktur Rumah Sakit Xxxx tentang StrukturOrganisasi Tim ICRA
RenovasidanKonstruksiBangunan di Rumah Sakit Xxxx;
Kedua : Kebijakan tentang StrukturOrganisasi Tim ICRA
RenovasidanKonstruksiBangunandi RumahSakit Xxxx sebagaimana tercantum
dalam Lampiran Keputusan ini;
Ketiga : Pembinaan dan Pengawasan Pelaksanaan ICRA
KonstruksidanRenovasiBangunan di RumahSakitXxxxdilaksanakan oleh
Komite Pencegahan dan Pengedalian Infeksi Rumah Sakit Xxxx;
Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila dikemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 18Oktober2013 M
13 Zulhijjah 1434 H

Direktur,
dr.
NBM : ..

Tembusan Kepada :
1. MPKU & PS/ PDM Kota Surakarta
2. PPSDM
3. SPI
4. Komite PPI
5. Komite Medik
6. Komite Keperawatan
7. Panitia PMKP
8. PanitiaRekamMedik
9. PanitiaFarmasiTerapi
10. Tim PKRS
RS Xxxx
Lampiran1 : Surat Keputusan Nomor:405/SK/RS XXXX/X/2013
StrukturOrganisasi Tim ICRA (Infection Control Risk Assessment)
Renovasi Dan Konstruksi BangunanRS Xxxx

STRUKTUR ORGANISASI
TIM ICRA(Infection Control Risk Assessment) RENOVASI DAN
KONSTRUKSI BANGUNAN
RS XXXX

Pelindung : Direktur RS XXXX Muhammadiyah Surakarta


Ketua Tim : dr. Ricka Lesmana, M.Sc., Sp.An (merangkap anggota)
Sekretaris : Sumarni, S.Kep (merangkap anggota)
Anggota : 1. dr. Suryo Aribowo Taroeno, M.Kes., Sp.PD
2. Nabhani, S.Kep., M.Kes (Perencanaan)
3. Heri Sulasiono, AKL (Kesehatan Lingkungan)
4. Wiwit Hadi Prabowo, ST (PSRS)
5. Faridlotul Ma,rifah, AMK (IPCN)
6. Anis Sumadji, S.Ag (Umum)
7. Andi Lesmana (RumahTangga)

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 18 Oktober 2013 M
13 Zulhijjah 1434 H

Direktur,

dr.
NBM : ..
Lampiran2 : Surat Keputusan Nomor:405/SK/RS XXXX/X/2013
StrukturOrganisasi Tim ICRA (Infection Control Risk Assessment)
Renovasi Dan Konstruksi BangunanRS Xxxx

URAIAN TUGAS
TIM ICRA (Infection Control Risk Assesment) KONSTRUKSI DAN
RENOVASI BANGUNAN
RS XXXX 2013

Adapun Uraian Tugas Tim Infection Control Risk Assesment (ICRA) sebagai berikut:
6. Menetapkan risiko potensial dari transmisi udara yang bervariasi dan
kontaminasi melalui air kotor dalam fasilitas konstruksi, renovasi, dan kegiatan
maintanance;
7. Mengevaluasi jenis/macam kegiatan konstruksi dan kelompok risiko untuk
klasifikasi penetapan tingkat;
8. Meminimalisasi risiko infeksi Rumah Sakit (HAIs) pada pasien yang mungkin
bisa terjadi ketika ada penyebaran jamur atau bakteri di udara dan debu atau
aerosol atau air selama konstruksi dan renovasi di RS;
9. Mengontrol penyebaran debu dari proses pemeliharaan di area terdekat;
10. Mengontrol penyebaran debu dari komponen bangunan selama renovasi di RS.

Ditetapkan di : Surakarta
Pada tanggal : 18 Oktober 2013 M
13 Zulhijjah 1434 H

Direktur,

dr. ..
NBM :