Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN

NOMOR : 445/544/KAK/UPTD PKM RB II/VIII/2016

TENTANG

KEGIATAN KESEHATAN LINGKUNGAN

A. PENDAHULUAN
Penyehatan lingkungan adalah upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan
pencegahan terhadap penurunan kualitas lingkungan melalui upaya promotif, prefentif,
penyelidikan, pemantauan terhadap tempat umum, lingkungan pemukiman, lingkungan kerja,
angkutan umum, dan lingkungan lainnya terhadap substansi yaitu air, udara, tanah, limbah
padat, cair , gas, kebisingan, pencahayaan, habitat vektor penyakit, radiasi, kecelakaan,
makanan, minuman dan bahan berbahaya.

B. LATAR BELAKANG
Kesehatan sebagai salah satu upaya kesehatan yang ditujukan untuk mewujudkan kualitas
lingkungan yang sehat baik fisik, biologi maupun sosial yang memungkinkan setiap orang
mencapai derajat kesehatan yang setinggi - tingginya.
Untuk mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat terutama karena penyakit atau
gangguan kesehatan yang di akibatkan oleh faktor resiko lingkungan maka perlu dilakukan
kegiatan pembinaan tempat-tempat umum (TTU), penyehatan perumahan dan sanitasi dasar,
pengawasan depot air, klinik sanitasi, sanitasi total berbasis masyarakat (STBM), penyehatan
air, penyehatan makanan dan minuman (TPM).

C. TUJUAN
Tujuan umum: Mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat.
Tujuan khusus:
- Untuk menurunkan angka penyakit atau gangguan kesehatan yang di
akibatkan oleh faktor rasiko kesehatan lingkungan.
- Meningkatnya pengetahuan, kesadaran, kemampuan dan prilaku
masyarakat atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor resiko
kesehatan lingkungan serta mewujudkan prilaku hidup bersih dan sehat
(PHBS).

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1) Pembinaan tempat-tempat umum (TTU)
2) Penyehatan perumahan dan sanitasi dasar
3) Pengawasan depot air minum (DAM)
4) Klinik sanitasi
5) Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) pemberdayaan masyarakat
6) Penyehatan makanan dan minuman (TPM)
E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
1) Pembinaan tempat tempat umum kegiatan yang bersifat monitoring (infeksi kesehatan
lingkungan) terhadap tempat - tempat umum
2) Penyehatan perumahan dan sanitasi dasar
Pembinaan dan infeksi kesehatan lingkungan perumahan dan sanitasi dasar
3) Pengawasan depot air minum
Kegiatan yang bersifat monitoring (inspeksi sanitasi) terhadap depot air minum dan
pemeriksaan sampel DAM yang ada di wilayah kerja puskesmas.
4) Klinik sanitasi
Pemberian konseling dan tindak lanjut pada pasien guna menganalisa sebab terjadinya
penyakit serta upaya pencegahan.
5) Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM)
Pemberdayaan masyarakat dengan metode penilaian
6) Penyehatan makanan dan minuman (TPM)
Pembinaan tempat pengelolaan makanan yang bersifat monitoring (insfeksi sanitasi) yang
ada di wilayah puskesmas.

F. SASARAN KEGIATAN
1) Pembinaan tempat-tempat umum yang memiliki potensi dampak besar terhadap
kesehatan masyarakat misalnya :puskesmas, sekolah, pasar, tempat ibadah, kolam renang,
pangkas rambut, salon, terminal, dan hotel.
2) Penyehatan perumahan dan sanitasi dasar
Penyehatan lingkungan pemukiman (pemeriksaan rumah) , yang meliputi SAB, jamban,
SPAL dan tempat pembuangan sampah.
3) Pengawasan depot air minum (DAM) seluruh depot air minum yang ada di wilayah kerja
puskesmas.
4) Klinik sanitasi (pasien) yang menderita penyakit berbasis lingkungan.
5) Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) KK yang memiliki akses terhadap jamban.
6) Penyehatan makanan dan minuman, tempat pengolahan makanan (TPM) yang ada di
wilayah kerja puskesmas

G. JADWAL PELAKSANAAN
Pembinaan dan pengawasan insfeksi kesehatan lingkungan yang ada di wilayah kerja
puskesmas dengan jadwal terlampir.

H. EVALUASI PELAKSANAAN
Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilaksanakan setiap bulan dan triwulan.
I. PENCATATAN PELAPORAN DAN EVALUASI
Hasil Pencatatan pelaporan dan evaluasi dilakukan oleh penggung jawab program dan
dilaporkan kepada kepala puskesmas.

Di tetapkan : Rimbo Bujang


Pada Tanggal : 20 September 2016

Kepala UPTD
Puskesmas Perawatan Rimbo Bujang II

dr. Riana Elizabeth. S


NIP. 19730606 200501 2 007