Anda di halaman 1dari 13

KELOMPOK 1

D4 BATTRA

JAMU BERAS KENCUR

A. Resep
Resep Asli
1. Bahan:
- Beras 60 g
- Kencur 15 g
- Kunyit sebesar kelingking
- Jahe 4g
- Asam jawa 5g
- Gula aren 15 g
- Cengkeh 5g
- Garam secukupnya
- Air secukupnya

Resep modifikasi
1. Bahan:
- Beras 30 g
- Kencur 20 g
- Kunyit 10 g
- Jahe 10 g
- Asam jawa 5g
- Gula aren 15 g
- Cengkeh 2g
- Garam sdt
- Air 600 ml

2. Alat:
- Kompor
- Panci stainless steel
- Tumbukan
- Talenan
- Saringan
- Gelas ukur
- Timbangan
- Wadah bersih
- Pisau
- Pengaduk
- Mangkuk kecil
- Sendok teh
- Botol
- Cangkir
- Kertas perkamen
- Solet
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

B. Cara Pembuatan
1. Menyiapkan alat dan bahan
2. Merendam beras sebanyak 30 g selama 7 jam dengan air matang
3. Meniriskan beras
4. Menyangrai beras yang sudah dikeringkan
5. Membersihkan kencur, jahe, kunyit dengan cara menyikat rimpang dibawah air
mengalir hingga bersih dari pengotor
6. mengerik kulit rimpang kencur, jahe, kunyit menggunakan pisau.
7. Merendam asam jawa dalam air panas, diamkan hingga suhu rendamannya sama
dengan suhu ruang
8. Membuat larutan gula aren dengan cara menyisir gula aren, letakkan gula aren
yang sudah disisir ke dalam panic, tuangkan air sebanyak 30 ml
9. Menimbang kencur dengan kertas perkamen sebanyak 20 g, jahe sebanyak 10 g,
kunyit sebanyak 10 g, cengkeh sebanyak 5 g, dan beras sebanyak 30 g
10. Menumbuk halus beras, tambahkan kencur, jahe dan kunyit yang sudah dipotong
potong kedalam tumbukan lalu tumbuk kembali hingga halus,
11. Memasukkan air sedikit demi sedikit kedalam tumbukan,aduk hasil tumbukan
hingga merata, saring hasil tumbukan kedalam wadah yang bersih, lakukan
pemerian air dan pemerasan hingga air 600ml habis
12. Campurkan larutan asam jawa dan larutan gula aren dan garam kedalam wadah
yang berisi hasil perasan kemudian aduk rata
13. Memasukkan hasil perasan ke dalam panci stainless steel
14. Memanaskan larutan beras kencur hingga hangat
15. Beras kencur siap disajikan dan kemas kedalam botol

C. Takaran dan Aturan Pemakaian


Diminum sehari sekali 200 ml

D. Khasiat
Meningkatkan stamina dan Membantu meringankan pegal linu

E. Peringatan
-

F. Efek Samping
Belum terdokumentasi

G. Uraian Bahan Baku Tanaman


1. Beras
Khasiat
Mencegah beri-beri.

Kandungan
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

Tokoferol, tokotrienol dan gama-oryzhanol, zat pati, vit E, tiamin, nisin,


riboflavin, vit D dan serat.

2. Kencur (Kaempferia galanga)


Khasiat
Secara tradisional dapat membantu meringankan tekanan darah tinggi, asma,
gangguan tenggorokan, batuk, flu, sakit kepala, gangguan pencernaan, karminatif,
stimulan, demam malaria dan keracunan. (Kementrian Kesehatan, 2012)

Kandungan
Minyak atsiri, etil-p-metoksi sinamat, etil-sinamat, pentadekan, 1,8-sineol, -kar-
3-en dan borneol. (Kementrian Kesehatan, 2012)

Efek Samping
Belum terdokumentasi

Dosis Terapi
Dosis kencur 4 gram perhari (Gruenwald, 2000)

3. Jahe (Zingiber oficinale)


Khasiat
Secara tradisional dapat digunakan untuk mengurangi inflamasi, rematik, dan
perut kembung, (WHO,1999), (Kementrian Kesehatan,2012)

Kandungan
Jahe mengandung minyak atsiri dan oleoresin, komponen utama minyak atsiri
seskuiterpen hidrokarbon, meliputi zingiberin, (1)-ar-kurkumen--
ekulflandren, an--bisabole, juga mengandung monoterpen aldehid, dan
alcohol,senyawa lain yang teridentifikasi yaitu 1-(3-metoksi-4-hidroksifenil)-
5-hidroksi-alkan-3-an, juga dikenal sebagai (3-6)-[8][10], dan [12]-gingerol
(berturut turut dengan rantai samping karbon 7-10,12,14 atau 16, disamping itu
terdapat juga amilum, vitamin (A,B, dan C). asam asam organic seperti asam
malat, asam oksalat, senyawa flafonoid dan polifenol. (Kementrian
Kesehatan,2012)

Efek Samping
Dapat menimbulkan nyeri gastrointestinal pada penderita tukak lambung yang
mengonsumsi jahe lebih dari 6 gram dalam keadaan perut kosong.
(Kementrian Kesehatan, 2012)

Dosis Terapi
Mual: orang dewasa dan anak diatas umur 6 tahun, 0,5 gram 2-3 sehari
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

Dyspepsia: 2-4 gram perhari dalam bentuk bubuk simplisia atau ekstrak
(WHO, 1999)

4. Kunyit (Curcuma domestica)


Khasiat
Secara tradisional digunakan untuk mengobati kencing manis, rematik, penyakit
kulit, sembelit, kurang darah, radang, bengkak, encok, hipertensi, disentri,
mencret, demam influenza, keputihan, haid tidak lancer, dan nyeri haid
(kementrian kesehatan, 2012)

Kandungan
Kurkuminoid termasuk kurkumin, desmetoksikurkumin, bisdesmetoksi
kurkumin, resin, minyak atsiri termasuk dan tumeron, artumeron, dan
atlanton, kurlon, zingiberin, dan kurkumol. (kementrian kesehatan, 2012)

Efek samping
Kunyit dapat meningkatkan aktivitas obat antikoagulan, antiplatelet, heparin,
dan trombolitik sehingga dapat menyebabkan meningkatnya resiko pendarahan.
(kementrian kesehatan, 2012)

Dosis terapi
Rimpang segar 3-9 gr perhari
Serbuk simplisia 1,5 3 gr pehari
Infusa oral 0,5 1 gr tiga kali per hari
Tingtur (1:10) 0,5 1 ml tiga kali per hari
(WHO,1999)

5. Cengkeh
Khasiat
Secara tradisional digunakan untuk mengurangi nyeri dan bengkak sakit gigi,
batuk, dan nyeri tukak lambung. (Kementrian Kesehatan RI, 2011)

Kandungan

Kandungan utama bunga cengkeh yaitu minyak atsiri yang terdiri atas eugenol,
eugenil asetat, dan - dan - kariofilen. (Kementrian Kesehatan RI, 2011)

Efek samping
Belum terdokumentasi.

Dosis terapi
Bahan segar 3-5 gram dibuat infusa, diminum 3 kali sehari
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

Ekstrak etanol (1:1) 3-5ml


Tingtur (1:5, 25% etanol) 10-25ml
(WHO, 2004)

6. Asam Jawa (Tamarindus indica)


Khasiat
Secara tradisional, buah asam digunakan untuk mengobati luka dan luka pada
kulit, juga sebagai obat kencing manis. Daun asam digunakan sebagai obat
rematik, batuk dan demam, buah asam sangat popular sebagai pelancar haid
(kementrian kesehatan,2013)

Kandungan
Daun asam mengandung triterpenoid yaitu lupanol dan luneol, ekstrak etanol
daun. kulit batang, dan kulit buah asammengandung tannin, antrakuinon,
flavonoid, saponin, alkaloid. Biji asam mengandung 2-hidroksi-30, 40-
dihidroksiaseconfenon, metal 3,4-dihidroksibenzoat, 3,4-dehidroksifenilasetat
dan (-)-epikatekin. Senyawa fenol dalam biji mengadung prosianidin B2,
epikatekin, prosianidin trimer, prosianidin tetramer, prosianidin pentamer,
prosianidin heksamer, tannin polimer (kementrian kesehatan,2013)

Efek samping
Belum terdokumentasi

Dosis Terapi
10 - 50 g pasta asam bersih, baik murni pasta asam atau dengan obat pencahar
lainnya, dikonsumsi dengan buah (Gruenwald, 2000)

H. KIE
Sebagai penambah nafsu makan, dianjurkan untuk konsumsi sebelum makan.

I. Daftar Pustaka
Gruenwald, Joerg et all. 2000. PDR Herbal for Medicine. Montvale: Medical
Economics Company.
KementrianKesehatan RI.2012.Vandemankum Tanaman Obat Untuk Saintifikasi
Jamu - JIlid 1
Kementrian Kesehatan RI. 2011. Vandemankum Tanaman Obat Untuk Saintifikasi
Jamu - JIlid 2
Kementrian Kesehatan RI. 2013. Vandemankum Tanaman Obat Untuk Saintifikasi
Jamu - JIlid 3
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

World Health Organization.1999.WHO Monograph on Selected Medical Plants Vol


1, page 115-122
World Health Organization. 2004.WHO Monograph on Selected Medical Plants Vol
2, page 45-54
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

JAMU CABE PUYANG

A. Resep
Resep Asli
1. Bahan:
- Cabe jawa 5g
- Jahe 8g
- Lempuyang 6g
- Kunyit 5g
- Kencur 6g
- Biji pala 1g
- Temulawak 5g
- Lada 0,5 g
- Gula jawa 20g
- Air 150ml

Resep modifikasi
1. Bahan:
- Cabe jawa 15 g
- Jahe 24 g
- Lempuyang emprit 18 g
- Kunyit 15 g
- Kencur 18 g
- biji pala 3g
- Temulawak 5g
- Asam jawa 5g
- Lada 1,5 g
- Gula jawa 60 g
1
- Garam /2 sdt
- Air 450 ml

2. Alat:
- Kompor
- Panci stainless steel
- Tumbukan
- Talenan
- Saringan
- Gelas ukur
- Timbangan
- Wadah bersih
- Pisau
- Pengaduk
- Mangkuk kecil
- Sendok teh
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

- Botol
- Cangkir
- Kertas perkamen
- Solet

B. Cara Membuat

1. Menyiapkan alat dan bahan


2. Membersihkan lempuyang emprit, kencur, kunyit, dan temulawak dengan cara
menyikat dibawah air mengalir, kemudian mengerik kulit rimpang lempuyang
emprit, kencur, kunyit, dan temulawak menggunakan pisau.
3. Merendam asam jawa dalam air panas, diamkan hingga suhu rendamannya sama
dengan suhu ruangan
4. Membuat larutan gula aren dengan cara menyisir gula aren, letakkan gula aren
yang sudah disisir ke dalam panic, tuangkan air sebanyak 30 ml
5. Menimbang lempuyang emprit dengan kertas perkamen sebanyak 18 g, kencur
sebanyak 18 g, kunyit sebanyak 15 g, lada sebanyak 3 g , lada sebanyak 1,5 g dan
temulawak sebanyak 5 g
6. Menumbuk halus lada dan pala, selanjutnya masukkan lempuyang emprit, kencur,
kunyit, dan temulawak yang sudah dipotong tipis, lalu tumbuk kembali hingga
seluruh bahan halus.
7. Memasukkan air sedikit demi sedikit kedalam tumbukan,aduk hasil tumbukan
hingga merata, saring hasil tumbukan kedalam wadah yang bersih, lakukan
pemerian air dan pemerasan hingga air 450ml habis digunakan dalam proses
pemerasan
8. Campurkan larutan asam jawa dan larutan gula aren dan garam kedalam wadah
yang berisi hasil perasan kemudian aduk rata
9. Memasukkan hasil perasan ke dalam panci stainless steel
10. Memanaskan larutan cabe puyang hingga hangat
11. Cabe puyang siap disajikan dan kemas kedalam botol

C. Takaran dan Aturan Pemakaian


Diminum sehari sekali 200 ml

D. Khasiat
Mengurangi pegal linu, dan menghangatkan badan

E. Peringatan
-

F. Efek Samping
-
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

G. Uraian Bahan Baku Tanaman


1. Cabe jawa (Piper retrofractum)
Khasiat
Membantu meringankan, muntah-muntah, diare, demam, batuk, hidung berlendir,
sakit kepala, mulas, tekanan darah rendah, beri-beri. (Kementrian Kesehatan,
2012)

Kandungan
Minyak atsiri, senyawa alkloid : ( piperin, piperidida, piperidin), kavisin, asam
palmitik, sesamin. (Kementrian Kesehatan, 2012)

Efek samping
Belum terdokumentasi

Dosis terapi
Buah cabe jawa 2,5-5 g dibuat infusa (BPOM RI, 2010)

2. Lempuyang emprit
Khasiat
Secara tradisional lempuyang emprit digunakan untuk penambah nafsu makan,
memperbaiki fungsi lambung, pembersih darah, obat disentri, luka, malaria, dan
sakit kepala. Selain itu juga digunakan sebagai obat cacing dan influenza.

Kandungan
Mengandung minyak atsiri yang terdiri dari golongan monoterpen seperti
linalool,pinen, norpinen, dan golongan seskuiterpen seperti -kariofilen. Selain
minyak atsiri, lempuyang emprit juga mengandung saponin, dan flavonoid.

Efek samping
Belum terdokumentasi

3. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)


Khasiat
Secara tradisional digunakan untuk mengobati gangguan perut, konstipasi ,
demam, wasir, mual, memperlancar air susu ibu, diare berdarah, disentri.
(Kementrian Kesehatan, 2012)

Kandungan
Kurkumin, xhantorizol, kurkuminoid, minyak atsiri dengan komponen a-
kurkumen, germaktan, ar-tumeron, -atlantanton,d-kamfor. (Kementrian
Kesehatan, 2012)
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

Efek samping
Dosis besar atau pemakaian yang berkepanjangan dapat mengakibatkan iritasi
membran mukosa lambung. Tidak dapat digunakan dalam cholangitis akut atau
icterus. (Kementrian Kesehatan, 2012)

Dosis terapi
Rentang dosis harian yaitu 2 g obat; infus; 2 -3 kali sehari di antara waktu makan.
(BPOM RI, 2006)

4. Asam Jawa (Tamarindus indica)


Khasiat
Secara tradisional, buah asam digunakan untuk mengobati luka dan luka pada
kulit, juga sebagai obat kencing manis. Daun asam digunakan sebagai obat
rematik, batuk dan demam, buah asam sangat popular sebagai pelancar haid
(kementrian kesehatan,2013)

Kandungan
Daun asam mengandung triterpenoid yaitu lupanol dan luneol, ekstrak etanol
daun. kulit batang, dan kulit buah asammengandung tannin, antrakuinon,
flavonoid, saponin, alkaloid. Biji asam mengandung 2-hidroksi-30, 40-
dihidroksiaseconfenon, metal 3,4-dihidroksibenzoat, 3,4-dehidroksifenilasetat
dan (-)-epikatekin. Senyawa fenol dalam biji mengadung prosianidin B2,
epikatekin, prosianidin trimer, prosianidin tetramer, prosianidin pentamer,
prosianidin heksamer, tannin polimer (kementrian kesehatan,2013)

Efek samping
Belum terdokumentasi

Dosis Terapi
10 - 50 g pasta asam bersih, baik murni pasta asam atau dengan obat pencahar
lainnya, dikonsumsi dengan buah (Gruenwald, 2000)

5. Jahe (Zingiber oficinale)


Khasiat
Secara tradisional dapat digunakan untuk mengurangi inflamasi, rematik, dan
perut kembung, (WHO,1999), (Kementrian Kesehatan,2012)

Kandungan
Jahe mengandung minyak atsiri dan oleoresin, komponen utama minyak atsiri
seskuiterpen hidrokarbon, meliputi zingiberin, (1)-ar-kurkumen--ekulflandren,
an--bisabole, juga mengandung monoterpen aldehid, dan alcohol,senyawa lain
yang teridentifikasi yaitu 1-(3-metoksi-4-hidroksifenil)-5-hidroksi-alkan-3-an,
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

juga dikenal sebagai (3-6)-[8][10], dan [12]-gingerol (berturut turut dengan rantai
samping karbon 7-10,12,14 atau 16, disamping itu terdapat juga amilum, vitamin
(A,B, dan C). asam asam organic seperti asam malat, asam oksalat, senyawa
flafonoid dan polifenol. (Kementrian Kesehatan,2012)

Efek Samping
Dapat menimbulkan nyeri gastrointestinal pada penderita tukak lambung yang
mengonsumsi jahe lebih dari 6 gram dalam keadaan perut kosong. (Kementrian
Kesehatan, 2012)

Dosis Terapi
Mual: orang dewasa dan anak diatas umur 6 tahun, 0,5 gram 2-3 sehari
Dyspepsia: 2-4 gram perhari dalam bentuk bubuk simplisia atau ekstrak (WHO,
1999)

6. Kunyit (Curcuma domestica)


Khasiat
Secara tradisional digunakan untuk mengobati kencing manis, rematik, penyakit
kulit, sembelit, kurang darah, radang, bengkak, encok, hipertensi, disentri,
mencret, demam influenza, keputihan, haid tidak lancer, dan nyeri haid
(kementrian kesehatan, 2012)

Kandungan
Kurkuminoid termasuk kurkumin, desmetoksikurkumin, bisdesmetoksi
kurkumin, resin, minyak atsiri termasuk dan tumeron, artumeron, dan
atlanton, kurlon, zingiberin, dan kurkumol. (kementrian kesehatan, 2012)

Efek samping
Kunyit dapat meningkatkan aktivitas obat antikoagulan, antiplatelet, heparin, dan
trombolitik sehingga dapat menyebabkan meningkatnya resiko pendarahan.
(kementrian kesehatan, 2012)

Dosis terapi
Rimpang segar 3-9 gr perhari
Serbuk simplisia 1,5 3 gr pehari
Infusa oral 0,5 1 gr tiga kali per hari
Tingtur (1:10) 0,5 1 ml tiga kali per hari
(WHO,1999)

7. Kencur (Kaempferia galanga)


Khasiat
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

Digunakan pada penderita tekanan darah tinggi, asma, gangguan tenggorokan,


batuk, flu, sakit kepala, gangguan pencernaan, karminatif, stimulan, demam
malaria dan keracunan. (Kementrian Kesehatan, 2012)

Kandungan
Minyak atsiri, etil-p-metoksi sinamat, etil-sinamat, pentadekan, 1,8-sineol, -kar-
3-en dan borneol. (Kementrian Kesehatan, 2012)

Efek Samping
Belum terdokumentasi

Dosis Terapi
Dosis kencur 4 gram perhari (Gruenwald, 2000)
8. Lada (Piper nigrum)
Khasiat
Secara tradisional untuk obat lambung, tekanan darah tinggi, peluruh kentut,
sesak nafas, peluruh keringat. (Kementrian Kesehatan, 2013)
Kandungan
Piperin, cavisin, piperidin, alkaloid, amida, propenifenol, piperaid, dan kalkon.
(Kementrian Kesehatan, 2013)

Efek Samping
Berdasarkan penelitian senyawa piperin strukturnya mirip sekali dengan hasil
metabolit safrol dalam air senin, yang diyakini bersifat mutagenik dan
karsinogenik. (Kementrian Kesehatan, 2013)

9. Pala (Myristica fragrans)


Khasiat
Kecemasan dan susah tidur atau insomnia (Kementrian Kesehatan, 2011)

Kandungan
Eritri-austrobailignan-6, asam meso-dihidroguaiaretat dan nektandrin-B. Selain
itu pada arilus terkandung minyak atsiri, minyak lemak, zat samak dan zat pati.
(Kementrian Kesehatan, 2011)

Efek Samping
Belum terdokumentasi
KELOMPOK 1
D4 BATTRA

G. KIE
- Diminum sehari 200 ml
- Sebaiknya diminum secara rutin agar mendapatkan khasiat yang diinginkan

H. Daftar Pustaka

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. 2006. Acuan Sediaan Herbal Vol. 2 hal: 38-
40.

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. 2010. Acuan Sediaan Herbal Vol. 5 hal: 9-13

Gruenwald, Joerg et all. 2000. PDR Herbal for Medicine. Montvale: Medical
Economics Company.

KementrianKesehatan RI.2012.Vandemankum Tanaman Obat Untuk Saintifikasi


Jamu - JIlid 1

KementrianKesehatan RI.2011.Vandemankum Tanaman Obat Untuk Saintifikasi


Jamu - JIlid 2

Kementrian Kesehatan RI. 2013. Vandemankum Tanaman Obat Untuk Saintifikasi


Jamu - JIlid 3

World Health Organization.1999.WHO Monograph on Selected Medical Plants Vol 1,


page 115-122