Edisi 26

ISSN: 2087-5967

www.feb.ugm.ac.id/ebnews
Daftar Isi

KABAR FEB
Program Sarjana S1
Magister Sains dan Doktor
Magister Akuntansi
Magister Ekonomika Pembangunan
Magister Manajemen
SI SWA Program Profesi Akuntansi
A
AH
ASI M
PRE
ST SEPUTAR BULAKSUMUR
Pengantar ADVERTORIAL
FASILITAS
Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua. ARTIKEL DOSEN
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, hanya atas perkenan-Nya EB News Edisi
26 dapat kembali terbit. Liputan utama edisi kali ini adalah reportase International Week LENSA FEB
AR
dan International Summer University 2017, yang semakin mengukuhkan komitmen Fakultas
Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) untuk menjawab tantangan glob-
B
al. Sebagai salah satu stakeholder di FEB UGM, mahasiswa berkesempatan untuk memberi-
kan pendapat terkait fasilitas main entrance baru FEB UGM dan Wisdom Park UGM. Liputan KA
tersebut disajikan di rubrik Fasilitas dan Seputar UGM. Hal lain yang sangat menarik dan in-
spiratif untuk disimak adalah liputan prestasi mahasiswa dan pengalaman mahasiswa yang
melakukan program dual degree di Jerman.

Prof. Abdul Halim berkesempatan memberikan pencerahan di bidang keuangan negara
melalu artikel yang beliau tulis pada Rubrik Artikel Dosen dengan Tajuk Memahami Utang
Pemerintah Indonesia sebagai Bagian dari Manajemen Keuangan Publik. Untuk melengka-
pi edisi ini, reportase dari masing-masing program studi juga turut ditampilkan. Mulai dari
prestasi mahasiswa Prodi Magister Manajemen dan Prodi Magister Sains dan Doktor, hingga
solidnya perkumpulan mahasiswa pecinta fotografi Prodi MEP, HIMMEP.

Akhir kata, selamat membaca dan semoga bermanfaat.
N I
LUM
Eko Suwardi, M. Sc., Ph. D.
A
OK
Dekan
J DIA
PO SIA
PA
Kabar FEB S1 Kabar FEB

case study, company visit dan cultural
event. Public lecture merupakan aca-
ra utama yang mana para speakers
baik dari UGM maupun AUN-BE me-
maparkan materi berkaitan dengan

INTERNATIONAL WEEK dan
understanding ASEAN. Hani Mufidah
selaku sekretariat menegaskan hal

INTERNATIONAL SUMMER menarik IWeek 2017 dibandingkan
dengan tahun sebelumnya adalah
UNIVERSITY 2017 4 speakers IWeeak tahun ini berasal
dari AUN-BE. Sehingga diharapkan
dari kegiatan siswa memperoleh

Asean Bussiness Environment berbagai perspektif akademik di
lingkungan bisnis ASEAN.
“Program ini akan memberikan
peserta kesempatan untuk mengem-

F
akultas Ekonomi dan Bisnis Uni- sempatan mengasah kerjasama da- bangkan keterampilan interpersonal
versitas Gadjah Mada (FEB UGM) lam tim yang memiliki keberagaman dan kepemimpinan mereka, mening-
kembali suskses menggelar In- anggota (diversity skill). Acara ini katkan kepercayaan diri mereka, dan dilakukan ke beberapa perusahaan yarakat Transparansi Indonesia (MTI).
ternational Week atau IWeek untuk berlangsung selama dua minggu tangan pasar global. Karena pada memperoleh motivasi dan kemam- mulltinasional seperti PT Danone (PT Acara yang berlangsung selama tiga
keempat kalinya. IWeek merupakan mulai 24 Juli hingga 4 Agustus. Acara dasarnya investasi modal manusia puan untuk membawa perubahan. Sari Husada) dan juga PT Mega Anda- minggu ini diikuti oleh 20 mahasiswa
khususnya dalam bentuk pemban- Disisi lain juga menawarkan pen- lan Kalasan (MAK). FEB dan 20 mahasiswa dari WU Vien-
ini diikuti oleh 37
gunan pendidikan adalah salah satu galaman yang memungkinkan siswa Saat yang bersamaan FEB UGM na. Ke 40 peserta ISU mendapat kes-
mahasiswa UGM,
aspek yang paling penting untuk untuk memahami karakteristik yang bekerjasama dengan Wirtschafts- empatan untuk berkunjung ke Dowa
10 mahasiswa di-
dipersiapkan dan dipelihara dalam berbeda dari sesama siswa lainnya universität Wien, Vienna (WU Vien- Bag dan QUICK traktor.
luar UGM dan 16
mendukung agenda ASEAN di posisi serta perwakilan mahasiswa negara na) menyelenggarakan International Sebagai puncak acara dari IWeek
mahasiswa dari 7
strategis wilayah dalam perekono- anggota ASEAN,” terang Hani Summer University (ISU) 2017. Acara dan ISU 2017 adalah cultural event
negara yaitu Swed-
mian dunia. Sehingga diharapkan Selain itu case disscusion dilaku- ini sebagai upaya untuk merespon yang diselenggaralan di Candi Pram-
ia, Prancis, Brunei,
sebagai bagian dari kawasan ASEAN, kan dengan memberikan sejumlah perubahan terhadap globalisasi. banan. Peserta diajak untuk men-
Belanda, Thailand,
negara-negara anggota ASEAN dapat kasus bisnis kepada kelompok un- Rangkaian program summer ini dim- yaksikan Ramayana Ballet. Suasana
Jepang dan Den-
memberikan kontribusi yang terus tuk didiskusikan. Kelompok diminta ulai sejak 24 Juli hingga 11 Agustus malam Candi Prambanan ditambah
mark.
menerus dan signifikan dengan ke- untuk membuat analisis dan men- yang mana seluruh kegiatannya di- kombinasi lampu sorot yang indah
program akademik jangka pendek Mengangkat tema “ASEAN Busi- butuhan pasar global dan perkem- gusulkan sejumlah solusi untuk ka- pusatkan di FEB UGM. menjadi penutup IWeek dan ISU
yang dirancang bagi para profesional ness Environment” dalam acara ini bangan. sus tertentu. Sedangkan company Berbeda dari tahun sebelumnya 2017. Kedua program ini merupakan
serta sarjana dan pascasarjana un- dimaksudkan untuk mendukung Ada enam aktivitas acara dalam visit dilakukan untuk memberikan dalam program ISU tahun ini men- aksi nyata komitmen FEB UGM dalam
tuk mendapatkan pemahaman yang agenda strategis ASEAN dalam men- IWeek yaitu public lecture and project kesempatan memperluas kapasitas yoroti topik seputar Global Supplay rangka penguatan akademik. [Mey]
lebih besar pada ASEAN dan juga ke- gambil peluang dan menjawab tan- orientation, CEO talk, series of lecture, akademik bagi peserta. Kunjungan Chain Management dan juga Mas-

1 EB News 26 EB News 26 2
Kabar FEB Kabar FEB

besar. Akan tetapi, yang menjadi Indonesia yang berada dibawah berasal dari tambang, emas, batu dibandingkan dengan negara tetang-
tantangan Indonesia saat ini adalah rata-rata infrastruktur di dunia. Aki- bara dan minyak bumi. Akan tetapi, ga, misalnya Thailand dan Malaysia,
bagaimana mengelola sumber daya batnya, masyarakat Indonesia tidak penerimaan bukan pajak ini belum penerimaan pajak dapat mencapai
manusia Indonesia yang besar terse- mampu memiliki fasilitas infrastruk- mencukupi untuk menutup belanja hingga 15%. Untuk itu, diperlukan
but menjadi berkualitas. ”Manusia tur yang dimiliki oleh negara-negara APBN. Dengan demikian, diperlukan kesadaran masyarakat dalam mem-
itu bisa menjadi aset bangsa, namun lain. Harapannya, dengan adanya penerimaan melalui pajak yang ber- bayar pajak agar dapat meningkat-
jika manusia itu tidak dididik, tidak investasi sumber daya manusia dan asal dari masyarakat. “Instrumen ini kan penerimaan pajak di Indonesia.
mampu berproduksi, berpikir kreatif, invetasi infrastruktur ini, maka 28 ta- milik anda semua, bukan miliknya “Kesadaran untuk membayar pajak
dan cerdas, maka dia bisa menjadi hun lagi atau tepatnya 100 tahun In- menteri keuangan. APBN ini milik itu bukan karena apa-apa. Tapi se-
liabilitas,” ungkap Sri Mulyani. donesia merdeka, Indonesia optimis anda semua, yang menyetor pener- mata-mata karena kita ingin menjadi
Sri Mulyani lantas mengungkap- dapat menjadi lima negara terbesar imaan adalah masyarakat dan yang berdaulat, adil, dan makmur serta
kan kondisi kualitas sum- di dunia. menerima nikmatnya belanja juga karena kita bangga menjadi warga
ber daya manusia di Instrumen paling penting untuk masyarakat,” ungkap Sri Mulyani. Maka, Indonesia” kata Sri Mulyani.
Indonesia diband- melakukan invetasi-investasi terse- pada kuliah umum ini Sri Mulyani men- Terakhir, Sri Mulyani mengung-
ingkan dengan 190 but adalah APBN. APBN dalam un- gajak agar masyarakat mau mempe- kapkan bahwa pentingnya mem-
negara lainnya di dang-undang negara memiliki tiga lajari APBN, memahami APBN dan bayar pajak adalah sebagai sarana
dunia. Berdasarkan fungsi yaitu alokasi, distribusi, dan turut berpartisipasi pada APBN. Parti- untuk mencapai masyarakat yang
Human Develop- stabilisasi. Saat ini, APBN 2017 akan sipasi masyarakat ini dapat diwujud- adil dan makmur serta sebagai mo-
ment Index 2015, In- membelanjakan sebesar 2.133, 3 tri- kan dengan membayar pajak kepada bilisasi sumber daya yang berasal
donesia hanya mendapat liun rupiah. Belanja pada APBN ini negara. dari aktivitas ekonomi masyarakat
skor 70,18. “Tidak jelek sih, digunakan untuk investasi sumber Selain itu, masyarakat juga di- untuk membiayai pembangunan na-
tapi jika dibandingkan den- daya manusia, investasi dibidang harapkan dapat mengawasi APBN. sional. Untuk itu, diperlukan adanya
gan negara lain, kita patut infrastruktur serta belanja untuk Pemerintah sendiri harus tetap gotong-royong dalam membangun
merasa bahwa kita belum cuk- melindungi masyarakat miskin. Se- dapat mengelola APBN dengan baik. Republik Indonesia. “If you don’t care
up baik,” jelas Sri Mulyani. Kondisi mentara itu, penerimaan pada APBN Pengelolaan ini diwujudkan dari pener- about your country, never expect oth-
ini dapat diukur dengan angka hara- 2017 ini diperkirakan sebesar 1.736,1 imaan negara yang harus terus diu- er people care about your country”.
pan hidup Indonesia yang tergolong triliun rupiah. sahakan untuk optimal dan belanja Membangun jiwa dan raga itu tidak
rendah. Selain itu, keadaan ini juga Penerimaan APBN ini berasal yang dirancang dengan baik. Saat gratis. Bayar pajak untuk membuat
dapat diukur dari rata-rata lama se- dari pajak dan penerimaan nega- ini, penerimaan Indonesia melalui Indonesia Raya,” tutup Sri Mulyani.
kolah orang Indonesia. Sri Mulyani ra bukan pajak. Penerimaan bu- pajak yang diukur dari Tax to GDP Ra- [Nindya]
mengungkapkan bahwa rata-rata kan pajak seperti penerimaan yang tio Indonesia hanya 11,5 %. Apabila
sekolah orang Indonesia hanya 7,95
tahun (hanya sampai setara SD).
Dengan demikian, agar sumber daya

Membangun Generasi Emas manusia Indonesia tidak menjadi li-
abilitas maka perlu adanya investasi
pada sumber daya manusia. Investa-
Indonesia Sadar Pajak si ini dapat berupa invetasi pada

J
dunia pendidikan serta pada keseha-
umat (11/8), Direktorat Jendral Direktorat Jendral Pajak (DJP) Daerah tan . “Jika kita lihat kondisi Indonesia
Pajak, Kementrian Keuangan Istimewa Yogyakarta, Yuli Kritiyono. saat ini, maka kita perlu melakukan
Republik Indonesia bekerjasa- Bertempat di Djarum Hall Per- investasi di bidang pendidikan yang
ma dengan Fakultas Ekonomika dan tamina Tower Lantai 6, kuliah umum cukup besar,” ungkap Sri Mulyani. Se-
Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB bersama Ibu Menteri Keuangan RI, jalan dengan hal tersebut, maka saat
UGM) menyelenggarakan kuliah Sri Mulyani Indrawati ini dilakukan ini 20% APBN digunakan untuk ang-
umum dengan topik “ Pajak Bertutur: secara jarak jauh melalui telecon- garan pendidikan.
Membangun Generasi Emas Indone- frence dari Kantor Pusat DJP, Jakar- Kemudian, Sri Mulyani men-
sia Sadar Pajak”. Acara yang dihadiri ta. Kuliah umum ini juga disiarkan di jelaskan bahwa bidang lain yang
lebih dari ratusan peserta S1, S2,dan 11 kota yang berbeda di Indonesia. perlu dibangun oleh Indonesia yaitu
S3 ini berlangsung pukul 14.00-16.30. Sri Mulyani membuka kuliah umum terkait infrastruktur. “Sejak Indone-
Acara dibuka dengan sambutan dengan pemaparan mengenai bonus sia merdeka hingga saat ini, jumlah
Dekan FEB UGM, Eko Suwardi, M. demografi yang akan dihadapi Indo- infrastruktur kita masih jauh terting-
Sc., Ph.D yang kemudian dilanjutkan nesia. Indonesia merupakan nega- gal,” ungkap Sri Mulyani. Hal ini dib-
oleh sambutan dari Kepala Kanwil ra dengan jumlah penduduk yang uktikan dengan indeks infrastruktur

3 EB News 26 EB News 26 4
Kabar FEB MAGISTER AKUNTANSI MAGISTER AKUNTANSI Kabar FEB

PELATIHAN
OPTIMALISASI
POTENSI PAJAK
DAN RETRIBUSI
DAERAH UNTUK
PENINGKATAN
PENDAPATAN ASLI
DAERAH (PAD)
PEMERINTAH KOTA
BANJARMASIN
PELATIHAN PENATAUSAHAAN DAN PENGELOLAAN BARANG
MILIK DAERAH DPKAD KABUPATEN KEEROM
M
inimnya sumber daya alam sitas Gadjah Mada (UGM), untuk Pe- sil sarang burung walet. Mengingat
di Kota Banjarmasin men- merintah Kota Banjarmasin. Pelati- belum terdapat aturan pada bidang

P
epatah tuntutlah ilmu sampai ke gan dari DPKAD Kabupaten Keerom, gas, dan fungsi pengelola barang milik dorong Pemerintah Kota han dilaksanakan pada 6-7 Juli 2017 tersebut, peserta memanfaatkan
negeri Cina merupakan dorongan Provinsi Papua, dipimpin oleh Kepala daerah. Selain itu, peserta juga mem- Banjarmasin untuk lebih kreatif bertempat di kampus FEB UGM. pelatihan ini untuk melakukan kon-
bagi setiap orang untuk selalu Bidang Aset, Alexander Simat. Dalam pelajari pengengelolaan barang milik
belajar bahkan hingga ke tempat yang pidato sambutannya, Alexander Simat daerah mulai dari perencanaan hing- dalam meningkatkan pendapatan Selama dua hari, para peserta sultasi mengenai aturan dan dasar
jauh sekalipun. Hal tersebut men- menyampaikan bahwa sebagai pega- ga penghapusan dan pemindahtan- asli daerahnya. Hal tersebut yang belajar mengenai: Pajak dan Retribu- pengenaan pajak pada hasil sarang
dorong para pegawai Dinas Keuangan wai negeri, pihaknya memiliki tanggu- ganan barang milik daerah. Terakhir, melatarbelakangi dilaksanakann- si Daerah, Penghitungan Potensi Pa- burung walet yang kini marak ter-
dan Pengelolaan Aset Daerah Kabu- ng jawab kepada negara dan tanggung peserta mendapat materi mengenai
paten Keerom, Provinsi Papua, untuk jawab moral kepada masyarakat da- akuntansi aset dan barang milik daer- ya pelatihan “Optimalisasi Potensi jak Hotel, Restoran, Parkir, Reklame, dapat di Kota Banjarmasin.
mengikuti pelatihan di Program Studi lam mengelola asset milik pemerintah ah untuk mewujudkan akuntabilitas Pajak dan Retribusi Daerah untuk Mineral Bukan Logam dan Batuan,
Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi- daerah. Hal tersebut yang melatarbe- laporan keuangan daerah. Laporan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Pajak Bumi dan Bangunan, Pasar,
ka dan Bisnis (FEB), Universitas Gadjah lakangi para peserta untuk mengikuti keuangan daerah yang akuntanbel
Mada (UGM). Jarak yang cukup jauh pelatihan Penatausahaan dan Penge- akan mendapatkan opini Wajar Tanpa (PAD)”. Kegiatan pelatihan tersebut Tempat Rekreasi serta Manajemen
dari Papua ke Yogyakarta tidak menjadi lolaan Barang Milik Daerah di Maksi FEB Pengecualian (WTP) dari Badan Pemer- dilaksanakan oleh Program Studi Kas. Salah satu potensi pendapatan
halangan bagi para pegawai tersebut UGM pada 17-19 Juli 2017. iksa Keuangan (BPK). Opini tersebut
untuk meningkatkan kapabilitasnya Selama tiga hari, para peserta be- merupakan salah satu indikator kesuk-
Magister Akuntansi (Maksi), Fakultas asli daerah yang terdapat di Kota
di bidang penatausahaan dan penge- lajar mengenai penatausahaan barang sesan sebuah instansi pemerintah da- Ekonomika dan Bisnis (FEB), Univer- Banjarmasin adalah pajak dari ha-
lolaan barang milik daerah. Rombon- milik daerah seperti wewenang, tu- lam mengelola laporan keuangannya.

PELATIHAN PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN merintah Daerah Berbasis Akrual Ber-
KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH BERBASIS AKRUAL dasarkan Peraturan Menteri Dalam TEMU ALUMNI
Negeri Nomor 64 Tahun 2013. Pela- REGIONAL KUPANG,

O
tihan yang dilaksanakan di kampus
pini Badan Pemeriksa Keuan- tan tersebut, bukan pencatatan pada
Maksi FEB UGM Yogyakarta pada 19-
NUSA TENGGARA
gan (BPK) merupakan tolak saat pendapatan tersebut diterima
20 Juli 2017 ini diikuti oleh 15 orang TIMUR
ukur akuntabilitas laporan atau pengeluaran tersebut dibayar-
pegawai Bakeuda Kota Banjarmasin
keuangan suatu instansi pemeritah. kan (cash basis). Akuntansi berbasis
dari berbagai jabatan.
Opini Wajar Tanpa Pengecualian akrual memberikan gambaran yang
Ketua Program Studi Maksi FEB
(WTP) menjadi salah satu indikator lebih akurat atas kondisi keuangan
UGM, Prof. Dr. Abdul Halim. M.B.A, da-
keberhasilan instansi pemerintah suatu organisasi daripada akuntansi
lam pidato sambutannya menyam-
dalam mempertanggungjawabkan berbasis kas dimana pada akuntan-
paikan bahwa akuntansi berbasis
penggunaan dana di instansinya. si berbasis kas, pencatatan pener-
akrual telah ditetapkan oleh pemer-
Untuk mendapatkan opini WTP, para imaan dan belanja dicatat setelah

D
intah sejak tahun 2010, namun hing-
pegawai keuangan di suatu instansi terjadi transaksi kas. alam rangka menjalin jaringan Program Studi Maksi FEB UGM dengan di bidang penelitian dan pengabdian
ga tahun 2017 masih banyak pegawai
pemerintah harus bekerja keras dan Untuk meningkatkan kemam- komunikasi dengan para alumni, instansi dimana para alumni mengabdi. kepada masyarakat dapat dilaksanakan
keuangan yang belum memahami
paham betul mengenai penggunaan puan para pegawai dalam peny- Pengelola Program Studi Magister Bentuk kerjasama dapat berupa kegiatan dalam bentuk joint-research maupun
benar sistem tersebut. Kurangnya
dana dan pertanggungjawabann- usunan laporan keuangan berbasis Akuntansi (Maksi) Fakultas Ekonomika pendidikan, penelitian, dan pengaian ke- pengiriman staf dan karyawan pemerin-
pemahaman pegawai keuangan
ya. Walapun penggunaan dana tel- akrual, diperlukan pelatihan yang
terhadap akuntansi berbasis akrual dan Bisnis (FEB), Universitas Gadjah Mada pada masyarakat. tah daerah maupun instansi swasta daer-
ah dilaksanaan dengan baik tanpa dapat mengakomodir kebutuhan
dapat menurunkan kualitas laporan (UGM), menyelenggarakan kegiatan temu Untuk kerjasama di bidang pendi- ah untuk mengikuti kegiatan pelatihan di
penyimpangan, sebuah laporan tersebut. Latar belakang di atas
keuangan sehingga berpengaruh alumni regional Kupang, Nusa Tengga- dikan diharapkan adanya pengiriman Maksi FEB UGM. Diharapkan di masa yang
keuangan pemerintah tidak akan se- yang mendorong Badan Keuangan
terhadap opini BPK. Dengan adanya
suai dengan standar jika para peny- Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin ra Timur. Untuk menjangkau alumni di putra daerah untuk menempuh pendi- akan datang, para alumni Maksi FEB UGM
pelatihan ini, para pegawai keuan-
usun laporan keuangan tidak mema- untuk bekerjasama dengan Program daerah, kegiatan temu alumni tidak ha- dikan di Maksi FEB UGM. Selain itu, para dapat memberikan kontribusi nyata bagi
gan khususnya Bakeuda Pemerintah
hami penyusunan laporan keuangan Studi Magister Akuntansi, Fakultas nya dilaksanakan di Pulau Jawa. Selain alumni yang telah menyandang profesi almamater, nusa, dan bangsa.
Kota Banjarmasin diharapkan akan
berbasis akrual. Ekonomika dan Bisnis (FEB), Uni- menjalin jaringan komunikasi dan tali sil- maupun kedudukan tertentu di suatu in-
lebih memahami akuntansi berbasis
Basis akrual merupakan pen- versitas Gadjah Mada (UGM), dalam
akrual dan dapat mempertahankan aturahmi, kegiatan temu alumni juga ber- stansi dapat pula memberikan kuliah bagi
catatan pendapatan dan pengelu- melaksanakan kegiatan Pelatihan
opini WTP dari BPK. tujuan untuk menjalin kerja sama antara mahasiswa di Maksi FEB UGM. Kerja sama
aran kas pada saat terjadinya kegia- Penyusunan Laporan Keuangan Pe-
5 EB News 26 EB News 26 6
Kabar FEB MAGISTER EKONOMIKA PEMBANGUNAN MAGISTER EKONOMIKA PEMBANGUNAN Kabar FEB

SEMINAR MAGANG MAHASISWA
KONSENTRASI MAPB DAN MAPP
sehingga saat lulus tujuan untuk pengambilan keputu-
sudah tidak canggung san bagi manajemen dalam rangka
lagi memasuki dunia pengembangan maupun perbaikan.
kerja yang sesung- Lulusan kedua konsentrasi ini dapat
guhnya,” ujar Prof. Tri melanjutkan ke Program Sertifikasi
Widodo selaku Kapro- Penilai, yang merupakan program
di MEP FEB UGM. “Hal kerjasama antara Program Studi MEP

S
MEP UGM dengan MAPPI (Masyarakat
LEMAN- Program Studi MEP ini dipandang perlu, karena dunia Profesi Penilai Indonesia) yang meng-
FEB UGM mewajibkan maha- kerja sangat berbeda dengan dunia hasilkan Penilai Bersertifikat bergelar
siswa khususnya konsentrasi kampus,” imbuhnya. MAPPI (Cert).
Manajemen Aset dan Penilaian Prop- Desain kurikulum kedua konsen- Melalui program magang, ma-
erti (MAPP) serta Manajemen Aset trasi yaitu MAPP dan MAPB memiliki hasiswa dapat belajar langsung
dan Penilaian Bisnis (MAPB) untuk keunikan tersendiri salah satunya menyelesaikan masalah beserta ken-
mengikuti magang di kantor-kantor adalah kewajiban mahasiswa untuk dala dan tantangan di lapangan yang
jasa penilai publik atau disingkat mengikuti program magang. Kegia- harus dihadapi oleh seorang penilai.
KJPP. Program magang tersebut tan tersebut bertujuan untuk meny- Dari kegiatan magang, mahasiswa
merupakan bagian dari kurikulum iapkan tenaga profesional di bidang menuangkan semua hasil kegiatan

TRAINING of TRAINERS konsentrasi MAPP dan MAPB dalam
upaya mensinergikan dunia akade-
penilai, baik properti maupun bisnis.
Konsentrasi MAPP memberikan pen-
dalam bentuk laporan. Laporan ma-
gang diseminarkan untuk proses
PLANNING and BUDGETING TAHUN 2017 mik dan praktik. “Selama kegiatan
magang berlangsung, mahasiswa
getahuan tentang penilaian dan pen-
gelolaan aset, baik publik maupun
evaluasi dan penilaian oleh dosen
pembimbing baik dari Program Studi
diharapkan dapat belajar langsung swasta. Sementara itu, konsentrasi MEP maupun pembimbing dari KJPP
dari tangan-tangan profesional yang MAPB memberikan pengetahuan tempat mahasiswa magang. [MEP]
sudah berpengalaman di bidangnya, tentang penilaian bisnis yang ber-

S CLUB FOTOGRAFI HIMMEP :
LEMAN-Program Studi MEP telah mengadakan banyak pelatihan outcome seperti kesejahteraan mas- kepada para pecinta seni dibalik len-
FEB UGM bekerja sama dengan yang per tahunnya, terdapat hampir yarakat, atau berkurangnya kemi- sa ini. Selain itu, klub fotografi juga
Pusbindiklatren Bappenas RI
menyelenggarakan Training of Train-
1700 peserta dari seluruh Indonesia,
diharapkan para peserta ToT dapat
skinan dan perngangguran,” tam-
bahnya.
Ajang Hobi Memotret Mahasiswa MEP menyelenggarakan event “belajar
bareng motret” dengan mengundang
narasumber dari dalam maupun luar
ers Planning and Budgeting Linkage berkontribusi lebih pada institusinya “Peran dari para senior dan pen-

B
UGM.
Jepang, dimana tahap I diselengga- setelah ToT ini,” ujar Tri Widodo se- gajar ToT cukup besar dalam mengu- erangkat dari kesamaan hobi memberikan manfaat bagi civitas
Untuk mengambil manfaat dan
rakan di Boutique Hotel Yogyakarta laku Ketua Program Program Studi bah mindset generasi muda bahwa pada dunia fotografi, beberapa akademika MEP. Sebagaimana ditu-
berbagi ilmu dalam komunitas ini
mulai tanggal 7 – 12 Agustus 2017. MEP FEB UGM dalam sambutan pem- pembangunan itu tidak bisa hanya mahasiswa Magister Ekonomika turkan oleh Shofyanto, Ketua HIM-
tidak perlu harus memiliki seperang-
Sementara itu, di tahap II, peser- bukaan kegiatan Training of Trainers berfokus pada sektor-sektor tertentu Pembangunan (MEP) tergerak untuk MEP Periode 2017-2018, komunitas
kat kamera untuk bergabung.
ta akan berangkat ke Jepang pada Planning and Budgeting Linkage Je- tetapi harus secara menyeluruh,” menginisiasi sebuah komunitas guna ini memberikan ambience positive
Apalagi saat ini teknologi kamera
tanggal 21 Agustus sampai dengan pang. ungkap Budhi. Hal tersebut membawa menyalurkan minat mereka pada seni bagi dunia seni mahasiswa MEP, dan
smartphone pun sudah cukup untuk
1 September 2017. Kegiatan terse- Budhi Santoso, mewakili Kepala pesan bahwa pembangunan itu tidak melukis dengan cahaya. Untuk men- juga sebagai upaya dari HIMMEP un-
memenuhi hasrat bermain fotografi.
but bertujuan untuk membekali para Pusbindiklatren Bappenas menyam- hanya sekedar output seperti sektor jembatani aspirasi para mahasiswa tuk mengembangkan nilai-nilai seni
Bagi mereka, belajar ngulik dunia fo-
calon, baik pelatih maupun pengajar paikan bahwa pelatihan ini sangat infrastruktur tetapi lebih dari itu, tersebut, Himpunan Mahasiswa Ma- di kampus. Lebih lanjut diharapkan,
tografi bersama-sama adalah sarana
gister Ekonomika Pembangunan (HIM- komunitas ini bisa ikut aktif dalam
bidang perencanaan dan pengang- tepat dengan momentum Bappenas seperti kesejahteraan masyarakat. Di refreshing dan memiliki keasyikan
MEP), melalui Bidang Minat dan Bakat ajang kompetisi fotografi dan juga
garan daerah. Kegiatan tersebut, se- yang sedang merubah paradigma akhir sambutanya, Budhi berharap tersendiri di tengah padatnya jadwal
membentuk sebuah klub fotografi di dapat berkontribusi di kegiatan-ke-
laras dengan motto Program Studi yang telah berjalan 10 – 15 tahun, dengan adanya kerja sama dengan perkuliahan. [MEP]
Program Studi MEP, sebagai wadah as- giatan kampus.
MEP FEB UGM yaitu “Committed to tentang pengaplikasian perencanaan National Graduate Institute for Policy pirasi mereka. Sejauh ini, kegiatan yang telah
Development” terus berupaya untuk pembangunan yang lebih berfokus Studies (GRIPS) Jepang, pelatihan ini Pembentukan komunitas ini, yang dilaksanakan oleh komunitas ini ada-
ikut aktif membangun melalui dunia pada keuangan dan DPR. “Bappenas tidak hanya berfokus pada konsep sampai saat ini belum diberi nama re- lah hunting foto bareng di Sambirejo,
akademis. berencana untuk bersinergi dengan dan teori ekonomi tetapi juga belajar smi, dapat dikatakan sebagai sebuah Prambanan, beberapa bulan yang
Kegiatan ToT diikuti oleh 25 pe- bagian keuangan untuk berkon- bagaimana Jepang menerapkan pe- inisiatif aspiratif dari HIMMEP karena lalu. Sambil menikmati udara pagi
serta, diantaranya dosen dari be- sentrasi dalam mengurangi deviasi rencanaan pembangunan, bagaima- pada saat diusulkan untuk dibentuk, Yogyakarta, pada kegiatan perdana
berapa universitas di Indonesia dan supaya proses pembangunan lebih na menyusun kegiatan dan program tidak ada wadah sejenis yang dapat tersebut, mereka mencoba meng-
aparatur sipil negara yang menan- efisien dan efektif sehingga untuk sehingga dapat berkontribusi pada dijadikan ajang untuk menyalurkan abadikan keindahan alam di sekitar
gani perencanaan dan pengangga- setiap rupiah yang ditanam dapat pembangunan negara Jepang dan minat dan bakat fotografi mahasiswa Bukit Nganjir. Kedepan, selain tetap
ran dari Bappenas. “MEP FEB UGM menghasilkan output atau bahkan hubungan kelembagaannya. [MEP] MEP. Sebagai salah satu terobosan melanjutkan kegiatan-kegiatan hunt-
Program Kerja HIMMEP Periode 2017- ing foto bersama, klub fotografi HIM-
2018, komunitas ini diharapkan dapat MEP juga akan memberikan edukasi

7 EB News 26 EB News 26 8
Kabar FEB MAGISTER MANAJEMEN MAGISTER MANAJEMEN Kabar FEB

perieure des Affaires (ESA) Beirut, Leba- Netherland dan The Global ya dalam tiga sesi. Sesi pertama, Ia men-
non; dan Ph.D dari Erasmus University. Executive Master in Financial jelaskan tentang why change finance. Sesi
Management (GEMFM) New kedua, Jaap Spronk menjelaskan soal
Dalam paparannya, Dr. Ghassan York. towards change in academic finance. Sesi
membahas cara mendeteksi berbagai Dalam kunjungannya terakhir, Jaap Spronk menutup kuliah
jenis risiko dengan memperkenalkan se- kali ini, Prof. Jaap, sapaan dengan diskusi interaktif bersama maha-
buah teknik yang inovatif, contract time- akrabnya, akan member- siswa, sekaligus penutupan pada kegia-
line, dan menggunakan teknik tersebut ikan kuliah tamu dengan tan tersebut tepat pada pukul 22.00 WIB,
sebagai panduan manajemen dan untuk tema Let’s Change Finance dilanjutkan dengan foto bersama.
memitigasi ketika risiko tersebut men- dihadapan 125 mahasiswa Selain acara tersebut, Prof Jaap juga
INTERNATIONAL ISLAMIC RISK MANAGEMENT REFRESHMENT jadi makin penting dan substansial. yang merupakan dari Kelas akan mengampu mata kuliah Financial
PROGRAM FOR EXECUTIVES
Dengan menggunakan kontrak Mura-
bahah dan kontrak ijarah sebagai con-
EXECUTIVE SERIES: Reguler angkatan 41-42 dan
Kelas Eksekutif A, Angkatan
Management pada semester 1 untuk ke-
las Internasional Angkatan 3 dan mengi-
JAKARTA CLASS 2017 toh dalam pengelolaan risiko kontrak LET’S CHANGE FINANCE 42 A-B. Kuliah tamu dilak- kuti meeting untuk beberapa kegiatan
sanakan pada hari Rabu, 22 dengan MM FEB UGM dan Lembaga Serti-

P
penjualan, dan menggunakan kontrak
rogram Magister Manajemen Fakul- gan. Peserta berasal dari berbagai per- Mudharabah untuk menunjukkan risiko Maret 2017, pukul 19.00 WIB fikasi Profesi Perbankan (LSPP).

S
tas Ekonomika dan Bisnis Univer- bankan di Indonesia diantaranya Bank yang muncul dalam kontrak pendanaan ebagai bagian dari kerjasama den- di Gedung B UGM Jakarta, ruang 616-619
sitas Gadjah Mada (MM FEB UGM) BTPN Syariah, Bank Muamalat Indo- bersifat ekuitas. Penekanan khusus di- gan jejaring internasional, Program MM FEB UGM Kampus Jakarta di pandu
bekerjasama dengan Ikatan Bankir In- nesia, Bank Syariah Mandiri, Lembaga arahkan atas transformasi risiko pada Studi Magister Manajemen Fakultas oleh Dr. Bowo Setiyono, CFP® yang juga
donesia (IBI), Lembaga Sertifikasi Profe- Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP), kontrak laba-rugi (penggantian/pemba- Ekonomika dan Bisnis Universitas Gad- selaku Deputi Direktur Program Studi MM
si Perbankan (LSPP) dan Asosiasi Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bank yaran aset setelah penyelesaian proyek jah Mada (MM FEB UGM) Kampus Jakarta FEB UGM Kampus Jakarta
Syariah Indonesia (Asbisindo), kembali BJB Syariah, PT Bank BNI Syariah, PT dan pelanggaran spesifikasi aset). Se- untuk kesekian kalinya kedatangan dosen Prof Jaap memaparkan tinjauan
mengadakan International Islamic Risk Bank BPD DIY, PT Bank BRI Syariah, PT lanjutnya, tamu Prof. Dr. Jaap Spronk yang mer- kepada mahasiswa tentang mengapa
Management Refreshment Program for Bank BTN, PT Bank DKI, PT Bank Panin Melalui serangkaian sharing dan upakan Profesor di bidang Manajemen keuangan dan sisi akademiknya berubah
Executives Jakarta Class yang diseleng- Dubai Syarih, Tbk, PT Bank Sahabat diskusi dengan praktisi di bidang mana- Keuangan, Rotterdam School of Man- dan efek perubahan academic finance.
garakan di Hotel Fairmont, Jakarta pada Sampoerna dan PT Bank NTB. jemen risiko di perbankan syariah, maka agement, Erasmus University (RSM), the Pada kuliah ini, Jaap Spronk membagin-
4 Mei 2017. Refreshment kali ini men- Acara diawali dan dibuka dengan peserta program mendapatkan pema-
gusung tema “Strengthening the resil- welcoming speech oleh Bapak Zulkifli haman secara mendalam tentang dina-
ience of Islamic banking sector amidst Zaini, MBA yang merupakan chairman mika manajemen risiko di bank syariah Case Solving” dimana masing-masing SINERGI BUMN PARIWISATA
the ever-changing landscape”. dengan Ikatan Bankir Indonesia (IBI). Kemu- danmempelajari bagaimana industri tim diberikan waktu 5 jam memecahkan HADIR UNTUK NEGERI:
membahas isu manajemen risiko di per- dian dilanjutkan keynote speech oleh keuangan syariah dapat mengantisipa- kasus bisnis riil perusahaan di Thailand PERSPEKTIF PT. TWC

M
bankan syariah dilihat dari perspektif Bapak Ahmad Soekro Tratmono selaku si krisis dan risiko. Setiap peserta juga untuk dipresentasikan kepada dewan
risk professionals dan membahas se- Kapala Departemene Perbankan Syari- mendapatkan Certificate of Completion enjadikan BUMN sebagai Agent of
juri yang merupakan eksekutif peru- Development Ekonomi Nasional mer-
cara menyeluruh berbagai risiko yang ah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Beliau dari MM FEB UGM dan Certificate of Risk sahaan terkait, adu “99-Second Pitch”
melekat pada semua instrumen keuan- memaparkan regulasi dan lanskap per- upakan sasaran strategis tahun 2019
Management Refreshment dari LSPP-IBI dan “24-Hour Case Solving”, yang durasi mengingat ada 118 jumlah total BUMN di
gan. Seminar tersebut juga mendi- bankan syariah di paparkan sebagai tin- bagi peserta yang memegang Certificate pengerjaan kasusnya lebih panjang (24 Indonesia,” buka Edy Setijono pada gelaran
skusikan pemetaan berbagai jenis risiko jauan kritis atas perkembangan keduan- of Risk Management yang masih valid.
yang bersifat unik pada bank/lembaga ya di Indonesia. Acara ditutup pada pukul 16.30 oleh
MM FEB UGM SABET GELAR “24-Hour jam). Beberapa perusahaan yang di- Executive Series Jumat, 19 Mei 2017 di Audi-
analisis adalah Food Passion Co.Ltd., torium Sukadji Ranuwihardjo MM FEB UGM
keuangan syariah, seperti displacement Setelah coffee break, acara dilan- Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, M.B.A. se- Case Winner” di SCBFLC 2017 Yogyakarta. Direktur Utama PT. Taman Wisa-
risk, risiko kerugian/keuntungan, risiko jutkan oleh pembicara inti dari Lebanon The Doi Kham Company, dan Carabao

K
laku Direktur didampingi Dr. Bowo Seti- ta Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu
investasi, risiko komplian syariah, dan yaitu Dr. Ghassan Chammas, seorang Ad- yono, M.Com, Deputi Direktur Program abar membanggakan kali ini Group PCL. Boko (TWC) tersebut berkesempatan untuk
yang lainnya. visor and Lecture in Banking and Invest- MM FEB UGM Kampus Jakarta, sekaligus dipersembahkan oleh Tim Dark Hasil dari ketiga tahapan Semi-Fi- memberikan gambaran praktek bisnis yang
Sebanyak 27 peserta yang hadir ment, yang merupakan lulusan Master pemberian sertifikat kepada seluruh pe- Chocolate MM FEB UGM yang ber- nal tersebut mengantarkan Dark Choco- sedang dijalankan oleh badan usaha yang
merupakan Komisaris, Direktur, dari degree in Finance dari Ecole Superieure serta dan diakhiri dengan foto bersama laga pada global business case compe- late menuju babak Final bersama 3 tim dia pimpin di hadapan sekitar 300 maha-
perbankan, serta akademisi, peneliti de Commerece de Paris (ESCP-EAP), pembicara. tition “Siam Commercial Bank Future terbaik lainnya yang berasal dari City siswa.
dan pemegang kepentingan di bidang France; Master degree in International Leader Challenge” (SCBFLC) 2017, 20- University of Hongkong, Singapore Man- Executive Series dibuka oleh Bayu Suti-
perbankan syariah atau sektor keuan- Finance and Treasury dari Ecole Su- agement University dan tuan rumah, kno, Ph.D. selaku Deputi Direktur Bidang Ak-
24 Juni 2017. Tim yang beranggotakan ademik pada pukul 09.30 WIB. Usai penyer-
Alvin Aulia Fardana (JOG-REG-69), Dwi Sasin Graduate Institute of Business Ad-
ahan cinderamata secara simbolis, Bayu
Adi Nugroho (JOG-REG-69), Sriwiyata Is- ministration, Chulalongkorn University. memandu jalannya acara sebagai moder-
sebagai Ketua Umum, Sekretaris Umum: Pada babak Final yang berlangsung
C. Ortho Prayundityo, Sekretaris 1: mail Zainuddin (JOG-INT-69) dan Syella ator. Pada paparannya, Edy menjelaskan
Anindya Hardiani (JOG-REG-69) ini ber- pada 24 Juni 2017, masing-masing tim bahwa Kementerian BUMN yang memiliki
Ridha Nurul Azizah., Bendahara Umum:
Yogiswara Perdhana, Humas dan PR: hasil menjadi Top 4 Finalists dan meraih diberikan waktu 20 jam untuk mencar- target 3 juta wisman mengharapkan BUMN
RM Donny Suryo M., dan membawahi penghargaan “24-Hour Case Winner”. ikan solusi bagi Siam Commercial Bank yang bergerak di bidang pariwisata untuk
5 bidang yaitu Bidang I Dukungan Pen- Kompetisi SCBFLC 2017 diselenggara- dan mempresentasikannya di hadapan meningkatkan jumlah wisatawan, menam-
para dewan juri yang terdiri dari Board bah length of stay, meng-upgrade Average
didikan, kompetensi dan Bantuan Ke- kan oleh Siam Commercial Bank beker- Spending, dan menciptakan Repeating Cus-
mahasiswaan: Khresna Bayu Sangka, jasama dengan Sasin Graduate Institute of Directors Siam Commercial Bank dan
tomer sehingga perlu adanya sinergi BUMN
Bidang II Sosial Budaya & Pengabdian of Business Administration, Chulalong- Top CEO di Thailand. untuk memenuhinya. Salah satu usaha sin-
Masyarakat: Evi Viva Evana, Bidang III korn University, dan merupakan salah Setelah rehat sejenak dari 4 sesi ergi diwujudkan dengan program pengem-
Dana Usaha dan Investasi: Setiabudi satu kompetisi prestisius bagi maha- presentasi tim Finalis, babak Final di- bangan 100 desa wisata binaan BUMN. Dari
MUSDA KAFEGAMA-MM Yogyakarta Indartono, Bidang IV Pemberdayaan &
Kerjasama Alumni M. Genta Mahardhi-
siswa tingkat Master (Graduate Student)
dengan hadiah utama “H.M. The King’s
tutup dengan acara pengumuman pe-
menang “His Majesty The King’s Award”
kacamata Edy yang merupakan salah satu
alumni MM FEB UGM, desa wisata tidak
ka., Bidang V Organisasi & Kerjasama Award”. tahun 2017 yang jatuh kepada City Uni- hanya menumbuhkan peluang usaha pari-
KAFEGAMA-MM Yogyakarta melaksanakan Pengurus Pusat KAFEGAMA-MM. Lembaga: Siti Inganati. Penggurus KAF- versity of Hongkong. Tim Dark Choco- wisata (homestay dan balai ekonomi desa),
Dari 280 peserta mewakili 33 negara namun juga memperpanjang length of stay
Musyawarah Daerah (MUSDA) pada hari Topik penting dalam MUSDA yang EGAMA-MM Yogyakarta yang baru nan- late sendiri berhasil meraih “24-Hour
Selasa, 18 Juli 2017. Pertemuan ini dihadiri diselenggarakan di MM FEB UGM adalah yang bersaing pada babak penyisihan, wisatawan dengan atraksi pada tiap desa,
tinya akan melaksanakan program kerja Case Winner” dari hasil pengerjaan ka-
oleh Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis pembentukan dan pelantikan pengurus yang telah direncanakan yaitu memberi Dark Chocolate berhasil menjadi 12 tim meningkatkan pendapatan ekonomi mas-
terpilih dari berbagai negara di Asia dan susnya pada babak Semi-Final. yarakat, dan menciptakan lapangan kerja.
Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) Dr. Eko daerah KAFEGAMA-MM Yogyakarta yang dukungan dalam acara malam pelepas-
Suwardi, M.Sc., Ketua Program Studi Ma- merujuk pada surat keputusan nomor 2 satu-satunya wakil dari Indonesia yang Agenda SCBFLC 2017 ditutup se- Sinergi pada program desa wisata meli-
an wisudawan MM FEB UGM, berpartisi-
gister Manajemen FEB UGM (MM FEB UGM) tahun 2017 tentang Pelaksanaan Musy- diundang ke Thailand untuk mengikuti cara resmi dengan Gala-Dinner, dimana batkan masyarakat dan stakeholder untuk
pasi aktif dalam pelaksanaan lustrum
Kampus Yogyakarta dan Jakarta Dr. T. Hani awarah Daerah untuk Pembentukan ke-30 MM FEB UGM pada bulan Juli 2018 babak Semi-Final. Pada babak Semi-Fi- para peserta yang berasal dari berbagai bersama-sama mengembangkan segi sosial
Handoko, M.B.A. dan Prof. Dr. Eduardus Pengurus KAFEGAMA- MM Yogyakarta. nal yang berlangsung pada 20-23 Juni negara saling ber-networking termasuk budaya, bangunan fisik, dan ekonomi. Suk-
serta program lainnya seperti pengem- ses dengan Desa Borobudur, Dukuh Ngaran
Tandelilin, M.B.A., Ketua Umum KAFEGAMA Dalam kegiatan MUSDA diputuskan para bangan potensi alumni, kajian ilmiah, 2017 di SCB Training Centre, Pattaya juga dengan para panitia yang mene-
mani para peserta secara intensif sela- sebagai pilot projectnya, Edy menunjukkan
Ikang Fawzi, Panitia Pelaksana MUSDA KAF- pengurus terpilih KAFEGAMA-MM Yogya- kegiatan sosial, mempererat networking tersebut, Dark Chocolate bersama tim desa-desa yang tengah dikembangkan sep-
EGAMA-MM Yogyakarta serta Perwakilan karta sebagai berikut; Bagus Panuntun serta silaturahmi. lainnya melalui 3 tahapan yaitu “5-Hour ma 5 hari jalannya kompetisi. erti misalnya Desa Kebonsari, Desa Wringin
Putih, Desa Karangrejo, Desa Tanjungsari,
Desa Tuksongo, dan lain-lain.
9 EB News 26 EB News 26 10
Kabar FEB MAGISTER SAINS & DOKTOR MAGISTER SAINS & DOKTOR Kabar FEB

LEMKAJI MPR RI BEKERJASAMA DENGAN PROGRAM MD
MENYELENGGARAKAN FGD BERTEMAKAN PERWUJUDAN
KESEJAHTERAAN NASIONAL

Y Dua Mahasiswi Program Magister Sains Manajemen FEB
OGYAKARTA – Lembaga Pengka- lam simposium pada tanggal 12 Juli lam menanamkan kemandirian pada
jian Majelis Permusyawaratan 2017. Lebih lanjut lagi, hasil tersebut masyarakatnya. Beliau menyampaikan
Rakyat Republik Indonesia (LEM-
KAJI MPR RI) bekerjasama dengan Pro-
akan disertakan dalam penulisan
buku tentang sistem perekonomian
kekhawatirannya bahwa meskipun
dewasa ini UMKM telah menjadi fokus,
Berhasil Menjuarai Kompetisi yang Diselenggarakan
gram MD FEB UGM menyelenggarakan
Focus Group Discussion (FGD) dengan
nasional untuk mewujudkan kese-
jahteraan sosial berdasarkan UUD
namun tampaknya pelaku-pelaku
UMKM belum memiliki jiwa untuk
oleh Otoritas Jasa Keuangan

Y
tema “Kebijakan Perekonomian Nasi- 1945. menjadi lebih maju. Hal tersebut
OGYAKARTA, Alyta Shabri- Siti menyatakan bahwa P2P lending yang telah ada, seperti menyarankan
onal untuk Mewujudkan Kesejahter- Wakil Rektor UGM Prof. Dr. Surat- menurut beliau bukanlah tidak beral-
aan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indo- man menyambut baik forum yang asan. Pasalnya, Dr. Nurul menyadari na Zusryn dan Siti Nuryani merupakan salah satu bentuk solusi adanya batas maksimal pinjaman,
nesia” pada hari Jumat (12/05/2017) istimewa ini karena pada kenyata- bahwa ada 20 UU yang concern terha- Kasanah mahasiswi Program pembiayaan bagi UMKM yang ber- penetapan standar credit scoring
di Hotel Eastparc, Yogyakarta. annya belum banyak terlaksana dap UMKM, namun UU tersebut sam- Magister Sains Manajemen FEB ber- basiskan teknologi. P2P lending bisa yang baku, perbaikan prosedur
Acara FGD tersebut dibuka oleh forum serupa antara MPR RI dan pai sekarang masih tumpang tindih hasil menjadi juara 1 lomba call for menjadi solusi bagi UMKM yang tidak pendaftaran P2P lending di OJK, dan
sambutan dari Pimpinan Lembaga UGM. Beliau menyampaikan, adanya (baca: saling meniadakan) sehingga
Pengkajian MPR RI Dr. M. Jafar Hafsah, urgensi untuk mengadakan forum hal ini menjadi problematik. Oleh papers industri keuangan nonbank memiliki akses yang memadai terh- pemberlakuan standar prosedur
LP.M., dan oleh Wakil Rektor Bidang ini didasari oleh fakta bahwa gener- karena itu, beliau mengusulkan UU 2017 yang diadakan oleh OJK. Lom- adap layanan perbankan dan tidak know your customer digital.
Penelitian dan Pengabdian kepada asi saat ini mengalami penurunan khusus bagi kewirausahaan nasional ba yang diadakan dari tanggal 14 Ma- memiliki agunan (collateral debt). Kedua pemenang berharap agar
Masyarakat UGM Prof. Dr. Suratman. kualitas dalam pemecahan perma- dan kewirausahaan sosial, mengingat ret 2017 sampai dengan 13 Juni 2017 Dikarenakan jenis pembayaran ber- karya tulis mereka dapat berdampak
Acara ini ditujukan untuk membahas salahan ekonomi. Oleh karena itu, kedua domain kewirausahaan terse- tersebut mengusung tema “Mem- basis fintech tersebut memiliki risiko positif bagi pelaku UMKM, perusa-
mengenai tafsir makna pasal-pasal perlu adanya perhatian dari pemer- but sedang cukup ramai diperbin-
dalam UUD 1945 yaitu pasal 18, pasal intah untuk membangkitkan kembali cangkan di dunia dan sangat berkon- perkuat IKNB melalui Peningkatan yang cukup tinggi akibat adanya haan P2P lending, dan Otoritas Jasa
23, pasal 27, dan pasal 33 yang ber- daya juang generasi muda dalam tribusi bagi perekonomian negara. tata kelola dan manajemen risiko kemungkinan adverse selection dan Keuangan. Penulis tentunya juga ber-
kaitan dengan usaha bersama yang mengembangkan perekonomian In- Pada akhir acara, Wakil Ketua di tengah peluang ekspansi usaha”. ketiadaan jaminan, Alyta dan Siti harap semakin banyak mahasiswa
dikuasai oleh negara dan makna donesia. LEMKAJI MPR RI Prof. Dr. Syamsul Setelah resmi dinyatakan sebagai 6 memberikan tiga jenis strategi untuk Program MD FEB UGM yang mengi-
“efisiensi yang berkeadilan” dalam ke- Adapun lebih lanjut Prof. Dr. Su- Bahri, M.Sc. menyampaikan bahwa
nominator yang berhak untuk maju memitigasi risiko tersebut. Strategi kuti jejaknya. Mereka yakin bahwa
hidupan bangsa dan negara. ratman menegaskan, UGM sebagai beliau sangat mengapresiasi diskusi
Acara inti dilanjutkan dengan institusi yang lahir dalam kancah yang sangat menarik dan kontributif ke babak final, mereka harus mem- yang pertama adalah pemberian pin- banyak mahasiswa Program MD FEB
pembahasan narasumber yang terdiri perjuangan kemerdekaan siap untuk bagi kemajuan perekonomian bang- presentasikan ide dari karya tulis jaman dalam bentuk lending group. UGM yang berpotensi dapat memiliki
dari Dr. Eko Suwardi, M.Sc. (Dekan FEB membangun semangat perjuangan sa tersebut. Ditambah lagi, forum-fo- yang telah mereka kirimkan pada Lending group merupakan pinjaman kemauan yang kuat untuk menuang-
UGM), Prof. Gunawan Sumodiningrat, melalui pendidikan dan penelitian rum diskusi UGM selalu menyertakan tanggal 12 Juni 2017. Presentasi dari yang diberikan kepada sekelom- kan idenya kedalam sebuah tulisan.
M.Ec., dan Dr. Bagus Santoso, serta yang ditanamkan pada para akade- mahasiswa sebagai pelaku diskusi
karya tulis mereka yang berjudul pok debitur dengan menggunakan [DS]
dimoderatori oleh Dr. Amirullah Setya misi untuk membawa perubahan sehingga hal ini mendorong pe-
Hadi, Cand. Oecon. Acara ini diikuti baru pada bangsa dan dunia. mikiran-pemikiran generasi muda “Strategi Mitigasi Risiko Kredit Mikro sistem tanggung renteng. Strategi
oleh 30 pembahas yang mayoritas be- Dalam diskusi pembahasan, yang inovatif terekspos ke dalam ru- UMKM pada Perusahaan Fintech Ber- kedua adalah memberlakukan seto-
rasal dari kalangan akademisi UGM. Pengelola Program MD FEB UGM Dr. ang komunikasi yang bermanfaat. basis P2P Lending” pada akhirnya ran simpanan rutin (SIPAR) pada
Pimpinan LEMKAJI MPR RI men- Nurul Indarti, Sivilokonom, Cand. Beliau berharap ke depannya MPR RI mampu mengantarkan mereka men- lending group sebagai lindung nilai
yatakan bahwa hasil akhir FGD ini Merc., menyoroti tentang kesejahter- dapat bekerjasama kembali dengan
jadi pemenang. risiko kredit. Ketiga, strategi dalam
akan digunakan sebagai rujukan re- aan sosial yang memiliki makna ten- UGM untuk menyelenggarakan acara
komendasi yang akan diujisahkan da- tang bagaimana peran bangsa da- serupa. [CAM] Dalam karya tulisnya, Alyta dan bentuk perbaikan sistem P2P lending

11 EB News 26 EB News 26 12
Kabar FEB PROGRAM PROFESI AKUNTANSI P2EB Kabar FEB
sebagai kerangka dasar yang bersifat
menyeluruh dan memberikan arah,
bentuk dan tatanan bagi pengem-
bangan profesi akuntan Indonesia.
Arsitektur profesi akuntan Indone-
sia bertujuan untuk menciptakan
pelaku profesi akuntan yang kompe-
ten dan kredibel untuk membantu
meningkatkan tata kelola ekonomi
yang efisien dan transparan. Untuk
Focus Group Discussion Arsitektur membangun pilar arsitektur profesi
Profesi Akuntan akuntan yang kuat, Indonesia perlu Pelatihan Management Trainee Islamic Banking PT
Bank Sinarmas Tbk Unit Usaha Syariah Batch 4

P
rekonsiliasi, koordinasi, sinergi dan
ada tanggal 26 September dengan dihadiri oleh 13 PT di Jawa harmonisasi antar lembaga negera
2016, Pusat Pembinaan Pro- Tengah dan DIY serta perwakilan dari serta stakeholder yang berkaitan Tahun 2017
fesi Keuangan Kementerian beberapa kantor akuntan Publik. Tu- dengan profesi akuntan diantaran-

P
Keuangan Republik Indonesia bersa- juan dilaksanakannya FGD ini adalah ya institusi pendidikan dan asosiasi elatihan Management Trainee akhir tidak memenuhi batas standar
ma dengan Pendidikan Profesi Akun- untuk menjaring masukan-masukan Islamic Banking PT Bank Sinar- yang telah ditetapkan yaitu 75 (tujuh
profesi. Oleh karena itu, PPPK berin-
mas Tbk Unit Usaha Syariah puluh lima). Sementara itu, aspek
tan FEB UGM mengadakan kegiatan mengenai bagaimanakah arsitek- isiatif untuk mendiskusikan arsitek-
Batch 4 Tahun 2017 ini diselengga- pelayanan dan instruktur pemateri
Focus Group Discussion dengan ba- tur profesi akuntansi Indonesia di tur profesi akuntan Indonesia secara rakan oleh PT Bank Sinarmas Tbk mendapatkan penilaian yang baik
hasan mengenai Arsitektur Profesi masa yang akan datang. Sampai komprehensif dalam bentuk focus bekerjasama dengan P2EB FEB UGM. sesuai penilaian dari peserta pelati-
Akuntansi di Indonesia. Kegiatan ini saat ini, Indonesia masih belum group discussion. Pelatihan ini dilaksanakan tanggal 10 han.
dilaksanakan di Pertamina Tower memiliki arsitektur profesi akuntan April - 17 Juni 2017 dengan jumlah PT. Bank Sinarmas Tbk dan P2EB
peserta pelatihan sebanyak 24 orang. FEB UGM telah bekerjasama dalam

Pelatihan Akuntansi Keuangan Daerah Berbasis Peserta Pelatihan menempuh materi
pelatihan sebanyak 302 sesi meli-
menyelenggarakan management de-
velopment program ini selama 5 an-
Akrual Pemda Kabupaten Magetan puti pemahaman lingkungan bisnis, gkatan. Pelatihan yang dikhususkan

S
pengelolaan mikro perbankan dan untuk unit usaha syariah ini diseleng-
eusai amanat UU Nomor 1 Ta- satu upaya untuk meningkatkan taranya adalah Prof. Dr. Abdul Halim
materi syariah dengan setiap sesi 50 garakan pertama kali. Kurikulum
hun 2004 tentang Perbenda- kompetensi sumber daya manusia MBA, Arief Surya Irawan, M.Com dsb.
menit. Metode pembelajarannya be- pelatihan ini disesuaikan dengan po-
haraan Negara yang menga- dalam pengelolaan keuangan sektor Di samping mendapatkan insight
rupa ceramah kelas/klasikal, diskusi sisi yang akan ditempati oleh calon
tur penggunaan basis akrual dalam publik diantaranya adalah kolabora- yang lebih mendalam mengenai
kasus, survei lapangan, ujian maka- karyawan PT Bank Sinarmas Tbk
sistem akuntansi keuangan pemer- si antara pemerintah daerah dengan keuangan sektor publik, peserta juga
lah individu, ujian makalah kelom- serta memenuhi standar sertifikasi
intah, saat ini dikeluarkan PP Nomor perguruan tinggi. Terkait dengan hal dibekali dengan latihan-latihan soal
pok dan ujian tertulis. Pelatihan ini profesi perbankan sesuai ketetapan
71 tahun 2010 tentang Standar Akun- tersebut, PPAk FEB UGM bekerjasa- yang diharapkan dapat meningkat-
melibatkan akademisi dari FEB UGM, dari Otoritas Jasa Keuangan.
tansi Pemerintahan (SAP) sebagai ma dengan Pemerintah Kebupaten kan pemahaman mengenai pen-
pengganti PP Nomor 24 Tahun 2005 Magetan menyelenggarakan pelati- gelolaan keuangan sektor publik Fakultas Hukum, Fakultas Perikanan
tentang Standar Akuntansi Pemerin- han penatausahan keuangan berba- diantaranya mengenai penyusunan serta praktisi perbankan.
tahan yang menggunakan basis kas sis akrual. Pelatihan ini berlangsung laporan keuangan pemerintah daer- Pada pelatihan ini, capaian kom-
menuju basis akrual (cash toward ac- dari tanggal 24-27 Oktober 2016 ah. Kegiatan ini diharapkan dapat ponen penilaian rata-rata peserta
crual). Kunci keberhasilan penerapan dengan diikuti oleh 16 orang dari DP- dilakukan secara berkesinambungan adalah 79.19 (dari skala 100) den-
basis akrual pada pemerintah daerah PKAD Kabupaten Magetan. Narasum- di waktu-waktu mendatang. gan jumlah peserta yang lulus ter-
salah satunya ditentukan oleh sum- ber dalam kegiatan ini adalah para dapat 23 orang. Sedangkan 1 orang
ber daya manusia dan sebagai salah pakar keuangan sektor publik dian- dinyatakan tidak lulus karena nilai

13 EB News 26 EB News 26 14
Kabar FEB P2EB

Pelatihan Brevet Pajak AB untuk PT PLN (Persero)

U
nit Penelitian dan Pelatihan sedangkan Penerimaan Negara Bu- majuan PT PLN.
Ekonomika dan Bisnis (P2EB) kan Pajak (PNBP) memiliki konstribu- Materi pelatihan menekankan
Fakultas Ekonomika dan Bisnis si 14.3% dan berpotensi untuk terus pada pemahaman aspek perpaja-
(FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) ditingkatkan. kan baik secara konseptual maupun
bekerjasama dengan PT PLN (Per- Kondisi di atas mensyaratkan praktikal yang dapat membantu
sero) menyelenggarakan kegiatan PLN untuk memiliki SDM dan kader dalam pengambilan keputusan ma-
Pembelajaran Brevet A dan B Batch III di bidang perpajakan yang mumpuni najemen terkait perpajakan. Oleh
Regional Semarang bagi staf/ pega- dalam menjalankan tugasnya. SDM karena itu target peserta pelatihan ini
wai PLN Udiklat Semarang. Kegiatan dan kader tersebut tidak hanya diha- merupakan individu yang pekerjaan-
tersebut dilaksanakan pada tanggal ruskan memiliki pengetahuan dasar nya berkaitan dengan perpajakan.
31 Juli – 15 Agustus 2017 di PLN Uni- tentang perpajakan, namun juga me- Instruktur pada pelatihan ini ti-
versity, Kantor PLN Udiklat Semarang mahami tentang praktik perpajakan, dak sekedar memiliki kualifikasi aka-
di daerah Kedungmundu, Semarang. kewajiban perpajakan, termasuk demik yang baik, tetapi juga memiliki
Penerimaan Perpajakan yang disum- memprediksi risiko dan mengantisi- pengalaman sebagai konsultan serta
bang PLN pada APBN 2017 mencapai pasi potensi pelanggaran di bidang praktisi.
85, 6% dari total pendapatan negara, perpajakan demi kestabilan dan ke-

Riset-riset di atas merupakan policy re-
search yang hasilnya diperlukan oleh
para pengambil keputusan di DJBC
Kemenkeu RI. Meskipun merupakan
policy research, riset ini dilakukan sep-
erti halnya riset akademik, berlandas-
kan advanced knowledge dan piranti
mutakhir, seperti laboratory economic
experiments. Selain riset-riset tersebut,
P2EB’s Engagement and Impact: tim peneliti dan konsultan P2EB mem-
Apakah Struktur Tarif Cukai yang Lebih Sederhana berikan policy advocacy kepada Direk-
Mendorong Kepatuhan Cukai? Bukti dari Eksperimen Lab torat Teknis dan Fasilitas Cukai DJBC

D
Kemenkeu RI. Policy advocacy dan pol-
irektur Teknis dan Fasilitas Cukai struktur tarif cukai hasil tembakau di icy research ini merupakan perwuju-
Direktorat Jendera Bea dan Cukai Indonesia. DJBC Kemenkeu RI telah dan engagement yang dilakukan P2EB
(DJBC) Kementerian Keuangan Re- menjalin kerjasama untuk melaku- dengan para pengambil kebijakan di
publik Indonesia (Kemenkeu RI), Dr. Mari- kan beberapa riset dengan P2EB, Kementerian Keuangan.
si Zainuddin Sihotang disertai jajarannya, antara lain: Serangkaian policy research ini di-
melakukan kunjungan ke P2EB FEB UGM • Survei Cukai Rokok Ilegal di Indo- tujukan untuk menjadi evidence-based
dalam rangka meninjau pilot eksperimen nesia policy making bagi pengambil kebija-
laboratorium yang diselenggarakan P2EB. • Perhitungan Potensi Penerimaan kan di Kemenkeu RI. Menteri Keuangan
Eksperimen laboratorium ini melibatkan Cukai dari Minuman Mengandung Sri Mulyani Indrawati meminta Dirjen
sekitar 200 subjek, yang merupakan ma- Etil Alkohol BC untuk merevisi angka penerimaan
hasiswa UGM dan perguruan-perguruan tinggi • Produksi Rokok Golongan I dan cukai setelah menelaah report dari
lain di Yogyakarta. Hasil dari eksperimen Elastisitasnya policy research tersebut. Hal ini mer-
lab ini akan digunakan bagi pengambil • Simplifikasi Struktur Tarif Cukai dan upakan impact dari engagement dengan
kebijakan untuk menyusun roadmap Tingkat Kepatuhan Cukai. Pemerintah.
ADVERTORIAL ADVERTORIAL
teman baru dari Pub atau House Ida berkuliah di hochschule yang
Party karena memang seperti itu cul- mensyaratkan mahasiswa Double

HADYA
ture-nya. “Buat aku yang penting itu Degree-nya untuk berkuliah selama
tidak minum alkohol. Aku biasanya
dua semester

FIRDA NAFISAH
bawa cola saja dari rumah. Kalau
dan intern-
udah dekat dengan teman baru itu,
ship selama
biasanya kita masak bareng. Masak-
satu se-
nya itu masak masakan khas negara
mester agar
masing-masing. Seru banget!” tu-
mahasiswa
turnya.
dapat mera-
Dengan mengikuti program
sakan pen-
Double Degree, Ida memiliki banyak
erapan ilmu
teman dari banyak negara yang ser-
selama kuli-
ing travelling bersamanya. Ada se-
menuturkan, jika di FEB ah di dunia
buah festival bernama Oktoberfest di
persentase nilai terdiri dari kerja. Ber-
mana seluruh mahasiswa internasi-
beberapa bagian seperti
onal berkumpul dan
partisipasi, quiz, tugas, mid
bersenang-senang
exam, dan final exam, di
bersama. Bagi Ida,
Pforzheim seluruh nilai ber-
mereka sudah seper-
asal dari final exam. Ida leb-
ti keluarganya sendi-
kebebasan untuk datang ke kelas. ih menyukai durasi sesi kelas perkuli- ri. Warga lokal di sana
Double Degree: “Di sini itu yang penting bertanggu- ahan di Pforzheim. “Di sini itu satu juga ramah-ramah.
ng jawab atas langkah-langkah yang sesinya 90 menit. Kalau sehari ada Mereka yang tinggal
Belajar Bertanggung diambil. Walaupun absensi tidak dua sesi, ya dikasih break, sehingga di countryside selalu
bertutur sapa dan
Jawab dan Menghargai terlalu ditekankan, namun hal itu
secara tidak langsung mengajari ma-
mahasiswa tidak bosan,” paparnya.
Terdapat hal unik yang Ida temui makan bersama den-
gan tetangganya.
Waktu hasiswa untuk bertanggung jawab
dan mawas diri,” papar Ida. Selain
selama menjalani program Double
Degree. Dia menemukan bahwa ter- Selain itu, Ida mendapatkan beda dengan université yang tidak

S
ebagai mahasiswa yang memi- itu, mahasiswa lebih leluasa apabila dapat kebebasan bagi masyarakat banyak value added dari mengikuti mensyaratkan mahasiswanya untuk
liki passion di bidang market- ingin berkonsultasi dengan dosen. yang ingin berkuliah di Jerman. “Ka- program Double Degree ini. “Lebih melakukan internship.
ing, Hadya Firda Nafisah(Ida), Ida bercerita bahwa di Jerman lau di UGM itu kan rata-rata maha- ke personal value added sih seperti Saat ini, Ida sedang menunggu
mahasiswi IUP FEB UGM, tidak ragu mahasiswa dituntut untuk dapat me- siswa sarjana berusia 18-22 tahun. belajar mandiri karena ini juga per- masa internship-nya di Divisi On-
untuk memilih jurusan business se- mahami pelajaran semaksimal dan Nah kalau di sini itu banyak juga yang tama kalinya aku merantau. Aku jadi line&Offline Marketing, di Free-Linked
bagai tempatnya menimba ilmu. seefektif mungkin. Oleh karena itu, masuk kuliah usia 27-30 tahun. Soal- bisa masak sendiri di sini. Selain itu, GmBH, sebuah start-up company di
Setelah mempertimbangkan beber- pada ujian akhir, Pforzheim hanya nya ada yang prefer untuk kerja pro- aku juga belajar lebih organized. bidang diving equipment. Ida men-
apa hal, perempuan yang akrab dis- memberi waktu sekitar satu jam un- fesional dulu, lalu kalau bosan baru Misalnya ingin travelling berarti aku gakui bahwa untuk bisa internship di
apa Ida ini memilih untuk mengikuti tuk mengerjakan soal. “Dosen-dosen mereka kuliah. Kampus juga tidak harus bisa mengatur waktu kuliah perusahaan Jerman sangatlah susah.
program Double Degree jurusan In- di sini itu ingin lihat kemampuan memandang umur dalam menerima dan travelling.” Sejak berkuliah di Sebagian besar dari mereka memiliki
ternational Marketing di Hochschule mahasiswanya dalam memahami mahasiswa baru. Selain itu, kuliah di Pforzheim, Ida lebih bisa menghargai ekspektasi yang tinggi terhadap para
Pforzheim, Jerman. pelajaran. Yang penting jawaban kita sini juga murah.” papar Ida. waktu karena orang-orang di Jerman pelamarnya. Selain itu, kemampuan
Mengikuti program Double De- itu berkualitas dan tidak bertele-tele. Ida tidak merasa kesulitan untuk tidak suka membuang-buang waktu. bahasa Jerman yang cukup menjadi
gree merupakan keputusannya Kalo di FEB kan biasanya waktu un- beradaptasi dengan gaya hidup di Datang terlambat pun termasuk hal salah satu persyaratan yang cukup
sendiri karena Ida memang sudah tuk menjawab soal ujian itu lama dan Jerman karena pada dasarnya dia yang tidak sopan meskipun hanya berat untuk mahasiswa internasional
memiliki rencana untuk menim- mahasiswa malah tidak to-the-point mudah beradaptasi dengan orang janjian dengan teman kampus. Over- meskipun perusahaan tersebut mer-
ba ilmu di luar negeri. Awalnya, Ida dalam menjawab soalnya.” tutur Ida. dan lingkungan baru. Saat awal be- all, value added terpenting yang Ida upakan multinational company. Kare-
memiliki rencana untuk berkuliah di Selain itu, tidak ada istilah rada di Jerman, Ida mendapatkan dapatkan adalah belajar bertanggu- na prosesnya lama, para pelamar ha-
luar negeri, namun tidak diperboleh- ng jawab atas semua hal. rus sudah mempersiapkan berkasa
‘minggu ten-
kan oleh orang tuanya karena dirasa Ida memberi beberapa tips untuk sejak 4-5 bulan sebelumnya.
ang’ bagi
terlalu lama. Oleh karena itu, IUP FEB mahasiswa yang ingin mengikuti pro- Setelah lulus nanti, Ida beren-
perkuliahan di
UGM adalah pilihan terbaik. gram Double Degree. Yang pertama, cana untuk bekerja terlebih dahulu,
Jerman. Ma-
Bagi Ida, mengikuti program pilih major yang diinginkan kemudi- lalu melanjutkan S2 di Jerman. Jika
hasiswa-ma-
Double Degree perlu mempertim- an memilih universitas yang memi- memungkinkan, Ida ingin memban-
hasiswa di
bangkan kualitas universitas serta liki program tersebut. Kemudian, tu meneruskan bisnis ibunya. Well,
Jerman sudah
program yang dijalankan. Menurut mintalah restu orang tua karena kita semoga rencana-rencana Ida segera
menyiapkan
Ida, kegiatan belajar mengajar di sendiri yang akan menjalaninya. Dan tercapai, ya![Acha]
ujian sejak
UGM dan di Pforzheim cukup berbe- yang terpenting adalah kita nyaman
satu bulan se-
da. Di Pforzheim, mahasiswa diberi dalam menjalaninya.
belumnya. Ida

19 EB News 26 EB News 26 20
KABAR

KABA R
nyaman. UNSW juga dikenal sebagai universitas dengan jaringan industri terkuat di Australia dengan fokus penelitian
dan inovasi, salah satu universitas penerima hibah penelitian terbesar di Australia. Semangat dan fokus pada peneli-
tian tersebut menjadi landasan bagi sistem pendidikan dan pengajaran di UNSW sehingga seluruh mahasiswa doktoral
di UNSW diwajibkan mengambil lima sampai dengan enam kelas sebagai prasyarat kelulusan untuk menunjang ke-
mampuan riset disamping riset itu sendiri.

Pengalaman Akademik di Semester Pertama
Pada semester pertama saya di UNSW, saya mengambil dua kelas reguler yaitu Business Research Method in Mar-
keting dan Research Seminar in Marketing. Selain itu, satu kelas online berupa Research Integrity. Bagi saya yang men-
empuh pendidikan S2 saya di Seoul National University, Korea Selatan, sistem pembelajaran di Australia memberikan
pengalaman yang cukup unik. Seperti negara-negara di Asia pada umumnya, perkuliahan di Korea Selatan sebagian
besar berfokus pada lecturing dan group-work. Di UNSW, perkuliahan lebih menekankan pada partisipasi aktif siswa,
dapat dikatakan porsi lecturing sangat minimum dengan beban tugas mingguan yang lebih banyak. Kelas-kelas di
UNSW lebih menekankan pada sesi diskusi dimana dosen menempatkan diri sebagai fasilitator bukan pengajar.
Pada kelas metode penelitian yang diampu oleh Doktor Mathew Chylinski, mahasiswa dituntut untuk menguasai

Widya Paramita delapan metode penelitian. Beliau sendiri merupakan ahli metode eksperimen dalam konteks perilaku konsumen.
Output dari kelas ini adalah delapan proposal penelitian singkat menggunakan delapan metode penelitian yang berbe-


da seperti field-experiment, lab-experiment, survey, panel-data, structured literature review, meta-analysis dan sebagain-
Berbagi Kisah Awal Perjalanan ya. Kelas seminar riset diampu oleh Scientia Professor John Roberts. UNSW memberikan gelar scientia hanya kepada
16 profesor dengan prestasi riset luar biasa yang diakui tingkat internasional. John Robert sendiri, selain aktif menulis
Menempuh Studi Doktoral di buku juga aktif menjadi Editorial Board di berbagai jurnal ternama seperti Journal of Marketing, Journal of Research in
Marketing, Marketing Science, dsb. Selain itu, beliau juga mempunyai reputasi ternama di dunia industri. Beliau adalah
Negeri Kangguru satu-satunya professor yang dianugrahi gelar scientia di Marketing Department, UNSW. Selain pribadinya yang hangat,
John selalu senang membantu mahasiswa dalam mengembangkan riset. Beliau banyak memberikan masukan yang
Melepas Lelah sejenak di Bronte Beach, Sydney berarti dalam pengembangan proposal riset mahasiswa.

Pengalaman Riset
Menuntut ilmu seperti perjalanan ke tempat yang baru, suatu Ketika saya mendaftar program S3 di UNSW, saya telah mengembangkan satu proposal penelitian mengenai online
petualangan, dimana kadang-kadang rencana kita tidak berjalan se- marketing. Proposal tersebut tampaknya menjadi pertimbangan penting dalam menentukan diterima atau tidaknya
seseorang selain dari catatan akademik dan pengalaman publikasi. Namun, hal itu tidak menjamin bahwa dosen pem-
bagaimana yang kita inginkan. Kadang kita tersesat, (tetapi) bah- “ bimbing saya bersedia membimbing saya menggunakan proposal saya tersebut. Supervisor pertama saya bernama
kan tersesat pun merupakan bagian dari proses belajar dimana kita Rita Di Mascio dan supervisor kedua saya bernama Liem Viet Ngo, seorang ibu yang sangat sabar dan keibuan dalam
membimbing saya. Tidak hanya kemampuan riset yang mumpuni, beliau juga sangat baik dalam membimbing dan
tahu bahwa ada “sesuatu” yang sebelumnya kita tidak tahu di tem- mengajarkan kepada saya bagaimana melakukan riset dengan sungguh-sungguh. Bahkan ketika beliau mengetahui
pat itu. Maka, mengetahui dan selalu berpegang teguh pada visi bahwa saya sedang mengandung anak kedua saya, beliau bersedia mengatur jadwal padat beliau agar dapat menye-
dan misi hidup menjadi sangat penting. Bersama Ibu Heyvon dan Ibu Arika, Dosen dari Departemen Akuntansi FEB UGM

T
epat pada tanggal 19 Juli 2016, perjalanan panjang saya dalam pencarian beasiswa untuk menempuh studi S3
berakhir. Pada hari itu, saya menerima pengumuman kelulusan Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia-LPDP ber-
sama 168 rekan dosen dari seluruh penjuru Indonesia yang terpilih dari 1811 dosen yang mendaftar. Saya meya-
kini bahwa setiap orang memiliki kisah perjuangannya sendiri-sendiri untuk dapat menempuh studi lanjut, begitu pula
dengan saya yang sebelumnya telah dua kali gagal dalam mendapatkan beasiswa dan terpaksa kehilangan tiga kesem-
patan beasiswa lainnya karena beberapa alasan non-akademik. Saya juga meyakini bahwa ini adalah ketetapan Allah
SWT atas ikhtiar atau usaha yang sudah kita lakukan. Maka, pada tanggal 22 Februari 2017, saya bertolak ke Sydney,
Australia untuk memulai studi S3 saya di University of New South Wales. Semua ini tidak lepas dari dukungan institusi
dan rekan-rekan dosen di FEB UGM, baik berupa dukungan moral maupun materiil seperti program yang dicanangkan
Departemen Manajemen yaitu keringanan beban mengajar supaya dosen dapat fokus untuk mendaftar sekolah. Selain
itu, dukungan dari dekanat dan universitas dalam memfasilitasi dosen untuk mengikuti seleksi beasiswa juga sangat
luar biasa.

Sekilas tentang University of New South Wales
University of New South Wales (UNSW), salah satu anggota Group of Eight di Australia, yang terletak di kota Syd-
ney, New South Wales. Saya terdaftar sebagai mahasiswa doctoral di Marketing Department, UNSW Business School.
UNSW Business School sampai saat ini telah terakreditasi EQUIS dan AACSB. Pada tahun 2017, UNSW Business School
dinyatakan berada di peringkat 23 terbaik di dunia oleh QS World University Ranking. Selain itu, UNSW merupakan uni-
versitas di Australia dengan tingkat diversitas yang paling tinggi dengan 14. 392 pelajar internasional dari 120 negara.
Tidak hanya pelajar, staf pengajar atau dosen pun berasal dari budaya yang beraneka ragam dengan latar belakang
pendidikan serta keahlian yang beragam. Hal tersebut membuat iklim dan kultur belajar di UNSW menjadi menarik dan

21 EB News 26
KABAR
suaikan dengan ritme kesehatan dan kebutuhan saya.
Di hari pertama saya bertemu beliau, beliau mengatakan bahwa topik riset yang saya ajukan dirasa kurang memi-
liki kontribusi yang berharga. Dengan tenang beliau menawarkan, jika saya ingin tetap melanjutkan proposal terse-
but, dengan terpaksa beliau tidak dapat membantu. Tentu saja hal tersebut cukup mengejutkan. Bagi beberapa orang
mungkin akan menyebabkan patah semangat, apalagi mengembangkan proposal riset bukan hal yang mudah. Akan prestasi mahasiswa

FOLLOW
tetapi, saya selalu ingat satu hal, bahwa saya datang untuk menuntut ilmu, sebagai pelajar, bukan lagi dosen. Melekat
pada saya kewajiban untuk menghormati guru saya. Menuntut ilmu juga bukan sekedar menyelesaikan riset, walaupun
riset adalah bagian dari menuntut ilmu itu sendiri. Menuntut ilmu seperti perjalanan ke tempat yang baru, suatu pet-

YOUR
ualangan, dimana kadang-kadang rencana kita tidak berjalan sebagaimana yang kita inginkan. Kadang kita tersesat,
bahkan tersesat pun merupakan bagian dari proses belajar dimana kita tahu bahwa ada “sesuatu” yang sebelumnya
kita tidak tahu di tempat itu. Kita bisa memutuskan untuk berlama-lama dan menikmatinya, atau meninggalkannya

PASSION
dan mencari tempat yang lebih bermakna. Melalui proses ‘tersesat’ ini lah, akhirnya saya memutuskan untuk mengem-
bangkan proposal riset lainnya di bawah bimbingan beliau. Tema riset saya adalah etika bisnis, secara spesifik, ethical
decision making in the context of front-line employees dalam pemasaran jasa. Bagi saya, tema penelitian ini adalah hal
yang sangat baru sehingga saya harus memulainya dari nol. Sedih kah? Sama sekali tidak. Menikmati hari demi hari
yang nampak membosankan dan monoton, tetapi sesungguhnya di setiap harinya ada sesuatu yang baru dalam hidup
saya. Ilmu yang baru. ULAYYA GEMPUR TIRANI
Tantangan dan Hiburan Selama Menempuh Studi di Sydney
Tantangan terberat bagi saya selama studi di UNSW adalah berpisah sementara dengan keluarga saya, terutama
anak pertama saya Nadia Alda Kaydira. Malam-malam menjelang tidur yang penuh kerinduan terhadap anak saya yang
masih berusia 2,5 tahun harus saya lalui. Atau kabar mengenai ayah saya yang mendadak jatuh sakit. Bersyukur suami

M
dan keluarga saya selalu memberikan dukungan sepenuhnya. Tantangan lainnya adalah harus beradaptasi dengan
enjadi seseorang yang memiliki passion
sistem pembelajaran di Australia yang jauh berbeda dengan sistem pembelajaran di Indonesia maupun di Korea sela-
tan, sehingga membuat saya harus bekerja lebih keras dibandingkan teman-teman yang lain yang sudah terbiasa den- di dunia jurnalistik menjadi keuntungan
gan sistem pendidikan di sini. Beruntung banyak teman-teman baik yang juga menempuh studi di Sydney, seperti Ibu tersendiri bagi Ulayya Gempur Tirani, ma-
Heyvon Herdayintha dan Ibu Arika Artiningsih (Dosen dari Departmen Akuntansi), sehingga kami bisa berbagi cerita di hasiswi Akuntansi FEB UGM angkatan 2014. Bagi
kala senggang. Selain itu, banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi di Sydney seperti Pantai Bondi, Pantai Coogee, Ulayya, belajar di kelas saja tidak cukup. Dia sa-
Taronga Zoo, atau Vivid Sydney Festival yang diadakan setiap tahun di Sydney. dar bahwa ada suplemen lain yang mendukun-
Salah satu senior dan dosen saya di FEB pernah menasehatkan satu hal mengenai adab menuntut ilmu. Nasehat yang gnya dalam mencapai tujuan-tujuan hidupnya.
selalu saya ingat sampai detik ini, yaitu ketika menuntut ilmu hendaklah kita: mendahulukan kebersihan jiwa dari akh- Menurutnya, organisasi yang paling cocok untuk
lak yang rendah, mengurangi kesenangan-kesenangan duniawi dan menjauh dari kampung halaman hingga hati ter- merepresentasikan minat dan bakatnya adalah
pusat pada ilmu, tidak sombong dalam menuntut ilmu dan tidak membangkang pada guru, menghindar dari menden- organisasi pers mahasiswa. Maka tidak heran
garkan perselisihan di antara sesama manusia, tidak menolak suatu bidang ilmu yang terpuji, tetapi harus menekuninya, bila sejak pertama kali masuk Fakultas Ekono-
dan mengalihkan perhatian kepada ilmu yang terpenting, yaitu ilmu akhirat (Imam Al-Ghazali). mika dan Bisnis, yang menarik perhatiannya dari agenda belajarnya.
adalah BPPM Equilibrium. Ulayya berpendapat, “Sebenarnya sejak awal masuk aku belum ada
Semoga cerita saya dapat memberikan manfaat kepada pembaca sekalian. bahwa dengan bergabung dengan organisasi bayangan sama sekali apakah aku akan mengikuti
pers mahasiswa, dia bisa mendapatkan tiga hal berbagai lomba atau tidak. Namun, saat itu aku berada
berharga yaitu skill organisasi, manajemen wak- di dalam organisasi pers yang orang-orangnya banyak
tu, serta ilmu akademik. Sejak saat itu, Ulayya mengikuti perlombaan, jadi mau tidak mau lingkungan
sadar bahwa akademik dan organisasi dapat mendorongku untuk banyak mengikuti lomba.” Banyak
berjalan beriringan. Buktinya, hasil tulisan-tulis- orang berkata bahwa lingkungan tempat di mana ses-
22 Juni 2017 annya untuk BPPM Equilibrium ternyata dapat eorang berada akan membentuk seseorang tersebut.
Salam hangat di musim dingin, dilombakan. Oleh karena itu, Ayya yakin bahwa dengan mengikuti
Widya Paramita Perempuan kelahiran Mataram ini mem- perlombaan seseorang dapat mengenal banyak orang
Ph.D Student, Marketing Department beberkan rahasia dalam menyusun timeline yang lebih pintar, lebih kritis, dan lebih hebat. Hal terse-
UNSW Business School agar kegiatan organisasi/event, akademik, dan but tentunya akan memicu seseorang untuk lebih se-
University of New South Wales lomba dapat berjalan beriringan. Ulayya men- mangat menghasilkan karya.
Sydney, Australia galokasikan waktu sesuai dengan porsinya. Menurut Ayya, banyak orang hebat dan unik yang
“Biasanya dalam seminggu aku meluangkan dapat kita temui setiap mengikuti sebuah kompetisi.
waktu review dan berkumpul dengan tim lomba Selain itu, mengikuti kompetisi juga dapat menambah
setiap weekend. Yang rutin harus ada setiap hari teman dan memperluas jaringan. “Benefit yang sangat
itu adalah belajar.” Meskipun begitu, gadis yang aku rasakan dari ikut lomba itu adalah kita dipaksa un-
akrab disapa Ayya ini tidak mengesampingkan tuk mempelajari suatu hal yang out of the box. Kita yang
kegiatan organisasi dan event-nya yang sudah biasanya belajar dari textbook aja, sekarang di-chal-
terjadwal. Bagi Ayya, mengikuti kegiatan organ- lenge untuk mengeksplor lagi dan berdiskusi ke orang-
isasi dan perlombaan itu merupakan refreshing orang yang ahli di bidangnya. Dengan begitu, kita akan
dosen pembimbing Doktor Rita Di Mascio
23 EB News 26 EB News 26 24
PRESTASI MAHASISWA POJOK ALUMNI
mendapat perspektif baru dan wawasan baru.” mimpi-mimpiku di dinding, dan alhamdulillah semuan-
Ayya bercerita bahwa Ia sempat mengalami kegagalan ya tercapai satu per satu. Intinya jangan cepat puas aja
saat pertama kali mengikuti kompetisi di masa perkuliah- karena di atas langit masih ada langit.” papar Ayya.
an. Saat mengetahui hal tersebut, dia langsung memband- Mahasiswi yang merupakan Japan Student Ser-
ingkan abstract dari paper yang dia buat dan abstract dari
vices Organization (JASSO) Scholarship Grantee ini akan
paper pemenang lomba. Setelah mencoba berulang kali,
Ayya sadar bahwa ‘practice makes perfect’. Ayya mulai me- menghabiskan satu semester ganjil 2017 di Tohoku Uni-
nemukan kunci dari sebuah paper yang baik. Menurut Ayya, versity, Jepang. Setelah lulus nanti, Ayya berencana in-
kekalahan dalam sebuah kompetisi merupakan titik pem- gin melanjutkan S2. Perempuan penerima beasiswa Ta-

SONIA
belajaran untuk evaluasi. noto ini ingin sekali untuk menjadi pengajar di FEB UGM.
Kemampuan public speaking yang baik membuat Ayya
Untuk itu, Ayya ingin mempersiapkan diri semaksimal
aktif menjadi Master of Ceremony (MC) di beberapa acara
bergengsi seperti Jogja Student Orchestra (JSO), CEO Talk mungkin untuk memenuhi persyaratan menjadi penga-
The Walk: Sandiaga Uno, Sosialisasi Surat Utang Negara, jar di FEB UGM. Well, semoga tercapai, Ayya!
PARAMARTHA

S
etiap alumni tentu memiliki kisah dan pesan yang layak untuk dibagi. Kali ini, Tim Redaksi EB News
berkesempatan untuk melakukan wawancara dengan salah satu alumni Fakultas Ekonomika dan
Bisnis UGM, Sonia Paramartha.

Kapan Ibu mulai bergabung menjadi mahasiswa di FEB UGM? Diterima pada jurusan apa?
Saya bergabung di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM pada tahun 1990 dan mengambil jurusan Ilmu
Ekonomi dan Studi Pembangunan.

Apa suka dan duka ketika menempuh pendidikan S1 di FEB UGM?
Yang bisa saya bahas hanyalah suasana dan kehidupan kampus saja. Terus terang, dulu tidak merasa
ada kesusahan (kecuali ujian tidak belajar). Jika dibandingkan dengan sekarang, zaman dulu lebih ten-
serta KAFEGAMA Sharing Session. Ayya berpendapat untuk Penghargaan yang diperoleh Ulayya Gempur Tirani: trem, sepi, guyub, dan rukun. Mungkin karena perkembangan zaman (dan teknologi).
mengembangkan softskill kita bisa belajar dari mana saja. 1. Japan Student Services Organization (JASSO) Schol-
Salah satu contoh paling mudah adalah dengan mengikuti Bagaimana Ibu mengawali karir sehingga saat ini menjadi berhasil?
arship Grantee di Tohoku University
organisasi. Selain itu, kita juga dapat mengikuti komuni- Sebagai seorang fotografer, awal mula masuk industri ini sebetulnya tidak sengaja. Mungkin terbiasa
2. Deloitte Grand Ambassador
tas leadership yang dapat mengasah kemampuan, seperti tekun, dan melirik “wilayah-wilayah” yang tidak banyak dikuasai perempuan, maka sisi lain bisa disum-
3. Panelist 1’s Choice Youth Economic Conference (YEC)
Young On Top, Young Leader for Indonesia, atau XL Future bangkan dan diterima oleh industri.
2017
Leaders yang merupakan salah satu komunitas yang Ayya
4. Juara 2 National Essay Competition, Development
ikuti.
Economics Event 2017 Apakah pengetahuan yang didapat di FEB UGM menunjang karir Ibu?
Menurut Ayya, setiap orang tidak harus berada di jalur
5. Japan-East Asia Network of Exchange for Students
yang sama karena setiap orang memiliki tujuan yang ber- Saya pernah bekerja di CSIS (Departemen Ekonomi) pada saat awal lulus kuliah. Kemudian, saya pindah
and Youths (JENESYS 2.0) Participant 2017
beda-beda. Ada mahasiswa yang memang memiliki pas- ke Bali dan diterima bekerja di EO dan Marketing Communications. Kemudian saya melalnglang buana
6. Juara 1 Liga Ekonomi Mahasiswa, Universitas Atma
sion untuk memenangkan kompetisi, ada mahasiswa yang
Jaya Yogyakarta 2016
pada bidang IT, dive guide, dan juga desainer jewelery, akhirnya fotografer. Selain CSIS, saya pikir saya
memiliki jiwa entrepreneur sehingga dia lebih memilih un-
7. Juara 1 National Paper Competition, Journalist Days tidak akan pernah menggunakan ilmu yang saya pelajari di bangku kuliah, namun ternyata saya malah
tuk membuka usaha, serta ada juga mahasiswa yang me- selalu meng ‘anchor’ kepadanya. Terutama ‘mengazaskan diri’ pada niche market.
FEB UI 2015
mang ingin fokus di bidang akademik. Maka dari itu, Ayya
8. Juara 1 National Paper Competition Statistics in Ac-
memberi saran kepada mahasiswa baru untuk membuat Menurut Ibu, apakah kunci sukses dalam menempuh studi dan karir?
tion, Universitas Islam Indonesia 2015
Individual Development Plan (IDP). Dari IDP, kita bisa tahu Punyalah impian. Punyalah target. Maka otomatis akan menjadi tekun dan tidak bosan menjadi yang
9. Top 15 International Paper Competition Economix,
apa saja target-target per semester. Target-target tersebut
Universitas Indonesia 2015. [Acha] terbaik.
pun juga harus jelas per semester sehingga kita bisa men-
gevaluasi apa saja yang belum tercapai. “Catat secara spe-
sifik apa saja mimpi jangka pendek dan jangka panjang Apakah harapan dan saran-saran Ibu bagi FEB UGM pada masa mendatang?
kita. Sejak awal aku masuk kuliah, aku udah tempel kertas Jangan berhenti mencetak bibit unggul, jangan berhenti menjadi yang terbaik. Jadilah selalu pencetak
‘serdadu yang ditakuti’, yang selalu bangga mengumandangkan economy goes marching in.
25 EB News 26 EB News 26 26
TESTIMONI
PAHLAWAN KEBERSIHAN
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS
MATHIAS EVEN
H
iruk pikuk di lingkungan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) kadang membuat kita lupa dengan orang-orang di
sekitar. Terkadang kita lupa bahwa terdapat orang-orang di sekitar kita yang sangat berjasa. Salah satunya yaitu

S
elamat datang ! This is probably the first thing you will hear Bapak Tupon. Beliau ialah karyawan cleaning service yang ditugaskan untuk membersihkan lingkungan kampus
FEB UGM. Sejak tahun 2004, Bapak Tupon mengabdikan dirinya untuk membersihkan kampus FEB ini. Walaupun de-
while arriving in Indonesia to start your journey !
mikian, selama 13 tahun tersebut ia mengikuti perusahaan penyedia jasa outsourcing yang berbeda beda. Akan tetapi,
My name is Mathias, I am from France and through the follow- walaupun silih berganti mengikuti perusahan penyedia outsourcing yang berbeda-beda namun ia tetap ditempatkan
ing lines, I would like to share my amazing experience as a Double De- di FEB UGM.
gree student at Universitas Gadjah Mada, one of the best universities Lingkungan FEB UGM telah menjadi akrab bagi Bapak paruh baya ini. Usianya yang semakin senja tidak mengha-
of Indonesia, to not say THE best. langi semangatnya dalam melakukan pekerjaannya setiap hari. “Yang penting bisa mencukupi kebutuhan keluarga,”
ungkap Tupon saat tim EB News mewawancari disela-sela pekerjaannya. Bapak yang berusia 55
Everything started in the beginning of August 2016. After a quick day of
tahun ini termasuk karyawan cleaning service senior di FEB. Berkat kerja keras Pak Tupon, kini
introduction, we started the fall semester on the 8th of August. With six ia berhasil menyekolahkan anaknya hinga ke perguruan tinggi. Anak semata wayangnya telah
mandatory courses, I tried to put two courses per day as for having three berhasil lulus pendidikan guru dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
days of classes per week. Therefore during my spare time – the four days Setiap pukul 06.00 pagi Pak Tupon sudah siaga di lingkungan kampus FEB dan ketika
left - I could visit Yogyakarta and its surroundings and of course some other malam menjemput ia baru bergegas pulang. Jumlah cleaning service di FEB sendiri ber-
jumlah sekitar 26 orang. Setiap orang mempunyai bagian tempat masing-masing untuk
further places such as Bali, Flores, Karimun jawa or even Sumatra.
dibersihkan. Pak Tupon menjelaskan bahwa ia bertugas untuk membersihkan lantai tiga
As regards the classes, you would have group projects in almost all your at- sayap barat. Setiap satu lantai hanya terdapat satu orang dan terdapat rotasi yang ber-
tented classes. That is interesting to mix the cultures and make some indo- kala terkait tempat yang harus dibersihkan. Sayangnya, apabila terdapat temannya yang
nesian friends. Usually, you could also have weekly quizzes or monthly quiz- tidak bisa masuk hari itu maka teman lain terpaksa membersihkan dua lokasi.
zes, depending on the teacher. After the seven first weeks you will have two Pak Tupon menjelaskan bahwa ia berangkat kerja setiap hari. Hanya saja, setiap Sab-
tu dan Minggu terdapat giliran piket. Seluruh cleaning service di FEB juga mempunyai
weeks of mid term exams. If you are lucky you could have all the exams
hak untuk libur ketika terdapat tanggal merah. Namun, apabila memasuki liburan maha-
on one week and get the other one off and so plan to travel further. siswa, Pak Tupon dan teman-teman tetap masuk kerja membersihkan lokasi-lokasi yang
Then the other seven weeks start and by the same time you realize telah ditentukan. Hampir waktu dalam satu harinya Pak Tupon habiskan di FEB. Kerap
that the time is running ! Early December you will be almost done kali ia mengaku sering membawa bekal makan siang yang telah dipersiapkan is-
with the classes. After one or two weeks’ break, you will have trinya dari rumah. “Ya terkadang juga beli sendiri karena kami tidak dapat
jatah makan siang,” ungkap Tupon.
the final exams that will end up your fall emester (I guess the
Selama 13 tahun menjadi cleaning service, sudah beragam pula
latest exam is around the 20th of December) and let’s place lika-liku yang harus dihadapi Pak Tupon. Salah satunya yaitu cerita
for holidays well deserved until the end of January where the ketika Pak Tupon mendapat jatah untuk membersihkan kelas-kelas
second semester, much less crowded with foreign students, hingga malam. Biasanya terdapat kelas malam seperti kelas brevet
will start to end up around early June. ataupun keperluan mahasiswa untuk rapat-rapat organisasi yang
mengharuskan meminjam kelas hingga malam. Seharusnya, apa-
After almost one year in Yogyakarta, I could blindly say that bila sesuai jadwal, maksimal peminjaman kelas pada malam hari
I have been appreciating a lot my journey. You will meet yaitu pukul 20.30. Akan tetapi, sering ditemui Pak Tupon bahwa
lots of foreigners from all over the world and it will defi- lebih dari pukul 20.30 kegiatan di dalam kelas tersebut belum
nitely be an unforgettable one year’s experience abroad juga selesai. “Ya, biasanya sudah diperingatkan. Tetapi bilang-
for you. But also, you will be quickly integrated into the nya masih nanti-nanti dulu. 10 menit lagi dan alasan lainnya,”
tutur Tupon. Hal ini terkadang membuat hati Pak Tupon sedih.
indonesian culture, with its both smily and nice people, Pak Tupon mengaku apabila pukul 20.30 kegiatan dalam kelas
with its foods, and last but not the least, its busy traffic tersebut belum selesai, maka baru mulai pukul 21.00 Pak Tu-
(which is getting worst by the way haha). But finally, when pon dan teman teman mulai membersihkan kelas. “Padahal
you balance the advantages and the drawbacks of Yog- apabila lebih dari jam 21.00 tidak ada uang tambahan atau
yakarta, you will easily make the choice of giving it a try. uang lembur. Akibatnya kami juga harus pulang lebih larut,”
jelas Tupon.
By the way, after ten months here, I am happy to say that I Kebersihan merupakan tanggung jawab kita semua,
will pursue my journey five months more thanks to a great seluruh civitas akademika FEB UGM. Namun, saat tim EB News
internship found in Jakarta. Another experience is waiting bertanya soal hal apa yang dapat membantu meringankan
for me, but in the meanwhile, you should make your own pekerjannya, Pak Tupon hanya menyoroti soal banyaknya ba-
journey for sure ! rang mahasiswa yang sering tertinggal di kelas. “ Ya kalo ko-
tor itu wajar. Maka dari itu ada cleaning service yang bertugas
Sampai jumpa Yogyakarta ! membersihkan. Hanya saja, sebaiknya mahasiswa harus leb-
ih berhati-hati agar tidak meninggalkan barang-barang yang
berharga di kelas,” tutup Tupon.
27 EB News 26 EB News 26 28
ARTIKEL DOSEN ARTIKEL DOSEN

daya keuangan yang berkaitan dengan usaha-usaha untuk mendapatkan dana (raising of funds) yang dibutuhkan serta
MEMAHAMI UTANG PEMERINTAH INDONESIA menggunakannya (allocation of funds) secara ekonomis, efisien dan efektif oleh pihak-pihak yang berkompeten, melalui
SEBAGAI BAGIAN DARI MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK serangkaian kegiatan mulai dari proses perencanaan, pengarahan, pelaksanaan, pengawasan, pertanggungjawaban
dan pengevaluasian, dalam mewujudkan pemerataan dan keadilan, dengan tujuan utamanya adalah untuk mencapai
kesejahteraan masyarakat, bukan untuk mencari keuntungan/profit”.
Oleh: Abdul Halim Selanjutnya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “publik” artinya orang banyak (umum). Berdasarkan arti
kata publik tersebut maka dapat dijelaskan bahwa keluasan cakupan pihak yang berkompeten dapat meliputi:
Pendahuluan a. Badan/lembaga pemerintah (pusat, daerah dan unit kerja pemerintah).

D
i tahun ketiga perjalanan pemerintahan Presiden Joko Widodo tentu banyak pendapat atau persepsi tentang ke- b. Perusahaan milik negara (BUMN dan BUMD)
berhasilan dan ketidakberhasilan manajemen pemerintah dalam mencapai tujuan bernegara. Salah satu tujuan c. Yayasan, organisasi masa, organisasi politik, LSM, dan organisasi nirl aba lainnya.
Negara yang utama ialah memajukan kesejahteraan umum. Kesejahteraan dapat dicapai melalui usaha yang Di Indonesia, karena badan/lembaga pemerintahan (poin a) memiliki porsi yang lebih besar dibandingkan dengan
konsisten yakni melaksanakan pembangunan. Pembangunan pada hakekatnya harus menuju ke keadaan yang lebih lainnya (poin b dan c), maka kebanyakan orang mengartikan bahwa sektor pemerintah artinya sektor publik; namun
baik, tentu termasuk lebih sejahtera. hakekat yang sebenarnya adalah sektor pemerintah merupakan salah satu bagian dari sektor publik. Dengan demiki-
Untuk mencapai tujuan pada majunya kesejahteraan umum dan tujuan lainnya diperlukan manajemen yang an MANAJEMEN KEUANGAN (SEKTOR PUBLIK) lebih luas cakupannya, antara lain:
handal. Pemerintah yang bertugas menjalankan manajemen atau pengelolaan pemerintahan haruslah selalu berpe- a. Pengelolaan keuangan pada lembaga pemerintahan (Pempus dan Pemda).
doman pada prinsip-prinsip manajemen yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan yang mengejawantah b. Pengelolaan keuangan pada perusahaan milik negara (BUMN dan BUMD).
dalam kenyataan meningkatnya kesejahteraan masyarakat atau publik melalui proses pembangunan. Pengejawan- c. Pengelolaan keuangan pada yayasan, organisasi masa, organisasi politik, LSM, dan organisasi nirlaba lainnya.
tahan dimaksud menimbulkan berbagai persepsi tentang keberhasilan dan ketidak berhasilan pembangunan yang Berdasarkan uraian di atas bahwa berbicara mengenai “Keuangan Publik” berarti yang dimaksud adalah mengenai
dilaksanakan. “Keuangan Pemerintah/Negara.” Oleh sebab itu dalam ulasan “MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK” fokus pembahasan
Persepsi sukses atau tidaknya pembangunan tersebut datang dari pihak yang pro pemerintah dan dari pihak yang tertuju pada “MANAJEMEN KEUANGAN PEMERINTAH/NEGARA” seperti yang dimaksud pada poin (a) di atas. Lebih spe-
kontra atau oposisi terhadap pemerintah. Ini dapat diartikan bahwa ada perbedaan pendapat atau sudut pandang sifik lagi yang dimaksud adalah Pemerintah Pusat.
atas pelaksanaan pembangunan. Hal ini sangat wajar terjadi pada sebuah Negara yang menjunjung tinggi demokrasi
yang memberikan ruang gerak untuk berbeda pandangan atau persepsi. Perbedaan tersebut dapat saja terjadi karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
beda aspek dan sudut pandang terhadap pembangunan dan atau proses pembangunannya. Yang jelas, sebagai se- Negara yang dalam hal ini adalah Pemerintah menjalankan roda pemerintahan bertugas antara lain melakukan
buah Negara, Indonesia sedang dan terus melakukan pembangunan di segala bidang. Pembangunan dilakukan baik pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat (publik). Dalam menjalankan tugasnya Pemerintah mengelola
oleh Pemerintah maupun non pemerintah. Pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah tentulah harus dikelola keuangan. Pengelolaan tersebut jelas tercantum dalam UUD 1945 pasal 23 yang menyatakan bahwa “APBN sebagai
dengan sebaik mungkin oleh Pemerintah yang sedang berkuasa. wujud pengelolaan keuangan negara ditetapkan setiap tahun dengan Undang-undang dan dilaksanakan secara ter-
Dalam melakukan pembangunan, tidak bisa tidak, pasti memerlukan pendanaan atau pembiayaan. Dengan kata buka dan bertanggungjawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.” Dengan demikian manajemen keuangan
lain salah satu masalah yang muncul dalam melakukan pembangunan adalah masalah pembiayaan. Masalah pem- pemerintah akan tercermin dalam manajemen APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).
biayaan pembangunan merupakan masalah dalam manajemen atau pengelolaan keuangan negara. Manajemen Dalam pelaksanaan UUD 1945 terkait manajemen keuangan diejawantahkan dalam Undang-undang (UU) tentang
Keuangan Negara/Pemerintah dikenal pula dengan istilah Manajemen Keuangan Publik. Dengan demikian dapat Keuangan Negara. Undang-undang yang saat ini berlaku adalah UU nomer 17 tahun 2003. Dalam pasal 11 ayat (2)
dipahami bahwa salah satu masalah dalam manajemen keuangan pemerintah adalah manajemen pembiayaan. Se- dikemukakan bahwa APBN terdiri atas Anggaran Pendapatan, Anggaran Belanja, dan Pembiayaan. Pada ayat (3) dise-
lanjutnya, salah satu sumber untuk pembiayaan pembangunan adalah dengan melakukan Utang. Oleh sebab itu san- butkan bahwa Pendapatan Negara terdiri atas Penerimaan Pajak, Penerimaan Bukan Pajak, dan Hibah. Untuk Belanja
gat penting untuk memahami lebih mendalam tentang manajemen utang pemerintah Indonesia sebagai bagian dari negara sesuai pasal 11 ayat (4) dikatakan bahwa Belanja dipergunakan untuk keperluan penyelenggaraan tugas pe-
manajemen keuangan Pemerintah atau publik. Pemahaman tersebut menjadi penting setelah melihat peningkatan merintahan pusat dan pelaksanaan perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan demiki-
jumlah utang pemerintah pada 5 tahun terakhir, seperti tercantum dalam grafik 1 berikut. an jelas pada pasal tersebut tercermin persoalan manajemen keuangan yakni usaha-usaha mendapatkan dana, dan
penggunaan dana.
Grafik 1. Perkembangan Utang Pemerintah 2011 s.d 2016. Pasal 12 ayat (2) UU nomer 17 tahun 2003 menyatakan bahwa Penyusunan Rancangan APBN berpedoman kepada
rencana kerja Pemerintah dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan bernegara. Salah satu tujuan bernegara
adalah memajukan kesejahteraan umum yang dimanifestasikan antara lain dengan pembangunan. Masalah selanjut-
nya adalah bagaimana jika anggaran belanja lebih besar daripada anggaran pendapatan. Dengan kata lain, anggaran
ditetapkan defisit. Pasal 12 ayat (3) mengatakan bahwa dalam hal anggaran diperkirakan defisit, ditetapkan sumber
pembiayaan untuk menutup defisit tersebut dalam UU tentang APBN.
Walaupun secara teoritis dan dalam UU Nomor 17 tahun 2003 dimungkinkan APBN yang surplus namun paling
tidak dalam 16 tahun terakhir APBN yang terjadi adalah kebijakan APBN yang defisit. Data pada tabel 1 berikut menun-
jukkan realisasi tentang APBN yang dimaksud.

Tabel 1 Surplus/Defisit dan Pembiayaan Anggaran Tahun 2001-2016 (miliar rupiah)
(Sumber : Laporan Perkembangan Utang Pemerintah, DJPPR, Kementerian Keuangan)
Ta- Surplus / (Defisit) Pembiayaan
hun
Tulisan ini membahas tentang keberadaan utang pemerintah Indonesia tersebut. Bahasan lebih kepada titik pandang
manajemen dan akuntansi dalam konteks pelaksanaan pembangunan. Tulisan didasari pada sebagian hasil peneli- 2001 (40.485) 41.712

tian mahasiswa di program Magister Akuntansi dibawah bimbingan penulis. 2002 (17.107) 25.247

2003 (35.109) 32.662
Manajemen Keuangan Publik 2004 (23.810) 20.796
Manajemen Keuangan Publik yang lebih banyak disebut dengan Manajemen Keuangan Sektor Publik, dapat dipa- 2005 (14.408) 8.873
hami dengan melacak kata manajemen, manajemen keuangan, dan manajemen keuangan publik. Dari hasil lacakan
2006 (29.142) 29.416
literatur maka manajemen keuangan publik dapat didefinisikan sebagai “Suatu ilmu dan Seni dalam mengelola sumber

29 EB News 26 EB News 26 30
ARTIKEL DOSEN ARTIKEL DOSEN

2007 (49.844) 42.457 Kedua, instrumen surat berharga yang mulai difokuskan oleh pemerintah sejak tahun 2004. Kebijakan pembiayaan
2008 (4.122) 84.072
melalui surat berharga Negara dilakukan dengan mengutamakan sumber dari dalam negeri dan menggunakan mata
uang rupiah. Ini dilakukan untuk antisipasi risiko “currency” apabila terjadi gejolak nilai tukar mata uang. Tabel 3 men-
2009 (88.619) 112.583
yajikan data outstanding Surat Berharga Negara Tahun 2001-2016.
2010 (46.846) 91.552

2011 (84.399) 130.948 Tabel 4.7Outstanding Surat Berharga Negara Tahun 2000-2016
2012 (153.300) 175.158 Surat Berharga Negara
2013 (211.673) 237.394 Kurs (Rupiah/1
Tahun Miliar USD Triliun Rupiah
USD)
2014 (226.692) 248.893 Denom. Rupiah Denom. Valas Total Denom. Rupiah Denom. Valas Total
2015 (298.495) 323.108 2001 10.400 63,52 0,00 63,52 660,65 0,00 660,65
2016 (308.341) 334.503
2002 8.940 73,30 0,00 73,30 655,31 0,00 655,31
sumber : LKPP, Kementerian Keuangan, diolah.
2003 8.465 76,64 0,00 76,64 648,75 0,00 648,75

2004 9.290 70,29 1,00 71,29 653,03 9,30 662,33
Dari tabel 1 di atas tergambar bahwa sejak tahun 2001 APBN selalu dalam keadaan defisit, dan sebagai konsekuensinya
2005 9.830 67,01 3,50 70,51 658,67 34,40 693,07
memerlukan pembiayaan (financing-in). Bahkan jika dilihat dalam 5 tahun terakhir angka defisit anggaran dan pem-
biayaan secara nominal naik hampir 2 kali lipat. 2006 9.020 76,84 5,50 82,34 693,12 49,61 742,73

2007 9.419 78,26 7,00 85,26 737,12 65,93 803,05
Utang Sebagai Pembiayaan atas Defisit 2008 10.950 71,58 11,20 82,78 783,85 122,64 906,49
Untuk menutup defisit atas APBN, pemerintah lebih melakukan pembiayaan dari berutang. Sebenarnya ada ke- 2009 9.400 88,97 15,23 104,20 836,31 143,15 979,46
bijakan lain untuk pembiayaan, yakni mencetak uang dan menjual asset. Namun, kebijakan melakukan utang dipilih
2010 8.991 100,37 18,02 118,39 902,43 161,97 1.064,40
karena dianggap yang paling realistis. Utang dilakukan agar terjadi dorongan bagi sektor-sektor ekonomi untuk ber-
2011 9.068 109,40 21,57 130,97 992,03 195,63 1.187,66
tumbuh yang pada akhirnya memberikan kontribusi pada pendapatan Negara.
Terdapat dua instrumen utang yang dilakukan pemerintah selama ini, yakni Pinjaman Pemerintah dan Surat Ber- 2012 9.670 113,36 27,39 140,75 1.096,19 264,91 1.361,10

harga Negara. Pertama, instrumen pinjaman pemerintah merupakan instrumen utang yang paling utama sebelum 2013 12.189 103,51 32,76 136,27 1.261,65 399,40 1.661,05
kebijakan utang pemerintah beralih melalui penerbitan surat berharga negara. Pinjaman pemerintah dibagi menjadi 2014 12.440 118,53 36,71 155,24 1.474,60 456,62 1.931,22
pinjaman dalam negeri dan pinjaman luar negeri. Pinjaman dalam negeri mulai direalisasikan sejak tahun 2010 setelah 2015 13.795 126,94 47,76 174,70 1.751,09 658,92 2.410,01
memiliki dasar hukum berupa Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2008 tentang Tentang Tatacara Pengadaan dan
2016 13.436 149,90 57,05 206,95 2.014,03 766,58 2.780,61
Penerusan Pinjaman Dalam Negeri oleh Pemerintah.
Beralihnya kebijakan lebih ke pinjaman dalam negeri merupakan sebuah strategi atas manajemen Utang Pe- sumber : Kementerian Keuangan, diolah.
merintah dari adanya konsekuensi pengaruh nilai tukar uang (kurs) dari rupiah terhadap valuta asing (USD). Tabel 2
menunjukkan besaran outstanding Pinjaman Pemerintah baik yang dinyatakan dalam USD dan Rupiah dalam rangka Dari tabel 2 dan tabel 3 tampak Total Utang Pemerintah meningkat dengan cukup signifikan. Peningkatan Utang
pembiayaan atas defisit APBN. Pemerintah terjadi pada Surat Berharga Negara. Utang dalam bentuk Pinjaman Pemerintah relatif tidak meningkat
lagi. Peningkatan Utang pada Surat Berharga Negara terutama disebabkan karena saat ini menjadi andalan utama
Tabel 2. Outstanding Pinjaman Pemerintah Tahun 2001-2016 pembiayaan APBN. Pembiayaan yang bersumber dari Surat Berharga Negara bersifat “general financing” dalam arti
bersifat umum untuk menutup defisit. Ini berbeda dengan utang yang dari pinjaman pemerintah yang lebih spesifik
Pinjaman Pemerintah
Kurs
untuk membiayai pembangunan proyek atau kegiatan tertentu. Defisit yang terjadi pada tiga tahun terakhir ini atau
Tahun Miliar USD Triliun Rupiah
(Rupiah/1 USD) sejak pemerintahan Presiden Jokowi lebih diakibatkan adanya kebijakan pembiayaan pemerintah yang berfokus pada
Pinjaman LN Pinjaman DN Total Pinjaman LN Pinjaman DN Total kegiatan dan proyek pembangunan infrastruktur. Konsekuensi yang logis dari hal tersebut adalah utang pemerintah
2001 10.400 58,90 0,00 58,90 612,53 0,00 612,53 semakin meningkat secara nominal. Dari perspektif manajemen keuangan publik tentu hal ini dapat dipahami.
2002 8.940 63,74 0,00 63,74 569,84 0,00 569,84

2003 8.465 68,91 0,00 68,91 583,29 0,00 583,29
Penutup
Manajemen Keuangan Publik (Pemerintah) tercermin dalam manajemen atau pengelolaan APBN. Pada kondisi
2004 9.290 68,59 0,00 68,59 637,17 0,00 637,17
kebijakan APBN yang defisit diperlukan pendanaan atau pembiayaan. Kebijakan pembiayaan yang diambil oleh pe-
2005 9.830 63,09 0,00 63,09 620,22 0,00 620,22
merintah adalah dengan melakukan Utang, baik dalam bentuk Pinjaman Pemerintah maupun dalam bentuk Surat
2006 9.020 62,02 0,00 62,02 559,43 0,00 559,43 Berharga Negara.
2007 9.419 62,25 0,00 62,25 586,36 0,00 586,36 Pada tiga tahun terakhir ini, Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam manajemen APBN nya mengambil kebi-
2008 10.950 66,69 0,00 66,69 730,25 0,00 730,25 jakan defisit. Defisit yang terjadi cukup besar, dan defisit tersebut ditutup dengan pembiayaan dengan cara berutang.
2009 9.400 65,02 0,00 65,02 611,20 0,00 611,20 Di satu sisi defisit yang besar diakibatkan oleh antara lain besarnya belanja untuk pembangunan infrastruktur yang
2010 8.991 68,61 0,04 68,65 616,87 0,39 617,26
selama ini dirasa perlu diakselerasi.
Di sisi lain, akibat defisit yang besar adalah terjadinya kenaikan jumlah nominal utang. Namun, nominal utang
2011 9.068 68,41 0,11 68,52 620,28 1,01 621,29
yang meningkat lebih banyak berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara yang diprioritaskan dalam nilai rupiah,
2012 9.670 63,58 0,19 63,77 614,81 1,80 616,61
sehingga risiko “currency” dapat lebih dikendalikan.
2013 12.189 58,43 0,19 58,62 712,17 2,28 714,45 Pro kontra atas kebijakan yang diambil pada manajemen utang pemerintah dan penggunaan dana dari utang
2014 12.440 54,21 0,26 54,47 674,34 3,22 677,56 dapat dipahami. Dalam jangka pendek utang yang meningkat dapat terkesan tidak populer. Namun dalam jangka
2015 13.795 54,44 0,30 54,74 751,04 4,08 755,12 panjang, sepanjang penggunaan dana dari utang dikelola dengan baik termasuk “governance”nya, hasilnya akan dira-
2016 13.436 54,31 0,38 54,69 729,71 5,13 734,84
sakan sebagai sebuah proses pembangunan dalam bentuk meningkatnya kesejahteraan masyarakat Indonesia.
sumber : Kementerian Keuangan, diolah.

31 EB News 26 EB News 26 32
ARTIKEL DOSEN SEPUTAR BULAKSUMUR
Daftar Bacaan

Barro, Robert J. 1989. “The Ricardian Approach to Budget Deficits.” The Journal of Economic Perspectives Vol.3, No.2,
Apa Kata Mahasiswa Tentang
(Spring, 1989). 37-54. American Economic Association.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. 2016. Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pengelolaan
Pembiayaan dan Risiko Tahun 2015. Jakarta: DJPPR.

R
—. 2017. Profil Utang dan Penjaminan Pemerintah Pusat : Bulan Januari 2017. Jakarta: DJPPR.
uang terbuka hijau dan tempat berekreasi menjadi salah satu kebutuhan kampus. Taman yang asri dan nyaman
Halim, Abdul, ed. 2016. Manajemen Keuangan Sektor Publik : Problematika Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah, dapat menurunkan tingkat kepenatan seusai perkuliahan dan kegiatan mahasiswa. Untuk mewujudkan nuansa
Edisi 2. Jakarta: Salemba Empat. Green Campus tersebut, UGM menghadirkan Wisdom Park yang berlokasi di Jalan Prof. Notonegoro. Wisdom Park
Harahap, Mahindun Diani Melia. 2007. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Utang Luar Negeri Pemerintah.” memiliki beberapa fasilitas seperti jogging track, tempat berolahraga, taman, dan tempat penampung air. Pembangu-
Thesis. Medan: Universitas Sumatera Utara. nan Wisdom Park diharapkan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan masyarakat sekitar UGM.
Wisdom Park juga pernah dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan Jogja Amazing Race (JAR), salah satu rangkaian
Islam, Muhammad. 2014. “Pengaruh Utang Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.” Thesis. Bogor: acara Gadjah Mada Accounting Days (GMAD) 2017 oleh Ikatan Mahasiswa Akuntansi Gadjah Mada (Imagama). Dalam
Institut Pertanian Bogor. acara tersebut, lokasi yang digunakan berada di sekitar danau UGM. Wisdom Park mendapat tanggapan beragam dari
Republik Indonesia. 2002. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara. panitia penyelenggara JAR.
Achmad Fauzi, salah satu LO tim JAR berpendapat bahwa Wisdom Park bisa menjadi tempat alternatif berekreasi
—. 2003. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. mahasiswa UGM. Banyak hal positif yang bisa dilakukan di sana seperti lari pagi, menikmati danau UGM, atau sekadar
—. 2008. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2008 tentang Tentang Tatacara Pengadaan dan Penerusan Pinjaman nongkrong di bawah pohon rindang. Namun, menurut Fauzi, Wisdom Park masih kurang publikasi sehingga banyak
Dalam Negeri oleh Pemerintah. mahasiswa yang belum memanfaatkannya. Selain itu, danau yang terletak di bagian utara juga tidak terawat dengan
—. 2011. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2011 tentang Tata Cara Pengadaan Pinjaman Luar Negeri dan Pener- baik karena airnya keruh dan banyak sampah. Untuk pengembangan Wisdom Park, Fauzi menyarankan supaya lebih
imaan Hibah. memperhatikan kebersihan di sekitar danau UGM sehingga lebih menarik untuk dikunjungi. Selain itu, publikasi Wis-
—. 2013. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan dom Park juga bisa dilakukan dengan pengadaan berbagai acara mahasiswa.
Belanja Negara.
Saleh, Samsubar. 2008. “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pinjaman Luar Negeri serta Imbasnya terhadap APBN.”
UNISIA Vol.XXXI No.70 (2008): 343-363. UNISIA.
Widharma, Wayan Gayun, Made Kembar Sri Budhi, dan Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni. 2013. "Utang Luar Negeri
Pemerintah Indonesia : Kajian Terhadap Faktor-faktor yang Berpengaruh." JEB Universitas Udayana, Vol. 02, No.02
Tahun 2013: 88-107. http://ojs.unud.ac.id/index.php/EEB/ article/view/3206. Diakses pada 29 Januari 2017.

Pendapat lain disampaikan oleh Ayu Destri, staf divisi acara JAR. Menurutnya, taman di sekitar danau UGM sudah
menarik karena terdapat beberapa tempat duduk yang dapat digunakan untuk bersantai. Namun, Ayu menyayangkan
kotornya air di danau sehingga agak mengganggu pemandangan.
Pandangan lain disampaikan oleh Michael Dedi, salah satu staf divisi desain dan dokumentasi GMAD 2017. “Menurut
saya, Wisdom Park kurang terpublikasi dan dikenal oleh mahasiswa sehingga tidak termanfaatkan lebih baik fasilitas
yang sudah diberikan. Ada juga mahasiswa yang tahu kalau ada fasilitas di Wisdom, tetapi tidak tahu cara memanfaat-
kannya, apakah harus mendapatkan izin terlebih dahulu atau bebas memanfaatkannya tanpa memerlukan izin dari
pihak yang terkait. Supaya Wisdom Park bisa lebih termanfaatkan, perlu adanya publikasi lebih menarik serta menga-
dakan event di sekitar Wisdom Park” tutur Dedi.
Dari tanggapan beberapa mahasiswa, Wisdom Park masih belum dikenal oleh kalangan mahasiswa. Kurangnya
publikasi menjadi salah satu alasan mahasiswa jarang memanfaatkan fasilitas Wisdom Park. Kebersihan yang kurang
terjaga di sekitar danau UGM juga membuat mahasiswa lebih memilih untuk berekreasi dan berolahraga di tempat lain.
Publikasi yang menarik diharapkan mampu meningkatkan minat mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas di Wisdom
Park. [Ade]

EB News 26 34
FASILITAS

Kata Mahasiswa tentang
Main Entrance

P
enantian civitas akademika Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) akhirnya telah usai. FEB UGM kini
telah memiliki wajah baru, yaitu main entrance dan lobby utama yang terletak di sebelah timur Grha
Sabha Pramana UGM. Seperti yang dilansir pada EB News edisi 24, pembangunan yang mengha-
biskan dana sebesar Rp 1.8 miliar ini tidak hanya digunakan untuk pembangunan main entrance yang baru,
namun juga renovasi fasilitas di sekitarnya, seperti perbaikan plaza, fasat sisi barat, serta cafetaria.
Menanggapi hal tersebut, Tim EB News mengadakan survei singkat mengenai tanggapan mahasiswa
FEB UGM mengenai main entrance yang baru. Survei yang diikuti oleh mahasiswa S1 seluruh jurusan di
FEB UGM ini ditanggapi oleh 52 mahasiswa yang terdiri dari 8 mahasiswa angkatan 2016, 20 mahasiswa
angkatan 2015, 22 mahasiswa an-
gkatan 2014, serta 2 mahasiswa
angkatan 2013.
Berdasarkan hasil survei yang
diperoleh, 73,1% mahasiswa ber-
pendapat bahwa main entrance
FEB UGM yang baru sudah ba-
gus, sedangkan 25% mahasiswa
merasa sudah cukup, dan sisan-
ya merasa masih kurang. Selain
itu, sebesar 94,2% mahasiswa
menyukai wajah baru FEB UGM
ini. Dilihat dari sisi kenyamanan,
82,7% mahasiswa berpendapat
bahwa main entrance dan lob-
by baru FEB UGM sudah cukup
nyaman, serta 80,8% mahasiswa
berpendapat bahwa perbaikan
fasilitas di sekitar main entrance
sudah baik.
Secara keseluruhan, mahasiswa sudah cukup puas dengan pembangunan main entrance FEB UGM
yang baru serta perbaikan fasilitas di sekitarnya. Terdapat beberapa saran untuk mengembangkan fasili-
tas baru ini, di antaranya pemberian ornamen hidup seperti tanaman, pemberian arus listrik di beberapa
titik, penambahan meja-meja untuk diskusi mahasiswa, pemberian direction map FEB UGM di lobby untuk
memudahkan pengunjung, serta dibukanya akses main entrance setiap hari termasuk hari Sabtu dan Ming-
gu untuk mempermudah akses mahasiswa dalam berkegiatan.
“Kalau bisa jangan dipakai untuk kegiatan tertentu yang menghalangi akses civitas akademika untuk
menggunakan fasilitas, karena hal tersebut cukup mengganggu siapapun yang ingin lewat. Akan tetapi, se-
cara keseluruhan, fasilitas baru ini sudah baik dan nyaman,” ujar Yorkie Thavianto. Well, selamat menikmati
wajah baru FEB UGM! [Acha]

35 EB News 26 EB News 26 36
Diterbitkan oleh
Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Universitas Gadjah Mada
Jl. Sosio Humaniora
Bulaksumur, Yogyakarta 55281
T: + 62 274 548 510 (hunting)
F: + 62 274 563 212
E: dekan@feb.ugm.ac.id
W: http://www.feb.ugm.ac.id

Penanggung Jawab Pengarah Tim Liputan
Eko Suwardi, M.Sc., PhD. Ika Wulandari W
Amirullah Setya Hardi, Ph.D (Dekan) Ulayya Gempur T.
(Wakil Dekan Bidang Penelitian, Meylia Candrawati
Pengabdian Kepada Masyarakat, Prof. Mahfud Solihin, M.Acc., Ph.D Nurma Nindya Sari
Alumni dan Kerjasama) (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Bernardus Ade
Kemahasiswaan) Acha Edgina

Kusdhianto Setiawan, Ph,D
Wakil Dekan Bidang Keuangan
Teknologi Informasi
Administrasi dan Sumber Daya Muhammad Ali Faiq
Manusia
Artistik
Ananda Adi Cahyono
Rayhan Gunaningrat