Anda di halaman 1dari 5

Nama : Romli Amrullah

NIM : A311 14 325


Sumber Soal : http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/category/kumpulan-soal-latihan/
1. (Keahlian Komputer Bagi Auditor) - Mengaudit suatu SIA secara efektif membutuhkan
seorang auditor yang memiliki pengetahuan mengenai komputer dan aplikasinya dalam
akuntansi. Akan tetapi, bagi setiap auditor bisa saja bukan merupakan ahli komputer.
Jelaskan sejauh mana auditor harus memiliki keahlian komputer untuk menjadi auditor yang
efektif.
Jawab: Sangat penting bagi seorang auditor memiliki keahlian komputer dalam mengaudit
SIA, di mana SIA telah menggunakan computer sebagai alat atau media dalam
membuat dan mengaplikasikan atau menjalankan system itu sendiri. Karena tugas
auditor adalah memeriksa atau dalam arti luas sebagai pihak yang mengevaluasi
terhadap SIA yang dibuat atau dijalankan apakah telah sesuai dengan prosedur atau
standar yang ditetapkan, sehingga seorang auditor yang tidak atau kurang memilik
keahlian computer akan kesulitan dalam melakukan pemeriksaan serta akan
berdampak pada kualitas laporan yang dihasilkan apabila proses audit tetap
dilaksanakan, yang kemudian dapat disimpulkan bahwa seorang auditor tidak
melaksanakan pengauditan secara efektif.

2. (Penggelapan Dibawah Ketentuan Standar Audit Internal) - Asisten direktur keuangan kota
Tustin, California, dipecat setelah para pejabat kota tersebut menemukan bahwa dia telah
menggunakan aksesnya ke komputer kota untuk membatalkan tagihan air anak perempuannya,
sebesar $300. Penyelidikan mengungkapkan bahwa dia telah menggelapkan sejumlah besar uang
dari Tustin melalui cara ini dalam waktu yang lama. Dia dapat menyembunyikan penggelapan
tersebut sekian lama, karena jumlah uang yang digelapkan selalu termasuk dalam faktor
kesalahan 2 persen yang digunakan oleh auditor internal kota tersebut.
Apakah auditor internal Tustin seharusnya dapat lebih awal mengungkapkan penipuan ini?
Jelaskanlah kondisi ini.
Jawab: Ya, dengan adanya system yang telah terkomputerisasi seharusnya auditor internal harus
mampu mengungkap penipuan ini lebih awal. Kesalahan 2% yang diabaikan oleh auditor
internal akan sangat bermanfaat bagi pelaku kecurangan untuk menyembunyikan
kecurangannya. System tentunya telah mengatur siapa saja pihak yang dapat melakukan
akses ke computer kota dan dapat melihat database penagihan air, sehingga lingkup
kecurangan terhadap penagihan air tentu telah dipersempit dengan catatan bahwa auditor
telah mengetahui lingkup kecurangan yaitu pada bagian penagihan air. Perbandingan
tentu dapat dilakukan oleh auditor antara database yang ada dan jumlah uang yang
diterima untuk memastikan bahwa kecurangan benar-benar berasal dari bagian ini.

3. (Uji Fiktif dengan Data Reguler) - Sebagai seorang auditor internal, Anda telah ditugaskan
untuk mengevaluasi pengendalian dan operasional sistem penggajian komputer. Untuk
menguji sistem dan program komputer, Anda harus memasukkan secara independen
transaksi uji fiktif dengan data reguler dalam jalannya produksi normal.
Diminta:
1. Sebutkan lima kelebihan dari teknik ini.
2. Sebutkan dua kelemahan dari teknik ini.
Jawab: Dari sumber yang saya baca dan saya pahami, saya dapat menyimpulkan bahwa
teknik yang digunakan dalam kasus di atas dinamakan Integrated Test Facility
(ITF), yaitu teknik yang menempatkan serangkaian kecil catatan fiktif di file utama.
1. Lima kelebihan dari teknik ini:
ITF mendukung pengawasan yang sedang berjalan dari pengendalian yang
dibutuhkan oleh SAS 78.
Aplikasi dengan ITF dapat menjadikan pengujian lebih ekonomis tanpa
memnggangu operasi pengguna dan tanpa campur tangan pegawai servis
computer
Memerlukan sedikit keahlian tekhnis
Dapat digunakan berulang
Pengujian mendadak dimungkinkan
2. Dua kelemahan dari teknik ini:
adanya kesempatan potensial untuk menghilangkan file data organisasi
dengan uji data
Mempengaruhi independensi auditor
Sumber: http://silfisulfiyah.blogspot.co.id/2010/11/computer-assisted-audit-technique-
tools_1694.html
http://maulidariza.blogspot.co.id/2013/11/teknik-audit-berbantuan-komputer-tabk.html
4. (Pemisahan Fungsi) - Anda sedang mengaudit laporan keuangan Aardvark Wholesalers,
Inc. (AW), sebuah grosir yang beroperasi di 12 negara bagian barat dengan pendapatan total
sekitar $125 juta. AW menggunakan sebuah sistem komputer dalam beberapa aplikasi
akuntansi utamanya. Jadi, Anda otomatis melakukan audit sistem informasi untuk
mengevaluasi pengendalian internal dalam sistem komputer mereka. Berdasarkan buku
petunjuk AW, Anda mendapatkan deskripsi pekerjaan berikut ini bagi para personil utama:
Direktur Sistem Informasi: Melapor ke wakil direktur utama bagian administrasi.
Bertanggung jawab untuk menetapkan misi bagian sistem informasi dan atas perencanaan,
kepegawaian, serta pengelolaan departemen yang secara optimal melaksanakan misi tersebut.

Manajer sistem dan pemrograman: Melapor ke direktur sistem informasi. Bertanggung


jawab untuk mengelola seorang pegawai analis sistem dan para pemrogram yang memiliki
misi untuk mendesain, memprogram, menguji, mengimplementasikan, dan memelihara
sistem pemrosesan data yang efektif dari segi biaya.: Juga bertanggung jawab untuk
membuat dan mengawasi standar dokumentasi.

Manajer operasional: Melapor ke direktur sistem informasi. Bertanggung jawab atas


manajemen operasional pusat komputer yang efektif dari segi biaya, untuk mendorong
pelaksanaan standar pemrosesan, dan untuk pemrograman sistem, termasuk implementasi
peningkatan sistem operasional untuk pemasok.

Supervisor pergantian jadwal masukan data: Melapor ke manajer operasional.


Bertanggung jawab atas supervisi para operator yang memasukkan data dan mengawasi
standar persiapan data.

Supervisor pergantian jadwal operasional: Melapor ke manajer operasional. Bertanggung


jawab atas supervisi pegawai operasional komputer dan mengawasi standar pemrosesan. .
Staf administrasi bagian pengendalian data: Melapor ke manajer operasional.
Bertanggung jawab untuk mendaftar dan mendistribusikan input serta output komputer,
mengawasi prosedur pengendalian data sumber, dan menyimpan file program dan data.
Diminta:
1. Persiapkan sebuah bagan organisasi untuk divisi sistem informasi di AW.
2. Sebutkan dua aspek positif dan dua aspek negatif (dari sudut pandang pengendalian
internal) struktur organisasi ini.

Jawab:
Wakil Direktur
Laporan Utama bagian
Administrasi

Direktur Sistem
Laporan Laporan
Informasi
Bertanggung jawab untuk menetapkan misi bagian sistem
informasi dan atas perencanaan, kepegawaian, serta
pengelolaan departemen yang secara optimal melaksanakan
misi tersebut.

Manajer Manajer Sistem dan


Operasional Pemrograman
Bertanggung jawab untuk mengelola seorang pegawai Bertanggung jawab atas manajemen operasional
analis sistem dan para pemrogram yang memiliki misi pusat komputer yang efektif dari segi biaya, untuk
untuk mendesain, memprogram, menguji, mendorong pelaksanaan standar pemrosesan, dan
mengimplementasikan, dan memelihara sistem untuk pemrograman sistem, termasuk implementasi
pemrosesan data yang efektif dari segi biaya.: Juga peningkatan sistem operasional untuk pemasok.
bertanggung jawab untuk membuat dan mengawasi
standar dokumentasi.

Laporan
Laporan
Laporan

Staf administrasi
Supervisor pergantian Supervisor pergantian
bagian pengendalian
jadwal masukan data jadwal operasional
data
Bertanggung jawab atas Bertanggung jawab atas Bertanggung jawab untuk
supervisi para operator supervisi pegawai mendaftar dan
yang memasukkan data operasional komputer dan mendistribusikan input
dan mengawasi standar mengawasi standar serta output komputer,
persiapan data pemrosesan. mengawasi prosedur
pengendalian data sumber,
dan menyimpan file
program dan data.
Dua Aspek Positif:
Tidak adanya alur informasi atau koordinasi serta adanya pemisahan tugas antara
supervisor pergantian jadwal masukan data, supervisor pergantian jadwal
operasional serta staf administrasi bagian pengendalian data. Hal ini dianggap
positif karena ketiga bagian ini berkaitan langsung dengan pemrosesan data,
mulai dari persiapan, pemrosesan sampai dengan penyimpanan data sehingga
tingkat manipulasi data dapat dicegah. (Referensi: Buku Modern Auditing;
Boynton, Johnson, Kell. Hal. 388)
Adanya pembagian yang jelas antara pengendalian umum dan pengendalian
aplikasi pada bagan tersebut. (Referensi: Buku Modern Auditing; Boynton,
Johnson, Kell. Hal. 386, 389, dan 394)

Dua Aspek Positif:


Tidak adanya alur informasi dari manajer operasional kepada manajer system dan
pemrograman sebagai bentuk pengendalian apakah manajer operasional telah
melaksanakan tanggung jawabnya untuk memelihara system pemrosesan data
yang efektif dari segi biaya.
Seharusnya akan lebih baik apabila pengelolaan pegawai analis system dan para
pemrogram diserahkan kepada manajemen bagian Pengembangan system yang
berarti harus ada manajer Pengembangan Sistem yang bertugas untuk
memberikan laporan kepada manajer sisitem informasi. (Referensi: Buku Modern
Auditing; Boynton, Johnson, Kell. Hal. 388)