Anda di halaman 1dari 2

Nama: Muhammad Haidar Ali NIM: 16030184071 Kelas: PFC 2016

LK VIII Pelanggaran Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia

Contoh Fisika terkait dengan matematika, karena rumus-rumusnya berbasis angka.


Analisis Penggunaan tanda koma (,) pada kalimat tersebut salah karena tanda koma tidak
digunakan untuk memisahkan induk kalimat yang mendahului anak kalimat
(aturan nomor 3 penggunaan tanda koma dalam Permendikbud RI Nmr. 50 Tahun
2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).

Sesuai dengan contoh tersebut, tulislah sepuluh contoh pelanggaran penggunaan ejaan bahasa
Indonesia yang berfrekuensi tinggi! Berikutnya, analisislah kesalahan tersebut dengan
mengacu butir-butir Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia! Gunakan format berikut
sebagai format kerja!

Nmr. Contoh Uraian


dan
Analisis
1 Contoh Tabel 2.1. Kondisi Bahasa Daerah di Indonesia.
Analisis Penggunaan titik (.) setelah angka satu pada kalimat tersebut salah
karena Tanda titik tidak dipakai di belakang angka atau angka terakhir
dalam penomoran deret digital yang lebih dari satu angka dalam judul
tabel, bagan, grafik, atau gambar.
(aturan nomor 2 penggunaan tanda titik dalam Badan Pengembangan
dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan 2016
tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa Indonesia).
2 Contoh Ahmad lahir pada tahun 1.999 di Jakarta.
Analisis Penggunaan tanda titik (.) pada angka ribuan tersebut salah karena
Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bi-langan ribuan atau
kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.
(aturan nomor 4 penggunaan tanda titik dalam Badan Pengembangan
dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan 2016
tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa Indonesia).
3 Contoh Saya ingin membeli kamera tetapi uang saya belum cukup.
Analisis Pada kalimat diatas salah, seharusnya setelah kalimat kamera terdapat
tanda koma (,) karena Tanda koma dipakai sebelum kata
penghubung, seperti tetapi, melainkan, dan sedangkan, dalam kalimat
majemuk (setara).
(aturan nomor 2 penggunaan tanda koma dalam Badan Pengembangan
dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan 2016
tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa Indonesia).
4 Contoh Ibuku sedang memarahi anak anak di jalan.
Analisis Pada kalimat diatas salah, karena pada kata ulang dipisahkan dengan
tanda hubung (-).
(aturan penggunaan pengulangan kata dalam Badan Pengembangan
dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan 2016
tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa Indonesia).
5 Contoh Kain itu disimpan didalam lemari.
Analisis Pada kalimat didalam seharusnya dipisah karena Kata depan, seperti
di, ke, dan dari, ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya selain
kata kerja yang dipasifkan.
(atura penggunaan kata depan dalam Badan Pengembangan dan
Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan 2016
tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa Indonesia).
6 Contoh Mereka menonton drama itu sampai 3 kali.
Analisis Pada angka 3 sebenarnya ditulis dengan huruf karena Bilangan dalam
teks yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan
huruf, kecuali jika dipakai secara berurutan seperti dalam perincian.
(aturan nomor 1 penggunaan angka dan bilangan dalam Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan 2016 tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa
Indonesia).
7 Contoh 50 mahasiswa unesa teladan mendapat beasiswa dari pemerintah.
Analisis Pada kalimat di atas salah, karena Bilangan pada awal kalimat ditulis
dengan huruf.
(aturan nomor 2 penggunaan angka dan bilangan dalam Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan 2016 tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa
Indonesia).
8 Contoh Makanan itu boleh kau makan.
Analisis Pada kalimat diatas pada kata kau digabung karena Kata ganti ku- dan
kau- ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya, sedangkan -ku,
-mu, dan -nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.
(aturan penulisan Kata Ganti ku-, kau-, -ku, -mu, dan nya dalam
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan
dan Kebudayaan 2016 tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa
Indonesia).
9 Contoh Kerjakan tugas bahasa indonesia dari Pak Suhartono, ujar Ayu.
Analisis Tanda petik yang digunakan salah sebenarnya menggunakan tanda
petik dua karena tanda petik dipakai untuk mengapit petikan langsung
yang berasal dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.
(aturan nomor 1 penggunaan tanda petik dua dalam Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan 2016 tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa
Indonesia).
10 Contoh Irvan berasal dari suku dani.
Analisis Kata dani seharusnya diawali huruf kapital karena huruf kapital
dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.
(aturan nomor 7 penggunaan huruf kapital dalam Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan 2016 tentang Pedomam Umum Ejaan Bahasa
Indonesia).

Anda mungkin juga menyukai