Anda di halaman 1dari 4

TEGANGAN GESER TANAH

Tegangan geser (bahasa Inggris: shear stress), diberi lambang (Yunani: tau), didefinisikan
sebagai komponen tegangan coplanar dengan penampang melintang sebuah benda. Tegangan
geser timbul dari komponen vektor gaya paralel ke penampang melintang. tegangan normal,
di sisi lain, muncul dari komponen vektor gaya tegak lurus dari penampang melintang bahan.

Tegangan geser
shear stress
Simbol umum
Satuan SI pascal
Turunan dari
=F/A
besaran lainnya

Gaya geser diberikan pada bagian atas persegi panjang sedangkan bagian bawahnya tetap.
Maka, tegangan geser, , akan mendeformasi persegi panjang menjadi jajar genjang.

Tegangan geser umum


Geser didefinisikan menjadi sebuah perubahan tertentu dari benda yang disebabkan oleh
Gaya.

Pada Geser, gaya yang bekerja sejajar terhadap permukaan benda (dalam hal ini tangential /
berhimpit dengan permukaan benda) . Sedangkan Gaya yang bekerja tegak lurus terhadap
permukaan benda disebut Gaya Normal.

Prinsip Geser

(Sumber: gambar Wikipedia Jerman: Shear_scherung.jpg)


Sebagai gambaran, dapat dicontohkan dengan sebuah buku yang diletakan diatas meja.
Kemudian geser permukaan buku tersebut paralel terhadap pemukaan meja (ini adalah contoh
gaya yang bekerja tangential), kemudian punggung buku menahan gaya tersebut dengan
sebuah sudut tertentu, selain itu pada bagian atas buku bergeser dengan jarak tertentu.

Hubungan Gaya Geser (F) dengan Tegangan Geser () serta Luas Benda (A) dijabarkan
dalam persamaan:

Rumus untuk menghitung tegangan geser rata-rata adalah gaya dibagi luas:

di mana:

= tegangan geser;
= gaya yang diterapkan;
= luas cross-sectional bahan dengan luas paralel dengan vektor gaya yang
diterapkan.

Sehingga, Tegangan Geser dapat diartikan sebagai Gaya per satuan Luas.Besaran SI-nya
adalah Pascal (Pa) atau N/m2.Besar Sudut Geser adalah . Bagian atas buku bergeser dengan
jarak x. Hubungannya dengan Geser dan Tinggi Benda l dapat dijabarkan dalam
persamaan:

Bentuk lain
1. Murni

Tegangan geser murni berhubungan dengan regangan geser murni, dilambangkan dengan ,
dengan persamaan berikut:[2]

di mana adalah modulus geser bahan itu, yang dihitung dengan

Di sini adalah modulus Young dan adalah rasio Poisson.


2. Beam shear
Beam shear didefinisikan sebagai tegangan geser internal suatu beam yang disebabkan oleh
gaya geser pada beam itu.

di mana

V = total gaya geser pada lokasi yang dimaksud;


Q = momentum statik dari area;
t = ketebalan bahan yang tegak lurus dengan arah geser;
I = Momentum inersia seluruh area cross sectional.

Rumus beam shear juga dikenal sebagai rumus "Zhuravskii Shear Stress" menurut Dmitrii
Ivanovich Zhuravskii yang menurunkannya pada tahun 1855.[3][4]

3. Impact shear
Tegangan geser maksimum yang ditimbulkan oleh subyek batangan bulat padat terhadap
impak dihitung dengan persamaan:

di mana

U = perubahan energi kinetik;


G = modulus geser;
V = volume batang;

dan

= momentum inersia massa massa ;


= kecepatan angular.
4. Tegangan geser dalam cairan
Setiap cairan (termasuk benda cair dan gas) bergerak sepanjang batasan (boundary) padat
akan mengalami suatu tegangan geser pada batasan itu. Kondisi tidak selip[5] menyatakan
bahwa kecepatan cairan pada suatu batasan (terhadap batasan itu) adalah nol, tetapi pada
ketinggian tertentu dari batasan, kecepatan aliran harus sama dengan kecepatan cairan itu.
Daerah antara kedua titik ini secara tepat dinamai lapisan batasan (boundary layer). Untuk
semua cairan Newtonian dalam laminar flow tegangan geser berbanding lurus dengan laju
regangan dalam cairan di mana viskositas merupakan konstanta proporsionalitas itu. Namun
untuk cairan bukan-Newtonian, ini tidak berlaku karena pada cairan-cairan ini viskositas
tidak konstan. Tegangan geser diberikan kepada batasan sebagai hasil kehilangan kecepatan
ini. Tegangan geser, untuk suatu cairan Newtonian, pada elemen permukaan yang paralel
terhadap suatu bidang datar, pada titik y, dihitung dengan:

di mana

adalah viskositas dinamik cairan;


adalah kecepatan cairan sepanjang batasan;
adalah ketinggian di atas batasan.