Anda di halaman 1dari 14

Bagian-bagian Mikroskop:

1. 1.Eyepiece / oculars (lensa okuler)

Untuk memperbesar bayangan yang dibentuk lensa objektif

1. 2.Revolving nosepiece (pemutar lensa objektif)

Untuk memutar objektif sehingga mengubah perbesaran

1. 3.Observation tube (tabung pengamatan / tabung okuler)


2. 4.Stage (meja benda)

Spesimen diletakkan di sini

1. 5.Condenser (condenser)

Untuk mengumpulkan cahaya supaya tertuju ke lensa objektif

6. Objective lense (lensa objektif)


Memperbesar spesimen

7.Brightness adjustment knob (pengatur kekuatan lampu)

Untuk memperbesar dan memperkecil cahaya lampu

1.

1. 8.Main switch (tombol on-off)


2. 9.Diopter adjustmet ring (cincin pengatur diopter)

Untuk menyamakan focus antara mata kanan dan kiri

1. 10.Interpupillar distance adjustment knob (pengatur jarak interpupillar)


2. 11.Specimen holder (penjepit spesimen)
3. 12.Illuminator (sumber cahaya)
4. 13.Vertical feed knob (sekrup pengatur vertikal)

Untuk menaikkan atau menurunkan object glass

1. 14.Horizontal feed knob (sekrup pengatur horizontal)

Untuk menggeser ke kanan / kiri objek glas

1. 15.Coarse focus knob (sekrup fokus kasar)


Menaik turunkan meja benda (untuk mencari fokus) secara kasar dan cepat

1. 16.Fine focus knob (sekrup fokus halus)

Menaik turunkan meja benda secara halus dan lambat

1. 17.Observation tube securing knob (sekrup pengencang tabung okuler)


2. 20.Condenser adjustment knob (sekrup pengatur kondenser)
Mikroskop

Mikroskop merupakan suatu alat optik yang digunakan untuk


melihat benda-benda yang memilik ukuran sangat kecil dan tidak
dapat dilihat dengan mata secara langsung. Mikroskop Pertama kali
diperkenalkan oleh seorang saudagar dari belanda yang bernama
Antonie van Leeuwenhoek (1632 1723).

Jenis-jenis mikroskop:

1. Mikroskop Cahaya

a. Monokuler

b. Binokuler

2. Mikroskop Stereo

3. Mikroskop Elektron

Satuan yang biasanya digunakan pada objek yang dilihat melalui


mikroskop adalah Mikron ( 1 milimeter = 1000 mikron )
Gambar mikroskop cahaya binokuler
Mikroskop Cahaya

Keterangan:
1. Lensa Okuler
2. Tabung Observasi
3. Revolver
4. Pengunci Tabung Observasi
5. Lensa Objektif
6. Penjepit Preparat
7. Meja Benda
8. Kondensor
9. Pemutar Kondensor
10. Pemutar Kondensor
11. Diafragma
12. Pemutar Penjepit Preparat Axis-Y
13. Makrometer
14. Mikrometer
15. Pemutar Penjepit Preparat Axis-X
16. Sakelar Lampu
17. Pengatur Intensitas Cahaya
18. Lampu
Mikroskop Binokuler

Keterangan

1. Eyepiece / oculars (lensa okuler)


2. Revolving nosepiece (pemutar lensa objektif)
3. Observation tube (tabung pengamatan / tabung okuler)
4. Stage (meja benda)
5. Condenser (Kondensor)
6. Objective lense (lensa objektif)
7. Brightness adjustment knob (pengatur kekuatan lampu)
8. Main switch (tombol on-off)
9. Diopter adjustmet ring (cincin pengatur diopter)
10. Interpupillar distance adjustment knob (pengatur jarak interpupillar)
11. Specimen holder (penjepit spesimen)
12. Illuminator (sumber cahaya)
13. Vertical feed knob (sekrup pengatur vertikal)
14. Horizontal feed knob (sekrup pengatur horizontal)
15. Coarse focus knob (sekrup fokus kasar)
16. Fine focus knob (sekrup fokus halus)
17. Observation tube securing knob (sekrup pengencang tabung okuler)
18. Condenser adjustment knob (sekrup pengatur kondenser)

1. Bagian Mekanik terdiri atas:

1. Statip/ tangkai/ lengan mikroskop


2. Tabung
3. Revolver/ pengatur fokus
4. Alas/Kaki
5. Penjepit/ klep
6. Sekrup penggeser objek
7. Meja benda

2. Bagian Optik terdiri atas:

1. Lensa Okuler
2. Lensa objektif
3. Diafragma
4. Kondensor
5. Cermin
07/28/2017

Informasi tentang Jenis-jenis Mikroskop Lengkap dengan Gambarnya

Informasi tentang Jenis-jenis Mikroskop Lengkap dengan Gambarnya

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa mikroskop adalah alat yang digunakan untuk melihat
benda-benda mikroskopis atau benda yangberukuran sangat kecil dan tidak bisa dilihat dengan
mata telanjang.

Tahukah Anda, bahwa sejak ditemukan sampai dengan sekarang, mikroskop telah mengalami
perkembangan bentuk dan juga fungsi.

Miksokop telah memiliki banyak jenis sesuai dengan fungsinya. Semakin banyaknya jenis-jenis
mikroskop ini akan makin memudahkan kita untuk meneliti objek secara lebih spesifik dan
akurat.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan Informasi tentang Jenis-jenis Mikroskop
Lengkap dengan Gambarnya.

Berikut ini Informasi tentang Jenis-jenis Mikroskop Lengkap dengan Gambarnya tersebut.

1. Jenis-jenis mikroskop berdasarkan jumlah lensanya

Mikroskop monokuler

Mikroskop monokuler
Mikroskop monokuler hanya memiliki satu lensa okuler. Karena hanya memiliki satu lensa
pembesar, maka fungsi dari mikroskop ini hanya untuk melihat objek benda yang sederhana,
misalnya penampang sel tumbuhan atau sel hewan.

Mikroskop monokuler banyak digunakan untuk kepentingan pembelajaran di sekolah-sekolah.

Mikroskop binokuler

Mikroskop binokuler

Mikroskop binokuler memiliki dua lensa pembesar (okuler) yang saling menguatkan.

Dibandingkan dengan mikroskop monokuler, maka mikroskop binokuler lebih mampu melihat
benda-benda mikroskopis, misalnya bakteri, sehingga cukup efisien untuk digunakan di bidang
medis, khususnya di laboratorium rumah sakit.

2. Jenis-jenis mikroskop berdasarkan sumber cahaya

Mikroskop cahaya
Mikroskop cahaya

Sesuai dengan namanya, maka mikroskop cahaya memanfaatkan cahaya sebagai media untuk
membantu mengirimkan gambar ke mata kita. Mikroskop cahaya adalah rancangan mikroskop
tertua, yang ditemukan sekitar abad 17.

Mikroskop jenis ini banyak digunakan di lembaga-lembaga pendidikan untuk kegiatan


pembelajaran, khususnya di laboratorium IPA. Mikroskop cahaya sering juga disebut mikroskop
optik, karena mengguanakan sistem lensa untuk memperbesar citra objek berukuran kecil.

Mikroskop cahaya memiliki tiga lensa,yaitu lensa okuler (lensa yang dekat dengan mata
pengamat), lensa objektif (lensa yang dekat dengan objek pengamatan), dan kondensor (terletak
melekat di bawah meja

Lensa objektif berfungsi untuk membentuk bayangan pertama dan menentukan struktur objek
yang akan terlihat pada bayangan akhir serta memiliki kemampuan untuk memperbesar
bayangan objek.

Lensa okuler merupakan lensa yang terdapat di bagian ujung atas tabung berdekatan dengan
mata pengamat, dan berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif.

Lensa kondensor adalah lensa yang berfungsi mengatur pencahayaan pada objek yang akan
diamati, sehingga terlihat lebih jelas. (Lihat juga : Bagian-bagian lengkap mikroskop cahaya)

Mikroskop elektron
Mikroskop elektron

Mikroskop elektron merupakan penyempurnaan dari mikroskop cahaya, karena sumber cahaya
berasal dari mikroskop itu sendiri..

Bagian mikroskop elektron yang mengatur pencahaayan adalah komponen eletrok statis dan
elektro dinamikanya.

Mikroskop jenis ini banyak digunakan di laboratorium medis maupun badan penelitian, dimana
keunggulannya adalah mampu memperbesar objek hingga jutaan kali lipat.

3. Jenis-jenis mikroskop berasarkan fungsinya

Mikroskop Medan Terang

Mikroskop medan terang


Mikroskop ini digunakan untuk mengamati bakteri yang sangat kecil, bahkan yang nyaris tidak
terlihat. Mikroskop jenis ini tidak memiliki kondensor, sehingga cahaya yang masuk akan
langsung diteruskan objek dan akan diperbesar oleh sebuah lensa objektif yang khusus.

Sehingga penampakan objeknya akan terlihat gelap dengan bagian sekitar objek terang.

Mikroskop Medan Gelap

Mikroskop medan gelap

Mikroskop medan gelap memiliki fungsi yang sama dengan mikroskop medan terang, yaitu
untuk mengamati objek mikro

.Perbedaannya pada prinsip kerja, dimana mikroskop medan gelap memiliki kondensor khusus
untuk memantulkan cahaya, sehingga membentuk ruang gelap dan titik-titik cahaya yang
terkumpul akan mengenai objek. Penampakan objek akan terlihat terang dengan bagian
sekelilingnya gelap.

Mikroskop Pendar
Mikroskop pendar

Mikroskop pendar digunakan untuk melihat benda asing berukuran mikroskopis, seperti virus
dan bakteri yang memiliki ciri terselip dalam protein sel.

Prinsip kerjanya adalah sel akan ditetesi dengan cairan pendar atau serum yang akan bereaksi
dengan bakteri atau virus yang diamati. Kemudian akan tampak warna pendar dari objek yang
diamati, sehingga dapat diketahui bentuknya. (Baca juga : Bagian-bagian Mikroskop beserta
Fungsi dan Sejarah Penemuannya)

Mikroskop ultraviolet

Mikroskop ultraviolet

Jenis mikroskop ini mirip dengan mikroskop cahaya, tetapi cahaya yang digunakan bukan
cahaya matahari melainkan sinar ultraviolet.

Mengapa menggunakan sinar ultraviolet? Karena sinar ultraviolet memiliki panjang gelombang
yang pendek, sehingga hasil pengamatan dapat mencapai dua kalilipatnya.
Sekian dulu Informasi tentang Jenis-jenis Mikroskop Lengkap dengan Gambarnya. Semoga
bermanfaat..

Anda mungkin juga menyukai