Anda di halaman 1dari 1

Batik Klasik Motif Purbonegoro

Motif Purbonegoro
Kata PURBO berarti memelihara. Kata NEGORO berarti Negara. Berbentuk seperti
bunga Heliantus annus. Seorang pemimpin wajib memelihara negara sebaik-baiknya untuk
kemakmuran dan kesejahteraan rakyat termasuk juga memelihara kelestarian lingkungan.
Bentuk motif Purbonegoro memberi kesan mendalam bagi pemakainya tentang kegagahan
dan kewibawaan.
Motif Kawung
Bentuknya yang terdiri dari empat bulatan lonjong dengan pusatnya ditengah
merupakan lambang persatuan seluruh rakyat, alam dan penciptanya. Dengan harapan
pemakai motif kawung ini dapat menjadi manusia yang unggul.
Motif Parang
Parang merupakan motif yang memancarkan kewibawaan harapan yang terkandung
didalamnya agar pengguna dapat menjadi pribadi yang tangguh seperti batu karang dan
mampu menjadi sumber kehidupan bagi orang-orang disekitarnya.
Motif Segoro Amarto
Spirit gumregah memajukan Yogya dengan semangat gotong royong agawe majune
Ngayogyakartauntuk mewujudkan, menelorkan program-program penanganan kemiskinan
terpadu dengan menjadikan masyarakat miskin sebagai subyek yang mesti diberdayakan
untuk bergerak maju mencapai kesuksesan bersama.