Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA Negeri 3 Banda Aceh


Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : X MIA-IS/II
Materi : Permainan Bulu Tangkis
Alokasi Waktu : 1x pertemuan (3 JP)

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya
sebagai anugrah Tuhan yang tidak ternilai.
1.2 Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai
wujud syukur kepada sang Pencipta.
2.1 Berperilaku sportif dalam bermain.
2.2 Bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kemajuan diri sendiri, orang
lain, dan lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana
pembelajaran.
2.3 Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai
aktivitas fisik.
2.4 Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas
fisik.
2.5 Toleransi dan mau berbagi dengan teman dalam penggunaan peralatan dan
kesempatan.
2.6 Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.7 Belajar menerima kekalahan dan kemenangan dari suatu permainan.
3.2 Menganalisis variasi dan kombinasi keterampilan permainan bola kecil untuk
menghasilkan koordinasi gerak yang baik.
4.2 Mempraktikkan variasi dan kombinasi keterampilan dalam memainkan salah
satu permainan bola kecil dengan koordinasi gerak yang baik.

C. Indikator
- Menunjukkan sikap sportif dalam bermain.
- Menunjukkan sikap disiplin selama mengikuti pembelajaran.
- Menunjukkan sikap menghormati selama mengikuti pembelajaran.
- Menunjukkan sikap kerjasama saat mengikuti pelajaran.
- Melakukan teknik memegang raket pada bulutangkis dengan dengan benar.
- Melakukan teknik servis forehand dan backhand bulutangkis dengan benar.
- Melakukan teknik pukulan forehand dan backhand bulutangkis dengan benar.
- Menjelaskan teknik memegang raket pada bulutangkis dengan dengan benar.
- Menjelaskan teknik servis forehand dan backhand bulutangkis dengan benar.
- Menjelaskan teknik pukulan forehand dan backhand bulutangkis dengan
benar.

D. Materi Pembelajaran

Bulutangkis atau badminton adalah suatu olahraga


raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal)
atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling
berlawanan. Lapangan bulutangkis berbentuk persegi
panjang dan mempunyai ukuran seperti terlihat pada
gambar. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40
mm dan harus berwarna kontras terhadap warna
lapangan. Warna yang disarankan untuk garis adalah
putih atau kuning. Permukaan lapangan disarankan
terbuat dari kayu atau bahan sintetis yg lunak.
Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan
sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat
mengakibatkan cedera pada pemain. Jaring setinggi 1,55
m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus
berwarna gelap kecuali bibir jaring yang mempunyai
ketebalan 75 mm harus berwarna putih.
1. Cara Memegang Raket
a. Forehand
1) Pegang raket dengan tangan kiri, kepala raket menyamping. Pegang raket
dengan cara seperti "jabat tangan". Bentuk "V" tangan diletakkan pada
bagian gagang raket.
2) Tiga jari, yaitu jari tengan, manis dan kelingking menggenggam raket,
sedangkan jari telunjuk agak terpisah.
3) Letakkan ibu jari diantara tiga jari dan telunjuk.

Gambar Posisi Genggaman Raket Forehand


b. Backhand
Untuk backhand grip, geser "V" tangan ke arah dalam. Letaknya di samping
dalam. bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar.

Gambar Posisi Genggaman Raket Backhand


Cara Latihan
- Peserta latih dibiasakan selalu memegang raket dengan jari-jari tangan, luwes,
dan tetap rileks, tetapi tetap mempunyai tenaga.
- Lakukan gerakan raket ke axah kanan dan kiri, dengan menggunakan tenaga
pergelangan tangan. Begitu juga gerakan ke depan dan ke belakang, sehingga
terasa betul terjadinya tekukan pada pergelangan tangan.
- Gerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah.
- Memukul bola (kok) ke tembok.
- Bouncing ball.

2. Footwork
Footwork merupakan dasar untuk bisa menghasilkan pukulan berkualitas, yaitu
apabila dilakukan dalam posisi baik. Untuk bisa memukul dengan posisi balk,
seorang atlet harus memiliki kecepatan gerak. Kecepatan gerak kaki tidak bisa
dicapai kalau footwork-nya tidak teratur.
3. Servis
Paturan permainan bulutangkis, servis merupakan modal awal untuk bisa
memenangkan pertandingan. Seorang pemain tidak bisa mendapat angka apabila
tidak bisa melakukan servis dengan baik. Dalam permainan bulutangkis, ada 3 jenis
servis yaitu servis pendek, servis tinggi, dan flick atau servis setengah tinggi. Namun
biasanya servis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk yaitu servis forehand dan
backhand.
a. Servis Forehand
- Tujuan servis pendek ini untuk
memaksa lawan agar tidak bisa
melakukan serangan. Selain itu lawan
dipaksa berada dalam posisi bertahan.
- Variasi arah dan sasaran servis
pendek ini dapat dilatih secara serius
dan sistematis.
- Kok harus dipukul dengan ayunan
raket yang relatif pendek.
- Pada saat perkenaan dengan kepala (daun) raket dan kok, siku dalam
keadaan bengkok, untuk menghindari penggunaan tenaga pergelangan
tangan, dan perhatikan peralihan titik berat badan.
- Cara latihannya adalah menggunakan sejumlah kok dan dilakukan secara
berulang-ulang.
b. Servis Forehand Tinggi
- Jenis servis ini terutama digunakan
dalam permainan tunggal.
- Kok harus dipukul dengan
menggunakan tenaga penuh agar
kok melayang tinggi dan jatuh
tegak lurus di bagian belakang garis
lapangan lawan.
- Saat memukul kok, kedua kaki
terbuka selebar pinggul dan kedua
telapak kaki senantiasa kontak
dengan lantai.
- Perhatikan gerakan ayunan raket. Ke belakang, ke depan dan setelah
melakukan pukulan, harus dilakukan dengan sempurna serta diikuti gerak
peralihan titik berat badan dari kaki belakang kekaki depan yang harus
berlangsung kontinu dan harmonis.
- Biasakan selalu berkonsentrasi sebelum memukul kok.
- Hanya dengan berlatih tekun dan berulang-ulang tanpa mengenal lelah,
dapat mengusai teknik servis forehand tinggi dengan sebalik-baiknya.
c. Servis Backhand
Jenis servis ini pada umumnya, arah dan
jatuhnya kok sedekat mungkin dengan
garis serang pemain lawan. Dan kok
sedapat mungkin melayang retatif dekat
di atas jaring (net). Oleh karena itu, jenis
servis ini kerap digunakan oleh pemain
ganda.
- Sikap berdiri adalah kaki kanan di
depan kaki kiri, dengan ujung kaki
kanan mengarah ke sasaran yang diinginkan. Kedua kaki terbuka selebar
pinggul, lutut dibengkokkan, sehingga dengan sikap seperti ini, titik berat
badan berada di antara kedua kaki. Jangan lupa, sikap badan tetap rileks dan
penuh konsentrasi.
- Ayunan raket relatif pendek, sehingga kok hanya didorong dengan bantuan
peralihan berat badan dari belakang ke kaki depan, dengan irama gerak
kontinu dan harmonis. Hindari menggunakan tenaga pergelangan tangan
yang berlebihan, karena akan mempengaruhi arah dan akurasi pukulan.
- Sebelum melakukan servis, perhatikan posisi dan sikap berdiri lawan,
sehingga dapat mengarahkan kok ke sasaran yang tepat dan sesuai perkiraan.
- Biasakan berlatih dengan jumlah kok yang banyak dan berulang-ulang tanpa
mengenal rasa bosan, sampai dapat menguasai gerakan dan ketrampilan
servis ini dengan utuh dan baik/sempurna.

Servis yang benar :


- Pada saat memukul, tigngi kepala (daun) raket harus berada dibawah
pegangan raket.
- Perkanaan kok harus berada di bawah pinggang.
- Kaki kiri statis.
- Kaki hanya bergeser, tetapi tidak lepas dari tanah.
- Rangkaian mengayun raket, harus dalam satu rangkaian.
- Penerima servis bergerak sesaat setelah servis dipukul.

4. Teknik Pukulan
a. Forehand
Pukulan forehand adalah pukulan yang arah sutlecock di sebelah kanan badan
dan di pukul menggunakan sisi dalam raket. Jenis pukulan forehand dibagi
menjadi empat yaitu:
- Forehand clear pukulan ini adalah pukulan yang arah bola/sutlecock tinggi
jauh kebelakang lapangan lawan, pukulan ini sering disebut pukulan lob.
- Forehand overhead (pukulan di atas kepala) yaitu bola/sutlecock dipukul
dengan raket yang melampaui kepala dengan gerakan memutar badan.
- Forehand drop (pukulan lambat dan pelan jatuh di muka net)
- Forehand smash yaitu pukulan keras, menukik tajam ke arah lapangan
lawan untuk mematikan dan mendapat poin.
b. Backhand
Pukulan backhand yaitu pukulan yang arah bola/sutlecock ada di sebelah kiri
badan dan di pukul menggunakan sisi luar raket. pukulan ini mengandalkan
kekuatan pergelangan tangan dan ibu jari.

E. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media dan alat
a. Lapangan bulutangkis
b. Raket
c. Shutlekock
d. Lemberan kerja
e. Lemberan Penilaian
f. Stop watch
g. Peluit

2. Sumber Pembelajaran
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Buku Guru Pendidikan
Jasmani, Olahraga, dan KesehatanSMA Kelas X. Cetakan Ke-1.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Buku Siswa Pendidikan
Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMA Kelas X. Cetakan Ke-1.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

F. Langkah-Langkah Pembelajaran
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU SIKAP

Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan 15 Menit


dengan salam pembuka dan
berdo`a untuk memulai
pembelajaran.
2. Memeriksa kehadiran peserta
didik sebagai sikap disiplin.
3. Menyampaikan tujuan
pembelajaran yang akan
dicapai.
4. Melakukan apersepsi dengan
mengajukan pertanyaan
untuk mengarahkan peserta
didik pada materi yang akan
dipelajari,
Kegiatan Inti Mengamati 100 Menit
Mencari dan membaca
informasi berkaiatan dengan
tentang variasi dan kombinasi
teknik dasar permaian
bulutangkis dari berbagai
sumber media cetak atau
elektronik
Peserta didik mengamati
pertandingan
bulutangkissecara langsung
dan atau di TV dan membuat
catatan tentang variasi dan
kombinasi teknik dasar
bulutangkis(servis forhand,
baskhand dan pukulan
forhand, backhand).
Mencari dan membaca
informasi berkaiatan dengan
tentang variasi dan kombinasi
teknik dasar permaian
bulutangkis dari berbagai
sumber media cetak atau
elektronik
Peserta didik mengamati
pertandingan bulutangkis
secara langsung dan atau di
TV dan membuat catatan
tentang variasi dan kombinasi
teknik dasar bulutangkis
(servis forhand, backhand
dan pukulan forhand,
backhand).
Peserta didik bermain
bulutangkis dan yang lainnya
mengamati pertandingan
tersebut, dan membuat
catatan tentang tentang
variasi dan kombinasi (servis
dan pukulan) yang dilakukan
oleh temannya selama
bermain
Eksplorasi
Melakukan passing bawah
dengan berbagai variasi
secara individual,
berpasangan, dan
berkelompok dengan
menunjukkan perilaku
kerjasama, bertanggung
jawab, menghargai
perbedaan, disiplin, dan
toleransi selama bermain.
Melakukan passing atas
dengan berbagai variasi
secara individual,
berpasangan, dan
berkelompok dengan
menunjukkan perilaku
kerjasama, bertanggung
jawab, menghargai
perbedaan, disiplin, dan
toleransi selama bermain.
Melakukan servis dengan
berbagai variasi secara
individual dan berpasangan
dengan menunjukkan
perilaku kerjasama,
bertanggung jawab,
menghargai perbedaan,
disiplin, dan toleransi selama
bermain.
Melakukan smesh dengan
berbagai variasi secara
individual, berpasangan, dan
berkelompok dengan
menunjukkan perilaku
kerjasama, bertanggung
jawab, menghargai
perbedaan, disiplin, dan
toleransi selama bermain.
Mengkombinasikan gerak
melompat dan memukul bola
Menalar
Mendiskusikan setiap teknik
dasar variasi teknik permaian
bulutangkis (servis dan
pukulan) dengan benar dan
membuat kesimpulannya.
Mendiskusikan kesalahan-
kesalahan yang sering
dilakukan saat melakukan
teknik variasi permainan
bulutangkis (servis dan
pukulan) dengan benar dan
membuat kesimpulannya.
Mendiskusikan bagaimana
cara memperbaiki kesalahan-
kesalahan yang sering
dilakukan saat melakukan
variasi teknik dasar
permaianbulutangkis (servis
dan pukulan) dengan benar
dan membuat
kesimpulannya.
Mengasosiasi
Menemukan hubungan
perkenaan bola dengan raket
dengan jalannya/pergerakan
bola saat melakukan servis.
Menemukan dan menetapkan
pola yang sesuai untuk
kebutuhan individual peserta
didik dalam variasi dan
kombinasi teknik permaian
bulutangkis (servis dan
pukulan) dengan
menunjukkan perilaku
kerjasama, bertanggung
jawab, menghargai
perbedaan, disiplin, dan
toleransi selama bermain.
Penutup 1. Peserta didik diminta 20 Menit
menyimpilkan tentang
bagaimana peran teknik dasar
bulutangkis (servis forhand,
backhand dan pukulan
forhand, backhand)
2. Pendidik mengerjakan
peserta didik untuk membuat
kesimpulan mengenai
hakekat sebenarnya dari
permainan bulutangkis.
3. Pendidik memberikan
beberapa soal sebagai
tugas/PR mengenai
permainan bulutangkis.
4. Pendidik mengakhiri kegiatan
pembelajaran dengan
memberikan pesan bahwa
tubuh ini adalah ciptaan
Allah SWT yang harus selalu
dipelihara sebagai
implementasi dari rasa
syukur.

G. Penilaian Hasil Belajar


Instrumen Penilaian Hasil Belajar

PENILAIAN
UNJUK KERJA TEKNIK DASAR PERMAINAN BULUTANGKIS
(PSIKOMOTOR)
KUALITAS
NO ASPEK YANG DINILAI GERAK
1 2 3 4
1 Melakukan Teknik Dasar servis
a. Posisi kaki saat akan melakukan servis
b. Posisi tangan, sikut, dan jari tangan saat
perkenaan dengan bola
c. Perkenaan bola dengan raket
d. Posisi badan yang benar sa`at akan melakukan
servis
2 Melakukan Teknik Dasar Pukulan
a. Posisi kaki ketika akan melakukan pukulan
b. Posisi tangan yang akan memukul bola forhand
dan backhand
c. Perkenaan bola sa`at bola dipukul
d. Mengaplikasikan teknik-teknik dalam
permainan bulutangkis
Jumlah
Jumlah skor maksimal = 3 2

PENILAIAN
SIKAP/PRILAKU DALAM PERMAINAN SEPAK BULUTANGKIS
(AFEKTIF)
KUALITAS
NO PRILAKU YANG DIHARAPKAN JAWABAN
1 2 3 4
1. Bekerjasama dengan teman satu tiem
2. Keberanian dalam melakukan gerakan (tidak ragu-ragu)
3. Menta`ati peraturan
4. Menghormati wasit dan pemain (sportif)
5. Menunjukan sikap sungguh-sungguh dalam bermain
Jumlah
Jumlah skor maksimal = 20

PENILAIAN
PEMAHAMAN KONSEP GERAK DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS
(KOGNITIF)
KUALITAS
NO PERTANYAAN JAWABAN
1 2 3 4
1. Bagaimana posisi badan ketika melakukan servis
2. Bagaimana posisi tangan/raketsaat perkenaan dengan bola servis
3. Bagaimana posisi badan dan kaki ketika melakukan pukulan
4. Bagaimana ketika akan menerima bola
Jumlah
Jumlah skor maksimal = 16

Teknik penilaian
a. Tes Ujuk Kerja (psikomotot)
Penilaian terhadap kualitas unjuk kerja peserta ujian dengan rentang nilai antara
1 s/d 4.
N1 = Jumlah skor yang diperoleh
Jumlah skor maksimal

b. Pengamatan Sikap (apektif)


Selama proses pembelajaran guru mengamati sikap yang muncul pada sa`at
anak melakukan aktivitas. Sikap yang diharapkan selama proses pembelajaran
yaitu menta`ati aturan permainan, kerjasama dengan teman satu tiem dan
menunjukan prilaku sportif, keberanian, percaya diri dan menghargai teman.
Dengan rentang nilai antara 1 s/d 4.
N2 = Jumlah skor yang diperoleh
Jumlah skor maksimal
c. Pengetahuan (kognitif)
Jawaban secara lisan atau peragakan dengan baik, pertanyaan-pertanyaan
konsep gerak passing dan menghentikan bola sepak. Penilaian terhadap kualitas
jawaban peserta ujian dengan rentang nilai antara 1 s/d 4.

N3 = Jumlah skor yang diperoleh


Jumlah skor maksimal

Nilai Akhir (NA) = N1 + N2 + N3


3

Menyetujui: Banda Aceh, 2 Mei 2015


Guru Mata Pelajaran Guru Praktikum

Drs. Riansyah Frestian Guntara Abdi


NIP. 196004091989031012 NIM.1111040047