Anda di halaman 1dari 2

KASUS PJK

Ny. X berusia 58 tahun, mempunyai BB 81,36 kg dan TB 158 cm. Pasien masuk
ke rumah sakit (RS) dengan keluhan utama sesak nafas, pembengkakan
pada kedua tungkainya dan keletihan. Ny. X didiagnosis oleh dokter
menderita menderita serangan ulang gagal jantung berdasarkan gejalanya.
Hasil anamnesa diet harian pasien didapatkan bahwa pasien biasa sarapan
dengan cereal corn flakes 1 mangkuk dengan susu 1 gelas, jus jeruk 1
gelas dan teh dengan pemanis low kalori. Makan siang dan makan malam
dengan menu lengkap nasi, lauk hewani, lauk nabati, sayur sebanyak 1
piring dan 1 potong buah yang bervariasi. Pasien menyangkal kebiasaan
makan camilan diantara waktu makannya. Pasien mempunyai riwayat
keluarga yang mengalami obesitas. Hasil recall asupan makan Ny. X di RS
adalah pasien menghabiskan 80% - 100% hidangannya. Pasien mengatakan
bahwa napsu makannya baik. Ny X tidak merokok, tidak minum kopi dan
alkohol tapi sering mengkonsumsi minuman diet cola.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap Ny. X adalah sebagai berikut:

Pemeriksaan Nilai

Hemoglobin 11,3 gr/dl

Hematokrit 36 %

Glukosa 237 mg/dl

Kolesterol total 238 mg/dl

Kolesterol LDL 174 mg/dl

Kolesterol HDL 37 mg/dl

Trigliserid 133 mg/dl

Tekanan darah 160/90 mmHg


Suhu tubuh 36.5 o C

Saudara sebagai ahli gizi setempat, lakukanlah kegiatan sebagai berikut :


1. Tulislah data umum .
2. Lakukan Nut. Assessment pada Ny.X
3. Tetapkan masalah gizi ( Nut. Diagnosis ) untuk Ny. X
4. Lakukan Intervensi sesuai ND yang telah ditegakkan meliputi :
a. Tujuan intervensi
b. Rancangan preskripsi diet ( Keb Gizi, pola makan, bentuk
makanan, rute )
c. Rancangan menu dan analisis zat gizi makro nutrient dan mikro
nutrient terkait.
d. Rencana konseling/ pendidikan gizi bila perlu dilakukan serta
aspek nya.
e. Tetapkan rencana Monev meliputi indikator dan waktunya.