Anda di halaman 1dari 3

BAYI DENGAN TRAUMA LAHIR

No. Dokumen No. Revisi Halaman


A 1/2
Ditetapkan oleh,

Tanggal terbit
STANDAR PROSEDUR
4 Oktober 2016
OPERASIONAL

Adalah trauma mekanik yang disebabkan proses persalinan / kelahiran.


Macam-macam trauma lahir adalah :
a. Caput succedaneum
- Pembengkakan pada suatu tempat di kepala karena adanya timbunan
cairan getah bening dibawah lapisan aponerosis di luar periostinum.
- Disebabkan karena partus lama dan persalinan dengan ekstraksi
vacuum.
b. Cephal hematoma
- Pembengkakan pada kepala karena adanya penumpukan darah yang
disebabkan perdarahan subperiosteum.
DEFINISI - Disebabkan oleh tekanan jalan lahir terlalu lama pada kepala, moulage
hebat atau akibat partus tindakan partus yang menyebabkan selaput
tengkorak robek.
c. Perdarahan intracranial
- Perdarahan yang terjadi dalam tengkorak.
- Disebabkan oleh persalinan sungsang, partus presipitatus, persalinan
lama, penggunaan cunam tidak tepat, dan prematuritas.
d. Fraktur klavikula
Patahnya tulang klavikula pada saat persalinan biasanya akibat kesulitan
melahirkan bahu pada letak kepala dan melahirkan lengan pada presentasi
bokong.
TUJUAN Sebagai pedoman dan acuan bagi bidan dalam melakukan tindakan penanganan
terhadap bayi dengan trauma lahir.
KEBIJAKAN Surat Keputusan Direktur RS Graha Husada nomor 007/SK-RSGH/I/2017
tentang kebijakan Millennium Development Goals (MDGs)
1. Caput succedaneum
a. Cuci tangan 6 langkah.
PROSEDUR b. Perkenalkan diri petugas dan Identifikasi pasien.
c. Jelaskan pada pasien tindakan apa yang akan dilakukan.
d. Bayi di rawat seperti pada perawatan bayi normal
e. Awasi keadaan umum bayi
BAYI DENGAN TRAUMA LAHIR

No. Dokumen No. Revisi Halaman


A 1/2

f. Lingkungan harus dalam keadaan baik, cukup ventilasi dan mendapat


cukup sinar matahari
g. Pemberian ASI dilakukan dengan berbaring untuk mengurangi anak
sering d angkat, agar kelainan tidak meluas.
h. Cegah terjadinya infeksi dengan cara :
Perawatan tali pusat dengan baik
Melakukan perawatan kebersihan badan bayi
i. Memberikan penyuluhan kepada orangtua tentang :
Keadaan trauma pada bayi tidak usah cemas karena benjolan akan
menghilang 2 3 hari.
Perawatan bayi sehari hari
Manfaat dan cara pemberian ASI

2. Cephal hematoma
Prosedur sama dengan caput succedaneum hanya lebih hati hati lagi,
jangan sering di angkat dari tempat tidur. Cairan tersebut akan hilang
PROSEDUR terabsorbsi dengan sendirinya dalam 1 minggu.

3. Pendarahan intracranial :
a. Atur posisi bayi agar bayi dapat bernafas dengan leluasa.
b. Memberikan ASI. Bila bayi malas menyusu, ASI berikan dengan pipet
sedikit demi sedikit.
c. Pergerakan dibatasi, bayi jangan diangkat angkat untuk mengurangi
perdarahan.
d. Awasi kemungkinan bayi muntah, tidurkan bayi dengan kepala miring
ke kiri atau ke kanan.

4. Faktur Klavikula
a. Jangan banyak digerakkan.
b. Imobilisasi lengan dan bahu pada sisi yang sakit.
c. Rawat bayi dengan hati hati.
d. Nutrisi adekuat ( pemberian ASI yang adekuat dengan cara mengajarkan
pada ibu cara pemberian ASI dengan posisi tidur, dengan sendok,
dengan pipet ).
UNIT TERKAIT 1. Kamar Bersalin
2. Ruang Perinatologi