Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

RENDAHNYA NILAI UJIAN NASIONAL BIDANG STUDI


MATEMATIKA SISWA SMA NEGERI 1 NEKAMESE
MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING (SEM)

OLEH :

MARIA MAGDALENA R. GORU


1201031022

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSA CENDANA
2016
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


SMA Negeri 6 Nekamese merupakan salah satu sekolah menengah atas di kabupaten
Kupang yang selalu berusaha serta mengupayakan peningkatan mutu pendidikan di
Indonesia khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Namun kenyataan di lapangan upaya tersebut belum menghasilkan hasil yang
memuaskan, hal ini dapat dilihat hasil UN yang menyatakan daya serap siswa khususnya
dalam mata pelajaran matematika masih rendah.
Dari hasil pengamatan awal di kebanyakan sekolah-sekolah menengah memanglah
matematika menjadi momok yang menakutkan bagi para siswanya. Sukarnya memahami
materi juga menjadi salah satu indikator rendahnya prestasi matematika yang diperoleh
khususnya dalam Ujian Nasional.
Pelajaran matematika memang pada umumnya merupakan salah satu pelajaran yang
rata-rata nilainya rendah dibanding dengan mata pelajaran lainnya. Matematika
merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang mempunyai peranan penting dalam
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, baik sebagai alat bantu dalam penerapan-
penerapan bidang ilmu lain maupun dalam pengembangan matematika itu sendiri.
Penguasaan materi matematika oleh siswa merupakan suatu keharusan yang tidak dapat
ditawar lagi di dalam penataan nalar atau pola pikir dan pengambilan keputusan dalam era
persaingan yang semakin kompetitif pada saat ini.
Mata pelajaran matematika dianggap sebagai salah satu pelajaran yang menakutkan
bagi sebagian besar siswa sehingga menimbulkan kurangnya perhatian pada saat pelajaran
berlangsung. Kurangnya perhatian siswa terhadap pelajaran matematika secara umum
dapat mengakibatkan adanya pemahaman materi yang kurang. Adapun faktor-faktor lain
yang mempengaruhi rendahnya nilai Ujian Nasional di bidang ini antara lain karena faktor
eksternal maupun internal seperti metode balajar siswa, daya serap materi, fasilitas belajar,
keluarga dan faktor-faktor lainnya. Hal ini mengakibatkan hasil belajar belum bisa dicapai
secara optimal dalam hal ini hasil Ujian Nasional.
Oleh karena itu, mata pelajaran matematika haruslah mendapat perhatian yang ideal.
Dengan penguasaan materi yang baik, maka hasil belajar siswa diharapkan sesuai dengan
tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.
Untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya nilai Ujian Nasional
khususnya bidang studi matematika terkadang sulit dilakukan karena metode yang
digunakan kurang sesuai. Oleh karena itu metode SEM (Structural Equation Modeling)
kemudian hadir dan dikembangkan serta menjadi pilihan ketika variabel yang diteliti lebih
dari satu. Alasan mengapa penulis menggunakan teknik SEM karena SEM merupakan
suatu teknik analisis yang lebih kuat karena mempertimbangkan beberapa variabel bebas
laten (Multiple Latent Independents). Rendahnya nilai Ujian Nasional bidang studi
matematika dipengaruhi oleh beberapa variabel laten (misalkan; pola pembelajaran, sukar
memahami materi dan faktor lainnya).
Beberapa penelitina terdahulu yang menggunakan SEM sebagai teknik untuk
menganalisis data adalah:
1. Analisis Faktor-Faktor Pembentuk Presepsi Kualitas Layanan untuk
Menciptakan Kepuasan dan Loyalitas Nasabah (Studi Empiris pada Kantor
Cabang BRI Semarang-Pattimura)
Oleh Adi Krismanto, SE (2009)
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas nasabah yang
merujuk pada fenomena bisnis Bank Rakyat Indonesia Cabang Semarang Pattimura.
Penelitian ini menggunakan 119 responden. Analisis data menggunakan SEM
dengan program AMOS 16.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan, penanganan komplain,
dan pengembangan citra berdampak secara positif terhadap kepuasan nasabah.
Variabel tersebut merupakan variabel laten sehingga metode SEM yang paling baik
untuk digunakan dengan software AMOS 16.
2. Pendekatan Aplikasi SEM (Structural Equation Modeling) untuk Menganalisis
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Matematika Siswa di
SMPK St. Theresia Kupang dengan Bantuan Amos 18
Oleh Anita Rambu K. Rumbamehang (2013)
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa
di SMPK St. Theresia Kupang.
Hasil penelitian menunjukkan faktor utama yang mempengaruhi prestasi belajar
siswa di SMPK St. Theresia Kupang adalah kecerdasan dan motivasi.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulis ingin mengadakan penelitian dengan judul
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA NILAI
UJIAN NASIONAL BIDANG STUDI MATEMATIKA SISWA SMA NEGERI 1
NEKAMESE MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING
(SEM)

1.2 Perumusan Masalah


Sesuai dengan latar belakang yang telah diungkapkan diatas, maka timbulah
permasalahan diantaranya sebagai berikut:
1. Apakah faktor kecerdasan, motivasi dan minat merupakan faktor internal yang
penting bagi siswa ketika pelaksanaan Ujian Nasional bidang studi matematika?
2. Apakah keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat merupakan faktor eksternal
yang penting bagi siswa yang berpengaruh dalam hasil Ujian Nasional bidang studi
matematika?
3. Faktor manakah yang lebih mempengaruhi rendahnya hasil UN matematika SMA
Negeri 1 Nekamese?

1.3 Tujuan Penelitian


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh faktor internal
dan faktor eksternal terhadap rendahnya hasil Ujian Nasional bidang studi matematika di
SMA Negeri 1 Nekamese.

1.4 Manfaat Penelitian


Manfaat dari penelitian ini adalah :
1. secara teoritis, penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan kajian dan pertimbangan
untuk menambah wawasan sehingga dapat menambah wacana bagi pengamat dan
peneliti dengan pokok bahasan yang berkaitan dengan rendahnya nilai UN
matematika agar dapat meningkatkan hasil UN berikutnya
2. bagi praktisi, penelitian ini memberikan sumbangan pemikiran dan informasi kepada
sekolah dalam upayanya untuk meningkatkan hasil UN siswa khususnya dalam
pelajaran matematika
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Penelitian ini adalah penelitian matematika yang termasuk dalam kategori
pengembangan metode statistik terapan, yang dikombinasikan dengan aplikasi secara
langsung yang dilaksanakan untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan secara
teoritis.

3.2 Lokasi Penelitian


Lokasi dalam penelitian ini adalah SMA Negeri 1 Nekamese

3.3 Populasi dan Sampel


3.3.1 Populasi
Populasi merupakan gabungan dari seluruh elemen yang berbentuk peristiwa, hal
atau orang yang memiliki karakteristik yang serupa yang menjadi pusat perhatian
seorang peneliti karena dipandang sebagai sebuah semesta penelitian. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Nekamese
3.3.2 Sampel
Sampel adalah subset dari populasi yang terdiri dari beberapa anggota populasi.
Subset ini diambil karena dalam banyak kasus tidak mungkin kita meneliti seluruh
anggota populasi oleh karena itu kita membentuk sebuah perwakilan populasi yang
disebut sampel.
Sampel yang diambil adalah siswa SMA Negeri 1 Nekamese yang mendapat
kuesioner.
Besarnya ukuran sampel memiliki peran penting dalam interpretasi hasil SEM.
Ukuran sampel untuk memberikan dasar untu mengestimasi sampling eror. Dengan
model estimasi menggunakan Maximum Likelihood (ML), minimum diperlukan
sampel 100. Ketika sampel dinaikkan diatas nilai 100, metode ML meningkat
sensitivitasnya untuk mendeteksi pernedaan antar data. Begitu sampel menjadi
besar (diatas 400-500), maka metode ML menjadi sangat sensitif dan selalu
menhasilkan perbedaab secara signifikan sehingga ukuran Goodness of Fit menjadi
jelek. Jadi dapat direkomendasikan bahwa ukuran sampel antara 100-200 yang pas
digunakan untuk metode estimasi ini.
3.4 Metode Pengumpulan Data
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket atau metode
kuesioner. Jawaban pertanyaan responden diukur dengan poin. Sebelum kuesioner
digunakan untuk instrumen pengumpulan data, akan dilakukan pengukuran reabilitas dan
validalitas data yang didapatkan atau dengan kata lain kuesioner yang disiapkan sudah
operasional atau belum.

3.5 Teknik Analisis Data


Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Jawaban-
jawaban pertanyaan responden diukur dengan menggunakan skala sehingga hasilnya
berbentuk angka (skor).
Alat analisis yang digunakan adalah SEM yang dijalankan dengan software
AMOS.