Anda di halaman 1dari 2

Penanganan Kasus GE

440/ /
No.
: 435.102. 111/
Dokumen
2017
SOP No. Revisi :
Tanggal
:
Terbit
Halaman :
PUSKESMAS
Tanda Tangan : dr. Hj. SULAIHA RININGSIH, M.Si
MONCEK NIP : 19730619 200604 2 013
TENGAH
Mengetahui gejala , tanda tingkat dehidrasi dan prinsip tindakan
1. Pengertian atau ( rehidran )
Sebagai acuan tatalaksana penderita GE agar petugas menyatakan
2. Tujuan tanda , gejala , tingkat dehidrasi dan mampu menghitung kebutuhan
cairan.

Sikap petugas harus mampu menyatakan tanda gejala dan tingkat


3. Kebijakan dehidrasi serta mampu mengukur kebutuhan cairan bagi penderita.

4. Referensi
1. Gejala yang menonjol dari GE adalah muntah dan berak serta
berulang, sehingga berakibat kehilangan cairan / dehidrasi.
2. Dehidrasi secara klinik dibedakan 3 langkah :
a. Dehidarasi ringan
Kehilangan cairan 2 5 % BB
b.Dehidrasi sedang
Kehilangan cairan 5 -8 % BB
Gambaran klinik : Turgon jelip suara serak, nadi cepat, nafas
cepat, pre shok
5. Langkah-
c. Dehidrasi Beratat
langkah
Kehilangan cairan : 8 10 % BB
Gambaran klinik : syok, apatis, syonotik, kejang, sampai koma
3. Prinsip tindakan adalah Rehidrasi sesuai dengan tingkatan dehidrasi:
a. Dehidrasi ringan dilakukan rehidrasi peroral.
b. Dehidrasi sedang dan berat dilakukan rehidrasi parenteral dengan
Infus cairan.
4. Penderita di MRS kan
Dalam 3 jam pertama diharapkan penderita berubah status tingkat
dehidrasi menjadi dehidrasi ringan.
6. Hal-hal yang
perlu
diperhatikan
7. Unit Terkait RAWAT INAP, BP, PUSTU/POLINDES
8. Dokumen
terkait
9. Rekam
historis
perubahan

Tanggal mulai
No Yang diubah Isi Perubahan
diberlakukan

Anda mungkin juga menyukai