Anda di halaman 1dari 1

TINDAK LANJUT EFEK SAMPING OBAT DAN KTD

No. Dokumen : /SOP/PLL/III/2017


Terbitan : 01
SOP No. Revisi : 00
Tgl. Terbit :
Halaman : 1/1
PUSKESMAS Muhammad Rusdi, S. Si
LABUHAN LOMBOK NIP. 19720626 199203 1 005

1. Pengertian Merupakan kegiatan tindak lanjut terhadap setiap respon obat yang merugikan atau
tidak diharapkan yang terjadi pada dosis normal yang digunakan pada manusia untuk
tujuan profilaksis, diagnosis dan terapi atau memodifikasi fungsi fisiologis.
2. Tujuan 1. Menekan angka kejadian efek samping obat
2. Melakukan tindakan cepat dan tepat setelah mendapat laporan mengenai efek
samping obat.
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas No. /SK/PLL/III/2017 tentang Penanganan KTD,
KNC, dan KPC.
4. Referensi Permenkes No. 74Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di
Puskesmas.

5. Prosedur/ 1. Petugas menginformasikan kepada pasien untuk menghentikan semua obat bila
Langkah-langkah diketahui atau dicurigai terjadi efek samping dengan segera. Jika efek samping
dicurigai sebagai reaksi alergi obat maka obat tersebut harus diganti dan sama
sekali tidak boleh dipakai pada orang yang sama. Bila sebelumnya digunakan
berbagai jenis obat dan belum pasti obat yang mana menyebabnya, maka
pengobatan dimulai satu persatu.
2. Petugas mengupayakan penanganan klinik tergantung efek samping dan kondisi
penderita.
3. Petugas membuat laporan dokumentasi mengenai kasus efek samping obat dan
melaporkan ke lembaga yang berwenang, yaitu ke panitia MESO.
4. Petugas melakukan langkah langkah koreksi dalam upaya pengelolaan efek
samping obat
a. Membatasi indikasi pemakaian obat yang bersangkutan
b. Memperluas / mempertegas kontraindikasi
c. Mempertegas cara pemakaian obat
d. Mengeluarkan obat dari formularium atau tidak menggunakan obat yang
bersangkutan jika ada alternatif yang lebih aman.
6. Unit Terkait Rawat inap, Rawat Jalan, UGD, KIA / VK, Pustu, Polindes
7. Dokumen Terkait - Rekam medis
- Formularium Puskesmas