Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KASUS ASISTENSI OPERASI GINGIVEKTOMI DISERTAI

GINGIVAL ABLATION PADA 13,12,11,21,22,23

DEPARTEMEN PERIODONSIA

MAHASISWA

Bagus Kurniawan (021423143122)

Saktya Hutami Pinastiti (021423143125)

Gingivektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat gingiva atau


jaringan gusi. Pembesaran gingiva adalah suatu peradangan pada gingiva yang
disebabkan oleh banyak faktor baik faktor lokal maupun sistemik, yang paling
utama adalah faktor lokal yaitu plak bakteri. Tanda klinis yang muncul yaitu
gingiva membesar, halus, mengkilat, konsistensi lunak, warna merah dan
pinggirannya tampak membulat. Hal ini menimbulkan estetik yang kurang baik,
sehingga memerlukan perawatan yaitu gingivektomi.
Gingival Ablation merupakan tindakan untuk menghilangkan noda
kehitaman (hiperpigmentasi) yang terdapat pada gusi akibat rokok, kopi, teh dan
zat warna lain.

Operator : drg. Rosa Pratiwi

Instruktur : Poernomo Agoes W., drg., MS., Sp.Perio (K)

Tanggal : 24 Juli 2017

IDENTITAS PASIEN

Nama : Mochammad Syamrudin

Usia : 36 th

Jenis Kelamin : Laki-laki

Alamat : Medokan gang 2A no 2 Surabaya

Anamnesa : Pasien datang tanpa keluhan dan ingin melanjutkan perawatan.


Keadaan Ekstra Oral : t.a.a BP : 120/80mmHg Pulse: 77x/menit

Keadaan Intra Oral :

Plak (+), Kalkulus (+), Kemerahan (-), Keradangan (-), Pendarahan (-), Hiperplasi
(+) pada gigi 13,12,22,23

Assesment : Gingivitis marginalis kronis gigi 13,12,11,21,22,23 disertai


hiperpigmentasi gingiva.

Perawatan : Gingivektomi disertai gingival ablation pada gigi


13,12,11,21,22,23

1. Pemeriksaan tekanan darah pasien (120/80mmHg) dan pulse 77x/menit


2. Asepsis daerah kerja dengan povidone iodine
3. Anastesi mucobuccal fold pada daerah 13,12,11,21,22,23 sebanyak 1,0 ml
dan bagian foramen insisivus 0,5ml
4. Tandai dengan pocket marker daerah yang akan dilakukan gingivektomi
5. Dilakukan insisi discontinous 1mm apikal dari bleeding point dengan
blade 15c membentuk sudut 45 ke arah koronal
6. Eksisi jaringan tersebut dengan sickle dan pada daerah interdental dengan
orban
7. Lakukan gingival oblatur dan reshaping dengan kirkland
8. Irigasi dengan normal saline
9. Pack daerah kerja dengan coe-pack
10. Instruksi post-operasi gingivektomi
11. Pemberian resep
r/ Amocycillin tabs No. XV
s. 3.d.d.I
r/ Asam mefenamat tabs No. XV
s.3.d.d.I
DOKUMENTASI OPERASI

Gambar 1. Asepsis menggunakan povidone iodine pada daerah kerja.

Gambar 2. Pengaplikasian topikal anestesi


Gambar 3. Anestesi pada bagian mucobuccal fold

Gambar 4. Anestesi pada foramen palatinus


Gambar 5. Menandai dengan pocket marker pada daerah yang akan di
gingivektomi

Gambar 6. Insisi discontinue membentuk sudut 45 ke arah koronal


Gambar 7. Eksisi menggunakan sickle

Gambar 8. Eksisi interdental menggunakan orban


Gambar 8. Gingival Oblatur dan reshaping menggunakan kirkland

Gambar 9. Pengaplikasian pack pada daerah kerja