Anda di halaman 1dari 2

Varietas Unggul Gandum

Penyiangan dan Pengairan Panen


Penyiangan dilakukan sebanyak dua Gandum siap dipanen apabila 80% dari
kali,yaitu pada umur 15 dan 28-30 hst.
Penyiangan dilakukan secara manual
rumpun telah bermalai, batang dan daun
telah menguning serta biji sudah
GANDUM
mengeras. Umur panen bervariasi, antara
(hand weeding). Adapun pemberian
air/irigasi dilakukan dengan menyesuaikan 90-125 hari tergantung ketinggian tempat. Varietas dan
Semakin tinggi tempat maka umur
kondisi hujan. Gandum tergolong tanaman
yang tidak memerlukan banyak air. Kisaran panennya juga semakin lama. Teknik Budidaya
kebutuhan air per musim adalah 254-400
mm. Panen sebaiknya dilakukan pada kondisi
cuaca cerah untuk memudahkan proses
Pemberian air dilakukan apabila tidak ada perontokan biji. Panen dilakukan dengan Dewata
hujan, yaitu dengan cara menggenangi sabit bergerigi. Selanjutnya malai dijemur
saluran disekeliling bedengan sehingga dan dirontok dengan thresher khusus Umur panen : 82 hari
tanah di atas bedengan cukup lembab. gandum, atau dapat juga dengan mesin Tipe batang : kompak
Pemberian air dilakukan setiap 2-3 minggu. thresher padi yang dimodifikasi terlebih Warna biji : kuning
Pada umur tanaman 45-65 hari, kondisi dahulu. Setelah perontokan selanjutnya kecoklatan
tanah harus dijaga cukup lembab/basah biji gandum dikeringkan dibawah sinar Bobot 1000 biji : 46 g
karena proses pengisian biji berlangsung matahari atau mesin pengering sebelum Rata-rata hasil : 2,96 t/ha
pada fase tersebut. diolah menjadi tepung terigu. Untuk Kandungan protein : 13,94%
penepungan skala komersil dianjurkan Daerah sebaran : dianjurkan
Pengendalian Hama dan Penyakit adanya uji mutu terlebih dahulu. untuk dataran tinggi (<1000 m dpl)
Hama dan penyakit utama yang banyak
menyerang tanaman gandum adalah Ulat Selayar
tanah, Aphids, Kepik hijau dan Jamur. Ulat Umur panen : 80 hari
tanah menyerang pada malam hari saat Tipe batang : kompak
umur tanaman 1-4 minggu. Sementara itu, Warna biji : kuning
Kepik hijau umumnya menyerang saat kecoklatan
pengisian biji sehingga biji menjadi Bobot 1000 biji : 46 g
hampa/malai menjadi berwarna putih. Rata-rata hasil : 2,95 t/ha
Kandungan protein : 11,7%
Jamur menyerang saat curah hujan yang Daerah sebaran : dianjurkan
sangat tinggi sehingga menyebabkan untuk dataran tinggi (<1000 m dpl)
tanaman menjadi rebah. Ulat tanah dapat
dikendalikan dengan pemberian insektisida
Furadan dengan dosis 20 kg/ha pada
lubang larikan saat tanam. Hama Aphids
dapat dikendalikan dengan penyemprotan Panen dan Pascapanen gandum Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
insektisida Decis 2,5 EC. 7 Balai Penelitian Tanaman Serealia
5 6 2013
Pengantar Keunggulan Budidaya Gandum Teknik Budidaya Gandum Penanaman
Gandum atau biasa disebut terigu 1. Biaya sarana produksi relatif sedikit Waktu tanam yang tepat untuk gandum Setelah bedengan selesai dibuat maka
merupakan bahan baku utama dalam 2.Dapat memutus siklus hama pada adalah pada awal musim kemarau atau tahapan selanjutnya adalah membuat
pembuatan mie dan roti. Konsumsi terigu tanaman kentang akhir musim hujan, yang pada sebagian alur/larikan pada bedengan. Kedalaman
setiap tahunnya meningkat, selain karena 3.Pemeliharaan tidak seintensif padi besar wilayah di Pulau Jawa, Sumatera alur/larikan sekitar 5 cm dengan jarak antar
pertambahan jumlah penduduk, juga 4.Aman dari gangguan burung dan Sulawesi jatuh pada bulan April-Mei. larikan 25 cm. Selanjutnya benih disebar
karena adanya perubahan pola 5.Proses pascapanen lebih mudah Pada waktu tersebut curah hujan tidak merata dalam larikan dan ditutup dengan
diversifikasi pangan yang mengarah terlalu tinggi sehingga tanaman dapat tanah. Untuk mencegah hama maka
kepada peningkatan konsumsi roti dan mie. Litbang Komoditas Gandum tumbuh optimal. sebelum ditutup dengan tanah, disekitar
Untuk memenuhi kebutuhan terigu Badan Litbang Pertanian telah merilis 2 benih ditaburi Furadan secukupnya.
nasional maka pemerintah harus varietas gandum yaitu Varietas Dewata Benih
mengimpor karena komoditas pangan dan Varietas Selayar pada Tahun 2003. Pemupukan
subtropis ini belum berkembang di Agar diperoleh produksi yang tinggi pilihlah
Selain itu, uji adaptasi gandum dari luar Agar dapat berproduksi maksimal,
Indonesia. Perkiraan impor terigu Tahun benih yang baik/bersertifikat. Benih
negeri terus dilakukan agar sesuai gandum perlu di beri pupuk secara teratur.
2013 mencapai 5,7 juta ton. Bila konsumsi gandum bersertifikat yaitu varietas Dewata
dengan kondisi iklim di Indonesia. Kebutuhan pupuk gandum adalah urea
gandum terus meningkat, diperkirakan dan Selayar tersedia di UPBS Balai
Sejumlah wilayah di Indonesia 200 kg/ha, SP36 200 kg/ha serta KCl 100
akan terjadi kelangkaan terigu di pasar Penelitian Tanaman Serealia. Daya tumbuh
mempunyai prospek bagi kg/ha. Pemupukan dilakukan 2- kali yaitu
dalam negeri. Hal ini tentu akan menjadi benih minimal 90%, bebas dari hama
pengembangan gandum diantaranya pada saat tanaman berumur 10 hari
kendala bagi keberlanjutan industri pangan penyakit dan mempunyai bentuk serta
NTT (Soe), Papua (Merauke), Jatim setelah tanam (hst) sebanyak 100 kg urea,
sehingga diperlukan upaya warna yang seragam. Kebutuhan benih per
(Tosari), Sulsel (Malino, Enrekang) dan 100 kg SP36 dan 50 kg KCl. Pemupukan
pengembangan gandum di dalam negeri. hektar adalah 100 kg atau sama dengan 1
Sulut (Tomohon). kedua dilakukan pada saat tanaman
kg per 100 m2. Sebelum ditanam, benih
berumur 30 hst dengan dosis yang sama
diberi perlakuan terlebih dahulu untuk
Tanaman gandum akan tumbuh baik di yaitu 100 kg urea, 100 kg SP36 dan 50 kg
mencegah serangan hama dan penyakit.
indonesia pada ketinggian >800 m dpl Kcl. Pada saat gandum sudah mulai berisi
Fungisida yang dapat digunakan adalah
dengan kondisi suhu udara 15-25oC dan Ceresan.
maka dianjurkan juga memberikan pupuk
curah hujan <800 mm/musim. daun.
Pengolahan Tanah
Pengolahan tanah untuk tanaman gandum
hampir sama dengan pada padi gogo atau
palawija lainnya. Apabila memungkinkan,
tanah diolah sempurna sampai gembur.
Namun apabila terdapat pertanaman
sebelumnya maka pengolahan tanah
minimum juga dapat diterapkan. Sebaiknya
lahan dibuat dalam bentuk bedengan Penampilan
Tanaman Gandum
dengan lebar 2 m dan panjang pada berbagai fase
menyesuaikan kondisi lahan. Jarak antar pertumbuhan
bedengan yang dianjurkan adalah 50 cm.
Terigu merupakan bahan utama pembuatan Penampilan galur gandum di Papua
mie dan roti 4
1 2 3