Anda di halaman 1dari 13

F 751.WKS1.

7
3/18-07-2016

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)


Tahun Pelajaran 2016/2017

Satuan Pendidikan : SMK MAARIF NU 1 AJIBARANG


Mata Pelajaran : Pemeliharaan sasis dan pemindah tenaga kendaraan ringan
Kelas / Semester : XII / 6
Pertemuan : 1- 2 (teori) dan 3-4 (praktek)
Waktu : 6 45 menit

A. Kompetensi Inti
1. Memahami,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk memecahkan masalah pada sistem rem ABS dan sistem tambahan lainnya.
2. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan
spesifik dibawah pengawasan langsung pada masalah pada sistem rem ABS dan sistem tambahan
lainnya .

B. Kompetensi Dasar :
1. Memahami sistem rem ABS pada kendaraan.
2. Memelihara sistem ABS

C. Tujuan pembelajaran
1. Menjelaskan fungsi dari unit ABS dan system tambahan lain.
2. Mengidentifikasi komponen-komponen unit ABS dan system tambahan lain.

D. Materi Pembelajaran:
a. Sistem ABS, EBD dan BA pada system rem
ABS dengan EBD (Electronic Brake force Distribution)
Sebagai tambahan bagi fungsi ABS, ABS dengan EBD mendistribusikan daya pengereman yang
tepat diantara roda depan dan belakang, dan diantara roda kanan dan kiri sesuai dengan kondisi
pengendaraan.
Sistem ini mengontrol daya pengereman roda depan dan belakang sesuai dengan beban pada
kendaraan, atau perbedaan beban yang berhubungan dengan deselerasi.

Selanjutnya, sistem ini mengontrol daya pengereman roda kanan dan kiri saat membelok.
A. Kondisi normal
B. Kondisi dengan beban
C. Selama pengereman saat membelok
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

1. ECU (Electronic Control


Unit)

2. Aktuator

3. Sensor

4. Pedal rem

F : Gaya Pengereman

H :Waktu A: Dengan BA

B: Tanpa BA : Tenaga
untuk membantu BA (Brake
Assist)

Sistem ini membantu usaha pengereman pengemudi dalam keadaan darurat dengan cara
meningkatkan tenaga pengereman.
Walaupun ABS memaksimalkan efektivitas rem saat pedal ditekan penuh, sistem ini mungkin tidak
dapat bekerja bila usaha penekanan pedal kecil.
Sistem bantu rem menjadi aktif saat pengemudi memerlukan tenaga pengereman yang kuat,
seperti saat pengereman mendadak, pengendaraan menuruni bukit, atau saat kendaraan penuh
dengan penumpang atau barang. Saat komputer menentukan kondisi pengereman darurat, sistem
ini mengontrol tekanan hidrolik guna membantu tenaga pengereman.
Komputer menentukan apakah tenaga pengereman yang kuat diperlukan dengan cara mengukur
kecepatan penggunaan pedal rem atau nilai kenaikan tekanan master cylinder rem.

Cara kerja ABS


1. Sistem ini memonitor kecepatan putaran ke empat roda. Saat roda hendak mengunci, sistem
ini dengan cepat membebaskan rem pada roda tesebut agar roda dapat mengembalikan
putarannya.
2. Setelah kendaraan yang hendak mengunci kembali ke putarannya, penerapan rem pada roda
tersebut dilanjutkan kembali.
3. Bila roda hendak mengunci kembali, sistem ini membebaskan rem roda tersebut.
4. Sistem ini mengulang proses-proses di atas lebih dari belasan kali setiap detiknya untuk
memaksimalkan kemampuan rem, dan untuk memastikan stabilitas dan kemampuan
bermanuver kendaraan.

b. TRC (Traction Control)


Saat tenaga penggerak diberikan pada roda seperti saat mulai bergerak, TRC memastikan
stabilitas pengendaraan dengan cara mencegah agar roda penggerak tidak slip.
Saat roda penggerak slip, komputer mengurangi output mesin dan menerapkan rem untruk
menahan slip.

1: ECU (Electronic Control Unit)


2: VSC actuator
3: G sensor
4: Speed sensor kendaraan
5: Yaw rate sensor
6: Steering angle sensor
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

c. VSC (Vehicle Stability Control) (Kontrol Stabilitas Kendaraan))


Sistem VSC memastikan stabilitas membelok kendaraan.
Saat kendaraan menjadi tidak stabil selama membelok, komputer melakukan pengereman dan
mengurangi output mesin untuk menstabilkan kendaraan.

1).Selama under steer:


Rem belakang membangkitkan gaya ke dalam.
2). Selama oversteer:
Rem depan luar membangkitkan gaya ke luar.

1: ECU (Electronic Control Unit)


2: Aktuator 3: Sensor

d. Booster rem dan Katup Penyeimbang


Katup ini diletakkan diantara master cylinder
dan rem belakang. Katup ini
mendistribusikan tekanan hidrolik dengan
tepat ke roda depan dan belakang guna
memberikan tenaga pengereman yang stabil.

Tekanan hidrolik yang meningkat yang


diberikan pada rem belakang (yang dapat
dengan mudah mengunci selama deselerasi)
dibuat lebih rendah daripada rem depan.

1. Booster rem
2. Master cylinder rem
3. Proportioning valve
4. Rem depan kiri
5. Rem belakang kiri
REFERENSI:
P & BV, LSPV, dan LSPV & BV
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

P & BV, LSPV, dan LSPV & BV


A.P & BV (Proportioning and Bypass Valve)
P & BV memiliki katup bypass untuk mencegah agar fluida rem tidak mengalir melalui katup P bila
terjadi malafungsi rem depan.

B. LSPV (Load Sensing Proportioning Valve)


Katup ini merasakan beban dan menaikkan tekanan hidrolik ke rem belakang bila beban berat.

C. LSPV & BV (Load Sensing Proportioning Valve and Bypass Valve)


LSPV & BV adalah gabungan antara LSPV and BV.
1. P (Proportioning) valve
2. B (Bypass) valve
3. Dari master cylinder depan
4. Ke wheel cylinder depan
5. Dari master cylinder belakang
6. Ke wheel cylinder belakang
7. Load sensing spring

E. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran:


1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Problem base learning
3. Metode Pembelajaran : Ceramah,diskusi dan penugasan
G. Kegiatan Belajar Mengajar :

Pertemuan 1 - 2

Alokasi
Kegiatan Kegiatan Pembelajaran Waktu
1.pendahuluan 1. Appersepsi : Guru mengajak untuk berdoa sesuai dengan
agama yang dianutnya, mengecek kehadiran siswa dan
menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan menyebutkan
kompetensi inti, kompentensi dasar serta indikator yang harus
dicapai dalam proses pembelajaran.
2. Motivasi :
a. Guru meminta siswa tetap focus dalam menerima
pelajaran.
b. Memotivasi siswa untuk peduli terhadap 15 Menit
lingkungan sekitar seperti kebersihan kelas, penataan
meja, kursi dan perlengkapan lain.
c. Guru menyajikan gambar konstruksi unit ABS
d. Guru membagi kelas menjadi 8 kelompok

Menstimulasi/pemberian rangsangan (mengamati, menanya)


2. INTI 1. Guru menayangkan gambar animasi
tentang konstruksi unit system rem ABS dan system
tambahan lainnya.
2. Siswa mengamati tayangan gambar animasi
yang ditampilkan
3. Siswa mendiskusikan hasil pengamatan
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

secara berkelompok.
Mengidentifikasi Masalah ( mengamati dan menanya)
4. Guru memberikan hand out tentang
konstruksi unit system rem ABS dan system tambahan lain
5. Siswa membaca teks hand out tentang 240 Menit
konstruksi unit system rem ABS dan system tambahan lain
6. Siswa mendiskusikan isi hand out secara
berkelompok
7. Siswa memberitahukan isi dari hand out
yang diberikan
8. Siswa menunjukkan fungsi dan prinsip
dasar unit system rem ABS dan system tambahan lain
Pengumpulan data (mengamati dan menalar)
9. Guru memberikan variable macam-macam
system tambahan pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC,
Boster rem dan Katup penyeimbang.
10. Siswa secara berkelompok mempelajari
macam-macam system tambahan pada rem yaitu ABS , EBD,
BA, TRC, VSC, Boster rem dan Katup penyeimbang yang ada
di hand out/buku siswa
11. Guru memantau alur diskusi siswa
12. Siswa melaporkan hasil kerja kelompok di
depan kelas
13. Guru memberikan penilaian dan mengoreksi
hasil diskusi siswa
Pembuktian (melakukan eksperimen)
14. Guru meminta siswa secara berkelompok
mengidentifikasi konstruksi unit system tambahan pada rem
yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC, Boster rem dan Katup
penyeimbang
15. Siswa mengidentifikasi konstruksi system
tambahan pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC, Boster
rem dan Katup penyeimbang
16. Siswa memasukkan variable variabelnya
kedalam identifikasi konstruksi unit system tambahan pada
rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC, Boster rem dan Katup
penyeimbang yang sudah ditentukan
17. Guru meminta siswa secara berkelompok
untuk membaca gambar konstruksi unit system tambahan
pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC, Boster rem dan
Katup penyeimbang
18. Siswa menjelaskan karakteristik gambar
konstruksi unit system tambahan pada rem yaitu ABS , EBD,
BA, TRC, VSC, Boster rem dan Katup penyeimbang
Generalisasi (menyajikan)
19. Guru meminta siswa secara berkelompok
mempresentasikan hasil diskusi tentang karakteristik gambar
konstruksi unit system tambahan pada rem yaitu ABS , EBD,
BA, TRC, VSC, Boster rem dan Katup penyeimbang
20. Guru mengadakan undian untuk
menentukan kelompok yang akan tampil mempresentasikan
hasil diskusi.
3. Penutup 21. Kelompok lain diberi kesempatan untuk
menanggapi.
22. Kelompok yang sudah presentasi 15 menit
mengambil undian untuk menentukan kelompok yang harus
presentasi berikutnya.
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

23. Siswa membuat laporan pelaksanaan


presentasi dari hasil diskusi dan simpulan hasil materi
pembelajaran fungsi, prinsip dasar dan konstruksi unit system
tambahan pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC, Boster
rem dan Katup penyeimbang.

1. Siswa bersama-sama dengan guru mengadakan refleksi


terhadap proses belajar hari itu.
2. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang materi yang
belum dapat dipahami.
3. Guru memberikan post tes.
4. Guru menyampaikan materi pada pertemuan berikutnya.
5. Menutup pelajaran

Pertemuan ke 3-4 (praktik secara parallel)

Waktu
Kegiatan Kegiatan Pembelajaran (menit)
1.Pendahuluan 1. Appersepsi : Guru mengajak untuk berdoa sebelum
melaksanakan proses pembelajaran praktik, mengecek
kehadiran siswa, mengingatkan kembali materi pada pertemuan
sebelumnya dan menjelaskan rencana kegiatan saat itu dengan
menyebutkan kompentensi inti, kompentensi dasar serta
indikator yang harus dicapai dalam proses pembelajaran praktik.
2. Motivasi :
a. Guru memberikan motivasi siswa untuk selalu peduli
lingkungan.
b. Guru menyampaikan pada siswa metode belajar pada saat
ini berbeda dengan hari sebelumnya.
3. Guru membagi kelas menjadi 6 kelompok yang terdiri dari 5-6 15 menit
siswa.
4. Guru menyampaikan teknik pelaksanaan praktik yang
dilaksanakan yaitu menggunakan system parallel
Ketentuannya :
a. Kelompok 1 melaksanakan praktik job 1 pada KD 4.4
b. Kelompok 2 melaksanakan praktik job 2 pada KD 4.5
c. Untuk pertemuan selanjutnya setiap kelompok melakukan
roling/bergeser untuk melaksanakan job praktik
d. Sehingga pada semester 6 setiap kelompok akan
melaksanakan praktik sebanyak 4 kali pertemuan yaitu
pertemuan ke 3 sampai 6.
2. INTI Orientasi peserta didik pada masalah (mengamati dan menalar)
1. Guru memberikan permasalahan dengan media trainer dimana
system tambahan pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC,
Boster rem dan Katup penyeimbang.
2. Siswa mengamati dengan cermat.
3. Siswa menalar tentang permasalahan tersebut dari trainer
yang ada.
Mengorganisasikan peserta didik (mengamati, mengumpulkan
informasi, mengomunikasikan)
4. Guru menjelaskan pentingnya kerja sama dan saling sharing
dalam rangka proses pemecahan masalah
5. Siswa memperhatikan
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

6. Tukar pendapat antar siswa/sharing dalam kelompok


7. Guru menyampaikan penjelasan pada siswa untuk membentuk
kelompok yang heterogen dalam melaksanakan praktik.
Membimbing penyelidikan individu kelompok (5M)
8. Guru mengamati siswa /kelompok yang mengalami kesulitan
dalam mengumpulkan informasi dalam rangka pemecahan
masalah
9. Guru mendorong siswa mencari informasi yang sesuai
10. Guru menunjukkan trainer komponen unit system tambahan
pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC, Boster rem dan
Katup penyeimbang
11. Guru menanyakan apakah hipotesis-hipotesis mereka sudah
layak kebenarannya
12. Siswa/kelompok melaksanakan praktik sesuai dengan hasil
hipotesisnya.
13. Siswa mengumpulkan informasi yang berkualitas.
14. Siswa secara berkelompok/sendiri melakukan pemecahan
masalah dalam melaksanakan praktik
15. Siswa menyampaikan semua ide-idenya secara penuh.
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya (5M)
16. Guru membimbing siswa untuk mengamati komponen unit
system tambahan pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC,
Boster rem dan Katup penyeimbang
17. Siswa mengamati komponen-komponen yang sedang
diidentifikasi
18. Guru memotivasi siswa untuk menanyakan kesulitan yang
dialami
19. Siswa melakukan penalaran dengan menganalisis penyebab 240 menit
dari permasalahan yang ada dengan melakukan identifikasi dan
pemeriksaan bila diperlukan.
20. Siswa mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari hasil
pengerjaannya dalam bentuk data hasil praktik.
21. Siswa menyelesaikan praktik yang dilaksanakan setelah
memecahkan masalah
22. Guru melakukan umpan balik dengan memaparkan materi yang
sudah didiskusikan siswa sebagai penekanan materi sehingga
siswa memiliki persepsi yang sama.
Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
(mengamati, menanya, menalar)
23. Guru menyimpulkan dan mengevaluasi tentang hasil karya tadi
dan menganalisa
24. Siswa memperhatikan
25. Guru menanyakan tentang hasil praktik kepada siswa sudah
paham atau belum
26. Guru membantu siswa menganalisa proses pemecahan masalah
tadi dan mengevaluasi
27. Siswa menganalisa proses pemecahan masalah yang
didapatkan dan mengevaluasi
28. Guru memerintahkan kepada siswa untuk membuat laporan
sementara dan selanjutnya untuk dibuat laporan lengkap dan
dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.

3. Penutup 1. Siswa bersama-sama dengan guru mengadakan refleksi


terhadap proses belajar hari itu .
2. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya apabila ada materi 15 menit
yang belum dipahami
3. Guru dan siswa bersama menutup pelajaran dengan berdoa
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

H. Penilaian Hasil Belajar


Penilaian Hasil Belajar:
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1 Pengetahuan Tes Tertulis 60 menit

2 Ketrampilan Rubric penilaian praktik 270 menit


a. Proses pekerjaan
b. Hasil pekerjaa

Tes tertulis
1. Jelaskan Fungsi dari system ABS, EBD, BA, TRC, VSC pada kendaraan!
2. Gambarkan dan jelaskan karakteristik konstruksi system rem ABS!
3. Jelaskan fungsi dari komponen system ABS pada kendaraan !
4. Sebutkan dan jelaskan fungsi komponen system TRC pada system rem!
5. Jelaskan cara kerja dari system ABS yang dipakai pada kendaraan!

LEMBAR PENILAIAN ASPEK DISKUSI


system tambahan pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC, Boster rem dan Katup penyeimbang

Aspek penilaian Komponen/


Nama
No Tata Nilai Akhir belum
siswa Isi Kelancaran penampilan
bahasa (jumlah/4) kompeten
1
2
3

Teknik Penilaian

A. Isi/pesan
1. Sangat baik (4) : pesan tersampaikan sesuai permintaan
2. Baik (3) : pesan tersampaikan dengan sedikit perubahan
3. Cukup (2) : pesan kurang sesuai permintaan
4. Kurang (1) : pesan yang disampaikan berbeda dengan permintaan

B. Kelancaran
1. Sangat baik (4) : pesan disampaikan dengan lancar
2. Baik (3) : pesan disampaikan dengan sedikit (1-5) hambatan
3. Cukup (2) : pesan disampaikan dengan terbata-bata
4. Kurang (1) : pesan dibacakan

C. Penampilan
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

1. Sangat baik (4) : sikap dan postur tubuh yang sesuai, suara jelas
danl lantang, dan dapat menarik perhatian penonton
2. Baik (3) : sikap dan postur tubuh cukub baik, suara jelas,
kurang menarik
3. Cukup (2) : sikap dan postur kurang baik, suara kurang jelas
4. Kurang (1) : sikap dan postur kurang baik, suara pelan, dan
tidak jelas

D. Tata bahasa baik dan benar


1. Sangat baik (4) : diucapkan dengan tata bahasa yang benar
2. Baik (3) : sedikit kesalahan tata bahasa
3. Cukup (2) : tata bahasa kurang tepat
4. Kurang (1) : banyak kesalahan tata bahasa

Nilai Akhir :
(Isi+Kelancaran+Penampilan+Tata Bahasa)/4 = Nilai Akhir

I. Alat/Media dan Sumber pembelajaran


1. Alat/media Pembelajaran
Gambar konstruksi unit system tambahan pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC, Boster rem
dan Katup penyeimbang, film animasi
Teks lisan dan tertulis yang berkaitan dengan materi
Trainer unit system tambahan pada rem yaitu ABS , EBD, BA, TRC, VSC, Boster rem dan Katup
penyeimbang
2. Sumber Pembelajaran
Buku Step 2 chasis dan pemindah tenaga , TOYOTA
Buku pegangan chasis dan pemindah tenaga, YUDISTIRA
Buku chasis dan pemindah tenaga, VEDC
Modul Kopling
Laptop
Multi media (LCD Proyektor)
Power point
Buku New Step 1
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

J. Pembelajaran Remidial dan Pengayaan


PROGRAM REMIDIAL
Sekolah : SMK Maarif NU 1 Ajibarang
Kelas / Semester : XII TKR/5
Mata Pelajaran : PCSPTKR
Ulangan Harian ke :
Tanggal Ulangan Harian :
Bentuk Soal UH : Uraian
Materi UH (KD/Indikator) : 3.4.Memahami sistem ABS
4.4. Memeliharasistem Rencana Ulangan roda :
KKM : 75

Indikator Bentuk Pelaksanaan Nomor Soal yang


Nilai Tes
No. Nama Siswa Nilai Ulangan yang tidak Pembelajaran dikerjakan dalam Ket.
Rem
dikuasai Remidial Tes Remidial
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Diberikan Bimbingan Tuntas
1. OKI 65 2,3 Khusus dan tugas 1,2,3,4 85
Individu
Diberikan Tugas Tuntas
2. KASMO 68 3
khusus
3,4 98

3. Dst...

Ajibarang,...................2016
Guru Mata Pelajaran

Nur Khaerul Iman, S.T.


F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

Keterangan :
Pada kolom ( 6 ), masing-masing indikator dibuatkan 1 atau 2 nomor soal dengan tingkat
kesukaran berbeda-beda
Misalnya : Indikator 2 menjadi 2 soal yaitu nomor 1,
Indikator 3 menjadi 2 soal yaitu nomor 3, 4
Pada kolom ( 7 ), nilai yang diperoleh hanya digunakan untuk menentukan tuntas atau tidak
tuntasnya dari siswa yang telah ikut remidial, karena nilai yang akan diolah adalah nilai batas
ketuntasan. Artinya bahwa Andi dan Anton memperoleh nilai setelah remidial masing-masing 75
(batas ketuntasan).

Bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Remedial


1. Cara yang dapat ditempuh
1) Pemberian bimbingan secara khusus dan perorangan bagi peserta didik yang belum atau
mengalami kesulitan dalam penguasaan KD tertentu.
2) Pemberian tugas-tugas atau perlakuan (treatment) secara khusus, yang sifatnya
penyederhanaan dari pelaksanaan pembelajaran regular.
2. Bentuk penyederhanaan itu dapat dilakukan guru antara lain melalui:
1) Penyederhanaan strategi pembelajaran untuk KD tertentu
2) Penyederhanaan cara penyajian (misalnya: menggunakan gambar, model, skema, grafik,
memberikan rangkuman yang sederhana, dll.)
3) Penyederhanaan soal/pertanyaan yang diberikan.
3. Materi dan waktu pelaksanaan program remedial
1) Program remedial diberikan hanya pada KD atau indikator yang belum tuntas.
2) Program remedial dilaksanakan setelah mengikuti tes/ulangan KD tertentu atau sejumlah KD
dalam satu kesatuan

Teknik pelaksanaan penugasan/pembelajaran remedial:


Penugasan individu diakhiri dengan tes (lisan/tertulis) bila jumlah peserta didik yang
mengikuti remedial maksimal 20%.
Penugasan kelompok diakhiri dengan tes individual (lisan/tertulis) bila jumlah peserta didik
yang mengikuti remedi lebih dari 20% tetapi kurang dari 50%. Pembelajaran ulang diakhiri
dengan tes individual (tertulis) bila jumlah peserta didik yang mengikuti remedi lebih dari 50
%.
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

PROGRAM PENGAYAAN
Sekolah : SMK Maarif NU 1 Ajibarang
Kelas / Semester : X/1
Mata Pelajaran : PCSPTKR
KKM Mata Pelajaran : 75
Materi (KD/Indikator) : 3.4. Memahami sistem ABS
4.4. Memelihara sistem
1) memecahkan soal yang terkait dengan Sistem ABS dalam teknik otomotif.

No. Nama Siswa Nilai Ulangan Bentuk Pengayaan


1. Andi 90 Contoh:
2. Anton 100 Memberikan soal-soal pemecahan masalah,
Dst .. misalnya soal-soal teknik yang terkait
dengan materi system suspensi.
Memanfaatkan Andi dan Anton untuk
menjadi Tutor Sebaya

Ajibarang,.............. 2016
Guru Mata Pelajaran

SUBUR TOPOPRIKHANTO, ST.

Pelaksanaan Program Pengayaan


1. Cara yang dapat ditempuh:
1) Pemberian bacaan tambahan atau berdiskusi yang bertujuan memperluas wawasan
bagi KD tertentu
2) Pemberian tugas untuk melakukan analisis gambar, model, grafik, bacaan/paragraf,
dll.
3) Memberikan soal-soal latihan tambahan yang bersifat pengayaan
F 751.WKS1.7
3/18-07-2016

4) Membantu guru dalam membimbing teman-temannya yang belum mencapai


ketuntasan.
2. Materi dan waktu pelaksanaan program pengayaan
1) Materi Program pengayaan diberikan sesuai dengan KD-KD atau indikator yang
dipelajari , bisa berupa penguatan materi yang dipelajari maupun berupa
pengembangan materi
2) Waktu pelaksanaan program pengayaan adalah:
setelah mengikuti tes/ulangan KD tertentu atau kesatuan KD tertentu, dan
atau
pada saat pembelajaran dimana siswa yang lebih cepat tuntas dibanding
dengan teman lainnya maka dilayani dengan program pengayaan

Ajibaang , Juli 2016

WKS 1, K3 TKR, Guru Mata Pelajaran ,

Mugi Heriyadi, S.Pd. Nur Khaerul Iman,ST. SUBUR TOPOPRIKHANTO, ST.

Mengetahui
Kepala Sekolah,

Zaenudin, S.Pd, M.S