Anda di halaman 1dari 3

Wawancara Kerja Tidak mendominasi wawancara, sebaliknya memberi kesempatan kepada pelamar

untuk menyampaikan informasi dengan bebas.


Interviewer : Orang yang mewancarai
Interviewee : Orang diwawancarai 3. Evaluasi :
Penyusunan fakta
Recruiter : Petugas rekrutmen dan seleksi Memeriksa kecocokan informasi tentang pelamar
Memperoleh kesan tentang pelamar
Wawancara Kerja : Salah satu instrumen yang biasa digunakan dalam proses penyeleksian Mengetahui kemampuan pelamar mengembangkan diri
calon karyawan dalam perusahaan.
Menganalisis kecenderungan pelamar untuk mengembangkan dirinya di tempat
pekerjaan yang baru
Tujuan Wawancara Menilai pola piker dan pengembangan diri pelamar
Menilai kecocokan atau ketidakcocokan pelamar sebagai karyawan
1. Untuk mengetahui kepribadian pelamar Menilai suasana proses wawancara, apakah bersuasana tegang dan mengarah pada
2. Mencari informasi relevan yang dituntut dalam persyaratan jabatan bias personal atau tidak
3. Mendapatkan informasi tambahan yang diperlukan bagi jabatan dan perusahaan
4. Membantu perusahaan untuk mengidentifikasi pelamar-pelamar yang layak untuk diberikan
penawaran kerja. Teknik Wawancara Kerja

Wawancara Kerja Tradisional


Jenis Wawancara Kerja Teknik ini menggunakan pertanyaan-pertanyaan terbuka yang lebih banyak bersifat
mengklarifikasikan apa yang ditulis dalam surat lamaran dan CV pelamar.
1. Wawancara Seleksi (Screening Interview)
2. Wawancara Telepon (Telephone Interview) Wawancara Kerja Behavioral
3. Wawancara di Kampus/Sekolah (On-Campus Interview) Teknik ini didasarkan pada teori bahwa performance (kinerja) di masa lalu merupakan
4. Wawancara di Pameran Kerja (Job Fair Interview) indicator terbaik untuk meramalkan perilaku pelamar di masa mendatang.
5. Wawancara di Lokasi Kerja (On-Site Interview)
6. Wawancara Kelompok (Panel or group Interview)
7. Wawancara Kasus (Case Interview) Pertanyaan-pertanyaan Dalam Wawancara Kerja Tradisional

Bagaimana anda menggambarkan diri anda sendiri?


Tahapan Dalam Wawancara Kerja Apa kelebihan dan kelemahan yang anda miliki?
Dimana anda ingin berada dalam 5 atau 10 atau 15 tahun lagi?
1. Persiapan : Apa yang anda inginkan dalam hidup anda?
Menghimpun spesifikasi dan atau uraian pekerjaan pelamar dan mempelajarinya Pernahkah anda mempunyai konflik dengan pimpinan atau pengajar anda?
Menghimpun dan mempelajari profil pribadi calon yang ideal, seperti pengetahuan, Apa alasan perusahaan kami menggaji anda?
keterampilan, pengalaman, unsur intelektual, kepribadian, motivasi, kualitas fisik, Bagaimana anda menggambarkan pekerjaan impian anda?
disposisi dan lingkungan Apakah anda memilih bekerja pada pencarian informasi atau dengan bekerjasama dengan
orang-orang?
Merencanakan wawancara, seperti menyiapkan informasi yang akan ditanyakan, jenis
Criteria apakah yang harus dimiliki untuk menjadi pimpinan yang sukses?
pertanyaan dan bagaimana cara menilai pelamar
Apakah latar belakang pendidikan anda mempersiapkan anda pada jabatan yang anda
inginkan?
2. Pelaksanaan :
Berapa banyak pelatihan yang akan anda ikuti untuk meningkatkan kualitas kerjamu?
Melakukan saling perkenalan dan menjelaskan secara ringkas tentang gambaran Kenapa IPK anda tidak terlalu tinggi?
perusahaan termasuk prospeknya Apa saja prestasi yang pernah anda raih pada pekerjaan yang terdahulu/ketika sekolah?
Menjelaskan jenis dan syarat-syarat pekerjaan yang akan dilakukan pelamar kalau Apa tugas-tugas anda pada pekerjaan yang lalu?
nantinya mereka diterima oleh perusahaan Darimana anda mengetahui perusahaan ini?
Mengajukan pertanyaan, mendengarkan, merespon jawaban dan mengobservasi Mengapa anda tertarik untuk bekerja di perusahaan ini?
selama wawancara Jika anda diterima bekerja untuk jabatan ini, apa yang akan anda lakukan?
Selama wawancara sikap pewawancara hendaknya berlaku sebagai pendengar yang Apa itu professionalisme menurut anda?
baik, memperhatikan bahasa tubuh pelamar, menggunakan pertanyaan yang efisien Apa itu teamwork menurut anda?
dan efektif, mencegah bias hallo dan contrast effect, serta tidak mengarahkan Apa hoby anda?
pertanyaan
Mengapa anda berhenti dari perusahaan yang lalu?
Pertanyaan-pertanyaan Dalam Wawancara Kerja Behavioral Apakah yang menjadi kelemahan anda?
S-T-A-R atau S-A-R atau P-A-R Apakah anda sudah mempunyai pacar? Apakah ada niat menikah dalam waktu dekat?

Situation or Problem or Task


Action Pertanyaan Umpan Balik Calon Karyawan Kepada Rekruter
Result
1. Apa yang diharapkan dari saya jika saya diterima untuk jabatan ini?
Ceritakan pada kami kapan anda mengalami suatu situasi yang sangat tidak 2. Menurut pengalaman disini, apa yang merupakan tantangan terbesar bagi pemegang
menyenangkan dan bagaimana anda berhasil keluar dari situasi tersebut. jabatan ini?
3. Apakah ada pelatihan (internal maupun eksternal) yang dapat membantu saya untuk lebih
Ceritakan pada kami bagaimana anda menyakinkan klien anda ketika anda melakukan berperan jika saya diterima bekerja di perusahaan ini?
presentasi. 4. Adakah ada hal-hal khusus di luat uraian jabatan yang harus saya selesaikan dalam waktu
tertentu?
Coba anda ceritakan bagaimana anda mengatasi situasi dimana anda harus melakukan
banyak tugas dan anda harus membuat prioritas tugas mana yang harus didahulukan.
Faktor-faktor Negatif Dalam Wawancara Kerja
Bisakah anda ceritakan keputusan apa yang paling sulit anda buat dalam setahun terakhir
ini? Mengapa demikian? Penampilan diri yang terlihat tidak professional (dandan menor, pakaian yang tidak enak
dilihat, tidak rapi, dan tidak sesuai suasana)
Ceritakan mengapa team anda gagal mencapai target pada tahun sebelumnya dan Bersikap angkuh, defensive atau agresif
bagaimana anda memotivasi team tersebut sehingga dapat meraih sukses di tahun Ogah-ogahan (tidak terlihat antusias atau tertarik dengan materi pembicaraan yang
berikutnya. diajukan pewawancara)
Gugup
Bagaimana cara anda menyelesaikan konflik? Bisa beri contoh? Sangat menekankan pada kompensasi yang akan diterima
Selalu berusahan mencari-cari alasan atas setiap kegagalan yang pernah dialami di masa
Bisakah anda ceritakan suatu kejadian dimana anda mencoba untuk menyelesaikan suatu lalu
tugas dan ternyata gagal? Tidak bisa berdiplomasi, tidak matang dan kurang bisa bersopan santun
Menyalahkan perusahaan atau bekas atasan dimasa lalu, atau mengeluhkan perubahan
Ceritakan apa yang anda lakukan ketika dipaksa membuat suatu aturan yang tidak
menyenangkan bagi karyawan tetapi menguntungkan bagi perusahaan. teknologi yang cepat
Tidak bisa focus dalam menjawab pertanyaan atau pembicaraan pewawancara
Gagal memberikan pertanyaan kepada pewawancara
Berulang kali bertanya: Apa yang dapat diberikan perusahaan kepada saya kalau saya
Menangani Pertanyaan Bersifat Pribadi
melakukan?
Kurang persiapan: gagal memperolah informasi penting seputar perusahaan, gagal
1. Pelamar bisa mengklarifikasi kepada penyanya apa relevansi pertanyaan yang diajukan
menjawab pertanyaan-pertanyaan pewawancara dan tidak bisa mengajukan pertanyaan
dengan jabatan yang dilamar sehingga penanya dapat menjelaskan lebih jauh
bermutu kepada pewawancara
hubungannya dengan pekerjaan, lalu berikan jawaban yang tepat.

2. Pelamar dapat menjawab langsung secara diplomatis dengan kesadaran penuh bahwa
Beberapa Saran Dalam Menghadapi Wawancara Kerja
pertanyaan tersebut memang tidak memiliki hubungan langsung dengan pekerjaan/jabatan
yang dilamar.
1. Pastikan anda sudah tahu tempat wawancara
2. Jika tidak diberitahu terlebih dahulu jenis pakaian apa yang harus dipakai, maka gunakan
3. Pelamar bisa juga menolak untuk menjawab pertanyaan tersebut jika dirasa sangat pakaian yang bersifat formal, bersih dan rapi
mengganggu privasi pelamar. Jika hal ini terpaksa dilakukan, maka harus dilakukan 3. Mempersiapkan diri menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diajukan
dengan cara-cara halus dan diplomatis sehingga recruiter tidak merasa dilecehkan karena pewawancara
dianggap telah memberikan pertanyaan yang keliru. 4. Usahakan untuk tiba 10 (sepuluh) menit lebih awal, jika terpaksa terlambat karena ada
gangguan di perjalanan segera beritahu perusahaan (pewawancara)
5. Sapa satpam atau resepsionis yang anda temui dengan ramah
Menangani Pertanyaan Jebakan 6. Jika harus mengisi formulir, isilah dengan lengkap dan rapi
7. Ucapkan salam (selamat pagi/siang/sore) kepada para pewawancara dan jika harus
berjabat tangan, jabatlah dengan erat (tidak terlalu keras namun lemas)
8. Tetaplah berdiri sampai anda dipersilakan untuk duduk
9. Duduk dengan posisi yang tegak dan seimbang
10. Persiapkan surat lamaran dan CV anda
11. Ingat dengan baik nama pewawancara
12. Lakukan kontak mata dengan pewawancara
13. Tetap focus pada pertanyaan yang diajukan pewawancara
14. Tunjukkan antusiasme dan ketertarikan anda pada jabatan yang dilamar dan pada
perusahaan
15. Gunakan bahasa formal, bukan prokem atau bahasa gaul; kecuali anda diwawancarai
untuk mampu menggunakan bahasa tersebut
16. Tampilkan hal-hal positif yang pernah anda raih
17. Tunjukkan energi dan rasa percaya diri yang tinggi
18. Tunjukkan apa yang bisa anda perbuat untuk perusahaan bukan apa yang bisa diberikan
oleh perusahaan kepada anda
19. Jelaskan serinci mungkin hal-hal yang ditanyakan oleh pewawancara
20. Ajukan beberapa pertanyaan bermutu di seputar pekerjaan anda dan bisnis perusahaan
secara umum
21. Berbicara dengan cukup keras sehingga suara jelas terdengar oleh pewawancara
22. Jangan membuat lelucon/berusaha melucu
23. Jangan menjawab sekedarnya saja, seperti ya atau tidak atau tidak tahu atau
entahlah
24. Jangan terlalu lama berpikir setiap kali menjawab
25. Jangan sekali-kali mengalihkan topic pembicaraan ke hal-hal yang tidak ada hubungannya
dengan pekerjaan
26. Jangan merokok, mengunyah permen atau meludah selama wawancara
27. Jangan memberikan jawaban palsu, berbohong atau memanipulasi data
28. Jangan menyalahkan mantan atasan, mantan rekan kerja atu perusahaan yang lama
(jangan menjelek-jelekan tempat kerja yang lama)
29. Jangan menanyakan gaji dan fasilitas yang diterima pada saat wawancara seleksi dimana
anda belum tahu kemungkinan anda akan diterima atau tidak
30. Jangan memperlihatkan rasa putus asa anda dengan menunjukkan bahwa anda mau
bekerja untuk bidang apa saja dan mau melakukan apa saja asal bisa diterima bekerja di
perusahaan tersebut
31. Jangan menelpon atau menerima telpon, atau membaca buku selama wawancara
(sebaiknya handphone dimatikan sewaktu wawancara)
32. Akhiri wawancara dengan menanyakan apa yang harus anda lakukan selanjutnya
33. Ucapkan banyak terima kasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatan yang
diberikan kepada anda